Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH LARUTAN DAUN KERSEN (Muntingia calabura)TERHADAP KUALITAS KUNING TELUR ASIN RENDAH SODIUM Adhe Rani Pradila; Dian Septinova; Riyanti Riyanti; Khaira Nova
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2023
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2023.7.2.133-140

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan daun kersen terhadap indeks kuning telur, warna kuning telur, dan pH kuning telur serta konsentrasi daun kersen terbaik untuk telur asin. Penelitian ini dilaksanakan pada 25 Februari--01 Maret 2022, bertempat di Laboratorium Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan konsentrasi daun kersen (0%, 10%, 20%, dan 30%) dengan 5 ulangan. Setiap satuan percobaan menggunakan 7 butir telur ayam sehingga total 140 butir telur dan 60 butir dijadikan sampel penelitian. Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan ragam taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh tidak nyata (P<0,05) terhadap indeks kuning telur, warna kuning telur, dan pH kuning telur. Daun kersen konsentrasi 30% menunjukkan perlakuan nilai indeks kuning telur dan pH kuning telur sebesar 0,85 dan 6,85 sedangkan, pada warna kuning telur sebesar 10,93.
PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) TERHADAP PERFORMA AYAM JOPER FASE STARTER Hendrik Julian; Rudy Sutrisna; Riyanti Riyanti; Khaira Nova
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2023
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2023.7.2.180-188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi tepung Maggot (Black Soldier Fly) dan level pemberian terbaik terhadap performa ayam joper fase starter. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari--Maret 2022 dan berlokasi di Jl. Padat Karya No.6, Labuhan Dalam, Kec. Tj. Senang, Kota Bandar Lampung. Rancangan percobaan menggunakanancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, sehingga berjumlah 20 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu ransum BR-1 (P0), ransum BR-1 dengan suplementasi 5% tepung Maggot (P1), ransum BR-1 dengan suplementasi 10% tepung Maggot (P2), dan ransum BR-1 dengan suplementasi 15% tepung Maggot (P3). Peubah yang diukur adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, konversi ransum dan income over feed cost. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis of Varians (ANOVA) dengan taraf nyata 5% dan atau 1% kemudian dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa suplementasi tepung Maggot pada BR-1 tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum dan pertambahan bobot tubuh, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konversi ransum dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap income over feed cost. Konsumsi ransum, pertambahan bobot tubuh, konversi ransum dan income over feed cost terbaik terdapat pada perlakuan kontrol (P0).
PENGGUNAAN LIMBAH PEMBUATAN ENZIM BROMELIN SEBAGAI FEED ADDITIVE PADA RANSUM TERHADAP PERFORMA AYAM JOPER UMUR 0-8 MINGGU Gangga Alaekamul Wafal Hamid; Riyanti Riyanti; Rudy Sutrisna; Farida Fathul
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2023.7.3.298-305

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan limbah dari pembuatan enzim bromelin dalam bentuk tepung terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh dan konversi ransum ayam joper umur 0-8 minggu. Metode pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah yang terdiri dari 3 perlakuan penggunaan limbah pembuatan enzim bromelin (0%,1%, dan 2%) dengan 6 ulangan. Materi penelitian yang digunakan yaitu ayam joper umur 1 hari dengan rata-rata bobot 36,03 ± 1,49 g/ekor dengan koefisien keragaman 4,21% tanpa pemisahan jantan dan betina dan limbah dari pembuatan enzim bromelin, dan ransum basal ayam joper. Setiap satuan percobaan terdiri atas 4 ekor ayam, sehingga total ayam yang digunakan sebanyak 72 ekor. Limbah pembuatan enzim bromelin yang digunakan diperoleh dari PT Bromelain Enzyme, Lampung Tengah. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa limbah dari pembuatan enzim bromelin tidak berpengaruh terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh, dan konversi ransum.
PENGARUH PENAMBAHAN ACIDIFIER PADA AIR MINUM TERHADAP PERFORMA AYAM KAMPUNG UNGGUL BALITNAK (KUB) FASE STARTER Mita Dewita Sari; Dian Septinova; Rudy Sutrisna; Riyanti Riyanti
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2023.7.3.377-385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan acidifier (asam sitrat) pada air minum dan untuk mengetahui level penambahan acidifier (asam sitrat) yang terbaik terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat tubuh, dan konversi ransum pada ayam KUB fase starter. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari—Maret 2023, di kandang open house Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yang masing—masing ulangan terdiri dari 10 ekor ayam KUB. Perlakuan yang diberikan yaitu P0: air minum tanpa penambahan acidifier (asam sitrat) (kontrol), P1: air minum dengan penambahan acidifier (asam sitrat) 0.5%, P2: air minum dengan penambahan acidifier (asam sitrat) 1.0%, P3: air minum dengan penambahan acidifier (asam sitrat) 1.5%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analisis of Variant) pada taraf 5% dan uji lanjut yang digunakan adalah uji BNT (beda nyata terkecil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan acidifier (asam sitrat) pada air minum berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap konsumsi ransum dan pertambahan berat tubuh. Namun, pemberian acidifier (asam sitrat) pada air minum tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap konversi ransum.
TOTAL KOLESTEROL, LDL, DAN HDL DARAH AYAM KAMPUNG ULU BETINA YANG DIBERI JINTAN HITAM (Nigella sativa) DALAM RANSUM Teo Achmad Fauzi; Purnama Edy Santosa; Rudy Sutrisna; Riyanti Riyanti
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2023.7.3.402-410

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total kolesterol, LDL, dan HDL darah ayam kampung ULU betina yang diberi Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam ransum, penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2022—Februari 2023 di kandang ayam Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan Pengujian di Laboratorium Pramitra Biolab Indonesia. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan 3 ulangan dengan dosis perlakuan yaitu kontrol (P0), 36 mg/kg BB (P1), 72 mg/kg BB (P2), 144 mg/kg BB (P3). Peubah yang diamati meliputi total kolesterol, LDL, dan HDL. Hasil penelitian ditampilkan dalam bentuk histogram dan dianalisis secara deskriptif. Rataan total kolesterol, LDL, dan HDL perlakuan penelitian ini berturut turut dari P0, P1, P2, dan P3, total kolesterol (91,33 mg/dl; 88 mg/dl; 86,67 mg/dl; 85 mg/dl), LDL (30,67 mg/dl; 27,33 mg/dl; 21,33 mg/dl; 23,33 mg/dl), dan HDL (69,67 mg/dl; 73 mg/dl; 56,67 mg/dl; 60,33 mg/dl). Disimpulkan bahwa Pemberian perlakuan Jintan Hitam (Nigella sativa) dengan menggunakan dosis perlakuan 36 mg/dl Nigella sativa, 72 mg/dl Nigella sativa, 144 mg/dl. Total kolesterol, LDL, dan HDL darah ayam kampung ULU betina yang diberi jintan hitam (Nigella sativa) mampu mempertahankan dalam kisaran normal dan mengalami peningkatan yang positif.
PENGARUH PENAMBAHAN PATI TALAS PUTIH (Colocasia esculenta (L.) Schott) TERHADAP KUALITAS FISIK YOGURT SUSU SAPI Desya Putri Setya; Veronica Wanniatie; Riyanti Riyanti; Dian Septinova
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2023
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2023.7.3.394-401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pati talas putih terhadap kualitas fisik yogurt susu sapi. Penelitian ini dilakukan pada Januari 2023 di Laboratorium Produksi Ternak Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Politeknik Negeri Lampung. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan (P0: tanpa penambahan pati talas putih, P1: 1%, P2: 2%, P3: 3%, P4: 4%) dan 4 ulangan. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah viskositas, pH, dan total asam laktat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam dengan taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pati talas putih berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap viskositas, pH, dan total asam yogurt susu sapi. Semakin tinggi penambahan persentase talas putih maka dapat meningkatkan nilai viskositas, total asam laktat, dan menurunkan nilai pH.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. S Umur 43 Tahun Dengan Preeklamsia dan Faktor Resiko Tinggi di BPM Ny. R Wilayah Kerja Puskesmas Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun 2023 Dewi Maulina Azmi; Hafsah Hafsah; Riyanti Riyanti
Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/corona.v2i2.353

Abstract

According to WHO (2022) the MMR in the world is 91.46/100,000 live births, the MMR in ASEAN (2022) is 235/100,000 live births (ASEAN secretariat, 2022). In Indonesia, the MMR in 2022 is 230/100,000 live births (Indonesian Ministry of Health, 2022). The MMR in Central Java in 2022 was 98.6/100,000 live births (Central Java Health Office, 2022) and the MMR at the Bumiayu health center in 2022 was 2 cases (Bumiayu Health Center, 2020-2022). Objective : To reduce morbidity and mortality rates of mothers and infants in Brebes district, especially the working area of Puskesmas Bumiayu. this research is a qualitative descriptive study, the type of research used in this study is using a comprehensive case study approach. Comprehensive case study research is a method for understanding individuals that is carried out interactively (Notoadmojo, 2019). Research Results : This comprehensive care found a gap in theory and practice in pregnancy and childbirth care. Conclusion: Comprehensive Midwifery Care for Mrs. S aged 43 years with preeclampsia and high risk factors at BPM Mrs. R in the working area of the bumiayu health center from third trimester pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning with the Varney and soap midwifery approach.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.E Umur 39 Tahun G3P1A1 Dengan Faktor Resiko Umur, Kek Dan Anemia di BPM Ny.R Wilayah Kerja Puskesmas Bumiayu Tahun 2023 Nadia Eka Khaerunnisa; Endang Susilowati; Riyanti Riyanti
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v2i3.381

Abstract

According to WHO (2019), the maternal mortality rate (MMR) in the world is 303,000 people. The Maternal Mortality Rate (MMR) in ASEAN (2020) is 235/100,000 live births. Based on data from the Ministry of Health, the Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia in 2020 was 4,627 deaths. Health Department data (2021) MMR 62 cases. Data from Bumiayu Community Health Center (2022) AKI 2 cases. The aim of this research is to reduce maternal and infant morbidity and mortality rates in Brebes Regency, especially the Bumiayu Community Health Center area. This research method uses descriptive research with a qualitative descriptive approach. The results of this research show that in the results of Comprehensive Care there was a gap between theory and practice after comprehensive midwifery care was carried out on Mrs. E is 39 years old with risk factors for CED age and anemia in Mrs. BPM. R working area of Bumiayu Health Center from third trimester pregnancy, childbirth, newborns, postpartum and family planning using Varney midwifery and SOAP approaches.
Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ny. D Masa Nifas Fisiologis dengan ASI Sedikit di PMB Ny BD. Riyanti, STR.Keb Bangetayu Kulon Genuk Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024 Tia Widianti; Febriana Sari; Riyanti Riyanti; Sonia Novita Sari; Juliana Munthe
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v2i4.187

Abstract

The postpartum period is the period a woman goes through, starting after giving birth to the products of conception (baby and placenta) and ending up to 6 weeks after giving birth. During the postpartum period, the reproductive organs will slowly experience changes to the state before pregnancy. This change in the reproductive organs is called involution. Postpartum care is needed during this period because it is a critical period for both mother and baby. It is estimated that 60% of maternal deaths due to pregnancy occur after delivery and 50% of postpartum deaths occur within the first 24 hours. Postpartum care is carried out to reduce maternal mortality because the postpartum period is a critical period that needs monitoring. Results: Management of Midwifery Care for Mrs. D Physiological postpartum period with little breast milk, during monitoring no potential problems were found such as signs of mastitis, blocked breast milk, breast abscess and breast cancer. However, a little breast milk comes out because there is no stimulation by the way the baby breastfeeds the mother. Conclusion: From the case study after monitoring and analyzing data on mothers with complaints of little breast milk coming out at PMB Bd. Riyanti in 2024 monitoring of the postpartum period is running normally, vital signs are within normal limits and documentation and actions have been carried out on NY "D" with the result that no gaps were found between the theory and the cases obtained.
Manajemen Asuhan Kebidanan pada NY.S Masa Nifas Fisiologis 3 Hari Post Partum di PMB BD. Riyanti, STR.KEB Bangetayu Kulon Genuk Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024 Irma Suryani; Febriana Sari; Riyanti Riyanti; Sonia Novita Sari; Juliana Munthe
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v2i4.188

Abstract

postpartum period is the period a woman goes through, starting after giving birth to the products of conception (baby and placenta) and ending up to 6 weeks after giving birth. During the postpartum period, the reproductive organs will slowly experience changes to the state before pregnancy. This change in the reproductive organs is called involution. Postpartum care is needed during this period because it is a critical period for both mother and baby. It is estimated that 60% of maternal deaths due to pregnancy occur after delivery and 50% of postpartum deaths occur within the first 24 hours. Postpartum care is carried out to reduce maternal mortality because the postpartum period is a critical period that needs monitoring. Results: care for NY "S" with post partum physiology 3 days ago with complaints that the stomach still felt bloated and little milk came out and during these 3 days no potential problems were found such as signs of mastitis, blocked breast milk, breast abscess, and breast cancer . However, the breast milk comes out a little because there is no stimulation by the way the baby breastfeeds on the mother, the uterine contractions are good and the lochia is appropriate. Conclusion: From the case study after examining and analyzing data on mothers and mothers 3 days postpartum at PMB NY Bd. Riyanti in 2024, the postpartum period is proceeding normally, vital signs are within normal limits and documentation and actions have been carried out on NY "S" with the result that no gaps were found between the theory and the cases obtained.