Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH DIKLAT, BEBAN KERJA DAN ETOS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN NON MEDIS RUMAH SAKIT SYAFIRA KOTA PEKANBARU Marwah; Susi Hendriani; Rahmat Junaidi; Maha Martabar Mangatas Lumbanraja
JURNAL ECONOMICA: Media Komunikasi ISEI Riau Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46750/economica.v11i2.199

Abstract

Adanya kebutuhan bagi rumah sakit untuk melayani kebutuhan atas persaingan layanan non medis pada saat ini, disamping dengan kualitas pelayanan medisnya mendorong industri rumah sakit untuk terus berbenah. Temuan awal pada penelitian ini menunjukkan kurang optimalnya kinerja karyawan non medis disebabkan oleh kurangnya kesempatan karyawan dalam mengakses pelatihan dan pengembangan diri. Penelitian ini dilakukan terhadap 70 Orang Karyawan non medis di Rumah Sakit, yang datanya diperoleh dengan menggunakan instrumen kuesioner penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat faktor yang secara eksplisit mempengaruhi kinerja karyawan, yang mengkonfirmasi peran kompetensi karyawan yang didapat melalui pendidikan dan pelatihan, yang kemudian berdampak pada beban kerja yang semakin besar dan berkurangnya etos kerja dari karyawannya.
Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Desa Di Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi Susi Hendriani; Kurniawaty Fitri; Marzolina Marzolina; Hafiza Oktasia Nasution
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v5i1.926

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman masyarakat desa di Kecamatan Kuantan Mudik tentang adanya peluang pengembangan ekonomi kreatif berdasarkan potensi desa yaitu sektor pertanian dan perkebunan. Pada tahap sosialisasi diberikan pengetahuan dan pemahaman tentang ekonomi kreatif berdasarkan potensi desa. Kemudian pada tahap implementasi dibuat beberapa jenis ekonomi kreatif yaitu: membuat keripik jagung, stick pepaya muda, pembuatan konten berbasis digital makanan khas daerah dan membuat desain lahan pertanian yang terkoneksi dengan pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghasilkan ekonomi kreatif berdasarkan potensi desa.
Pengaruh Pelatihan, Motivasi Berwirausaha, dan Jiwa Kewirausahaan terhadap Kinerja Usaha pada Pelaku Usaha Industri Kreatif Rotan di Pekanbaru Anugrah Bima; Susi Hendriani; Yulia Efni
Bahtera Inovasi Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Bahtera Inovasi
Publisher : Program Studi Manajemen FEBM UMRAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/bi.v5i2.4013

Abstract

This study aims to determine the effect of training, entrepreneurial motives, and entrepreneurial spirit on the performance of business actors in the creative rattan industry in Pekanbaru. The population in this study included rattan business actors in Pekanbaru City who found 40 business actors. Primary data were collected using a questionnaire as an instrument to prove the results of the study, to test the hypothesis in this study using multiple linear regression with the help of the SPSS program. The sampling technique that has been selected is the census method (40 rattan business actors in Pekanbaru).The results showed that: 1) training had a significant effect on business performance of the rattan creative industry in Pekanbaru, 2) entrepreneurial motives had no significant effect on business performance of business actors in the creative rattan industry in Pekanbaru, 3) entrepreneur spirit had a significant effect on business performance of business actors. rattan creative industry in Pekanbaru, 4) training, entrepreneurial motives, and entrepreneurial spirit together have a significant effect on the performance of business actors in the creative rattan industry in Pekanbaru.
Pemberdayaan masyarakat melalui model bisnis berkelanjutan pada bank sampah “Ikhlas” di Perumahan Putri Tujuh II Kecamatan Tuah Madani Pekanbaru Kurniawaty Fitri; Susi Hendriani; Joleha Joleha; Dewita Suryati Ningsih; Arwinince Pramadewi; Rosnelly Roesdi; Prima Andreas Siregar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30532

Abstract

AbstrakPemberdayaan merupakan upaya dalam meningkatkan kemampuan individu atau kelompok dalam menemukan altermatif baru dalam menghadapi permasalahannya . Warga perumahan saat ini masih rendah tingkat partisipasinya dalam melakukan pengumpulan dan penyetoran sampah  ke bank sampah  “ Ikhlas” sehingga tujuan didirikannya bank sampah belum sepenuhnya terealisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu   upaya pemberdayaan anggota bank sampah  dengan memberikan pengetahuan dalam mendaur ulang sampah  organik melalui kegiatan pengomposan dan pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan kesadaran lingkungan melalui edukasi dan partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah. Kegiatan edukasi dan pelatihan dilaksanakan pada hari Jum’at  tanggal 08 Nopember 2024  bertempat di aula Musholla Al.Ikhlas Perumahan Putri Tujuh II Kecamatan Tuah Madani Pekanbaru yang dihadiri oleh pengurus dan nasabah bank sampah serta masyarakat sekitar yang belum menjadi nasabah bank sampah. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim berkolaborasi dengan Komunitas rumah minim sampah yang diwakili oleh Ibu Gina Suprapti. SP, dimana dalam hal ini bertindak sebagai narasumber untuk mengolahan sampah menjadi kompos dan pupuk organik cair. Tahapan pelaksanaan meliputi survey awal, pelaksanaan dan evaluasi. Sebelum kegiatan sosialisasi dan pelatihan diperoleh data bahwa hanya sekitar  20 % ( 6 orang ) peserta yang sudah memiliki pengetahuan dan melakukan pengolahan sampah yang dihasilkan rumah tangganya. Setelah pelaksanaan kegiatan  seluruh peserta yang berjumlah 30 orang  memiliki pengetahuan dan berkeinginan untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; bank sampah; sampah rumah tangga; kompos; pupuk organik cair. Abstract Empowerment is an effort to improve the ability of individuals or groups to find new alternatives in dealing with their problems. Residents of the housing complex currently still have a low level of participation in collecting and depositing waste to the "Ikhlas" waste bank so that the purpose of establishing a waste bank has not been fully realized. This activity aims to carry out one of the efforts to empower waste bank members by providing knowledge in recycling organic waste through composting activities and empowering the community by increasing environmental awareness through education and active participation in waste management. The education and training activities were held on Friday, November 8, 2024 at the Al.Ikhlas Musholla hall, Putri Tujuh II Housing, Tuah Madani District, Pekanbaru, which was attended by the management and customers of the waste bank and the surrounding community who were not yet customers of the waste bank. In implementing this activity, the team collaborated with the Low Waste Home Community represented by Mrs. Gina Suprapti. SP, who in this case acted as a resource person to process waste into compost and liquid organic fertilizer. The implementation stages include initial surveys, implementation and evaluation. Before the socialization and training activities, data was obtained that only about 20% (6 people) of participants already had the knowledge and processed the waste produced by their households. After the implementation of the activities, all  participants had the knowledge and wanted to process household waste into compost and liquid organic fertilizer. Keywords: community empowerment; waste bank; household waste; compost; liquid organic fertilizer.