Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada penjahit rumahan (industry rumah tangga) Ridhila, Istikhomah; Darnoto, Sri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 8 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i8.12555

Abstract

Background: The Occupational Health and Safety (OHS) problems of informal workers do not have health insurance, they are not officially registered, and compensation for work accidents is not available. The activities and attitudes of workers towards tools and ways of working have great potential in causing health problems and diseases. These health problems can occur in a short or long time. Musculoskeletal complaints are one of the health problems caused by work factors.Purpose: To analyse the relationship between work posture and musculoskeletal complaints in home industry tailors.Method: The research design used is quantitative method, with cross sectional research type using observation. This study was conducted by measuring at the same time between the dependent variable and the independent variable to determine the work attitude that affects the occurrence of musculoskeletal complaints in tailor workers. This study took 16 villages in Nguter sub-district. The population in this study were all Home Industry tailor workers in Nguter District as many as 70 tailors. The sample used in this study were all home industry tailor workers in Nguter District, namely 70 people. The sampling technique is a way of taking a representative sample of the population.Results: Based on RULA analysis, it was found that there were 30 respondents who were at moderate risk level and 40 respondents at high risk in posture examination. This condition certainly requires special handling so as not to have a negative impact on tailors in the future. Based on the NBM analysis, it was found that there were 21 respondents who experienced musculoskeletal disorders MSDs complaints in the low category and 49 respondents who experienced MSDs complaints in the moderate category, so further treatment was not needed. Based on the results of the chi-square test, a p-value of 0.035 was obtained. This p-value is smaller than the significance level of 0.05, which means there is a significant relationship between work posture and MSDs complaints in Home Industry tailor workers in Nguter District.Conclusion: Based on the results of the chi-square test, it can be concluded that work posture has a significant influence on MSDs complaints in tailor workers in Nguter District.Keywords: Home Industry Tailors; Musculoskeletal Disorders; Working postures.Pendahuluan: Masalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pekerja informal tidak memiliki asuransi kesehatan, mereka tidak terdaftar secara resmi, serta tidak tersedianya santunan akibat kecelakaan kerja. Aktivitas dan sikap tubuh para pekerja terhadap alat dan cara kerja memiliki potensi besar dalam menimbulkan gangguan kesehatan hingga penyakit. Gangguan kesehatan tersebut dapat terjadi dalam waktu yang singkat maupun lama. Keluhan musculoskeletal merupakan salah satu gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor pekerjaan.Tujuan: Untuk menganalisis hubungan postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada penjahit home industry.Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, dengan jenis penelitian cross sectional menggunakan observasi. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur pada waktu yang bersamaan antara variable terikat dan variable bebas untuk mengetahui sikap kerja yang mempengaruhi terjadinya keluhan musculoskeletal pada pekerja penjahit. Penelitian ini mengambil 16 Kelurahan di Kecamatan Nguter. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja penjahit rumahan di Kecamatan Nguter sebanyak 70 orang penjahit. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh pekerja penjahit home industry di Kecamatan Nguter yaitu sebanyak 70 orang. Teknik pengambilan sampel merupakan cara mengambil sampel yang representative dari populasi.Hasil: Berdasarkan analisis RULA diperoleh hasil bahwa terdapat 30 responden yang berada pada level risiko sedang dan 40 responden pada risiko tinggi dalam pemeriksaan postur tubuh. Kondisi ini tentu memerlukan adanya penanganan khusus supaya tidak memberikan dampak negative bagi para penjahit di masa yang akan datang. Berdasarkan analisis NBM didapatkan hasil bahwa terdapat 21 responden yang mengalami keluhan MSDs dengan kategori rendah dan 49 responden yang mengalami keluhan MSDs dengan kategori sedang, sehingga belum diperlukan penanganan lebih lanjut. Berdasarkan hasil uji chi-square, diperoleh nilai p (p-value) sebesar 0,035. p-value ini lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja penjahit rumahan di Kecamatan Nguter.Simpulan: Postur kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keluhan MSDs pada pekerja penjahit di Kecamatan Nguter.
Hubungan Lama Kerja dengan Stress Kerja Pada Pekerja Bagian Weaving 2 PT X di Sukoharjo Rizky Nandhika Wulan Sari; Sri Darnoto
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.40921

Abstract

Pekerja perlu mendapat banyak perhatian dan perlindungan pribadi karena mereka adalah sumber daya yang digunakan dalam proses produksi. Pekerja yang bekerja langsung diproduksi memiliki tekanan yang cukup tinggi dari lingkungan sekitar. Dampak negative tekanan lingkungan kerja berakibat pada gangguan pada tubuh manusia. Gangguan ini dapat berdampak pada penurunan produksi dan gangguan lainnya. Setiap tempat kerja memiliki berbagai kemungkinan risiko yang dapat membahayakan kesehatan pekerja atau menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan seperti stress kerja. Penelitian ini menggunakan metodologi cross-sectional dan desain penelitian kuantitatif. Dengan jumlah sampel sebanyak 161 responden, pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekaligus mengamati atau mengumpulkan data. Pekerja Weawing 2 PT X di Sukoharjo diberikan kuesioner yang harus diisi guna memperoleh data tersebut. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara stres kerja dengan masa kerja, berdasarkan temuan uji Chi-Square yang menunjukkan nilai P sebesar 0,309>0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa stres kerja dan durasi kerja tidak berkorelasi signifikan. Workers need a lot of personal attention and protection as they are the resources used in the production process. Workers who work directly in production have high pressure from the surrounding environment. The negative impact of work environment pressure results in disturbances to the human body. These disorders can result in decreased production and other disorders. Every workplace has various possible risks that can endanger workers' health or cause work-related diseases such as occupational stress. This study used cross-sectional methodology and quantitative research design. With a sample size of 161 respondents, sampling was done by collecting data while observing or collecting data. Weawing 2 PT X workers in Sukoharjo were given a questionnaire that had to be filled in to obtain the data. There is no significant relationship between job stress and tenure, based on the findings of the Chi-Square test which shows a P value of 0.309>0.05. The research findings indicate that job stress and duration of employment are not significantly correlated.
The Relationship Between Work Posture and The Incidence of Low Back Pain Among Laundry Workers in The Area of Campus 1, Muhammadiyah University of Surakarta Adelina Miyagi, Indira; Darnoto, Sri
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 6 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v6i1.430

Abstract

This study investigated the association between work posture and low back pain (LBP) among Campus 1, Muhammadiyah University of Surakarta laundry workers. A cross-sectional analytical observational design was used to study 50 workers from 36 washing facilities selected by total sampling. The Rapid Entire Body Assessment (REBA) monitored work posture, while a validated Pain and Distress Scale questionnaire measured LBP symptoms. Data was collected from December 2024 to January 2025 and analyzed using univariate and bivariate chi-square tests. REBA found that most workers had low to moderate risk postures, while some had high-risk postures that could cause musculoskeletal diseases. Most LBP complaints were modest, but moderate and severe were notable. A substantial correlation (p < 0.05) exists between work posture and LBP, with higher posture risk leading to more complaints. These findings highlight the importance of ergonomics and preventive interventions in reducing occupational LBP among laundry workers.
EDUKASI POLA HIDUP SEHAT PADA LANSIA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DIABETES MELITUS DI POSYANDU LANSIA SEHAT MANUNGGAL RW 4 KELURAHAN KARTASURA Mahdi Ramadhani Idris Marasabessy; Marcella Sulistyowati; Zahra Dhiya’an Almas Putri K; Sharla Apsarini Luthfiah; Ninis Wahyu Arifah; Dinar Syarifah Septiningrum; Inez Ramadhana Saputri; Faradea Nasywa W; Dini Ayu Pinasti; Dipta Hiqmal Wirananta; Bunga Tiara Adsa; Nadiyah Kumalasari; Agus Widodo; Rezania Asyfiradayati; Sri Darnoto
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.6089

Abstract

Kartasura merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kartasura dikatakan sebagai kota satelit bagi Surakarta atau Solo dan sebuah perkembangan perkotaan bagi Kabupaten Sukoharjo. Meskipun demikian, pemahaman masyarakat di sana terkait diabetes melitus masih rendah. Hal ini dapat memicu kasus diabetes melitus di wilayah Kartasura. Kami mengadakan kegiatan KKN di kelurahan ini yang bertujuan meningkatkan pengetahuan atau pemahaman mengenai pencegahan dan pengobatan terhadap diabetes melitus. Sehingga dengan memberikan edukasi dapat memberikan dampak positif pada masyarakat di sana dan menambah wawasan. Metode pelaksanaan kegiatan yang kami lakukan adalah penyuluhan ceramah dan demonstrasi mengajarkan mengenai upaya pencegahan dan pengobatan pada kasus tersebut. Setelah dilaksanakannya penyuluhan di desa tersebut masyarakat dapat memahami akan bahaya diabetes melitus dengan memulai langkah dari pencegahan dan pengobatan bagi penderita. Peningkatan pemahaman masyarakat terhadap kasus ini dan apa saja yang harus dilakukan pada pola hidup terutama pada kalangan lansia tetapi masih ada beberapa masyarakat yang belum mengaplikasikannya secara langsung, seperti meminum minuman dengan kandungan gula yang tinggi.
Hubungan antara Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Penggunaan APD dengan Kejadian Kecelakaan Kerja di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan Mila Eka Nurhidayah; Dwi Astuti; Sri Darnoto
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i2.16

Abstract

Proses produksi di industri penyamakan kulit memiliki kemungkinan terjadinya kejadian kecelakaan kerja yang disebabkan oleh perilaku bekerja maupun dari lingkungan tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja di UPT Industri Kulit dan Produk Kulit Magetan. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi 233 responden dengan sampel yang digunakan adalah 105 responden pekerja penyamak kulit. Teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional sampling. Berdasarkan uji statistik Chi-Square yaitu pada tingkat kepercayaan 95% dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian kecelakaan kerja dengan tingkat keeratan sedang (p=0,001)(CC=0,299), ada hubungan antara sikap dengan kejadian kecelakaan kerja dengan tingkat keeratan sedang (p=0,000)(CC=0,489), dan ada hubungan antara tindakan penggunaan APD dengan kejadian kecelakaan kerja dengan tingkat keeratan lemah (p=0,001)(CC=0,311).
Co-Authors Acintya Wedaning Agni Janametri Adelina Miyagi, Indira Adriska, Fella Agneli, Yunika Agus Widodo Alif Noor Anna Alif Noor, Anna Al’tsani, Tsabitha Ambarwati Amini, Fani Aisyah Andariiani, Fera Arfiyanti Diah Witjaksani Arini, Maya Intan Ash Shidiq, Rosyid Aulia, Afifah Zakiyatul Bunga Tiara Adsa Dewi Novita Sari Dewi, Ayu Rusdiana Dinar Syarifah Septiningrum Dini Ayu Pinasti Dipta Hiqmal Wirananta Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi ASTUTI dwi, annisa Em Sutrisna Enggar Praditya Ernawati, Dwi Arini Estu Werdani, Kusuma Eti Poncorini Pamungkasari Faradea Nasywa W Fauziana, Eni Guritno, Wangsit Restu Adi Hafipah, Nurul Hatmanti, Wirya Inez Ramadhana Saputri Jumadi Kartika, Tiara Kelik Wardiono Komala, Indah Kristiani, Shinta Kusumaningrum, Eka Dyahayu Larasati, Ulima Fadhilah Mahdi Ramadhani Idris Marasabessy Maimun, Muhammad Halim Marcella Sulistyowati Maulina, Devita Mila Eka Nurhidayah Minati, Nilna Mitoriana Porusia Muchlison Anis Muhammad Hamdani Pratama Mustara, Mustara Nadiyah Kumalasari Ninis Wahyu Arifah Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Nurul Sukmawati Oktaviani oktaviani Praditya, Enggar Praemordhia Ratna Maulina Pratiwi, Betty Intan Pratiwi, Zita Digna Prihatini, Mulatsih Putri, Trias Rahmi, Anggraita Nur Ratih Puspita Febrinasari Retno Sintowati - Rezania Asyfiradayati Ridhila, Istikhomah Rifai, Nur Rajar Rifki, Nafisa Rizkia Lisma Melinda Rizky Nandhika Wulan Sari rudiyanto Santhyami SATRIYAS ILYAS Septiani, Widya Setiyadi, Noor Alwas Setiyadi, Noor Alwas Sharla Apsarini Luthfiah Sholehah, Mar'atus Siti Zulaekah Sugiyono Sugiyono Sugiyono Sugiyono Tarwaka Tarwaka Vivi Aprilia, Vivi Wahyu, Biaga Werdany, Kusuma Estu Widananda, Clarisa Windi Wulandari Witjaksani, Arfiyanti Diah Wulandari, Yeni Wulandari, Yeni Yanuarini, Triatmi Andri Yeni Indriyani Yuli Kusumawati Yuniar, Siska Zahra Dhiya’an Almas Putri K Zuhroh, Fadillah Zumrotus, Aulia