Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Asesmen Kurikulum Merdeka Pada Sekolah Menengah Pertama Khusna, Hikmatul; Ulfah, Syafika; Miatun, Asih
Empowerment Vol. 7 No. 03 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i03.10860

Abstract

Salah satu bagian penting dalam proses belajar mengajar adalah asesmen. Penerapan kurikulum merdeka di satuan pendidikan secara langsung berpengaruh pada proses asesmen pada kegiatan belajar mengajar. Program studi Pendidikan Matematika UHAMKA aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan menggelar workshop penyusunan asesmen kurikulum merdeka di SMPN 79 Jakarta. Kegiatan pelatihan yang diikuti oleh 33 peserta ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai berbagai jenis asesmen dalam kurikulum merdeka. Evaluasi kepuasan peserta menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan mayoritas peserta merasa sangat puas terhadap keseluruhan aspek pelatihan (69%), termasuk materi (44%), metode penyampaian (56%), dan manfaat yang diperoleh (69%).
Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik dengan Pendekatan ESD Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMA Cahyani, Regita; Khusna, Hikmatul
Numerical: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika VOL. 9 NO. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ma'arif Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/numerical.v9i1.6228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) dengan pendekatan Education for Sustainable Development (ESD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Statistika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan posttest only with non-equivalent group design, melibatkan dua kelas X dari salah satu SMA Negeri di Jakarta. Kedua kelompok sama-sama memperoleh pembelajaran melalui model Problem-Based Learning (PBL), namun pada kelas eksperimen diberikan perlakuan tambahan berupa PMR berbasis ESD. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep yang telah melalui proses validasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,03 secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh nilai rata-rata 74,24. Penelitian ini menggunakan analisis data dengan menerapkan uji-t independen guna mengidentifikasi perbedaan rata-rata nilai posttest antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sebelum pelaksanaan uji-t, dilakukan terlebih dahulu pengujian asumsi melalui uji normalitas dan uji homogenitas untuk memastikan bahwa data telah memenuhi syarat penggunaan analisis statistik parametrik. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan ESD dalam pembelajaran matematika memberikan dampak positif terhadap pemahaman konsep siswa. Selain meningkatkan kemampuan kognitif, pembelajaran berbasis ESD juga mendukung pembentukan kesadaran siswa terhadap persoalan sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, PMR dengan pendekatan ESD dapat dipertimbangkan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang inovatif, kontekstual dan relevan untuk diterapkan dalam pengajaran matematika di jenjang sekolah.
Kemampuan Pemodelan Matematis dalam Menyelesaikan Soal Matematika Kontekstual Khusna, Hikmatul; Ulfah, Syafika
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2021): Januari
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i1.649

Abstract

Kemampuan guru menghadirkan soal-soal yang memiliki konteks kehidupan sehari-hari sangat dibutuhkan dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pemodelan matematis siswa dalam menyelesaikan soal matematika kontekstual. Penelitan ini dirasa penting untuk dikaji karena tuntutan pembelajaran yang mengharuskan siswa tidak hanya pandai berhitung tetapi dapat mengaplikasikan matematika dalam kehidupan, sehingga kemampuan pemodelan matematika sebagai jembatan antara masalah matematika dan masalah nyata dirasa penting untuk dimiliki oleh siswa. Subjek penelitian diberikan instrumen berupa soal matematika kontekstual, kemudian peneliti menganalisis hasil kerja subjek serta melakukan wawancara subjek terkait hasil pengerjaan instrumen tersebut. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kemampuan pemodelan matematis siswa beragam, tidak bergantung pada kemampuan matematika siswa tinggi, sedang, rendah; masih ada siswa yang tidak membuat pemodelan matematis karena tidak memahami soal yang diberikan; pemodelan gambar yang dibuat oleh siswa beragam namun sebagian besar masih kurang tepat dalam membuat pemodelan gambar sesuai dengan permasalahan yang diberikan; kemampuan siswa dalam membuat pemodelan matematis sebagian besar masih kurang. The teacher's ability to present questions that have the context of everyday life is needed in the classroom. This study aims to describe and analyze students' mathematical modeling abilities in solving contextual math problems. This research is considered important to study because the demands of learning require students not only to be good at arithmetic but also to be able to apply mathematics in life, the ability of mathematical modeling as a bridge between mathematical problems and real problems is considered important for students to have. The research subject was given an instrument in the form of a contextual math problem, then the researcher analyzed the subject's work and conducted subject interviews related to the results of working on the instrument. The results is mathematical modeling abilities of students varied, it did not depend on high, medium, low students' mathematical abilities; There are still students who do not make mathematical modeling because they dont understand the questions given; the forms of image modeling made by students are still diverse but most of them are still inaccurate in making image modeling according to the problems give and making mathematical modeling is still lacking.
ANALISIS SOCIOMATHEMATICAL NORM PESERTA DIDIK TINGKAT SMP BERDASARKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Rahmah, Fika; Khusna, Hikmatul
Euclid Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v10i2.8514

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkap sociomathematical norm peserta didik SMP berdasarkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Sociomathematical norm yaitu peserta didik dapat memahami dan membangun pengetahuan serta dapat menyesuaikan diri ketika interaksi sosial. Sociomathematical norm itu erat kaitannya dengan kepercayaan diri atau keyakinan peserta didik terhadap aktivitasnya disaat pembelajaran matematika berlangsung. Oleh karena itu sociomathematical norm perlu diungkap. Dalam pembelajaran matematika tentu adanya permasalahan matematis yang harus diselesaikan, seperti soal-soal yang diberikan. Kemampuan pemecahan masalah matematis itu adalah kemampuan yang digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan menggunakan strategi yang didapatkan. Ketelitian dan keuletan peserta didik pun menjadi pemicu utamanya. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pemilihan subjek penelitian didasarkan pada kemampuan pemecahan masalah matematis pada tingkat tinggi, sedang dan rendah. Selanjutnya instrumen yang digunakan untuk mengungkap sociomathematical norm yaitu menggunakan angket sociomathematical norm. Analisis data sociomathematical norm menggunakan teknik triangulasi metode yaitu, angket, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah tinggi memiliki sociomathematical norm tinggi, peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah sedang memiliki sociomathematical norm sedang. Peserta didik yang memiliki tingkat tinggi dan sedang mencakup semua indikator sociomathematical norm. Sedangkan peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah rendah memiliki sociomathematical norm rendah yang mencakup satu indikator.Kata Kunci: Sociomathematical Norm, Kemampuan, Pemecahan Masalah Matematis, Sekolah Menengah Pertama 
Pemberdayaan Potensi Ibu Rumah Tangga dalam Manajemen Sampah Dapur Astuti, Yuni; Faruq, Hilman; Khusna, Hikmatul; Anugrah, Devi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 1 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i1.13618

Abstract

Sampah yang dihasilkan di pulau Pari jauh lebih tinggi saat musim liburan. Sampah organik dari sisa sayur dan makanan laut menimbulkan aroma tidak sedap. Sampah anorganik dari plastik dan sterofoam terlihat di pinggir pantai. Sampah tersebut harus bisa dikurangi dari bagian hulu yaitu rumah warga. Pulau Pari yang dikelilingi oleh laut mengharuskan warganya untuk mengelola sampah dengan bijak agar tidak berakhir di laut. Dengan demikian, warga memerlukan sistem manajemen pengelolaan sampah dapur sebagai solusi yang tepat untuk menanggulangi sampah dari bagian hulu. Dapur warga dijadikan sebagai tempat mengolah makanan katering oleh ibu rumah tangga sebagai pelaku usaha tersebut. Para ibu yang tentunya memiliki waktu luang di rumah perlu diberdayakan potensinya untuk melakukan manajemen sampah dari dapur rumahnya. Kegiatan pelatihan manajemen sampah dapur meliputi identifikasi sampah di rumah dan pemilihan penanganan sampah. Pengabdian ini difokuskan pada pembentukan pola pikir warga tentang pentingnya peran ibu rumah tangga dalam pengurangan dan penanganan sampah di daerah hulu yakni tidak lain di dapur rumahnya sendiri. Para ibu sangat antusias dengan kegiatan pemilahan serta pengolahan kulit udang menjadi bumbu masakan dan cangkang telur menjadi pupuk tanaman.