Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Liveworksheets Sebagai Salah Satu Media Pembelajaran Inovatif Bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan Asih Miatun; Syafika Ulfah; Hikmatul Khusna
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i2.5728

Abstract

Salah satu media pembelajaran inovatif adalah e-LKPD. Penggunaan e-LKPD sebagai salah satu respon guru terhadap perkembangan teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi e-LKPD khususnya aplikasi Liveworksheets. Bertempat di SMK Muhammadiyah 11 Jakarta, Program studi Pendidikan Matematika, FKIP, UHAMKA melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan penggunaan Liveworsheets. Sebanyak 19 peserta mengikuti kegiatan pelatihan ini. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan pembelajaran langsung. Hasil dari kegiatan ini peserta sudah mempunyai akun Liveworksheets, dapat membuat grup kelas, menyusun e-LKPD, membuat workbook, dan men-dowload hasil pengerjaan e-LKPD siswa. Hasil angket kepuasan menunjukkan bahwa 50% peserta merasa puas dan 50% lainnya merasa sangat puas terhadap kebermanfaatan kegiatan, kepuasan pelaksanaan kegiatan oleh tim pengabdian, dan kepuasan penyampaian materi.
Analysis of Computational Thinking Skills of Vocational School Students Based on Mathematical Literacy Skills in the Society 5.0 Era Ainur Ayu Maulina; Hikmatul Khusna
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 9 No 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v9i1.5974

Abstract

Computational thinking skills are important and need to be developed in the 21st century. This study aims to describe the computational thinking ability of vocational school students based on mathematical literacy skills in the era of society 5.0. This research uses a qualitative descriptive method. This research was carried out at SMKN 1 Gunung Putri with research subjects namely students in grades XI RPL 1 and XI RPL 2 totaling 66 students. From the research subjects, 3 students were selected who had high, medium, and low mathematical literacy skills. The data collection technique was carried out using CT ability tests and CT ability interviews. The data analysis techniques used are data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This study shows that overall students' computational thinking skills are still relatively low because they have not mastered and applied all the indicators to the maximum. In students with high mathematical literacy skills, able to involve decomposition indicators, pattern recognition, algorithmic thinking, abstraction and generalization in type 1 and 2 problems. Students with moderate mathematical literacy skills are able to involve decomposition indicators, pattern recognition, and algorithmic thinking in type 1 and 2 problems. Students with low mathematical literacy skills, able to involve decomposition indicators and pattern recognition in type 1 and 2 problems, as well as algorithmic thinking indicators only in type 2 problems.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Program Linear ditinjau berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMA Ekadiarsi, Aisyah Nurwulan; Khusna, Hikmatul
PRISMA Vol 11, No 1 (2022): PRISMA Volume 11, No 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i1.2263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi program linier ditinjau kemandirian belajar tinggi, sedang dan rendah di tingkat SMA. Deskriptif kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini. Instrumen pada penelitian ini adalah Angket Kemandirian belajar, Soal tes kemampuan pemecahan masalah materi Program linear, dan wawancara. Dengan 3 siswa sebagai subjek penelitian untuk mewakili siswa kemandirian belajar tinggi, sedang, dan rendah. Pemilihan Subjek dengan kemandirian belajar tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan analisis tabel wright map menggunakan rasch model. Subjek terpilih diberikan soal tes kemampuan pemecahan masalah materi program linear dan wawancara untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh siswa yang memiliki kemandirian belajar yang tinggi lebih memiliki kemampuan pemecahan masalah yang paling baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki kemandirian belajar sedang, dan rendah. Pada siswa dengan kemandirian belajar tinggi dapat memenuhi 4 indikator kemampuan pemecahan masalah dengan sangat baik serta memperoleh skor maksimal. Sedangkan pada siswa dengan kemandirian belajar sedang dan rendah hanya memenuhi 3 indikator kemampuan pemecahan masalah serta skor yang diperoleh tidak maksimal.
SELF REGULATED LEARNING SEBAGAI PREDIKTOR KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIS CALON GURU MATEMATIKA Khusna, Hikmatul; Miatun, Asih
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 9, No 2 (2023): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.9.2.131-140

Abstract

Matematika yang diajarkan pada perguruan tinggi merupakan pembelajaran matematika tingkat tinggi. Sebagai calon guru matematika, kemampuan yang penting dimiliki salah satunya adalah kemampuan pembuktian matematis. Untuk menumbuhkan kemampuan ini diperlukan strategi khusus yaitu melalui self regulated learning. Penelitian mengenai dampak self regulated learning terhadap pencapaian belajar mahasiswa menunjukan hasil yang beragam, hal ini menjadi alasan dilakukannya penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self regulated learning dengan kemampuan pembuktian matematis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Sampel penelitian ini terdiri dari 30 calon guru matematika yang mengambil mata kuliah analisis riil di FKIP UHAMKA tahun 2022/2023. Teknik pengumpulan data menggunakan angket self regulated learning dan tes kemampuan pembuktian matematis. Data penelitian yang telah didapat diolah menggunakan rasch model untuk mendapatkan nilai logit. Selanjutnya dengan menggunakan SPSS dilakukan uji normalitas dan linieritas. Untuk mencari korelasi antara self-regulated learning dan kemampuan pembuktian matematis dilakukan uji korelasional untuk mendapatkan nilai korelasi dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat hubungan antara self regulated learning terhadap kemampuan pembuktian matematis. Sehingga self regulated learning tidak memberikan pengaruh pada kemampuan pembuktian matematis calon guru matematika.
ANALISIS SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA BERDASARKAN TINGKAT AKADEMIK Khusna, Hikmatul; Marlena, Leni; Nugraheni, Esti Ambar; Muntazhimah, Muntazhimah
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i1.17028

Abstract

Pembelajaran yang dilakukan di perguruan tinggi menuntut mahasiswa memiliki kemampuan mengatur serta mengendalikan proses belajar secara mandiri. Telah banyak studi terkait self-regulated learning mendapatkan perhatian yang signifikan karena potensinya dalam mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa, namun belum banyak penelitian yang memfokuskan self-regulated learning pada tingkat akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan self-regulated learning mahasiswa pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA berdasarkan tingkat akademik. Sampel penelitian terdiri dari 71 mahasiswa yang terdiri dari berbagai tingkatan akademik. Self-regulated learning diukur menggunakan kuesioner dengan indikator personal function, behaviour function, dan environment function. Temuan penelitian yang didapat yaitu tidak terdapat perbedaan self-regulated learning mahasiswa pendidikan matematika berdasarkan tingkatan akademik. Berdasarkan hasil temuan ini menunjukan bahwa tingkat akademik tidak memberikan pengaruh terhadap self-regulated learning pada mahasiswa pendidikan matematika. Kata kunci: Self-regulated learning, Tingkat Akademik, Mahasiswa Pendidikan matematika Abstract: Learning conducted in higher education requires students to have the ability to organize and control the learning process independently. The concept that refers to a person's ability to organize, supervise, and control learning strategies for effective learning is called self-regulated learning. Many studies related to self-regulated learning have received significant attention because of its potential to affect student academic achievement, but not many studies have focused on self-regulated learning at the academic level. This study aims to determine the differences in self-regulated learning of mathematics education students at Prof DR HAMKA Muhammadiyah University based on academic level. The research sample consisted of 71 students from various academic levels. Self-regulated learning was measured using a questionnaire with indicators of personal function, behavior function, and environment function. The research findings obtained are that there are no differences in self-regulated learning of mathematics education students based on academic level.  Based on these findings, it shows that academic level does not influence self-regulated learning in mathematics education students. Keywords: Self-regulated learning, Academic Level, Mathematics Education Students
Workshop Penyusunan Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka pada Guru Sekolah Menengah Pertama Miatun, Asih; Khusna, Hikmatul; Ulfah, Syafika; Siswanto, Rizki Dwi
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i2.1283

Abstract

Curriculum changes are one kind of change in education. Currently, primary and secondary education units use an independent curriculum to replace the 2013 curriculum. The Mathematics Education Study Program, FKIP, UHAMKA, held a workshop on designing teaching modules for the independent curriculum at SMP Negeri 79 in Jakarta as part of its community service activities. This training activity involved a total of 33 people. As a result of this activity, participants have a better understanding of how to prepare teaching modules. Based on the evaluation findings for the speaker's method of delivering material, 32% of participants said they were highly satisfied, 59% said they were satisfied, and the rest were less satisfied. Furthermore, in terms of activity usefulness and participant satisfaction with its implementation, 64% were highly satisfied, 27% were satisfied, and the remaining 9% were less satisfied.
Analysis Of Computational Thinking Abilities Of High School Students Based On Self-Regulated Learning Sidik, Nadia Hanifah; Khusna, Hikmatul
JTMT: Journal Tadris Matematika Vol 5 No 1 (2024): Volume 05, Issue 1, June 2024
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jtmt.v5i1.2871

Abstract

There is a phenomenon where students with moderate ability can achieve the highest rank in the class, while students with high intelligence often have difficulty or failure in their academic achievement. This suggests that students' abilities, no matter how high, will be limited if they are not able to self-regulate their learning. A descriptive qualitative research method was employed in this study, conducted in the XI MIPA class at a public high school in Bekasi. The research subjects were selected based on their SRL levels, categorized as high, medium, and low. Data were collected through interviews and CT tests, using data collection techniques such as observation, tests, and interviews. The results showed that students with high SRL levels excelled in all aspects of computational thinking assessment. Conversely, students with medium SRL levels only demonstrated abilities in three out of four indicators: decomposition, abstraction and generalization, and pattern recognition. Meanwhile, students with low SRL levels only showed abilities in one indicator, which was pattern recognition
ANALISIS BIBLIOMETRIK PADA TREN PENELITIAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Khusna, Hikmatul; Ulfah, Syafika; Miatun, Asih
JURNAL LEMMA Vol 11, No 1 (2024): Lemma: Letters of Mathematics Education
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jl.2024.v11i1.8834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penelitian ESD pada pembelajaran matematika dari artikel yang dikumpulkan dari database scopus. Proses pencarian data dimulai dengan memasukan kata kunci dan logika Boolean “OR” dan “AND” serta menerapkan filter yang spesifik pada jenis dokumen. Kata kunci yang digunakan adalah “sustainable development” OR “education sustainable development” OR “sustainable mathematics” AND “mathematics teaching” OR “mathematics education” OR “mathematics learning”. Dari hasil pencarian didapatkan 93 artikel yang relevan kemudian artikel dianalisis menggunakan R-studio untuk mengidentifikasi tahun artikel diterbitkan, jumlah artikel yang diterbitkan pada tiap tahunnya, daftar jurnal penerbit artikel, penulis dan institusi penulis, analisis distribusi artikel berdasarkan jurnal, jumlah sitasi dalam artikel, negara dengan publikasi terbanyak, dan analisis word cloud. Temuan dari penelitian ini yaitu terdapat 93 artikel yang diterbitkan pada tahun 2007-2024. Tahun 2017-2024 terjadi peningkatan sebesar 84,95% dari total artikel bertema ESD dalam pembelajaran matematika. Terdapat 10 jurnal terbanyak yang menerbitkan artikel bertema ESD dalam pembelajaran matematika. Jurnal Sustainability (Switzerland) merupakan jurnal terbanyak menerbitkan artikel. Terdapat 10 penulis teratas bertema ESD dalam pembelajaran matematika yaitu Anne Vintere dari Latvia University of Life Sciences and Technologies sebanyak 4 artikel. Terdapat 10 afiliasi teratas terkait tema ESD dalam pembelajaran matematika. Afiliasi tertinggi yaitu Latvia University of Life Sciences and Technologies. Terdapat negara dengan ingkat produktifitas tertinggi, yaitu Spanyol, Amerika Serikat, Tiongkok, Indonesia, Chile, dan Latvia. Terdapat kata kunci yang sering digunakan yaitu “sustainable development”.
Pelatihan Penyusunan Lembar Kerja Menggunakan Canva Di SMK Muhammadiyah 11 Jakarta Khusna, Hikmatul; Ulfah, Syafika; Miatun, Asih
BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): BIDIK: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bidik.v5i1.15904

Abstract

Lembar kerja merupakan perangkat pembelajaran yang dapat membantu guru dalam kegiatan belajar di kelas. Penyusunan lembar kerja yang menarik dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu pengembangan lembar kerja berbasis teknologi akan meningkatkan kemampuan TPACK guru. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk mengembangkan kemampuan guru dalam menyusun lembar kerja yang menarik serta meningkatkan kemampuan TPACK guru menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan ini dilakukan di SMK Muhammadiyah 11 Jakarta yang diselenggarakan oleh Pendidikan Matematika FKIP UHAMKA dalam rangka kegiatan pengabdian kepada Masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah demonstrasi, praktek, dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan pelatihan penyusunan lembar kerja menggunakan aplikasi Canva yaitu guru mampu membuat akun Canva, guru mampu membuat lembar kerja yang menarik menggunakan template yang tersedia, guru juga dapat menyusun lembar kerja yang menarik secara mandiri menggunakan elemen-elemen yang disediakan.
CORE Model in Improving Students' Mathematical Representation Ability Based on Cognitive Style Salam, Asa Raila; Khusna, Hikmatul
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): March - August 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/jmpm.v10i1.5605

Abstract

This studynalyzes the effects of the CORE learning model on the mathematical representation abilities of junior high school students based on Field Independent (FI) and Field Dependent (FD) cognitive styles. Using a quasi-experimental methodology, this study involved 68 eighth-grade students from SMPN 169 Jakarta, divided into an experimental group using the CORE model and a control group with conventional learning. Study instruments included GEFT and mathematical representation ability tests. ANOVA analysis results indicate significant differences (F=48.655; p<0.05) between these groups, with the highest mean values in the FD experimental group (8.53), followed by the FI experimental group (7.84), FD control group (6.31), and FI control group (4.44). This study proves that the CORE learning model provides a significant effects in improving students' mathematical representation abilities, especially when combined with their cognitive styles.