Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analyzing the Disillusionment in Ernest Hemingway’s The Sun Also Rises and Its Implication on English Language Learning Herminus Efrando Pabur; Muhammad Ilham Ali; Sabrina W. J. Husain; Fivy A. Andries; Jennie Posumah
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.5446

Abstract

The Sun Also Rises, written by Ernest Hemingway in 1926, is an influential literary work that depicts the post-war Lost Generation. The novel captures the profound sense of disillusionment experienced by individuals from the Lost Generation coping with the collapse of traditional values. The present study aims at analyzing the disillusionment depicted by the character of Jake Barnes in Ernest Hemingway’s The Sun Also Rises and its implication on English language learning. This qualitative research is conducted by using Hemingway’s The Sun Also Rises as the primary data and is supported by secondary data in the form of academic papers, research papers, and books related to the topic of disillusionment in literary works. To collect data, the researchers employed the observation and note-taking technique in which the researcher read the novel several times and took notes related to the topic of disillusionment. The obtained data were analyzed using an objective approach focusing on character development, narrative structure, and symbolic elements. The findings show that Jake Barnes, the protagonist in The Sun Also Rises, experiences the disillusionment in the form of disappointment caused by the aftermath of World War I. He shows his disappointment towards himself and the other character in the novel, as shown in the dialogues and descriptions in the novel. The study suggests that The Sun Also Rises can be utilized for English language learning in which both students and teachers can benefit by the use of the novel as a learning media, learning sources and learning object.
Eco-Warning in the Legend of Lake Tondano: An Ecocritical Study of Tourism Literature Sabrina Wardatul Jannah Husain; Muhammad Ilham Ali; Herminus Efrando Pabur; Ceisy Nita Wuntu
LITERA KULTURA : Journal of Literary and Cultural Studies Vol. 13 No. 3 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the Legend of Lake Tondano as an instrument of ecological literacy in the context of sustainable tourism through Greg Garrard's ecocritical approach, specifically the concept of eco-warning. The modern tourism industry often exploits local narratives for commercial purposes without considering the substantive environmental messages they convey. This phenomenon creates a gap between the idealistic narrative promoted to tourists and the reality of ecological degradation experienced by Lake Tondano, including silt deposition, water hyacinth growth, and declining water quality. This study aims to analyze the dimensions of ecological warning in the legend and explore its potential as a medium for critical reflection on environmental conditions. Using descriptive qualitative methods with close reading techniques, this study identifies narrative units containing representations of ecological warning based on Garrard's theoretical framework. The analysis focuses on three main aspects: apocalyptic rhetoric, the concept of wilderness, and representations of human-nature relationships. This study proposes a reinterpretation of the legend as an instrument of ecological literacy that emphasizes ecologically conscious tourism, the development of thematic tourism routes that connect past apocalyptic events with present-day ecological challenges, and infrastructure policies that respect the active role of nature.
Sosialisasi Pemanfaatan AI Bagi Guru SMA Negeri 2 Tomohon: Upaya Optimalisasi Pembelajaran Berbasis Teknologi Mellyatul Aini; Herminus Efrando Pabur; Anas Romzy Hibrida
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i3.524

Abstract

INFO ARTIKEL Proses Artikel: Submit  : 12 September 2025 Review : 2 Oktober 2025 Revisi  : 4 Oktober 2025 Diterima : 7 Oktober 2025 Terbit Online : 8 Oktober 2025 Kata Kunci : Artificial Intelligence; optimalisasi pembelajaran; pembelajaran berbasis teknologi; literasi digital guru   Artikel ini membahas pelaksanaan program yang bertujuan mendorong pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di SMA Negeri 2 Tomohon. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi digital guru, meskipun AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi penyusunan materi ajar dan mendukung pembelajaran yang dipersonalisasi. Tujuan utama kegiatan ini adalah memetakan kesiapan guru melalui survei eksploratif terhadap 25 responden serta merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, analisis tematik-deskriptif, dan pengembangan modul pelatihan diferensiasi berdasarkan tingkat kompetensi guru. Hasil survei menunjukkan bahwa 41,2% guru belum familiar dengan AI, namun 82,4% tertarik untuk menggunakannya—terutama untuk analisis kesulitan belajar (64,7%) dan pembuatan soal otomatis (58,8%). Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pelatihan bertahap dan praktis, dengan fokus pada penggunaan alat seperti pembuatan RPP otomatis dan materi pembelajaran interaktif. Secara keseluruhan, program ini membantu menjembatani kesenjangan literasi digital serta membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan melalui pembentukan komunitas belajar guru. Studi ini merekomendasikan agar pelatihan berbasis AI diintegrasikan ke dalam program pengembangan profesional guru, khususnya di sekolah dengan karakteristik serupa. Kata Kunci : Artificial Intelligence; optimalisasi pembelajaran; pembelajaran berbasis teknologi; literasi digital guru
Pemanfaatan AI untuk Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Pendidikan Perubahan Iklim dan Kesehatan Lingkungan di SMA Negeri 1 Remboken Herminus Efrando Pabur; Mochamad Arief Komarudin; Syafriani
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 3 (2025): Oktober, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i3.527

Abstract

Perubahan iklim dan kesehatan lingkungan merupakan isu global yang perlu diintegrasikan dalam pendidikan untuk membekali siswa dengan kesadaran dan keterampilan menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan. Namun, hasil observasi di SMA Negeri 1 Remboken, Minahasa, Sulawesi Utara menunjukkan bahwa kedua isu tersebut belum sepenuhnya terakomodasi dalam materi dan media pembelajaran, sementara pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) masih terbatas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan AI untuk mengembangkan media pembelajaran digital yang terintegrasi dengan tema perubahan iklim dan kesehatan lingkungan. Kegiatan melibatkan 30 guru melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar pendidikan perubahan iklim, pendidikan kesehatan lingkungan, serta penggunaan berbagai platform AI seperti ChatGPT, Gamma, Suno, InVideo, dan Canva. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 56,78 meningkat menjadi 89,89 pada post-test. Guru juga berhasil menghasilkan media pembelajaran berbasis AI, antara lain poster digital, video, bahan tayang, dan lagu edukatif. Hasil kuesioner menunjukkan skor rata-rata 8,80 dari 10, yang menunjukkan respons positif dari peserta. Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas guru, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) 3, 4, dan 13. Ke depan, pelatihan serupa direkomendasikan diperluas ke sekolah lain dan diarahkan pada pemanfaatan AI untuk evaluasi pembelajaran. Kata Kunci : posyandu; digitalisasi; pencatatan kesehatan; kader; aplikasi