Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Makna Semiotik Mamahea Ni’owalu (Menandu Pengantin) Pada Acara Pesta Pernikahan Agustinus Duha; Kalvintinus Ndruru; Ringlinawati Laia
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 1 No 2 (2022): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.194 KB) | DOI: 10.56248/educativo.v1i2.53

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya perhatian masyarakat terkait budaya dan nilai yang terkandung didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna semiotik dalam tradisi mamahea ni’owalu pada acara pesta pernikahan. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat di desa Botohili. Metode penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan strategi interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data adalah wawancara terstruktur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan mamahea ni’owalu dalam acara pesta pernikahan mengandung makna semiotik kultural yakni sebagai tanda penghormatan, dan tanda kemuliaan bagi mempelai perempuan. Kesimpulannya adalah mamahea ni’owalu merupakan salah satu kebiasaan atau tradisi orang Nias ketika anak perempuan menikah. Tradisi ini yang patut dilestarikan karena dapat menunjukkan betapa berharganya seorang anak perempuan di mata keluarga dan masyarakat sehingga tidak diperlakukan secara sewenang-wenang. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada masyarakat agar terus melestarikan kegiatan mamahea ni’owalu untuk mempertahankan nilai adat Nias, kepada dinas pendidikan Nias Selatan agar memuat budaya-budaya dan tradisi masyarakat Nias dalam mata pelajaran mulok.
Analisis Wacana Kritis Dalam Pidato Joko Widodo Tentang Undang-Undang Cipta Kerja, Kalvintinus Ndruru; Bimerdin Daely; Helnanirma S. Fau; Agustinus Duha; Merdina Ziraluo; Anita Zagoto
Journal on Education Vol 6 No 2 (2024): Journal on Education: Volume 6 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i2.5307

Abstract

This research aims to describe the structure in the text of President Joko Widodo's speech regarding the Job Creation Law according to van Dijk's study, and to determine the characteristics of AWK in President Joko Widodo's speech regarding the Job Creation Law. This research uses a qualitative descriptive research design with the van Dijk AWK model. Data in the form of the text of President Joko Widodo's speech regarding the Job Creation Law was collected using the documentation method. All data in this study was analyzed using qualitative descriptive techniques. The results of the research show that (1) Based on the structural analysis in the text of President Joko Widodo's speech regarding the Job Creation Law according to van Dijk's study, it shows that the two speech texts are in line with van Dijk's three discourse structures (macro, supra and micro structures).
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER YANG TERDAPAT DALAM BUKU FAMATÖ HARIMAO KARYA P. JOHANNES M. HAMMERLE, OFM. CAP. Duha, Agustinus; Ndruru, Kalvintinus
KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2022): KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/kohesi.v3i1.409

Abstract

Nilai-nilai pendidikan karakter yang ditunjukan oleh tokoh masyarakat dalam buku Famatö Harimao karya P. Johannes M. Hammerle, OFM. Cap sengat jauh berbeda dengan nilai-nilai pendidikan karakter masyarakat khususnya di wilayah (öri) Maenamölö. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku “Famatö Harimao karya P. Johannes M. Hammerle, OFM. Cap”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu teknik dokumentasi. Peneliti adalah sebagai instrument utama yang mengumpulkan data penelitian. Sumber data penelitian ini, yakni buku Famatό Harimao karya Pastor Johannes M. Hammerle, OFM.Cap dengan identitas buku, yaitu Judul Buku: Famatό Harimao; Pengarang: Pastor Johannes M. Hammerle, OFM.Cap; Penerbit: Abidin Medan; Alamat: Telukdalam; Tahun Terbit: 1986; Jumlah Halaman: 281. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Temuan penelitian terdapat 4 nilai-nilai pendidikan karakter yang meliputi nilai religius terdiri dari enam, nilai kejujuran terdiri dari dua, nilai kedisplinan terdiri dari enam, dan nilai tanggung jawab terdiri dari tiga. Berdasarkan hasil dalam penelitian ini di sarankan kepada masyarakat Nias agar tidak hanya sekadar memahami dan mengetahui tentang nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku Famatö Harimaokarya P. Johannes M. Hammerle. OFM. Cap, tetapi agar dapat dipedomani, dilestarikan sebagai atraksi budaya, dan dijadikan materi pembelajaran tentang pengenalan budaya Nias pada materi kesusastraan, salah satunya tentang cerita Famatö Harimao kepada siswa.
SOUTH NIAS LANGUAGE CONJUNCTIONS IN THE VILLAGE HILIZIHӦNӦ FANAYAMA DISTRICT Duha, Agustinus; Daely, Bimerdin
KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 1 (2022): KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/kohesi.v3i1.410

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelestarian bahasa Nias khususnya bahasa Nias Selatan, yang jugamemiliki kelas kata seperti halnya kelas kata dalam bahasa Indonesia yaitu kelas kata konjungsi. Tujuan penelitian ini, untuk mendeskripsikan (konjungsi koordinatif dan subordinatif) bahasa Nias Selatan di desa HilizihÕnÕ Kecamatan Fanayama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian,sapat diuraikan beberapa konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif dalam bahasa Nias Selatan di desa Hilizihn Kecamatan Fanayama. Konjung koordinatif yang ditemukan sebanyak 9 kata dan konjungsi subordinatif sebanyak 10 kata. Jadi, konjungsi yang terdapat dalam bahasa NiasSelatan di desa Hilizihn Kecamatan Fanayama sebanyak 19 kata. Simpulan, jenis konjungsi yang banyak ditemukan oleh peneliti dalam bahasa Nias Selatan di desa Hilizihn Kecamatan Fanayama ialah konjungsi subordinatif sebanyak 10 kata. Data-data temuan penelitian ini dapat dijadikansebagai pedoman bagi masyarakat dan sebagai pembelajaran di sekolah salah satunya bagi peserta didik SMP. Hal ini, dapat diterapkan dalam materi pembelajaran muatan lokal (mulok) khususnya bahasa Nias. Saran, kepada guru hendaknya menggunakan penelitian inisebagai tambahan dalam pembelajaran yang relefan untuk menambah ilmu pengetahuan siswa tentang konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif dalam bahasa Nias. Bagi masyarakat, penelitian ini dapat menjadi pedoman untuk mendalami bahasa Nias. Bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya menggunakan penelitian ini sebagai bahan referensi untuk penelitian yang relevan.
ANALISIS PERWATAKAN TOKOH DALAM NOVEL PERTEMUAN DUA HATI KARYA NH. DINI Giawa, Maria Intan Purnama; Duha, Agustinus; Dakhi, Sridelli
KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2 No 2 (2022): KOHESI : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Nias Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57094/kohesi.v2i2.424

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keunikan cerita novel yang membuat peneliti tertarik untuk mengetahui watak tokoh yang terdapat dalam novel Pertemuan Dua Hati karya Nh. Dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikarakter atau watak tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis serta mendeskripsikan penggambaran karakter atau watak tokoh protagonis, antagonis, dan tritagonis secara analitik dan dramatikal yang terdapat dalam novel Pertemuan Dua Hati Karya Nh. Dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perwatakan tokoh Bu Suci dalam novel Pertemuan Dua Hati adalah protagonis, Sedangkan watak atau karakter tokoh Waskito adalah antagonis. Dan watak tritagonis diperankan oleh Nenek Waskito. Perwatakan tokoh tersebut digambarkan pengarang secara analitik dan dramatikal. Dapat disimpulkan bahwa Bu Suci memiliki karakter atau watak protagonis, yaitu sering mengalah, mudah terharu atau penyayang, baik hati, penolong, dan peduli, sedangkan Waskito memiliki karakter atau watak yang antagonis, yaitu usil, jail, suka mengganggu, jahat, kasar, suka memukul, bengis, kejam, pemarah, pemberontak, jail, selalu membantah dan menyanggah nasihat, tidak pernah mau disuruh, kurangajar, dan berbohong. Novel Pertemuan Dua Hati sangat baik dijadikan bahan bacaan dan referensi bahan ajar, karena novel tersebut mengandung banyak nilai-nilai kehidupan yang positif dan baik jika dijadikan sebagai pengalaman dan teladan. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan bacaan dan referensi bahan ajar.
Analisis Unsur Intrinsik Pada Cerpen “Perempuan Terakhir” Karya M. Shoim Anwar dan Implementasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Merdina Ziraluo; Helnanirma Susanti Fau; Agustinus Duha; Kalvintinus Ndruru; Anita Zagoto
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6776

Abstract

Literary works are human creations born with beautiful language and capable of evoking emotional responses in readers and listeners. Literary works such as short stories are miniatures of life with various issues. In short stories, a fragment of a character's life is narrated, filled with conflicts, touching or pleasant events, and leaving unforgettable impressions. In the short story of "Perempuan Terakhir", there are intrinsic elements that become the object of research. This study aims to identify and discover the intrinsic elements in the short story "Perempuan Terakhir" by M. Shoim Anwar. The research method used is a qualitative research method with a descriptive approach. Based on the research results, it is explained that in the short story "Perempuan Terakhir" by M. Shoim Anwar, several intrinsic elements are found, such as theme, message, plot, characterization, characteristics, setting (place, time), point of view, and language style. Through literary learning in schools, intrinsic elements can provide knowledge benefits for students, where positive aspects can be applied through the attitudes of students both in the school environment and in the family environment. The suggestions given from this research are: (1) Teachers should teach students to analyze and identify the intrinsic elements contained in short stories, (2) For future researchers, to be able to analyze and identify the elements or values contained in literary works.
Peningkatkan Keterampilan Menulis Cerpen Melalui Metode PBL Siswa Kelas VIII SMPN 1 Satu Atap Onolalalu Agustinus Duha; Kalvintinus Ndruru; Merdina Ziraluo
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.7803

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa keterampilan siswa menulis cerpen masih tergolong kurang, hal ini disebabkan kurangnya minat belajar siswa dalam menulis cerpen. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan peningkatan keterampilan menulis cerpen melalui penerapan metode pembelajaran Project Based Learning pada materi menulis cerpen. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Dalam penelitian ini, peneliti melaksanakan empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Hasil penelitian siklus I nilai rata-rata siswa sbesar 60, sementara pada siklus II nilai rata-rata siswa sebesar 82,10 artinya pada temuan ini dapat dikatakan terjadi peningkatan dari siklus I dengan siklus II. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapkan metode pembelajaran Project Based Learning, siswa mampu melakukan pemecahan masalah dalam kegiatan berproyek di dalam kelas sehingga pemahaman siswa terhadap pembahasan dapat meningkat. Dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning, siswa mampu terlibat dalam sebuah pemecahan masalah dalam kegiatan berproyek di dalam kelas sehingga pembelajaran yang dilakukan dapat berhasil.
PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMA NEGERI DI KABUPATEN NIAS SELATAN Laia, Bestari; Zagoto, Sri Florina Laurence; Fau, Yohanna Theresia Venty; Duha, Agustinus; Telaumbanua, Kaminudin; Lase, ndah Permata Sari; Ziraluo, Merdina; Duha, Maria Magdalena; Laia, Baziduhu; Luahambowo, Baspuri; Fai, Sesilianus; Hulu, Fatolosa; Telaumbanua, Tatema; Harefa, Darmawan
Jurnal Ilmiah Aquinas Vol. 5 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Unversitas Katolik Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/aquinas.v5i1.1654

Abstract

The purpose of the study is to describe the academic procrastination of students and the factors that influence them. The type of research that qualitative research uses is a descriptive approach. Data collection techniques are observation, interview, and documentation. Research informants are teachers and students. The results showed that the form of academic procrastination of students is late to collect tasks, delay to start doing tasks, and delay learning time and factors that affect academic procrastination of students are internal factors that are lazy, boredom of tasks, unable to manage study time and external factors, namely parental parenting style factors, community environment and weather or Covid-19 situation.