Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Craft

EKSPLORASI MOTIF UKIRAN RUMAH GADANG DENGAN TEKNIK SULAM Tanaro, Gina Glad; Destiarmand, Achmad Haldani
Craft Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Rumah adat Minangkabau atau yang biasa disebut dengan rumah Gadang adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan. Kini jumlah rumah gadang yang terdapat di Sumatera Barat semakin lama semakin sedikit. Selain permasalahan rumah gadang secara fisik yang dapat punah, ada juga budaya lainnya di dalam rumah gadang . Mulai dari tradisi atau upacara yang dilakukan di rumah tersebut, filosofi bentuk rumah serta filosofi dari berbagaimacam motif ukiran kayu yang menghiasi bagian depan rumah gadang tersebut. Dalam upaya melestarikan macam ragam hias rumah gadang, dapat dicoba mengaplikasikan motif-motif tersebut ke dalam produk fashion. Teknik yang digunakan adalah teknik sulam, karena kemampuannya untuk membuat motif yang detail. Kebetulan teknik ini memiliki cerita tersendiri dalam budaya Minang, terbukti dengan adanya aneka jenis teknik sulam di Minangkabau. Gaun pesta yang akan dibuat bentuknya relatif sederhana namun akan penuh dengan motif sulam. Baik sulam tangan maupun sulam mesin.// //
PENGEMBANGAN RAGAM HIAS BATIK BANTEN DENGAN TEKNIK REKA LATAR Afdianahl, Zahra; Destiarmand, Achmad Haldani
Craft Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Perkembangan industri fashion di Indonesia mulai mengikuti tren busana dunia dan meninggalkan ciri khas Indonesia yang ketimuran. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan media elektronik yang berpengaruh terhadap budaya Indonesia yang mulai ditinggalkan peminatnya, salah satunya Batik. Batik merupakan ciri Indonesia yang patut untuk lestarikan. Proses asimilasi budaya dapat mempertahankan budaya Indonesia dengan sentuhan barat tanpa menghilangkan ciri khas Indonesia. Batik sejarah peninggalan Kerajaan Islam Banten digabungkan dengan tren busana untuk perempuan muda yaitu gaun koktail. Pengerjaan tugas akhir ini menggunakan teknik batik tulis, lukis sutera, flocking, foiling, dan bordir. Produk yang dihasilkan berupa busana perempuan, gaun koktail, dengan motif pengembangan Batik Banten.// //
APLIKASI MOTIF FAUNA BUDAYA PERANAKAN PADA TABLEWARE MENGGUNAKAN TEKNIK SGRAFFITO DENGAN PEWARNA ENGOBE Madewa Djatinugroho, Adolfus Djayes; Destiarmand, Achmad Haldani
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Sgraffito (menoreh) adalah menggambar langsung suatu benda dimana permukaan benda telah diberi lapisan warna yang berbeda dengan permukaan keramik. Pada tugas akhir ini memanfaatkan teknik dekorasi Sgraffito dengan pewarna Engobe (slip warna). Berbagai eksplorasi pada jenis teknik dekorasi Sgraffito dengan pewarna engobe untuk menghasilkan produk akhir berupa perangkat makan. Sebagai tema besar dari produk perangakat makan tersebut, dipilih motif fauna budaya Cina peranakan. Cina peranakan merupakan hasil asimilasi dari budaya Cina dengan budaya lokal Indonesia, maka motif yang digunakan dalam dekorasi disesuaikan dengan jenis dan fungsi praktis dari perangkat makan khas Cina peranakan. Eksperimen yang dilakukan menekankan pada eksplorasi material, teknik produksi dan ragam hias khas Cina peranakan.
APLIKASI MOTIF TRADISIONAL BALI PADA BUSANA READY TO WEAR (Studi Kasus: Brand Ethnicity) Rahma, Syarifah Dwi; Destiarmand, Achmad Haldani
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Pada era modern ini, kemajuan teknologi dan globalisasi memberi pengaruh kepada budaya tradisional. Dengan perbedaan pola pikir dan gaya hidupmasyarakat saat ini, budaya tradisional khususnya tekstil tradisional tampak tidak lagi eksis ditengah kebudayaan modern, dikarenakankarakteristiknya yang sudah tidak sesuai dengan budaya masa kini yang mengutamakan kepraktisan, kecepatan dan kenyamanan. Maka denganurgensi untuk melestarikan kekayaan tekstil tradisional Indonesia dan mewarisinya kepada generasi baru, dibutuhkan cara inovatif untuk mengolahtekstil tradisional ini menjadi sesuatu yang praktis, modern, dan dinamis sehingga sesuai dengan karakteristik masyarakat masa ini. Salah satu carayang dapat dilakukan ialah dengan mengaplikasikan motif tradisional menggunakan teknik olah latar tekstil. Dengan mengangkat tema motiftradisional Bali, Tugas Akhir ini berfokus pada aplikasi olah latar pada fesyen ready to wear, dengan studi kasus brand Ethnicity.