Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Game Online terhadap Kemampuan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun di Kelurahan Leok 1 Kecamatan Biau Kabupaten Buol Grahitta Ainun Rizky; Mohamad Zubaidi; Setiyo Utoyo
Student Journal of Early Childhood Education Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Early Childhood Education Department, Faculty of Education, State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study was to investigate the effect of online games on the emotional abilities of children aged 5-6 years in Leok 1 Village, Biau District, Buol Regency. This study is an Ex-post facto quantitative study and the number of samples is 30 children. From the results of the study, there was an effect of I on children's emotional abilities by looking at the average value of x and y. This can be seen in X obtaining an average value of 31.06 while in Y data obtaining an average value of 49.06. Based on the output of the Statistical Test, it is known that sig.n(2-tailed) is 0.000. Because the value is 0.000 0.05, the hypothesis is accepted. Thus, the research hypothesis states that there is an influence of online games on the emotional abilities of children aged 5-6 years in Leok 1 Village, Biau District, Buol Regency. The influence that arises makes children easily rebellious, cry and sulk when the use of online games is limited.
Motivasi Warga Belajar dalam Pembelajaran Program Kesetaraan Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar Batudaa Abas, Mita M. Abas; Napu, Yakob; Zubaidi, Mohamad; Anu, Zulkarnain
Student Journal of Community Education Volume 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v3i2.1956

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Motivasi Warga Belajar Dalam Pembelajaran Program Kesetaraan Paket B di SKB Batudaa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan melalui observasi, penyebaran angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah Persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data hasil yang cukup rendah yang ada pada tabel keseluruhan skornya mendapat 1.615, prensentasinya mendapat 1.414. Permasalahan yang ditemui peneliti adalah kurangnya kesiapan, kehadiran dalam proses pembelajaran, dapat dilihat dari, hampir semua warga belajar dalam pembelajaran, ada yang ngobrol sendiri saat ada temannya yang datang terlambat, mengantuk, tidak memperhatikan apa yang disampaikan tutor. dalam kegiatan pembelajaran yang berhubungan dengan motivasi belajar didukung dengan metode pembelajaran yang menarik untuk membangkitkan keinginan demi mencapai prestasi belajar yang lebih baik
Peran Kepemimpinan Kepala Desa di Desa Bulotalangi Barat(Studi Kasus Dalam Penanganan Konflik Air Bersih Di Desa Bulotalangi Barat) Abdullah, Mariani; Rahmat, Abdul; Zubaidi, Mohamad; Ibrahim, Muhammad
Student Journal of Community Education Volume 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v3i2.2259

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Kepemimpinan Kepala Desa di Desa Bulotalangi Barat (Studi Kasus Dalam Penanganan Konflik Air Bersih di Desa Bulotalangi Barat). Jenis Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif, dengan pendekatan Kualitatif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah 7 orang. Teknik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala desa sebagai fasilitator diperoleh bahwa strategi yang digunakan oleh kepala desa dan unsur pemerintah desa lainnya dalam menangani konflik air bersih yaitu dengan di adakan musyawarah untuk menuju mufakat, dalam hal ini kepala desa yang memiliki kedudukan atau status sehingganya kepala desa memediasi apa yang menjadi kebutuhan didalam masyarakat. Disisi lain peran kepala desa sebagai fasilitator cukup membantu masyarakat Bulotalangi Barat hal ini terlihat sesuai realita yang di dapatkan di lapangan menunjukkan bahwa kepala desa mampu memfasilitasi masyarakat dengan mengadakan kembali sarana air bersih yang merupakan pemicu terjadinya konflik yang ada di masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari oleh masyarakat, sehingga adanya pengadaan kembali sarana air bersih ini, masalah yang di masyarakat bisa dikatakan tidak ada lagi. Dalam penanganan konflik yang terjadi di desa Bulontalangi Barat, kepala desa juga bertindak sebagai motivator, dengan selalu memberikan dorongan kepada masyarakat untuk menyelesaikan masalah secara bersama, dan membuang rasa egosentris masyarakat, karena persoalan air adalah persoalan bersama, dan bukan persoalan individual di masyarakat Bulotalangi Barat. Kata Kunci : Kepemimpinan, Kepala Desa, Konflik
Partisipasi Pemuda Dalam Pengelolaan Program Kerja Karang Taruna di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Minggus, Arsat; Rahman, Misran; Zubaidi, Mohamad; Setiyowati, Endah
Student Journal of Community Education Volume 4 No. 1: Agustus 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v4i1.2611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Partisipasi Pemuda dalam Pengelolaan Program Kerja Karang Taruna Huyula Di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif, dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program kerja karang taruna saat ini memiliki beberapa program yang banyak diminati oleh masyarakat desa tanjung harapan. Banyak masyarakat dan pemuda membantu dan berpartisipasi dalam program-program karang taruna yang dilaksanakan. Namun pada saat ini jumlah anggota karang taruna yang aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan hanya sebagian, karena anggota karang taruna yang lain saat ini sementara menempuh pendidikan di beberapa universitas yang ada di kota Gorontalo. Dengan adanya program karang taruna ini diharapkan dapat membantu semua masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan sosial yang ada di desa Tanjung Harapan Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo.
Pengaruh Permainan Tradisional Egrang Batok Kelapa Dengan Kemampuan Gerak Dasar Lokomotor Anak Kelompok B Munifa Kamu; Zubaidi, Mohamad; Laiya, Sri Wahyuningsi
Student Journal of Early Childhood Education Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 September 2023
Publisher : Early Childhood Education Department, Faculty of Education, State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjece.v3i2.2490

Abstract

The study's objective is to improve the locomotor basic movement skill of Group B children by utilizing the traditional game Egrang Batok Kelapa as a media tool at TK State Bersehati Binjeita Kindergarten in Bolangitang Timur District, North Bolaang Mongondow Regency. The locomotor skills include walking, running, and jumping. This quantitative research used an experimental method with a pre-test and post-test research design. The subjects were tested before and after the treatment was given.
Literasi Digital Pemuda dalam Konteks Pemberdayaan Masyarakat di era Society 5.0: Youth’s Digital Literacy in the Context of Community Empowerment in an Emerging Society 5.0 Dudi Setiadi; Sri Nurhayati; Ansori Ansori; Mohamad Zubaidi; Rudi Amir
Society Vol 11 No 1 (2023): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v11i1.491

Abstract

The purpose of this study is to determine the level of digital literacy among the member of youth organization (commonly called Karang Taruna) of Cicau Hamlet, Gadobangkong Village, Ngamprah Sub-district, West Bandung Regency, West Java Province, Indonesia, focusing on the use of the Internet in the context of community empowerment in the fields of self-development and economy. Case study methodology is employed, with data gathering approaches consisting of in-depth interviews, documentation studies, and observations of fifteen (15) Karang Taruna member informants. The findings of the study indicate that: The youth digital literacy in computer operation and Information and Communication Technology (ICT) abilities in the internet area are fairly strong, but there is still opportunity for improvement through enhancing infrastructure for stable internet connections and educating youth about the most recent ICT advances. When it comes to creating digital products in a variety of formats and models, youth have a low degree of digital literacy. This is due in part to a lack of imagination and creative thinking skills among digital content creators. Youth require continual training to increase their digital literacy and ability to create various types of digital material, which will contribute to the expansion of Indonesia’s creative economy sector. Youth digital literacy must be improved in terms of their ability to collaborate in the digital space, and education about collaboration must be conducted in accordance with digital ethics and security so that the youth of the Indonesian nation can collaborate with respect and remain safe from cybercrime. Youth still lack the digital literacy necessary to pick and filter legitimate and hoax-free content. Digital literacy pertaining to the ability to use digital technology for youth economic empowerment is included in the category of lacking because youth are still not literate and digitally proficient in using digital technology to increase income, raise their economic level through business opportunities in the digital space, and use digital wallets for sales transactions. Youth digital literacy in relation to self-development is also still weak and must be focused to add insight into access to information in the digital realm for career development and self-potential. As well as the usage of communities that are favorable to youth growth and self-healing. This study recommends intensive training and assistance for youth in digital content creation, as well as financial literacy education related to capital management and digital-based creative economy business opportunities.
Pengaruh Permainan Roda Pintar Terhadap Penguasaan Kosakata Anak Ega Pratiwi, Ega Pratiwi; Zubaidi, Mohamad; Napu, Yakob
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 7 No 1 (2025): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v7i1.3477

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat Pengaruh Permainan Roda Pintar Terhadap Penguasaan Kosakata Pada Anak Kelompok A Di TK Negeri Pembina Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Permainan Roda Pintar Terhadap Penguasaan Kosakata Pada Anak Kelompok A Di TK Negeri Pembina Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Peneliti menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen yang digunakan design dengan bentuk one Group pret-test & post-test design. Hasil penelitian dengan jumlah sampel 20 anak menunjukkan adanya perbedaan besaran rata – rata dari hasil pre-test dan post-test. Hal ini dapat di lihat pada data pret-test sebesar 18.75 dan hasil post-test sebesar 31,55. Adapun hasil uji hipotesis menunjukkan hipotesis (Hi) diterima dengan uji regresi linier nilai signifikan 0,000 dan <0,05. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh signifikan Permainan Roda Pintar Terhadap Penguasaan Kosakata Pada Anak Kelompok A Di TK Negeri Pembina Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo
Sekolah Perempuan Hebat Sebagai Upaya Memperkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga Melalui Pemberdayaan Perempuan “Pengolahan Butternut Squash” Muhammad Ibrahim; Husain, Rusmin; Zubaidi, Mohamad; Marzuki, Kartini; Saepudin, Asep
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i1.1194

Abstract

This great Women's school program provides education about gender equality and women's rights. Women's Schools cannot be separated from the process of individual or group self-development. Therefore, women must be empowered through the Women's School program. The women's school program to increase family economic resilience is an educational initiative specifically designed to provide knowledge, skills, and training on women's rights and economic opportunities. Improving women's skills in managing Butternut Squash to become a nutritious snack for children including mochi, crispy Butternut Squash, pumpkin dodol, and pumpkin jam, which was initiated through the Women's school program, Building partnerships based on family economic resilience with the village government, Social Service, Cooperative and MSME Service, the Family Hope Program Implementation Unit (UPPKH).
Dampak Disiplin Positif Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Rivai, Risnawaty; Zubaidi, Mohamad; Hasim, Hasim
Student Journal of Community Education Volume 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v4i2.4146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan disiplin positif dalam pembentukan karakter anak usia dini di TK Negeri Pembina Kecamatan Limboto, berdasarkan tinjauan aksiologi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk menggali sejauh mana disiplin positif berkontribusi dalam pengembangan nilai-nilai moral dan etika pada anak usia dini, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, orang tua, serta dokumentasi aktivitas di sekolah. Subjek penelitian meliputi guru, siswa, dan orang tua yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran di TK tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan disiplin positif berdampak signifikan dalam pembentukan karakter anak. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam nilai-nilai seperti tanggung jawab, empati, dan kerjasama. Disiplin positif juga membantu menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara guru dan siswa. Namun, terdapat beberapa kendala, seperti perbedaan kompetensi antar guru dan kurangnya pemahaman orang tua tentang disiplin positif, yang mempengaruhi efektivitas penerapannya. Meskipun demikian, dengan dukungan pelatihan untuk guru dan program edukasi orang tua, tantangan tersebut dapat diatasi. Secara keseluruhan, disiplin positif terbukti efektif dalam pembentukan karakter anak usia dini jika diterapkan dengan konsisten dan didukung oleh kolaborasi antara sekolah dan keluarga.
Pendekatan Ontologi dalam Pembelajaran PAUD: Menanamkan Pemahaman Dasar tentang Eksistensi dan Realitas pada Anak Usia Dini Pakaya, Risna H.; Hasim, Hasim; Zubaidi, Mohamad
Student Journal of Community Education Volume 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v4i2.4148

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran penting dalam membangun fondasi kognitif, emosional, dan filosofis anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana konsep filsafat ontologi dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran PAUD untuk membantu anak mengenali realitas dan eksistensi di sekitarnya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis interaksi antara anak, guru, dan lingkungan belajar dalam konteks PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan konsep sederhana seperti "apa itu benda?", "siapa saya?", dan "mengapa sesuatu ada?" dapat merangsang rasa ingin tahu anak serta membangun pemahaman awal tentang realitas. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan berbasis eksplorasi dan refleksi sebagai strategi implementasi.