Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Improvement of Science Attitude Through Scientific Approach in Environmental Science Courses Desi Nuzul Agnafia; Qurrotul Anfa; Anisa Rizkia
Journal of Biology Learning Vol 4, No 1 (2022): March 2022
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbl.v4i1.2247

Abstract

This study aims to determine the increase in science attitude a scientific approach in environmental science courses. The method used in this research is classroom action (CAR). The subjects of this research are science students in semester 3 of the academic year 2021/2022 with a total of 24 people. This research used qualitative descriptive analysis. Based on the results of classroom action research, it can be seen that the scientific attitude of science education in environmental science courses has increased with the application of a scientific approach. The resulting difference is 5.41% between cycle I and II. Cycle I has an average percentage value of 74.61% and cycle II has an average percentage value of 80.02%. The research carried out can successfully foster scientific attitudes in students so that they are successful in learning
Profil Sikap Ilmiah Pada Mata Kuliah Biologi Dasar II Desi Nuzul Agnafia
Jurnal Pendidikan Modern Vol 7 No 1 (2021): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v7i1.361

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan sikap ilmiah mahasiswa pada pembelajaran biologi dasar II. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan IPA semester 2 STKIP Modern Ngawi tahun akademik 2020/2021. Penelitian dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahap awal yaitu perencanaan, tahap kedua yaitu pelaksanaan, dan tahap akhir yaitu analisis data. Instrumen dalam penelitian ini berupa observasi sikap ilmiah mahasiswa dengan indikator rasa ingin tahu, tanggung jawab, kerjasama dan kritis. Berdasarkan hasil observasi didapatkan nilai skor rata rata sikap ilmiah tertinggi adalah indikator tanggung jawab 78,34% dengan nilai mendapatkan kriteria baik .Indikator rasa ingin tahu dengan nilai 71,21% mendapatkan kriteria baik. Indikator kerjasama mendapatkan nilai 74,52% dengan kriteria baik .Indikator kritis mendapatkan nilai 65,27% dengan kriteria cukup. Rata-rata persentase sikap ilmiah mahasiswa pendidikan ipa semester 2 pada perkuliahan biologi dasar ii tahun akademik 2020/2021 yaitu 72,34%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sikap ilmiah mahasiswa pada perkuliahan biologi dasar ii tergolong kategori baik.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Desi Nuzul Agnafia
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.189 KB) | DOI: 10.25273/florea.v6i1.4369

Abstract

The purpose of this research are to analyze the critical thinking ability of XA grade student at SMK BIM Ngawi. This research is include of descriptive qualitative research. The subject of research is XA grade at SMK BIM Ngawi. The technique sampling is purposive samping. The technique that use to fix the data is essay written test that developed by critical thinking ability indicator, based on Facione opinion. Based on data analysis critical thinking ability is gotten average explanation score 72% high category, interpretation 63% high category, analysis 31% low category, self regulation 51% category enough, evaluation 46% category enough and inferation 62% high category. The results or research show that almost the students critical thinking ability category enough. That result give an information to the teacher to train the criical thinking ability so can improve the students critical thinking ability more.
Efek dari pembelajaran training within industri bagi peningkatan aspek psikomotorik siswa Desi Nuzul Agnafia; Tri Wahyuni Maduretno
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.938 KB) | DOI: 10.30738/natural.v6i1.4098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Training Within Industri terhadap hasil belajar biologi aspek psikomotorik siswa. Penelitian ini bertipe eksperimen semu. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas X SMK Kesehatan BIM Ngawi pada tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak dua kelas. Teknik pengumpulan data berupa teknik non-tes menggunakan lembar observasi. Teknik ini digunakan untuk mengambil data psikomotorik siswa. Analisis data untuk pengujian hipotesis menggunakan uji-t yang didahului dengan uji prasarat analisis meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil uji menunjukkan bahwa (sig) < 0,05 sehingga hipotesis diterima. Berdasarkan uji yang dilakukan diketahui bahwa pembelajaran Training Within Industry berpengaruh terhadap hasil belajar aspek psikomotorik siswa. Nilai statistik sebesar 0,00. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar aspek psikomotorik siswa pada kelas eksperimen sebesar 79.67, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 73.79. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran Training Within Industry terhadap hasil belajar biologi aspek psikomotorik pada siswa.
KEEFEKTIFAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIH KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA Anis Zahrotin; Qurrotul Anfa; Desi Nuzul Agnafia
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 1 No. 02 (2021): Jurnal Jendela Pendidikan : Edisi Mei 2021
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.171 KB) | DOI: 10.57008/jjp.v1i02.8

Abstract

Model Inkuiri Terbimbing adalah model pembelajaran yang merangsang siswa untuk menemukan permasalahan atau pertanyaan, dimana topik atau materi pembelajarannya telah ditentukan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model Inkuiri Terbimbing untuk meningkatkan keterampilan Proses Sains siswa SMA. Penelitian ini adalah Pre-eksperimen dengan desain penelitian menggunakan pre-test and post-test design yang diujicobakan kepada  30 siswa SMA, yang dibagi dalam dua kelompok. Sebelum dilakukan pembelajaran dengan Model Inkuiri Terbimbing siswa diberi  tes keterampilan Proses Sains dan setelah dilakukan pembelajaran siswa kembali diberikan tes yang sama. Data  dikumpulkan menggunakan  paired t-test, n-gain, dan  uji kesamaan dua rata-rata.  Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: ada peningkatan keterampilan berikir kitis siswa secara signifikan pada a = 5%, rata-rata n-gain sebesar 0.72% berkategori Tinggi dan tidak berbeda pada kedua kelompok. Dengan demikian, model Inkuiri Terbimbing efektif dapat meningkatkan keterampilan Proses Sains siswa SMA.
PREPARATION OF LEARNING OUTCOMES BASED ON THE PROTOTYPE CURRICULUM AT PAUD MUTIARA FOR THE 2022/2023 SCHOOL YEAR Hasti Yustina; Desi Nuzul Agnafia; Normila Normila; Iswandi Fataruba
Jurnal Multidisipliner Bharasa Vol 1 No 2 (2022): Jurnal Multidisipliner Bharasa
Publisher : Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.603 KB) | DOI: 10.56691/jurnalmultidisiplinerbharasa.v1i2.245

Abstract

ABSTRACT The new curriculum  is needed as a way out of the  learning process that is in line with the demands of the times and pandemic conditions, where changes in regulations and the learning process can occur at any time. This paper aims to explain the concept of the Prototype Curriculum at the PAUD level which is implemented in PAUD Mutiara Yogyakarta for the 2022/2023 Academic Year. This research uses a normative or literature approach, with primary data sources in the form of documents related to the research  focus.  The results  showed that through the Driving  School Program, a new curriculum concept called the Prototype Curriculum was obtained. At the PAUD level, the learning process is directed at 3 (three) Learning Outcomes (CP), namely: religious values and ethics; identity; the basis of STEAM literacy (science, technology, engineering, art, mathematics).  Learning Outcomes themselves have been previously known through the 2013 Curriculum with the terms Basic Competencies (KD) and Core Competencies (KI).   Abstrak Kurikulum baru ini diperlukan sebagai jalan keluar dari proses pembelajaran yang sejalan dengan tuntutan zaman dan kondisi pandemi, dimana perubahan regulasi dan proses pembelajaran dapat terjadi sewaktu-waktu. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan konsep Kurikulum Prototipe di tingkat PAUD yang diterapkan di PAUD Mutiara Yogyakarta untuk Tahun Akademik 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif atau literatur, dengan sumber data primer berupa dokumen yang berkaitan dengan fokus penelitian.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui Program Driving School diperoleh konsep kurikulum baru yang disebut Kurikulum Prototipe. Pada tingkat PAUD, proses pembelajaran diarahkan pada 3 (tiga) Capaian Pembelajaran (CP), yaitu: nilai-nilai agama dan etika; identitas; dasar literasi STEAM (sains, teknologi, teknik, seni, matematika).  Capaian Pembelajaran sendiri sebelumnya telah dikenal melalui Kurikulum 2013 dengan istilah Kompetensi Dasar (KD) dan Kompetensi Inti (KI).
PENINGKATAN PEMAHAMAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA DAN CARA PEMANFAATANNYA MELALUI ECOENZYME Desi Nuzul Agnafia; Lucky Amatur Rohmani; Qurrotul Anfa
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.134 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.8867

Abstract

Abstrak: Limbah rumah tangga menjadi salah satu sumber yang menyebabkan permasalahan lingkungan, karena sebagian besar merupakan sumber utama limbah adalah hasil dari kegiatan rumah tangga. Kurangnya limbah rumah tangga secara mandiri oleh pelaku konsumsi limbah organik menjadi permasalahan yang harus diatasi. Pengolahan limbah organik dapat mengurangi tumpukan sampah yang dihasilkan. Limbah rumah tangga seperti limbah sayur, limbah buah seringkali dibuang dan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan adalah mengelola limbah dengan memanfaatkan limbah sayur buah segar melalui pembuatan ekoenzim. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan memberikan sosialisasi materi, pelaksanaan praktik, serta evaluasi akhir. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini berupa pendekatan edukatif dan berbasis pengetahuan yang terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, dan monitoring evaluasi. Sasaran dari pengabdian ini adalah kelompok dasawisma di lingkungan Kranggan Lor Margomulyo Kabupaten Ngawi yang terdiri dari 20 orang. Produk yang dihasilkan dari kegiatan yaitu berupa cairan Ekoenzim. Hasil dari cairan ekoenzim yang telah difermentasikan yaitu berwarna kecoklatan dan memiliki aroma asam yang kuat. Cairan ekoenzim dapat dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga salah satunya sebagai cairan pembersih rumah, pembasmi kuman dalam aktivitas rumah tangga seperti mengepel, mencuci piring, membersihkan kaca jendela serta membersihkan minyak pada meja dapur maupun kompor. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa ada peningkatan pemahaman masyarakat terkait manfaat limbah melalui ekoenzim. Data dapat ditunjukkan bedasarkan perbandingan antara hasil pretest sebesar 27,5% meningkat menjadi 86%. Abstract:  Domestic waste is one of the sources that cause environmental problems, because most of it is the main source of waste is the result of household activities. The lack of independent domestic waste management by person of organic waste consumption is a problem that must be overcome. Organic waste treatment can reduce the pile of waste generated. Organic waste such as vegetable waste and fruit waste are often thrown away and not utilized by the community. The purpose of the activities carried out is to manage waste by utilizing fresh fruit vegetable waste through the manufacture of eco enzymes. The implementation of this community service is carried out by giving socialization of the material, practical implementation, and final evaluation. The method used in community service is in the form of an educational and knowledge-based approach consisting of the stages of preparation, socialization, implementation of activities, and monitoring evaluation. The target of this community service is Dasawisma group at Kranggang lor Margomulyo, Ngawi which consists of 20 people. The product resulting from the activity is in the form of Eco enzyme liquid. The result of the fermented eco enzyme liquid is brown in color and has a strong sour aroma. The ecoenzyme liquid can be used for household purposes, one of which is as a household cleaning fluid, disinfectant in household activities such as mopping, washing dishes, cleaning window glass also cleaning oil on kitchen tables and stoves. Based on the results of data processing, it was found that there was an increase in community understanding regarding the use of waste through eco enzyme. The data can be shown based on the comparison between the results of the pretest of 27.5% increasing to 86%. Abstrak: Limbah rumah tangga menjadi salah satu sumber yang menyebabkan permasalahan lingkungan, karena sebagian besar merupakan sumber utama limbah adalah hasil dari kegiatan rumah tangga. Kurangnya limbah rumah tangga secara mandiri oleh pelaku konsumsi limbah organik menjadi permasalahan yang harus diatasi. Pengolahan limbah organik dapat mengurangi tumpukan sampah yang dihasilkan. Limbah rumah tangga seperti limbah sayur, limbah buah seringkali dibuang dan tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Tujuan dari kegiatan yang dilakukan adalah mengelola limbah dengan memanfaatkan limbah sayur buah segar melalui pembuatan ekoenzim. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan memberikan sosialisasi materi, pelaksanaan praktik, serta evaluasi akhir. Metode yang digunakan pada pengabdian kepada masyarakat ini berupa pendekatan edukatif dan berbasis pengetahuan yang terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, dan monitoring evaluasi. Sasaran dari pengabdian ini adalah kelompok dasawisma di lingkungan Kranggan Lor Margomulyo Kabupaten Ngawi yang terdiri dari 20 orang. Produk yang dihasilkan dari kegiatan yaitu berupa cairan Ekoenzim. Hasil dari cairan ekoenzim yang telah difermentasikan yaitu berwarna kecoklatan dan memiliki aroma asam yang kuat. Cairan ekoenzim dapat dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga salah satunya sebagai cairan pembersih rumah, pembasmi kuman dalam aktivitas rumah tangga seperti mengepel, mencuci piring, membersihkan kaca jendela serta membersihkan minyak pada meja dapur maupun kompor. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa ada peningkatan pemahaman masyarakat terkait manfaat limbah melalui ekoenzim. Data dapat ditunjukkan bedasarkan perbandingan antara hasil pretest sebesar 27,5% meningkat menjadi 86%. Kata Kunci: Limbah organik; Pemanfaatan; Eco Enzyme. Abstract:  Domestic waste is one of the sources that cause environmental problems, because most of it is the main source of waste is the result of household activities.The lack of independent domestic waste management by person of organic waste consumption is a problem that must be overcome. Organic waste treatment can reduce the pile of waste generated. Organic waste such as vegetable waste and fruit waste are often thrown away and not utilized by the community. The purpose of the activities carried out is to manage waste by utilizing fresh fruit vegetable waste through the manufacture of ecoenzymes.The implementation of this community service is carried out by giving socialization of the material, practical implementation, and final evaluation. The method used in community service is in the form of an educational and knowledge-based approach consisting of the stages of preparation, socialization, implementation of activities, and monitoring evaluation.The target of this community service is Dasawisma group at Kranggang lor Margomulyo, Ngawi which consists of 20 people. The product resulting from the activity is in the form of Eco enzyme liquid. The result of the fermented eco enzyme liquid is brown in color and has a strong sour aroma. The ecoenzyme liquid can be used for household purposes, one of which is as a household cleaning fluid, disinfectant in household activities such as mopping, washing dishes, cleaning window glass also cleaning oil on kitchen tables and stoves. Based on the results of data processing, it was found that there was an increase in community understanding regarding the use of waste through eco enzyme. The data can be shown based on the comparison between the results of the pretest of 27.5% increasing to 86%. Keywords: Organic waste; Utilization; Ecoenzyme. 
Pengembangan E-modul Bumi dan Tata Surya Berbasis RICOSRE untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII SMP Dhenni Kusuma Wardani; Desi Nuzul Agnafia; Qurrotul Anfa
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1629

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menanggapi masalah tentang rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP pada materi bumi dan tata surya. Tujuan penelitian adalah mengembangkan e-modul bumi dan tata surya berbasis RICOSRE untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa. Desain penelitian berupa Research and Development (RnD) menggunakan model 4-D yang dibatasi sampai tahap develop. Instrumen yang digunakan adalah instrumen analisis kebutuhan, instrumen uji kelayakan dan instrumen uji kepraktisan. Teknik analisis data dengan uji kelayakan teoretis dan empiris serta uji kepraktisan terhadap produk e-modul bumi dan tata surya berbasis RICOSRE. Sampel penelitian menggunakan siswa kelas VII A MTs Negeri 8 Ngawi dengan jumlah 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk e-modul dikategorikan layak secara teoretis dengan hasil validasi pada aspek materi 93%, aspek media 80%, dan aspek bahasa 87%. E-modul juga dikategorikan layak secara empiris berdasarkan hasil perhitungan N-gain yaitu sebesar 0,54 dengan kriteria sedang. Selain itu, e-modul dikategorikan praktis dengan hasil respon siswa sebesar 90% dan respon guru sebesar 97%. Sehingga diambil kesimpulan bahwa produk e-modul bumi dan tata surya berbasis RICOSRE layak secara teoretis dan empiris serta praktis digunakan dalam pembelajaran.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Video Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Ekosistem Kelas VII Lutfiah, Alfinatul; Agnafia, Desi Nuzul; Anfa, Qurrotul
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 4 No. 03 (2024): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v4i03.847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh video animasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII di MTs Mamba’ul Hikmah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-test Post-test Control Group Design, yang melibatkan dua kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling di MTs Mamba’ul Hikmah. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII C sebagai kelas kontrol, dengan total sampel sebanyak 46 siswa dari populasi 69 siswa kelas VII di MTs Mamba’ul Hikmah. Data dikumpulkan menggunakan tes yang terdiri dari 10 soal esai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data dilakukan menggunakan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor Pre-test kelas eksperimen adalah 81,86, sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata 77,33. Berdasarkan uji t, nilai t hitung untuk kelas eksperimen adalah 3,728, yang lebih besar dari t tabel sebesar 1,680. Sementara itu, t hitung untuk kelas kontrol adalah 3,632, yang juga lebih besar dari t tabel sebesar 1,680. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung video animasi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Metode Pembelajaran Picture And Picture Berbantuan Quizizz Terhadap Hasil Belajar Kognitif Fahmiyati, Sulis; Agnafia, Desi Nuzul; Setyowati, Ririn
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1138

Abstract

Penelitian ini bermula dari nilai ulangan harian siswa di bawah KKM pada sekolah dasar. Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan metode pembelajaran picture and picture yang dibantu oleh Quizizz untuk anak sekolah dasar dengan melibatkan dua puluh dua siswa, tujuan penelitian ini  adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode picture and picture dengan bantuan Quizizz terhadap hasil belajar ranah kognitif siswa. Metode pembelajaran juga harus bervariasi dan mengikuti perkembangan teknologi di jaman sekarang ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Siswa menunjukkan hasil peningkatan yang signifikan pada kelas tersebut. Siswa menunjukkan minat yang lebih besar dalam pembelajaran menggunakan metode pembelajaran picture and picture berbantuan Quizizz, yang mengarah pada  hasil kognitif siswa meningkat, lebih aktif  berpartisipasi saat pembelajaran, dan memiliki pemahaman materi yang lebih baik. Metode picture and picture terbukti berpengaruh dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, temuan ini berkonstribusi positif bagi pengembangan metode pembelajaran yang inovatif.