Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : Journal of Education Research

Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Kaptiasih, Rr.; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi implementasi penguatan profil pelajar Pancasila melalui pembalajaran berbasis proyek dan respon siswa terhadap penerapan model Project Based Learning dalam penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran berbasis proyek dilakukan dengan 8 tahap dan pembelajaran model Project Based Learning dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: Assesmen diagnostic, Tahap pengenalan fell. Tahapan imagine konstektual, Tahapan Do Aksi, Tahapan share  refleksi, evaluasi dan tindak lanjut.  Siswa merespon dengan baik model pembelajaran berbasis proyek karena tidak membosankan dan memotivasi siswa untuk semangat belajar, sehingga model pembelajaran Project Based Leraning efektif dan tepat digunakan dalam penguatan profil pelajar Pancasila
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Pelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Pangkah Krisnanto, Hery; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model flipped classroom terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IX SMPN satu Pangkah pada pelajaran Bahasa Inggris materi Procedure text. Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan post-test only control group design. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IX A sebagai kelas eksperimen dan kelas IX B sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran tradisional. Peneliti menggunakan instrumen lembar observasi untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan menggunakan tes, pre-test dan post-test untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan skor poin yang berarti antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam model flipped classroom pada pembelajaran materi Procedure text.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Peningkatan Hasil dan Motivasi Belajar Pemahaman Bacaan Narrative Text Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 3 Sulistiowati, Endang Retno; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.840

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  meningkatkan  hasil dan motivasi  belajar  pemahaman bacaan Narrative text  peserta didik kelas VIII di SMP Negeri tiga Talang  dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Division. Model pembelajaran yang  konvensional berdampak pada rendanya hasil belajar dan motivasi  peserta didik sehingga muncul upaya untuk meningkatkan hasil dan motivasi  peserta didikdenganmenerapkan model pembelajaran STAD. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri tiga tahun dua ribu dua puluh tiga sampai dua ribu dua puluh empat yang berjumlah dua ratus lima puluh satu.Dengan cluster random sampling ,sampel yang didapatkan  kelas VIIIA dan VIII C sebagai  kelas eksperimen dan kelas VIIID sebagai kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan kuantitif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Terdapat pengaruh yang signifikasi antara pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil dan motivasi belajar Bahasa Inggris di SMP Negeri tiga Talang.  terdapat perbedaan yang signifikan motivasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dibandingkan dengan yang pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik  yang menggunakan model  pembelajaran kooperatif  tipe STAD dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dan terdapat perbedaan yang signifikan hasil dan motivasi belajar peserta didik  yang menggunakan model  pembelajaran kooperatif  tipe STAD dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT terhadap Prestasi dan Motivasi Nurjanah, Nurjanah; Taufiqullah, Taufiqullah; Mulyani, Sutji
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.861

Abstract

Pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament memiliki pengaruh terhadap prestasi dan motivasi siswa. Hal ini dapat diketahui setelah diadakan penelitian di SDN Gembongdadi kodong empat. Penelitian yang dilakukan pada siswa kelas lima SDN Gembongdadi kosong empat bertujuan untuk menggali sejauh mana pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament terhadap motivasi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian yang digunakan metode desain faktorial.   Data penelitian diperoleh melalui tes untuk mengetahui dan mencari pengaruh variabel prestasi. Data hasil penelitian untuk mencari pengaruh motivasi menggunakan angket. Data hasil penelitian yang telah terhimpun kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Analisis data menggunakan N-Gain, uji-t, dan uji-f. hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran terhadap prestasi dan motivasi
Penerapan Metode Gerak dan Lagu untuk Meningkatkan Kosakata dan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD Formal Kamila, Kamila; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1444

Abstract

Memasuki era society 5.0 ini, Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar internasional telah digunakan dalam hampir segala sendi kehidupan masyarakat di dunia. Perkembangan teknologi yang begitu pesat semakin memperjelas pentingnya untuk memahami Bahasa Inggris yang digunakan sebagai alat berkomunikasi dengan orang lain di seluruh belahan dunia, terutama di negara-negara maju. Peran guru adalah memperkenalkan Bahasa Inggris sejak usia dini, agar anak memiliki bekal untuk menghadapi persaingan di masa depan yang semakin ketat. Sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini yaitu belajar sambil bermain atau bermain seraya belajar maka guru perlu memilih metode belajar yang tepat. Metode gerak dan lagu memiliki arti menggerakkan anggota badan sesuai lirik atau irama lagu dan nyanyian yang menyertainya. Anak-anak senang dengan nyanyian dan selalu aktif bergerak. Dengan mengulang kosakata dalam lagu sambil bergerak, maka anak menjadi lebih mudah dalam menyerap makna dari lagu tersebut. Lagu-lagu yang digunakan adalah dalam Bahasa Inggris sederhana dengan tema yang paling dekat dengan lingkungan anak seperti kosakata binatang, kendaraan, buah-buahan, dan warna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen semu. Sampel terdiri dari 54 orang anak yang dibagi kedalam kelas kontrol dan kelas eksperimen, dimana pada kelas eksperimen diberikan perlakuan metode gerak dan lagu, sedangkan pada kelas kontrol tetap menggunakan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data diambil dari wawancara, test, dan observasi. Test yang digunakan merupakan lembar soal yang mengandung banyak gambar menarik yang disesuaikan dengan perkembangan anak usia dini. Sedangkan lembar observasi digunakan untuk memantau keaktifan siswa, baik keaktifan fisik dan nonfisik selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dengan penerapan metode gerak dan lagu menunjukkan hasil perubahan responden yang positif terhadap peningkatan kemampuan kosakata dan keaktifan siswa selama pembelajaran Bahasa Inggris, dibandingkan dengan siswa yang hanya mendapatkan pembelajaran konvensional. Untuk itu, guru pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini perlu untuk mengembangkan metode gerak dan lagu dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk tercapainya tujuan pembelajaran yang berpihak kepada siswa, serta cocok untuk diterapkan kepada anak usia dini karena mengandung unsur kegiatan bermain yang menyenangkan.
Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Maenah, Maenah; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Sudibyo, Hanung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis kebutuhan guru, peserta didik dan sekolah akan media pembelajaran PowerPoint Interaktif, (2) Membuat desain pengembangan. (3) Menguji kelayakan pengembangan, (4) Mengembangkan media pembelajaran PowerPoint Interaktif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru. Peneltian ini menggunakan model penelitian Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif memungkinkan peneliti untuk menjelajahi persepsi dan pemahaman individu secara detail untuk mendapatkan pemahaman tentang pengembangan media pembelajaran  PowerPoint Interaktif dan peningkatan kompetensi guru. Berdasarkan hasil penelitian dapat kesimpulan bahwa analisis kebutuhan guru akan media media pembelajaran PowerPoint Interaktif antara lain. (1) Analisis kebutuhan peserta didik, dan sekolah akan media pembelajaran PowerPoint Interaktif antara lain peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang dapat memotivasi dan membantu membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah serta membantu mereka mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. (2) Desain pengembangan media pembelajaran PowerPoint Interaktif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru yaitu menentukan jenis media pembelajaran, membuat Storyboard yang membantu memvisualisasikan alur cerita, urutan materi, dan elemen-elemen penting dalam media pembelajaran,  Membuat slide presentasi yang menarik dan interaktif untuk menarik perhatian siswa dan membantu memahami materi pelajaran dengan lebih mudah. (3) Kelayakan pengembangan media pembelajaran PowerPoint Interaktif   terdiri dari 6 indikator yang divalidasi oleh ahli ahli media dengan hasil sebagai berikut: kesesuaian isi dengan tujuan pembelajaran: 83.33% (sangat layak), ketepatan dan kelengkapan materi:76.39% (layak), kejelasan penyampaian materi: 87.50% (sangat layak), kecocokan media dengan sasaran pengguna: 89.58% (sangat layak), kualitas media: 81.82%, (sangat layak) dan keefektifan media dalam membantu pembelajaran: 80.77% (sangat layak). (4) pengembangan media pembelajaran PowerPoint Interaktif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru SD Negeri Sitail Kecamatan Jatinegara memperoleh hasil sebagai berikut: observasi guru kelas 1 skor 160 (87,4% amat baik), kelas 2  skor 160 (84,2% baik), kelas 3 skor 162 (85,3% baik), dan kelas 4 skor 165 (86,8% amat baik).
Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas V SD Ekasari, Wynne Inayah; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1453

Abstract

Pendidikan karakter seseorang akan membatasi perbuatan baik dan buruk di lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas V, kendala dan solusi dalam pelaksanaan pendidikan karakter pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas V, dan karakter siswa kelas V setelah implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil pembahasan adalah (1) implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris dilaksanakan melalui empat tahap kegiatan, yaitu pembukaan, kegiatan inti, tindak lanjut, dan penutup. (2) Kendala seperti keterbatasan waktu pengajaran serta karakter siswa yang berbeda, dengan solusi guru harus pendekatan kepada siswa. (3) Nampaknya karakter religius, jujur, mandiri, kreatif, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kepala sekolah dengan guru, staf sekolah, siswa, dan juga orang tua bersatu dalam pembentukan karakter siswa.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Perilaku Inovatif Guru SMA R, Setyaningrum; Taufiqulloh, Taufiqulloh; B, Habibi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1477

Abstract

Perilaku inovatif guru merupakan upaya untuk merespon perubahan yang terjadi di masyarakat secara cepat dengan berusaha mengikuti perkembangan pengetahuan, dan teknologi baru yang menuntut kemampuan guru untuk memadukannya dalam metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) seberapa besar pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap perilaku inovatif guru, (2) seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap perilaku inovatif guru, dan (3) Menganalisis dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap perilaku inovatif  guru di SMA Negeri 3 Slawi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang meneliti populasi ataupun sampel tertentu, menggunakan alat ukur (instrumen) penelitian dan analisis data kuantitatif/statistik untuk menguji dan membuktikan hipotesis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Metode survei adalah proses yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di SMA Negeri 3 Slawi yang berjumlah 50 orang guru yang terdiri dari laki-laki sejumlah 22 orang dan perempuan sejumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (nilai p (0.001) menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku inovatif guru, (2) Motivasi Kerja memperoleh nilai p (0.003) menunjukkan bahwa motivasi kerja guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku inovatif guru, (3) Kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku inovatif guru. Namun, motivasi kerja guru memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan kepemimpinan transformasional.
Pengaruh Kompetensi Pedagogi dan Penguasaan TIK Guru terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SD Iskanto, Iskanto; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi dan penguasaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi guru terhadap pembelajaran era merdeka belajar di Sekolah Dasar Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah survey untuk mengetahui gambaran umum dari karakteristik populasi. penulis melakukan survei dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling proportional random sampling. Analisis regresi sederhana bertujuan untuk menguji pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y. Pengaruh X1 terhadap Y, ditemukan persamaan berupa Y=1,681+0,513x1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut jika kompetensi pedagogik guru naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.513. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 13.297 yang signifikan terhadap 0,000. Signifikansi itu kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti kompetensi pedagogik berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belajar. Sedangkan pengaruh X2 terhadap Y ditemukan persamaan X1 terhadap Y berupa Y= 0.0470 + 0,535 x 1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut tampak bahwa jika penguasaaan TIK naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.535 Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 14,883 yang signifikan terhadap 0,000. Berdasarkan hasil signifikansi kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penguasaaan TIK berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belajar
Pengaruh Kecerdaan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Guru SMK Swasta Susanto, Susanto; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Priatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2033

Abstract

Pendidikan merupakan kunci untuk kemajuan dan perkembangan bangsa yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap kinerja guru SMK swasta di Kabupaten Tegal, dengan fokus pada perbedaan antara guru yang bersertifikasi dan tidak bersertifikasi. Penelitian ini juga meninjau peran sertifikasi pendidik sebagai variabel intervening. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian ini melibatkan 60 guru, terdiri dari 30 guru bersertifikasi dan 30 guru tidak bersertifikasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur kecerdasan emosional (X1), kecerdasan spiritual (X2), dan kinerja guru (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, baik pada guru bersertifikasi dengan nilai rata-rata 105, maupun guru tidak bersertifikasi dengan nilai rata-rata 103. Begitu pula kecerdasan spiritual yang berpengaruh pada kinerja, dengan rata-rata nilai 104 pada guru bersertifikasi dan 103 pada guru tidak bersertifikasi. Kinerja guru, diukur melalui responden, menunjukkan rata-rata 76,67 untuk guru bersertifikasi dan 75,33 untuk guru tidak bersertifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan spiritual memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru, dengan sertifikasi pendidik memainkan peran sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan tersebut