Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Buku Cerita Bergambar Berbasis Canva dalam Meningkatkan Pemahaman Membaca Siswa Kelas 2 SD Herlina, Herlina Widiyasari; Taufiqulloh; Yoga Prihatin
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i2.2349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan buku cerita bergambar yang berbasis Canva terhadap peningkatan pemahaman membaca siswa kelas 2 SD. Keterampilan membaca di usia dini sangat vital dalam membentuk dasar literasi yang kuat, yang selanjutnya mempengaruhi keberhasilan akademik siswa. Banyak siswa yang kesulitan dalam memahami teks bacaan, terutama jika teks tersebut kurang didukung oleh elemen visual yang membantu mereka dalam proses pemahaman. Untuk itu, buku cerita bergambar yang dirancang menggunakan Canva dipilih sebagai media pembelajaran yang diharapkan dapat memfasilitasi pemahaman siswa terhadap teks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), yang terdiri dari enam tahap, yakni identifikasi masalah, analisis kebutuhan, desain media, pengembangan media, penerapan di kelas, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan buku cerita bergambar berbasis Canva memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman membaca siswa, yang terlihat dari perbandingan skor pre-test dan post-test. Selain itu, media ini juga berhasil meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menyarankan agar para pendidik menggunakan Canva sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran membaca
EFL LEARNERS VIEWS ON AI FEEDBACK TOOLS: ASSESSING GRAMMAR ACCURACY AND LEARNING IMPACT Nindya, Meyga Agustia; Taufiqulloh, Taufiqulloh
English Review: Journal of English Education Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v12i3.10672

Abstract

This study explores English as a Foreign Language (EFL) learners' perceptions of grammar accuracy and the impact of AI-driven feedback tools on their self-assessment and improvement. Utilizing a mixed-methods approach, data were collected from 54 EFL students majoring in English Language Teaching at Universitas Pancasakti Tegal through quantitative surveys. The findings indicate that a significant majority of participants perceive AI feedback as accurate (57.4% finding it accurate; 29.6% very accurate), useful (53.7% rating it helpful), and satisfying (66.7% satisfied). Furthermore, learners reported that AI tools effectively identify missed errors and enhance their understanding of grammar rules. Despite the positive perceptions, a portion of participants still values traditional feedback, suggesting a potential benefit in a blended approach that combines AI and human interaction. This research underscores the growing importance of integrating AI-driven tools in language education, highlighting their role in enhancing learner engagement and grammar proficiency. Future studies should investigate the long-term effects of AI feedback on language learning outcomes and explore specific features that maximize its effectiveness.
TECHNOLOGY-ENHANCED FORMATIVE ASSESSMENT: UNRAVELING INDONESIAN EFL LEARNERS’ VOICES Taufiqulloh, Taufiqulloh; Nindya, Meyga Agustia; Rosdiana, Ihda
English Review: Journal of English Education Vol. 11 No. 3 (2023)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v11i3.9076

Abstract

The current research works have put great concern on the positive impacts of the implementation of formative assessment in EFL learning and teaching. Simultaneously, the swift technological development also takes effect on supporting the practices of formative assessment. This study aims to explore EFL learners’ voices on implementing technology-enhanced formative assessment in EFL classrooms. It is a case study intended to obtain detailed information from the participants for a particular case. Five EFL learners from different universities were involved in this study by using a telephone interview. The findings of this study reveal that EFL learners have positive views on the use of formative assessment in terms of getting a better understanding and promoting learning independence. Besides, most EFL learners also perceived that the integration of technology-enhanced positively affects them in working with formative assessments assigned by the lecturers. The last, the challenges of technology-enhanced formative assessment by EFL learners comprised the overload of work assignments, the difficulty of time management, the incapability of staring at laptops for a long time, the instability of LMS, and the unclear instructions as well as insufficient feedback by the lecturers. Several implications are provided in this study.Keywords: challenges; EFL learners; formativ
CHALLENGES AND OPPORTUNITIES IN IMPLEMENTING THE MERDEKA CURRICULUM IN LANGUAGE EDUCATION: A META-SYNTHETIC ANALYSIS Emawati, Emawati; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Fadhly, Fahrus Zaman
English Review: Journal of English Education Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/erjee.v12i2.10356

Abstract

The Merdeka Curriculum, recently introduced in Indonesia, aims to restore learning by prioritizing essential content and character development. While promising, its implementation in language education presents significant challenges and opportunities. This meta-synthetic analysis explores these aspects by synthesizing findings from various qualitative studies on the curriculum’s impact on language learning. Data were gathered from peer-reviewed journals, conference proceedings, and educational reports, focusing on studies conducted in diverse Indonesian educational settings. Key challenges identified include inconsistent teacher training, limited resources, and resistance to new pedagogical approaches. However, the curriculum also offers notable opportunities, such as enhanced student engagement, improved critical thinking, and the promotion of learner autonomy. Its emphasis on project-based learning and flexible teaching methods fosters a more interactive, student-centered environment. The study concludes that while the Merdeka Curriculum presents challenges, it also holds significant potential to enhance language education. Addressing these challenges requires comprehensive teacher training, adequate resource allocation, and continuous support for educators. The study recommends targeted professional development for teachers, increased investment in educational resources, and ongoing evaluation to ensure effective implementation. Policymakers should create supportive frameworks that enable schools to adapt the curriculum to their specific contexts, maximizing its benefits for language education. 
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Pembelajaran Berbasis Proyek Kaptiasih, Rr.; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Habibi, Beni
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi implementasi penguatan profil pelajar Pancasila melalui pembalajaran berbasis proyek dan respon siswa terhadap penerapan model Project Based Learning dalam penguatan profil pelajar pancasila. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembelajaran berbasis proyek dilakukan dengan 8 tahap dan pembelajaran model Project Based Learning dilakukan dengan sintaks sebagai berikut: Assesmen diagnostic, Tahap pengenalan fell. Tahapan imagine konstektual, Tahapan Do Aksi, Tahapan share  refleksi, evaluasi dan tindak lanjut.  Siswa merespon dengan baik model pembelajaran berbasis proyek karena tidak membosankan dan memotivasi siswa untuk semangat belajar, sehingga model pembelajaran Project Based Leraning efektif dan tepat digunakan dalam penguatan profil pelajar Pancasila
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Pelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Pangkah Krisnanto, Hery; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model flipped classroom terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IX SMPN satu Pangkah pada pelajaran Bahasa Inggris materi Procedure text. Jenis penelitian ini adalah true experimental dengan post-test only control group design. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IX A sebagai kelas eksperimen dan kelas IX B sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran tradisional. Peneliti menggunakan instrumen lembar observasi untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan menggunakan tes, pre-test dan post-test untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan skor poin yang berarti antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam model flipped classroom pada pembelajaran materi Procedure text.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Peningkatan Hasil dan Motivasi Belajar Pemahaman Bacaan Narrative Text Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 3 Sulistiowati, Endang Retno; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.840

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  meningkatkan  hasil dan motivasi  belajar  pemahaman bacaan Narrative text  peserta didik kelas VIII di SMP Negeri tiga Talang  dengan penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe Student Team Achievement Division. Model pembelajaran yang  konvensional berdampak pada rendanya hasil belajar dan motivasi  peserta didik sehingga muncul upaya untuk meningkatkan hasil dan motivasi  peserta didikdenganmenerapkan model pembelajaran STAD. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri tiga tahun dua ribu dua puluh tiga sampai dua ribu dua puluh empat yang berjumlah dua ratus lima puluh satu.Dengan cluster random sampling ,sampel yang didapatkan  kelas VIIIA dan VIII C sebagai  kelas eksperimen dan kelas VIIID sebagai kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan kuantitif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan Terdapat pengaruh yang signifikasi antara pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil dan motivasi belajar Bahasa Inggris di SMP Negeri tiga Talang.  terdapat perbedaan yang signifikan motivasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dibandingkan dengan yang pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar peserta didik  yang menggunakan model  pembelajaran kooperatif  tipe STAD dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dan terdapat perbedaan yang signifikan hasil dan motivasi belajar peserta didik  yang menggunakan model  pembelajaran kooperatif  tipe STAD dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT terhadap Prestasi dan Motivasi Nurjanah, Nurjanah; Taufiqullah, Taufiqullah; Mulyani, Sutji
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.861

Abstract

Pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament memiliki pengaruh terhadap prestasi dan motivasi siswa. Hal ini dapat diketahui setelah diadakan penelitian di SDN Gembongdadi kodong empat. Penelitian yang dilakukan pada siswa kelas lima SDN Gembongdadi kosong empat bertujuan untuk menggali sejauh mana pengaruh pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament terhadap motivasi. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian yang digunakan metode desain faktorial.   Data penelitian diperoleh melalui tes untuk mengetahui dan mencari pengaruh variabel prestasi. Data hasil penelitian untuk mencari pengaruh motivasi menggunakan angket. Data hasil penelitian yang telah terhimpun kemudian dianalisis menggunakan aplikasi SPSS. Analisis data menggunakan N-Gain, uji-t, dan uji-f. hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran terhadap prestasi dan motivasi
Penerapan Metode Gerak dan Lagu untuk Meningkatkan Kosakata dan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD Formal Kamila, Kamila; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1444

Abstract

Memasuki era society 5.0 ini, Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar internasional telah digunakan dalam hampir segala sendi kehidupan masyarakat di dunia. Perkembangan teknologi yang begitu pesat semakin memperjelas pentingnya untuk memahami Bahasa Inggris yang digunakan sebagai alat berkomunikasi dengan orang lain di seluruh belahan dunia, terutama di negara-negara maju. Peran guru adalah memperkenalkan Bahasa Inggris sejak usia dini, agar anak memiliki bekal untuk menghadapi persaingan di masa depan yang semakin ketat. Sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini yaitu belajar sambil bermain atau bermain seraya belajar maka guru perlu memilih metode belajar yang tepat. Metode gerak dan lagu memiliki arti menggerakkan anggota badan sesuai lirik atau irama lagu dan nyanyian yang menyertainya. Anak-anak senang dengan nyanyian dan selalu aktif bergerak. Dengan mengulang kosakata dalam lagu sambil bergerak, maka anak menjadi lebih mudah dalam menyerap makna dari lagu tersebut. Lagu-lagu yang digunakan adalah dalam Bahasa Inggris sederhana dengan tema yang paling dekat dengan lingkungan anak seperti kosakata binatang, kendaraan, buah-buahan, dan warna. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen semu. Sampel terdiri dari 54 orang anak yang dibagi kedalam kelas kontrol dan kelas eksperimen, dimana pada kelas eksperimen diberikan perlakuan metode gerak dan lagu, sedangkan pada kelas kontrol tetap menggunakan metode pembelajaran konvensional. Pengumpulan data diambil dari wawancara, test, dan observasi. Test yang digunakan merupakan lembar soal yang mengandung banyak gambar menarik yang disesuaikan dengan perkembangan anak usia dini. Sedangkan lembar observasi digunakan untuk memantau keaktifan siswa, baik keaktifan fisik dan nonfisik selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dengan penerapan metode gerak dan lagu menunjukkan hasil perubahan responden yang positif terhadap peningkatan kemampuan kosakata dan keaktifan siswa selama pembelajaran Bahasa Inggris, dibandingkan dengan siswa yang hanya mendapatkan pembelajaran konvensional. Untuk itu, guru pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini perlu untuk mengembangkan metode gerak dan lagu dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk tercapainya tujuan pembelajaran yang berpihak kepada siswa, serta cocok untuk diterapkan kepada anak usia dini karena mengandung unsur kegiatan bermain yang menyenangkan.
Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Maenah, Maenah; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Sudibyo, Hanung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis kebutuhan guru, peserta didik dan sekolah akan media pembelajaran PowerPoint Interaktif, (2) Membuat desain pengembangan. (3) Menguji kelayakan pengembangan, (4) Mengembangkan media pembelajaran PowerPoint Interaktif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru. Peneltian ini menggunakan model penelitian Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif memungkinkan peneliti untuk menjelajahi persepsi dan pemahaman individu secara detail untuk mendapatkan pemahaman tentang pengembangan media pembelajaran  PowerPoint Interaktif dan peningkatan kompetensi guru. Berdasarkan hasil penelitian dapat kesimpulan bahwa analisis kebutuhan guru akan media media pembelajaran PowerPoint Interaktif antara lain. (1) Analisis kebutuhan peserta didik, dan sekolah akan media pembelajaran PowerPoint Interaktif antara lain peserta didik membutuhkan media pembelajaran yang dapat memotivasi dan membantu membantu mereka memahami materi dengan lebih mudah serta membantu mereka mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah. (2) Desain pengembangan media pembelajaran PowerPoint Interaktif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru yaitu menentukan jenis media pembelajaran, membuat Storyboard yang membantu memvisualisasikan alur cerita, urutan materi, dan elemen-elemen penting dalam media pembelajaran,  Membuat slide presentasi yang menarik dan interaktif untuk menarik perhatian siswa dan membantu memahami materi pelajaran dengan lebih mudah. (3) Kelayakan pengembangan media pembelajaran PowerPoint Interaktif   terdiri dari 6 indikator yang divalidasi oleh ahli ahli media dengan hasil sebagai berikut: kesesuaian isi dengan tujuan pembelajaran: 83.33% (sangat layak), ketepatan dan kelengkapan materi:76.39% (layak), kejelasan penyampaian materi: 87.50% (sangat layak), kecocokan media dengan sasaran pengguna: 89.58% (sangat layak), kualitas media: 81.82%, (sangat layak) dan keefektifan media dalam membantu pembelajaran: 80.77% (sangat layak). (4) pengembangan media pembelajaran PowerPoint Interaktif untuk meningkatkan kompetensi profesional guru SD Negeri Sitail Kecamatan Jatinegara memperoleh hasil sebagai berikut: observasi guru kelas 1 skor 160 (87,4% amat baik), kelas 2  skor 160 (84,2% baik), kelas 3 skor 162 (85,3% baik), dan kelas 4 skor 165 (86,8% amat baik).