Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Kelas V SD Ekasari, Wynne Inayah; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1453

Abstract

Pendidikan karakter seseorang akan membatasi perbuatan baik dan buruk di lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas V, kendala dan solusi dalam pelaksanaan pendidikan karakter pada pembelajaran bahasa Inggris di kelas V, dan karakter siswa kelas V setelah implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil pembahasan adalah (1) implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Inggris dilaksanakan melalui empat tahap kegiatan, yaitu pembukaan, kegiatan inti, tindak lanjut, dan penutup. (2) Kendala seperti keterbatasan waktu pengajaran serta karakter siswa yang berbeda, dengan solusi guru harus pendekatan kepada siswa. (3) Nampaknya karakter religius, jujur, mandiri, kreatif, peduli sosial, dan tanggung jawab. Kepala sekolah dengan guru, staf sekolah, siswa, dan juga orang tua bersatu dalam pembentukan karakter siswa.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja terhadap Perilaku Inovatif Guru SMA R, Setyaningrum; Taufiqulloh, Taufiqulloh; B, Habibi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1477

Abstract

Perilaku inovatif guru merupakan upaya untuk merespon perubahan yang terjadi di masyarakat secara cepat dengan berusaha mengikuti perkembangan pengetahuan, dan teknologi baru yang menuntut kemampuan guru untuk memadukannya dalam metode pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) seberapa besar pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap perilaku inovatif guru, (2) seberapa besar pengaruh motivasi kerja terhadap perilaku inovatif guru, dan (3) Menganalisis dan mendeskripsikan seberapa besar pengaruh kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap perilaku inovatif  guru di SMA Negeri 3 Slawi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang meneliti populasi ataupun sampel tertentu, menggunakan alat ukur (instrumen) penelitian dan analisis data kuantitatif/statistik untuk menguji dan membuktikan hipotesis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Metode survei adalah proses yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang mengajar di SMA Negeri 3 Slawi yang berjumlah 50 orang guru yang terdiri dari laki-laki sejumlah 22 orang dan perempuan sejumlah 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (nilai p (0.001) menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku inovatif guru, (2) Motivasi Kerja memperoleh nilai p (0.003) menunjukkan bahwa motivasi kerja guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku inovatif guru, (3) Kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja guru memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku inovatif guru. Namun, motivasi kerja guru memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan kepemimpinan transformasional.
Pengaruh Kompetensi Pedagogi dan Penguasaan TIK Guru terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SD Iskanto, Iskanto; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Prihatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1522

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi dan penguasaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi guru terhadap pembelajaran era merdeka belajar di Sekolah Dasar Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah survey untuk mengetahui gambaran umum dari karakteristik populasi. penulis melakukan survei dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling proportional random sampling. Analisis regresi sederhana bertujuan untuk menguji pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y. Pengaruh X1 terhadap Y, ditemukan persamaan berupa Y=1,681+0,513x1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut jika kompetensi pedagogik guru naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.513. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 13.297 yang signifikan terhadap 0,000. Signifikansi itu kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti kompetensi pedagogik berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belajar. Sedangkan pengaruh X2 terhadap Y ditemukan persamaan X1 terhadap Y berupa Y= 0.0470 + 0,535 x 1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut tampak bahwa jika penguasaaan TIK naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.535 Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 14,883 yang signifikan terhadap 0,000. Berdasarkan hasil signifikansi kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penguasaaan TIK berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belajar
Pengaruh Kecerdaan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Kinerja Guru SMK Swasta Susanto, Susanto; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Priatin, Yoga
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2033

Abstract

Pendidikan merupakan kunci untuk kemajuan dan perkembangan bangsa yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap kinerja guru SMK swasta di Kabupaten Tegal, dengan fokus pada perbedaan antara guru yang bersertifikasi dan tidak bersertifikasi. Penelitian ini juga meninjau peran sertifikasi pendidik sebagai variabel intervening. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian ini melibatkan 60 guru, terdiri dari 30 guru bersertifikasi dan 30 guru tidak bersertifikasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur kecerdasan emosional (X1), kecerdasan spiritual (X2), dan kinerja guru (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, baik pada guru bersertifikasi dengan nilai rata-rata 105, maupun guru tidak bersertifikasi dengan nilai rata-rata 103. Begitu pula kecerdasan spiritual yang berpengaruh pada kinerja, dengan rata-rata nilai 104 pada guru bersertifikasi dan 103 pada guru tidak bersertifikasi. Kinerja guru, diukur melalui responden, menunjukkan rata-rata 76,67 untuk guru bersertifikasi dan 75,33 untuk guru tidak bersertifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan spiritual memiliki pengaruh positif terhadap kinerja guru, dengan sertifikasi pendidik memainkan peran sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan tersebut
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LINKTREE DENGAN MODEL INQUIRY BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SDN MANGKUKUSUMAN 1 TEGAL Fidianingrum Yuniasih; Taufiqulloh; Yoga Prihatin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.29048

Abstract

Observation data carried out at SD Negeri Mangkukusuman 1, found that the use  of learning  media has not been developed innovatively and does not support various types of intelligence from students, so that it does not attract students' interest in learning and results in low students' critical thinking skills in the content of science lessons. This research aims to develop  Linktree-based science lesson content   learning media with an Inquiry Based Learning model that meets feasible and effective criteria in improving students' critical thinking skills. This research uses a research and development (R&D) model that adopts the EDED development model which includes  the exploration, development, evaluation and dissemination stages. Data collection uses interview, observation, questionnaire, test and documentation instruments. This study involved 56 students divided into 2 groups, namely the control group which amounted to 28 students of SDN Mangkukusuman 1 class VI A and the experimental group of 28 students of SDN Mangkukusuman 1 class VI B. The results of the study showed that Linktree-based learning   media was considered very feasible by validators with an average of 91.6% in the media aspect, 94.4% in the material aspect. Linktree-based learning   media is also effective in improving students' critical thinking skills with an average difference  of pretest and posttest  scores of 28, as well as the acquisition of N-gain in the experimental group trial of 0.498 and is included in the moderate criteria. The resulting conclusion is that the development  of Linktree-based learning   media with the Inquiry Based Learning  model can meet the learning needs of students and overcome the problem of low critical thinking skills of students. Linktree-based learning   media with the Inquiry Based Learning  model is suitable for use in learning and is effective in improving students' critical thinking skills.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (PIPAS) di SMK Melalui Penggunaan Media Google Site Pada Materi Zat Dan Perubahannya Lestari, Ika Indah; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Habibi, Beni
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.249

Abstract

Peserta didik mengalami kesulitan menjawab pertanyaan pada tingkat kognitif yang tinggi, dan bahkanselama proses belajar mengajar, beberapa peserta didik masih kurang terlibat. Terdapatnya kelemahanberpikir kritis, tidak terlepas dari kurangnya penggunaan sumber daya dan model pembelajaran lain yanginovatif oleh guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1).Menganalisis media pembelajaran berbasis "Google sites" pada mata pelajaran Projek Ilmu PengetahuanAlam dan Sosial di SMK Negeri di Slawi Fase E.. 2 Mendesain kebutuhan pengembangan mediapembelajaran berbasis "Google sites" pada pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial SMKNegeri Slawi Fase E. 3) Menganalisis pengembangan media pembelajaran berbasis "Google sites" padapembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi zat dan perubahannya untukmeningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik. 4) Menganalisis efektifitas media pembelajaranberbasis "Google sites" pada pembelajaran Projek Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi zat danperubahannya dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik Jenis penelitian yangdigunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development). Jumlah peserta didik yangdijadikan sampel penelitian jumlahnya 72 peserta didik yang terdiri dari 36 peserta didik Kelas X AKL 1dan 36 peserta didik Kelas X AKL 2. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitianini yaitu: Wawancara, Angket, Observasi, Tes Tertulis, Dokumentasi. Sedangkan Data-data yang harusdianalisis adalah sebagai berikut: Uji Validasi Model, Media dan Materi, Uji Kepraktisan Model danMateri, Uji Keefektifan model dan Media Pembelajaran.
EXPLORING PRE-SERVICE TEACHERS’ PERCEPTIONS OF DIGITAL STORYTELLING IN EFL CLASSES USING THE TAM FRAMEWORK Endang Sulistianingsih; Taufiqulloh Taufiqulloh
Indonesian EFL Journal Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v11i1.11431

Abstract

This study investigated the pre-service teachers’ perceptions on the use of digital storytelling as their future teaching strategy. The case study was chosen as the approach, and 28 pre-service English teachers were recruited as participants. The questionnaires and observations were used as the data analyzed using Nvivo. This finding showed that pre-service teachers agreed to adopt digital storytelling as their future teaching strategy.  When digital storytelling is embedded in collaborative activities, it helps students improve their digital literacy. It also enables them to enhance their vocabulary enrichment and speaking competence in particular. They also claimed that digital storytelling gives nuance to teaching strategy because it is practical, interesting, and fun. In addition to its benefits, digital storytelling poses issues that must be overcome, such as users' capacity to master technology and express their creative imagination without limitations. This study suggests that digital storytelling can be an innovative teaching strategy.  
Assessing Pre-Service English Teachers’ Folkloric-based Readings through Their Online Reading Accessibility Didik Rinan Sumekto; Taufiqulloh Taufiqulloh; Widiastuti, Theresia Dwi; Atri, Utami Budi; Irdianza, Dylan
Jurnal Arbitrer Vol. 12 No. 4 (2025)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.12.4.452-469.2025

Abstract

This study attempts at assessing pre-service English teachers’ (PSETs’) informational, substantial, and contextual materials through the online selected folkloric-based readings—Lutung Kasarung and Calon Arang. It bridges the distinctive challenges through PSETs’ reading habit, reading effectiveness, and reading for pleasure accessibility. This study used the quantitative method by involving 248 sophomores and juniors PSETs at a private university in Yogyakarta, Indonesia. Data collection used simple random sampling through Likert scale’s self-rated questionnaire. The Respondents were 47 (19%) males and 201 (81%) females, ranged in between 19 to 22 years old (Mage = 20.50; SD = 2.769). Data analysis used descriptive statistics, chi-square test, and factor analysis to reveal PSETs’ online reading accessibility. Reading habit was very accomplishable with 41.1% respondents, whereas reading effectiveness was accomplishable with 63.7% respondents, and reading for pleasure was accomplishable with 56.5% respondents. Pearson corelations showed positive and significant relationships toward reading predictors (r = .902, n = 248, p < .000), Kaiser Meyer-Olkin was .688 exceeding .6 as confirmed, and Bartlett’s Sphericity test (df = 3; p = .000) statistically showed significant results with correlational matrix factorability. Further, principal components analysis indicated the proximity of three folkloric-based online reading predictors outreaching Eigenvalue’s square root (86%; 11%; 2.9%) with coherent interpretation. Reading habit shows the highest gain, creates literacies, elaborates ideas to reading accessibility, and triggers sense of positive and meaningful self-awareness relating to PSETs’ reading proficiencies, critical thinking, and verbal fluencies. The folkloric-based online readings accomplish PSETs’ affordability with the applicable digital technology for engaging their reading accessibility.
Development of Microsite-Based Digital Learning Media for Elementary English Instruction Apriliyani, Shanti; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Khotimah, Khusnul
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i1.19071

Abstract

This study aims to develop microsite-based digital learning media for English instruction in elementary schools. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, limited to the analysis, design, and development stages. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and documentation. A limited trial was conducted in three elementary schools, involving three English teachers and 60 students who evaluated the practicality and usability of the developed microsite-based learning media. The research instruments included needs analysis forms, expert validation questionnaires for both material and media aspects, and response questionnaires for teachers and students. Data were analyzed using descriptive qualitative methods and simple quantitative analysis in the form of percentage scores. The findings indicate that the developed microsite-based digital learning media demonstrates a high level of feasibility, achieving average scores of 90% from material experts and 87% from media experts. Furthermore, the results of the limited user trials revealed very positive responses, with average practicality scores of 87% from teachers and 91.2% from students, placing the media in the “very practical” category. Therefore, the developed microsite-based digital learning media can be utilized as an effective alternative learning resource to support English instruction in elementary schools.
Canva-Based Digital Teaching Materials for Elementary Literacy: A Feasibility and Practicality Study Riyanti, Indah Catur; Taufiqulloh, Taufiqulloh; Khotimah, Khusnul
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i1.19118

Abstract

This study aims to examine the feasibility and practicality of Canva-based digital teaching materials for enhancing elementary school students’ literacy skills. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, limited to the analysis, design, and development stages. The participants consisted of fourth-grade students and teachers from two elementary schools in Taman District, Pemalang Regency. Data were collected through observations, literacy tests (pre-test and post-test), questionnaires, interviews, and documentation. Feasibility data were obtained through expert validation involving material and media experts, while practicality data were gathered from teachers’ and students’ responses during a limited trial. Quantitative data were analyzed using descriptive statistics and N-Gain analysis, whereas qualitative data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. The results indicate that the Canva-based digital teaching materials are valid based on expert judgment, with an average feasibility score of 4.36, and practical based on user responses, with an average practicality score of 4.34. Furthermore, students’ literacy skills showed improvement after using the developed materials, as reflected by an N-Gain value of 0.55, which falls within the moderate category. These findings suggest that Canva-based digital teaching materials are feasible and practical for supporting literacy learning in elementary schools.