Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengembangan E-Book Interaktif untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa: E-book Interaktif Hafsah; Nandang Hidayat; Lufty Hari Susanto
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 8 No. 1 (2023): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v8i1.7786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-book interaktif untuk meningkatkan kompetensi siswa pada materi sistem reproduksi. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) adalah model ADDIE yang dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2021. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Gunungputri kelas XI MIPA 4 sebanyak 30 orang siswa. Pelaksanaan uji coba dilaksanakan secara terbatas dalam bentuk kegiatan pembelajaran dalam jaringan dengan menggunakan desain penelitian the one group pretest – postest design. Instrumen yang digunakan pada peneltian ini terdiri dari lembar validasi ahli untuk menguji kelayakan e-book interaktif, instrumen soal tes siswa untuk mengetahui kompetensi siswa, serta instrumen angket respon guru dan siswa untuk mengetahui kepraktisan e-book interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-book interaktif yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar dengan rata – rata nilai validasi ahli pakar sebesar 90,3% dengan kriteria sangaat layak. Bahan ajar e-book interaktif memiliki keefektifan untuk meningkatkan kompetensi siswa pada materi sistem reproduksi dengan rata – rata nilai n-gain sebesar 0,4 (40%) dengan kriteria sedang dan tingkat efektivitas cukup efektif. Berdasarkan angket respon guru dan siswa terhadap bahan ajar e-book interaktif diperoleh sebesar 95,55% dan hasil angket siswa sebesar 82,20 % dengan kriteria sangat baik.
Strategies For Implementing Character Education In The Post-Covid-19 Pandemic Period Through The Example Of Teachers And Dormitory Supervisors (Case Study At Smp Nuraida Islamic Boarding School) Desi Metri Kusumaningtyas; Nandang Hidayat; Herfina Herfina
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 7, No 3. (2023): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v7i3.7913

Abstract

Some time ago, when the world was hit by the Covid-19 pandemic, many life deposits experienced shocks, including the education sector. It is undeniable that in any part of the world, many students experience learning loss. And many studies have also been conducted related to the condition of learning loss. Where all school activity programs seem to be unrequited, teachers are unable to maximally educate the character of their students. Very different from conditions before the COVID-19 pandemic. This condition was also felt by a boarding school in the North Bogor sub-district of Bogor City. There are so many students who until the post-pandemic period still experience character deviations. This encourages schools to be responsive so that this character change crisis can be handled immediately. This paper will try to analyze the factors that cause changes in the character of students in this school in the post-pandemic period and find the right strategy to overcome them. The research conducted at SMP Nuraida Islamic Boarding School used qualitative methods of data collection techniques through observation, interviews, and document studies. This research is expected to be able to find new strategies to overcome the conditions of character change that occur in the post-COVID-19 pandemic.  Keywords: character change; Strategy; Boarding School.
Meningkatkan attensi belajar siswa kelas awal melalui media visual Husnul Khotimah; Asep Supena; Nandang Hidayat
Jurnal Pendidikan Anak Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v8i1.22657

Abstract

Penelitian literatur ini bertujuan untuk mencari solusi terkait dengan upaya meningkatan perhatian siswa khususnya ditingkat awal yaitu kelas 1, 2 dan 3 terhadap tugas belajarnya selama proses pembelajaran berlangsung menggunakan media pembelajaran visual. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur integratif. Metode ini menggabungkan berbagai artikel berbasis empiris dan penelitian, buku, dan literatur lain yang dipublikasikan tentang penggunaan media visual dalam meningkatkan perhatian belajar siswa kelas awal tersebut. Penelitian literatur ini menyimpulkan: (1) Perhatian adalah proses pemilihan informasi yang dikontrol secara sukarela oleh subjek (sadar), atau dapat karena pengaruh beberapa peristiwa eksternal yang ditangkap indera (tidak sadar); (2) Proses perhatian terjadi melalui seleksi, kesadaran, dan control; (3) Model media visual yang digunakan sebaiknya bervariasi baik media pembelajaran yang dibuat oleh guru maupun media dari internet. Media visual dalam bentuk infografis merupakan model media visual yang paling disarankan; (4) Implikasi dari fungsi media visual terhadap memori penginderaan antara lain: (a) memori pengindera hanya dapat mengolah informasi dalam jumlah terbatas, sehingga media visual yang digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran perlu didesain sedemikian sehingga informasi-informasi kunci dapat diterima oleh siswa dengan baik; (b) memori penginderaan yang memiliki daya serap paling tinggi adalah indera penglihatan, sehingga mengkombinasikan sajian informasi visual dapat meningkatkan jumlah informasi yang mampu diterima oleh memori pengindera. AbstractThis literature research aims to find solutions related to efforts to increase the attention of students, especially at the initial level, grades 1, 2 and 3 of their learning tasks during the learning process takes place using visual learning media. This study uses the method of review of integrative literature. This method combines various empirical and research-based articles, books, and other published literature on the use of visual media in increasing the attention of students learning in the early grades. This literature research concludes: (1) Attention is the process of selecting information that is voluntarily controlled by the subject (conscious), or it can be due to the influence of some external events that are sensed (unconscious); (2) The process of attention occurs through selection, awareness, and control; (3) The visual media model used should vary both the learning media made by the teacher and the media from the internet. Visual media in the form of infographics is the most recommended visual media model; (4) The implications of the function of visual media on sensing memory include: (a) memory sensors can only process information in a limited amount, so that the visual media used to present learning material needs to be designed so that key information can be received properly by students; (b) sensing memory that has the highest absorption power is the sense of sight, so combining visual information offerings can increase the amount of information that the sensory memory can receive.
Penerapan Kurikulum Merdeka dan Pembelajaran Mendalam pada Sekolah Indonesia Kuala Lumpur; SLR Siti yulaikhah; Hari Muharam; Rita Retnowati; Nandang Hidayat; Suhendra
Journal of Innovative Islamic Education Management Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Innovative Islamic Education Management
Publisher : CV. Agrapana Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65789/jiiem.v2i1.107

Abstract

This systematic literature review (SLR) examines the implementation of the Merdeka Curriculum and pedagogical deep learning in Indonesian international school contexts, with a specific focus on Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL). Guided by the PRISMA 2020 framework, this review synthesizes evidence from 20 peer-reviewed journal articles indexed in Scopus (Q1–Q4) and SINTA (1–6), published between 2020 and 2025. The review explores curriculum adaptation, instructional practices, teacher readiness, and learner outcomes conceptualized as Dimensi Profil Lulusan. The findings indicate that the Merdeka Curriculum aligns with global trends toward competency-based and learner-centered education, while pedagogical deep learning supports conceptual understanding, critical thinking, and transferable skills. Nevertheless, implementation in international school settings presents challenges related to curriculum coherence, professional development, and assessment alignment. This study contributes to international curriculum discourse by positioning Indonesian curriculum reform within the context of international schooling and deep learning pedagogy.
The Essential Role of Teacher Self-Efficacy and Teacher Acceptance for Differentiated Learning Husnul Khotimah; Nandang Hidayat; Nur Shahira Binti Abdul Rashid
Profesi Pendidikan Dasar Vol. 12, No. 2, August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ppd.v12i2.9215

Abstract

The heterogeneous characteristics of students require teachers to be creative in implementing innovative learning strategies that can meet the various needs of students. This study explores the influence of differentiated learning management on teacher readiness to implement differentiated learning, by analysing teacher self-efficacy and acceptance of differentiated learning as moderator variables.  The study involved 162 Elementary School (ES) and Madrasah Ibtidaiyah (MI) teachers from 49 schools in three sub-districts, namely Tapos District, Depok City, Cimanggis District, Bogor Regency, and Kelapa Dua Wetan District, East Jakarta City, Indonesia. This research uses quantitative methods. Data collection used three instruments in the form of questionnaires, namely instruments to measure differentiated learning management (DLM), teachers’ readiness to implement differentiated learning (RIDL), teacher self-efficacy (TSE), and acceptance of differentiated learning (ADL). Data were analyzed using partial least squares structural equal modelling (PLS-SEM) with the help of SmartPLS 3 software. The results showed that differentiated learning management, self-efficacy, and teacher acceptance of differentiated learning had a direct and significant effect on teacher readiness to implement differentiated learning. This study has implications for the importance of core support, professional development, and other policies and resources to support teachers’ readiness to implement differentiated learning.
PERAN MEDIASI MOTIVASI KERJA PADA PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN Imam Sofi'i; Nandang Hidayat
Derivatif : Jurnal Manajemen Vol. 19 No. 2 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jm.v19i2.2515

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) memainkan peran penting dalam sektor pendidikan, berfungsi sebagai landasan untuk mencapai pendidikan berkualitas dan efektivitas kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana motivasi kerja dan disiplin kerja berkontribusi terhadap kinerja dosen, yang berpotensi bertindak sebagai elemen dasar yang mendukung efektivitas dosen yang termotivasi. Penelitian ini, metode yang digunakan penulis adalah penelitian kuantitatif Asosiatif dengan pendekatan kausal Populasi dalam penelitian ini adalah Dosen Fakultas ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang PSDKU Serang yang berjumlah 56 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah Dosen yang berjumlah 56 Semua Dosen Pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis dimasukan kedalam sampel responden, dengan teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah sampling jenuh/total. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-5 dengan menggunakan metode skala likert yaitu sangat tidak setuju, tidak setuju, ragu-ragu, setuju, dan sangat setuju. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis Regresi Linier dan analisis Jalur dengan menggunakan Data dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan disiplin kerja mempengaruhi kinerja dosen, disiplin kerja mempengaruhi motivasi kerja, motivasi kerja mempengaruhi kinerja dosen, motivasi kerja memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja dosen. Institusi pendidikan hendaknya merancang program yang mendorong disiplin kerja di kalangan dosen, seperti pelatihan dan workshop yang menekankan pentingnya disiplin dalam mencapai tujuan pendidikan.Kata kunci: Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, Kinerja Dosen
Pengembangan Bahan Ajar menggunakan Genially pada Materi Lingkungan Kita Sedang Terancam untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Rahma Hesti Fauziah; Nandang Hidayat; Dadang Jaenudin
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 3 (2026): August
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i3.2836

Abstract

Science learning in elementary schools still uses conventional teaching materials that are less interactive, so that students' learning interest has not developed optimally. This study aims to develop Genially-based teaching materials on the topic of our environment being threatened, assess its feasibility and practicality, and describe its effectiveness in increasing learning interest. The study used the Research and Development method with the ADDIE model. The trial subjects included 5 students in the limited test, 33 students in the broad test and effectiveness test, and 3 teachers. Data were collected through validation by material experts, language, media, teacher and student response questionnaires, and learning interest questionnaires. The final validation results obtained a score of 75 from the lecturer material expert, 70 from the teacher material expert, 75 from the language expert, and 69 from the media expert, all categorized as very feasible. Practicality obtained an average score of 48 in the limited test, 46 in the broad test, and 47 from teacher responses, all categorized as very practical. The average learning interest increased from 74 in the moderate category to 101 in the very high category. Genially's teaching materials are assessed as being appropriate, practical, and descriptively effective in increasing the learning interest of fourth grade students.
KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN YANG MEMBEBASKAN: STUDI KUALITATIF TENTANG KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DALAM MANAJEMEN PROGRAM PPG Paulina Kusuma; Nandang Hidayat
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol. 15 No. 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v15i2.1022

Abstract

Studi ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan implementasi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang masih berorientasi administratif dan transaksional, sehingga mengabaikan dimensi pengalaman, makna, dan kepemimpinan partisipatif dari para aktor kunci yang terlibat, yaitu mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, dan guru pamong. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis–eksistensial, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen dari satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengungkap makna pengalaman partisipasi dan otentisitas keterlibatan para aktor. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketiga kategori aktor pelaku PPG memiliki komitmen profesional yang kuat, namun kolaborasi reflektif dan dialogis belum terbangun secara optimal akibat keterbatasan waktu, koordinasi, dan desain manajerial program. Penelitian ini menegaskan pentingnya reorientasi manajemen PPL menuju model kepemimpinan pendidikan yang membebaskan, yang menempatkan pengalaman, makna, dan relasi etis sebagai inti pengelolaan PPG. Implikasi penelitian ini relevan bagi pengelola PPG dalam merancang sistem pendampingan dan kolaborasi yang lebih humanistik dan partisipatif.