Indra Hadikrishna
Department Of Oral And Maxillofacial Surgery, Faculty Of Dentistry, Padjadjaran University, Bandung Indonesia

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Karakteristik kasus di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Gigi Dan Mulut sebelum dan selama pandemi COVID-19: observasional deskriptif Qurrataayuni, Rahimahullah Kamilatinnisa; Sjamsudin, Endang; Hadikrishna, Indra
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 35, No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v35i3.48819

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Pandemi COVID-19 berdampak pada mobilitas dan pelayanan kesehatan di Indonesia. Regulasi pemerintah terutama untuk pelayanan kesehatan gigi yaitu hanya menerima pasien emergensi saja, bahkan beberapa negara menggunakan teledentistry untuk mengurangi risiko penularan lewat aerosol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kasus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebelum dan selama pandemi COVID-19. Metode: Penelitian observasional deskriptif melalui teknik total sampling dari data sekunder seluruh rekam medis pasien di IGD Rumah Sakit Gigi dan Mulut Unpad Bandung periode 2018-2022. Data yang dikumpulkan berupa data pasien dengan diagnosis penyakit, terapi, usia, dan jenis kelamin. Hasil: Pasien sebelum pandemi COVID-19  berjumlah 392 orang dengan diagnosis terbanyak  adalah Gingivitis Kronis 123 (31,4%) kasus; dan Pulpitis Reversible 59 (15,1%). Selama pandemi COVID-19 jumlah pasien 136 dengan diagnosis terbanyak adalah Cleft Lip and Palate 33 orang (24,3%) kasus; dan Abses Mulut 17 (12,5%) kasus. Jenis kelamin perempuan (50,9%) lebih banyak mengunjungi IGD sebelum pandemi, sedangkan kunjungan laki-laki (62,5%) selama pandemi. Jenis tindakan berjumlah 593 dengan usia terbanyak 20 hingga 60 tahun. Simpulan: Jumlah kunjungan pasien IGD RSGM Unpad lebih banyak sebelum pandemi dengan jenis kelamin perempuan, dan kasus terbanyak Gingivitis Kronis serta Pulpitis Reversible. Selama pandemi jenis kasus terbanyak Cleft Lip and Palate dan Abses Mulut.Kata kunci: Instalasi gawat darurat, pandemi COVID-19, pulpitis, fraktur dentoalveolar.Characteristic of cases in emergency room RSGM Unpad before and during the COVID-19 pandemic: descriptive observationalABSTRACTIntroduction :The COVID-19 pandemic has had an impact on mobility and health services in Indonesia. Government regulations, especially for dental health services, include only accepting emergency patients, and some countries even use teledentistry to reduce the risk of transmission via aerosols. This study aims to determine the characteristics of cases in the Emergency Room at RSGM Unpad before and during the COVID-19 pandemic. Method: A descriptive observational study using a total sampling technique from secondary data on all medical records of patients at the Dental and Oral Hospital Emergency Room, Unpad Bandung, for the 2018-2022 period. The data collected was in the form of patient data with disease diagnoses, therapy, age, and gender. Results: Patients before the COVID-19 pandemic totaled 392 people with the most diagnoses being Chronic Gingivitis 123 (31.4%) cases; and Reversible Pulpitis 59 (15.1%). During the COVID-19 pandemic the number of patients was 136 with the most diagnoses being Cleft Lip and Palate 33 people (24.3%) cases; and Mouth Abscess in 17 (12.5%) cases. Females (50.9%) visited the emergency room more before the pandemic, while males (62.5%) visited during the pandemic. Totaled therapy 593 was given with the most age being 20 to 60 years. Conclusion: The number of visits by Emergency Room patients at RSGM Unpad was higher before the pandemic, with the female gender, and the highest cases of Chronic Gingivitis and Reversible Pulpitis. During the pandemic, the most common types of cases were Cleft Lip and Palate and Mouth Abscess.Keywords: emergency unit, pandemic COVID-19, pulpitis, fracture dentoalveolar.
Prevalensi Dan Terapi Anomali Vaskular Pada Rongga Mulut Di Departemen Bedah Mulut Dan Maksilofasial Hudiworo K.D, Bambang; Hadikrishna, Indra; Marwansyah Oli’I, Eka
Journals of Ners Community Vol 14 No 1 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i1.2527

Abstract

Anomali vaskular adalah kelainan kongenital dan abnormal neonatal bersifat benign lesions serta dapat terjadi di kepala-leher pada usia anak-anak dan dewasa dengan regio yang sering terjadi di lidah,bibir,mukosa bukal,dan palatum. Anomali vaskular diklasifikasikan menjadi dua klasifikasi utama,yaitu tumor vaskular dan malformasi vaskular. Penelitian dilakukan dengan studi deskriptif retrospektif dan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin. Kriteria inklusi penelitian yaitu rekam medis pasien terdiagnosa anomali vaskular periode Januari 2019–Desember 2020. Terdapat 38 kasus anomali vaskular pada rongga mulut yang dilakukan perawatan di Kelompok Staff Medis (KSM) Bedah Mulut dan Maksilofasial RSHS. Kelompok mayoritas pasien berusia 13-24 tahun sebanyak 21 orang. Pasien perempuan adalah golongan yang sering berobat di RSHS yaitu sebanyak 27 orang. Tipe anomali vaskular yang umum terjadi adalah vena malformasi berjumlah 18 kasus atau 47% dari seluruh total kasus. Regio yang sering terjadi adalah di labii inferior superior berjumlah 14 kasus atau 37%. Terapi yang sering diberikan adalah injeksi scleroting agent dan eksisi sebanyak 34 kasus. Anomali vaskular rongga mulut adalah kelainan yang sering ditemukan di KSM Bedah Mulut dan Maksilofasial RSHS dengan terapi yang umum diberikan adalah injeksi scleroting agent dengan tujuan untuk minimalisir komplikasi setelah tindakan operasi.