Claim Missing Document
Check
Articles

Keanekaragaman Herba di Kawasan Mangrove Muara Aluh-Aluh Hidayah, Ismatul; Hardiansyah, Hardiansyah; Noorhidayati, Noorhidayati
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v7i1.1090

Abstract

Herbs are plants with moist stems that grow wild along roadsides or on the unmaintained ground. Herbs are more commonly associated with plants that are harmful to civilization, even though they have numerous uses in life, including traditional medicine, ornamental plants, and contextual instructional resources. People are unaware of herbs and plants categorized as herbs, which is one of the reasons why they are considered hazardous plants. A mangrove forest is a type of forest with a tidal environment; plants that may grow in mangrove forests are characteristic vegetation, notably salt-tolerant plants. The goal of this research was to describe the plant variety in the Muara Aluh-Aluh Mangrove Area. The data was gathered in the 500-meter-long Muara Aluh-Aluh Mangrove Area, which was divided into ten locations separated by 50 meters. A plot of 1 m x 1 m with as many as 4 pieces was made at each place using the line transect method and oriented diagonally. The quantity and varieties of herbaceous plants found in the plot were counted as samples. According to the findings of the study on herbaceous plant diversity in the Muara Aluh-Aluh Mangrove area, there are 21 different varieties of herbaceous plants with a diversity index of 2.66, putting them in the medium diversity category.Keywords - Diversity, Herbs, Mangroves, Muara Aluh-Aluh
Pengembangan E-Booklet Konsep Pengantar Bioteknologi untuk Peserta Didik Fase E Kusma Wahdah; Noorhidayati Noorhidayati; Aulia Ajizah
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 8 No 4 (2024): Volume 8, Nomor 4 Tahun 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v8i4.1071

Abstract

Pembelajaran dalam penerapan Kurikulum Merdeka menuntut penggunaan bahan ajar yang kreatif dan inovatif. Konsep Pengantar Bioteknologi pada fase E memerlukan penyajian contoh praktis yang berkaitan dengan kehidupan nyata. E-Booklet merupakan bahan ajar elektronik yang dapat memfasilitasi penyajian informasi, gambar dan proses yang nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian, kelayakan, dan keterbacaan terhadap hasil Pengembangan E-Booklet Konsep Pengantar Bioteknologi Untuk Peserta Didik Fase E. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan model 4D (Thiagarajan et al., 1974). Tahap Disseminate dalam penelitian dilakukan terbatas hanya di sekolah uji dan publikasi artikel ilmiah. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen 1) kesesuaian, 2) kelayakan, dan 3) keterbacaan. Validasi data dilakukan oleh 3 orang validator dan 12 orang peserta didik kelas XI MIA 2 SMA Negeri 4 Banjarbaru. Pengembangan E-Booklet Konsep Pengantar Bioteknologi Untuk Peserta Didik Fase E menunjukkan hasil 1) kesesuaian mendapatkan rerata nilai 4,48 (sangat sesuai), 2) kelayakan mendapatkan rerata nilai 4,44 (sangat layak), dan 3) keterbacaan rerata nilai 4,69 (sangat baik). Hal ini menunjukkan bahwa E-Booklet yang dikembangkan sangat sesuai dengan tujuan pembelajaran, bahasa, format, dan media, sangat layak secara teknis untuk digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran biologi, dan sangat aksesibel dalam hal keterbacaan dan pemahaman peserta didik.
Pengembangan bahan ajar sub konsep sistem endokrin pada manusia untuk peserta didik sekolah menengah atas fase F berbentuk e-booklet Royani, Syafarina; Noorhidayati, Noorhidayati; Nurtamara, Luthfiana
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 1 (2024): June
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Difficulties in the learning and teaching process of endocrine system material that is considered difficult by students can be assisted by teaching materials in the form of E-Booklets to facilitate students in understanding the concept of the endocrine system. The purpose of the study was to develop an endocrine system E-Booklet using Thiagarajan's 4D model which is carried out in 4 stages, namely, 1) Define, namely analyzing and identifying problems to obtain various information related to the product being developed, 2) Design, which is designing a development that can be used in learning, 3) Develop, which is an assessment by validators carried out by testing suitability and feasibility, and 4) Disseminate, which is disseminating limitedly to test schools and will be carried out scientific publications. The data collection technique used questionnaire instruments for suitability, feasibility, and readability. The research subjects were 3 validators and 12 good participants. The test results of the Endocrine System E-Booklet in Humans showed: 1) The suitability test results have a very suitable category (4.39) which means that the E-Booklet is very suitable for learning objectives, media, format, and language; 2) The feasibility test results have a very feasible category (4.49) which means that the E-Booklet in use is very feasible to use as a biology teaching material; 3) The readability test results have a very good category (4.49) which means that it is very well understood by students. Based on the results of the development test, the E-Booklet of the endocrine system has been obtained in the category of very suitable, very feasible, and very good so that it can be used by students and teachers in the biology learning process.Kesulitan dalam proses belajar dan mengajar materi sistem endokrin yang dianggap sulit oleh peserta didik dapat dibantu dengan bahan ajar berbentuk E-Booklet untuk memudahkan peserta didik dalam memahami konsep sistem endokrin. Tujuan penelitian adalah mengembangkan E-Booklet sistem endokrin menggunakan model 4D Thiagarajan yang dilakukan dalam 4 tahapan yaitu, 1) Define, yaitu menganalisis dan mengidentifikasi masalah untuk memperoleh berbagai informasi yang berkaitan dengan produk yang dikembangkan, 2) Design, yaitu merancang suatu pengembangan yang dapat digunakan dalam pembelajaran, 3) Develop, yaitu penilaian oleh validator dilakukan dengan menguji kesesuaian dan kelayakan, dan 4) Disseminate, yaitu menyebarluaskan secara terbatas pada sekolah uji dan akan dilakukan publikasi  ilmiah. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket kesesuaian, kelayakan, dan keterbacaan. Subjek penelitian adalah 3 validator dan 12 peserta baik. Hasil pengujian E-Booklet Sistem Endokrin Pada Manusia menunjukkan: 1) Hasil uji kesesuaian memiliki kategori sangat sesuai (4,39) yang berarti E-Booklet sangat sesuai dengan tujuan pembelajaran, media, format, dan bahasa; 2) Hasil uji kelayakan memiliki kategori sangat layak (4,49) yang berarti E-Booklet secara penggunaan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar biologi; 3) Hasil uji keterbacaan memiliki kategori sangat baik (4,49) yang berarti sangat baik dipahami oleh peserta didik. Berdasarkan hasil uji pengembangan telah diperoleh E-Booklet sistem endokrin dalam kategori sangat sesuai, sangat layak, dan sangat baik sehingga dapat digunakan oleh peserta didik dan guru dalam proses pembelajaran biologi.
Pengembangan bahan ajar konsep pengantar bioteknologi untuk peserta didik fase E berbentuk e-handout Khalida, Noor; Noorhidayati, Noorhidayati; Amintarti, Sri
Journal of Bio-Creaducation Vol 1, No 1 (2024): June
Publisher : UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

21st century learning demands creativity and innovation in the idea of digitizing teaching materials to facilitate students’ 6C competencies. The teaching material was chosen is E-handout. This study aims to describe the suitability, feasibility and readability of the results of the Development of Teaching Materials for Biotechnology Introduction Concepts for Phase E Students in the form of E-handout. This research uses the 4D model of Thiagarajan et al. (1974). The data collection technique uses validation instruments for suitability, feasibility and readability of students. The suitability and feasibility test subjects consisted of 3 validators. The readability test subjects consisted of 9 students of class XI-4 at SMAN 4 Banjarmasin T.A. 2023/2024. The results of research on the Development of Teaching Materials for Biotechnology Introduction Concepts for Phase E Students in the form of E-Handouts obtained: (1) The average suitability score of 4.62 which is classified as "very suitable" meaning that this E-Handout is very suitable for learning objectives, content, examples, language, format, and presentation. (2) The average feasibility score is 4.58 which is classified as "very feasible" meaning that this E-Handout is very feasible to use as teaching material in Biotechnology Introduction Concepts. (3) The average readability score is 4.59 which is classified as "very good" meaning this E-Handout is very good and easy to read. The result of research shows that the E-Handout has been developed can support learning of Biotechnology Introduction Concepts. Pembelajaran abad 21 menuntut kreativitas dan inovasi dalam ide digitalisasi bahan ajar untuk memfasilitasi kompetensi 6C peserta didik. Bahan ajar yang dipilih adalah E-Handout. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian, kelayakan, dan keterbacaan hasil dari Pengembangan Bahan Ajar Konsep Pengantar Bioteknologi Untuk Peserta Didik Fase E (SMA) Berbentuk E-Handout. Penelitian ini menggunakan model 4D Thiagarajan et al. (1974). Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen validasi kesesuaian, kelayakan, dan keterbacaan peserta didik. Subjek uji kesesuaian dan kelayakan terdiri atas 3 orang validator. Subjek uji keterbacaan terdiri dari 9 orang peserta didik kelas XI-4 SMAN 4 Banjarmasin T.A. 2023/2024. Hasil penelitian “Pengembangan Bahan Ajar Konsep Pengantar Bioteknologi Untuk Peserta Didik Fase E (SMA) Berbentuk E-Handout” memperoleh : (1) rata-rata skor kesesuaian sebesar 4,62 yang tergolong “sangat sesuai” artinya E-Handout ini telah sesuai dengan tujuan pembelajaran, isi, contoh-contoh, bahasa, format, dan penyajian. (2) Rata-rata skor kelayakan sebesar 4,58 yang tergolong “sangat layak” artinya E-Handout ini telah layak digunakan dalam pembelajaran. (3) Rata-rata skor keterbacaan sebesar 4,59 yang tergolong “sangat baik” artinya E-Handout ini sangat baik dan mudah dibaca oleh peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa    E-Handout yang telah dikembangkan dapat menunjang pembelajaran konsep Pengantar Bioteknologi.
Kelayakan dan Keterbacaan Bahan Ajar Konsep Sistem Pernapasan Kelas XI SMA Berbentuk Booklet Elektronik Rahma, Annida Nur; Noorhidayati, Noorhidayati; Hardiansyah, Hardiansyah
JBES: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 2 No 1 (2022): JBES: Journal Of Biology Education And Science, Maret 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan tentang uji kelayakan dan uji keterbacaan bahan ajar konsep sistem pernapasan kelas XI SMA berbentuk booklet elektronik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan memodifikasi model 4-D yaitu di tahap Disseminate hanya dilaksanakan sampai langkah penyebaran sederhana kepada pendidik dan peserta didik. Data diakumulasikan melalui pengisian angket dan instrumen. Booklet elektronik yang dikembangkan memiliki rata-rata skor penilaian oleh subjek ahli pada uji kelayakan senilai 4,60 yang berarti booklet elektronik yang diolah sangat layak digunakan pada kegiatan belajar sedangkan rata-rata skor penilaian oleh subjek uji coba pada uji keterbacaan senilai 4,40 yang berarti booklet elektronik yang diolah sangat baik sehingga praktis untuk digunakan.
VALIDITAS BAHAN AJAR BERBENTUK E-BOOKLET SUBTOPIK PROSES REPLIKASI VIRUS BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA SMA KELAS X Andriani, Dewi; Noorhidayati, Noorhidayati; Halang, Bunda
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 1 (2025): BIOEDUKASI, MEI 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i1.10058

Abstract

Twenty-first century learning demands that teachers be more creative, innovative, and collaborative, with the ability to integrate digital technology into instructional models to foster students' 6C skills: character, citizenship, critical thinking, creativity, collaboration, and communication. One alternative learning resource aligned with both 21st-century competencies and the independent learning curriculum is the electronic booklet (e-booklet). This study aims to evaluate the suitability, feasibility, and readability of teaching materials in the form of an e-booklet on the subtopic of the virus replication process, designed based on the Problem-Based Learning (PBL) model for Grade X high school students. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model by Thiagarajan et al. (1974), which in this study was implemented up to the limited dissemination stage in a test school and through publication. Data were collected using evaluation instruments for content suitability, technical feasibility, and readability. Participants included three experts (two Biology Education lecturers from FKIP ULM and one teacher from SMAN 13 Banjarmasin) and twelve Grade XI students from SMAN 13 Banjarmasin. The results showed that the e-booklet was rated "very suitable" (score: 4.60), indicating alignment with learning objectives, language, format, and media; "very feasible" (score: 4.82), reflecting technical viability as a teaching material; and "very good" for readability (score: 4.78), showing it is easy for students to understand. These findings suggest that the developed e-booklet is a highly effective alternative to conventional teaching materials.
Pengembangan Bahan Ajar Sub Konsep Sistem Pencernaan pada Manusia di SMA Berbentuk Majalah Edukasi Elektronik Amalia, Nur; Noorhidayati, Noorhidayati; Hardiansyah, Hardiansyah
BIO-CONS : Jurnal Biologi dan Konservasi Vol. 7 No. 1 (2025): BIO-CONS: Jurnal Biologi dan Konservasi
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biocons.v7i1.2178

Abstract

Sub konsep sistem pencernaan manusia memerlukan media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi. bahan ajar yang mudah dimengerti, lebih menarik dan menyenangkan dapat mendukung pemahaman peserta didik dalam proses pembelajaran. Bahan ajar berbasis elektronik merupakan salah satu alternatif yang sesuai untuk membantu saat belajar secara mandiri karena pembelajaran di SMA dilakukan secara daring maupun blended (campuran). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kevalidan, kepraktisan isi berdasarkan respon guru dan kepraktisan isi berdasarkan respon peserta didik terhadap bahan ajar sub konsep sistem pencernaan manusia di SMA berbentuk majalah edukasi elektronik. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan pelaksanaan sampai tahap pengembangan (Implementation) secara terbatas hanya pada uji kepraktisan isi berdasarkan respon guru. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar sub konsep sistem pencernaan manusia di SMA berbentuk majalah edukasi elektronik memperoleh nilai kevalidan oleh ahli media sebesar 4,06 yang tergolong “valid”, nilai kelavalidan oleh ahli materi sebesar 4,65 yang tergolong “sangat valid”, nilai kepraktisan hasil respon guru pada uji respon guru sebesar 4,0 yang tergolong “baik”, nilai kepraktisan isi hasil respon peserta didik pada uji perorangan sebesar 4,3 yang tergolong “baik” , nilai kepraktisan isi hasil respon peserta didik pada uji kelompok kecil sebesar 4,2 yang tergolong baik dan nilai kepraktisan isi hasil respon peserta didik pada uji coba terbatas sebesar 3,82 yang tergolong “baik”. Hal ini menunjukkan bahan ajar tersebut layak digunakan dalam pembelajaran.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS STEM PADA MATERI SUB KONSEP PERUBAHAN LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS X SMAN 11 BANJARMASIN Husain, Naufal Shadiq; Noorhidayati, Noorhidayati; Utami, Nurul Hidayati
Tunjuk Ajar : Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

One form of learning in implementing the Merdeka curriculum is the application of the PBL-STEM model which brings students closer to real problems. The aim of this research is to examine the effect of applying the PBL-STEM model on cognitive learning outcomes in the environmental change sub-concept material. The method used in this research was quasi-experimental and non-equivalent control group. The experimental class was held in class X-F with a minimum number of students 34 people, and the control class was held in class X-D with a minimum number of students 34 people. Data was collected from pretest and posttest scores (product cognitive). In the data analysis technique, the Wilcoxon test was used for pre-test and post-test. The results of the research show that the application of the PBL STEM model has an effect on students' cognitive learning in learning the sub concept of environmental change in class X, 7.03 (caring), 6.78 (sharing), and psychomotor 21.2 (high category).
Validasi Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis PBL Topik Keanekaragaman Hayati di SMA Candrikaningtyas, Sofia; Noorhidayati, Noorhidayati; Putra, Aminuddin Prahatama
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 3 (2024): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol3.Iss3.1065

Abstract

Pendidikan abad 21 menuntut peserta didik dan guru mampu memiliki kemampuan 6C (Critical Thinking, Collaboration, Communication, Creativity, Citizenship, Character). Salah satu kelengkapan bahan ajar pada kurikulum merdeka yang diterapkan saat ini yaitu LKPD. LKPD elektronik merupakan salah satu sumber pembelajaran yang memenuhi kebutuhan pendidikan abad 21. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi seberapa cocok, cocok, dan mudah dibaca siswa dalam menemukan temuan Pengembangan LKPD Elektronik Berbasis PBL pada Topik Keanekaragaman Hayati. Model 4D (Thiagarajan et al., 1974) digunakan dalam penelitian pengembangan ini, yang dilakukan hingga tahap difusi terbatas di sekolah ujian dan penerbitan artikel. Instrumen kelayakan dan kelayakan digunakan dalam pendekatan pengumpulan data. Subyek penelitian adalah 37 orang siswa dan tiga orang dokter spesialis XI MIPA SMAN 13 Banjarmasin. Dengan nilai uji kelayakan sebesar 4,52, pengembangan LKPD Elektronik bertema keanekaragaman hayati dinilai sangat tepat. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD sangat selaras dengan rangkaian tujuan pembelajaran yang ada. Dengan skor 4,66, kelayakan tergolong sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD elektronik sebagai sumber belajar siswa sangat tepat. Dua belas siswa menyelesaikan tes membaca, dan nilai mereka 4,56 sangat baik. Hal ini menunjukkan bagaimana siswa secara profesional dapat membaca dan memahami lembar kerja elektronik.
PENGEMBANGAN E-BOOKLET RAGAM KOLONI JAMUR MIKROSKOPIS PADA RHIZOSFER TANAMAN Capsicum frutescens dan Solanum melongena L. DI KELURAHAN LANDASAN ULIN UTARA Damayanti, Arma; Ajizah, Aulia; Noorhidayati, Noorhidayati
BIOEDUKASI (Jurnal Pendidikan Biologi) Vol 16, No 2 (2025): BIOEDUKASI, NOVEMBER 2025
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/bioedukasi.v16i2.11437

Abstract

The rhizosphere of plants contains diverse microbial communities, including fungi. This study aimed to identify the diversity of fungal colonies in the rhizosphere of plants and to describe the validation results, readability, and student responses toward the developed e-booklet as a learning medium. The e-booklet entitled “Diversity of Microbial (Fungal) Colonies in the Rhizosphere of Capsicum frutescens and Solanum melongena L.” was developed based on research conducted in North Landasan Ulin. The fungal colonies obtained were identified according to their morphological characteristics based on literature, and the findings were further developed into digital learning materials using the ADDIE development model. The validation test was conducted by three expert validators, while the readability and response tests were carried out by twelve students who had completed the Microbiology course in the Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Lambung Mangkurat University, Banjarmasin. The results revealed three microscopic fungal colonies in the Capsicum frutescens rhizosphere soil samples and seven colonies in the Solanum melongena L. samples. The material validation test obtained a score of 98.75% (very valid), and the media validation test obtained a score of 78.66% (valid), indicating that the developed e-booklet is suitable for instructional use. The readability test achieved a score of 89.46% (excellent), and the student response test achieved 90.17% (excellent), demonstrating that the e-booklet is effective and easy for students to understand.