Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analyzing the Use of E-Voting Indonesian Election In 2024 Indrawan, Jerry; Suprayitno, Dede
JUSS (Jurnal Sosial Soedirman) Vol 7 No 2 (2024): JUSS (Jurnal Sosial Soedirman)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial and Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/juss.v7i1.12923

Abstract

The implementation of general elections in Indonesia poses various challenges, due to the form of an archipelagic country. The aspect of the region with its isolated, lagging, and remote character makes the election process require large resources, ranging from manpower, time and costs. To overcome this, the e-voting option emerged as an alternative to answer these challenges. The development of increasingly better technology makes the implementation of e-voting not impossible. The background of this study is based on the proposal to make elections in Indonesia less expensive. The purpose of the study is to determine whether the use of e-voting is suitable for implementation in Indonesia. The research method uses qualitative with research sources derived from primary and secondary data. The main result of this study is that e-voting can be considered for use in future elections. The author's conclusion is that e-voting is very possible to be implemented in Indonesia. However, the government needs to answer a number of needs. Among others, such as network infrastructure, data security, and readiness of human resources to remote areas.
Dari Penerimaan Hingga Penolakan: Perubahan Wacana Pemberitaan Eksistensi Minoritas Rohingya Pada Tribunnews.com Dede Suprayitno; Ayu Wardani; Ilhami Lailatul Safitri; Muhammad Luthfi; Matthew Chrisindra Gunawan
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v8i1.18873

Abstract

Kehadiran pengungsi Rohingya ke Indonesia melalui Aceh, mewarnai tone pemberitaan di Indonesia. Salah satunya adalah Tribunnews.com, sebagai media dengan jumlah pengunjung terbanyak di Indonesia versi Similarweb (2023). Minoritas Rohingya masuk ke Aceh secara bertahap dari tahun ke tahun. Aktivitas ini terekam dalam media Tribunnews.com pada 2020, dimana wacana penerimaan pengungsi oleh masyarakat Aceh masih terasa. Sikap itu dilandasi atas nilai-nilai kemanusiaan dan kesamaan latar belakang sebagai umat muslim. Namun, pemberitaan pada 2023 tentang pengungsi Rohingya kini diwarnai oleh aksi penolakan warga. Penelitian ini menggunakan metode analisis wacana Teun A. Van Dijk, untuk meninjau bagaimana wacana penerimaan dan penolakan itu nampak pada teks berita. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma penelitian kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan wacana penerimaan menjadi penolakan pada produksi teks media, dalam menyikapi pengungsi minoritas Rohingya. Penyebab perubahan sikap itu dilatarbelakangi dinamika konteks dan kognisi sosial di masyarakat. Perubahan itu pun mempengaruhi produksi teks media, yang juga terlihat pada level mikro.
Kebijakan Keamanan Siber dan Kedaulatan Data: Suatu Kunci Dalam Mewujudkan Digitalisasi Pemilu di Indonesia Suprayitno, Dede; Indrawan, Jerry; Hartanto, Hartanto; Yuliandri, Putrawan
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v10i1.11782

Abstract

Technological advances require Indonesia to transform. In elections, technological advances seem to demand promising changes. Indonesia has also implemented digitalization of elections in stages, starting with the Voter Data Information System (SIDALIH) and the Vote Counting System (SITUNG). This study is peeled through a qualitative approach with a descriptive method. This technique is used to parse research topics and create descriptions in a systematic, factual and accurate manner based on literary sources. The results of the study state that Indonesia has started digitizing elections and has made developments from time to time. The digitization of elections is also an urgent need to improve the quality of democracy in the country and economic efficiency. To support this, it is necessary to strengthen the digitization of elections. Among them are strong cyber security policy regulations to support data sovereignty, strengthening information technology infrastructure that is evenly distributed and the readiness of human resources which is realized by increasing digital literacy.
Mengungkap Narasi Perlawanan Islam: Analisis Wacana Kritis Lirik Lagu Purgatory ‘U.S Sanctimonious’ terhadap Hegemoni Barat Yuliandri, Putrawan; Aji, Muhammad Prakoso; Suprayitno, Dede
PRoMEDIA Vol 11, No 1 (2025): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/promedia.v11i1.8268

Abstract

Penelitian ini menganalisis narasi perlawanan Islam dalam lirik lagu ‘U.S Sanctimonious’ dari grup musik Purgatory menggunakan analisis wacana kritis Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Purgatory membangun dan merepresentasikan ideologi resisten kelompok Muslim (mikro), berfungsi sebagai alat kontra–hegemoni terhadap dominasi budaya Barat (meso), dan merefleksikan ketegangan Islam-Barat dalam wacana Indonesia (makro). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman hibriditas dan politik identitas dalam musik metal Indonesia sebagai bentuk paradoks globalisasi.
Independensi Media Massa di Indonesia pada Tahun Politik 2024: Studi Kasus pada Kompas.com Suprayitno, Dede; Alfisyahri MJ, Khairun
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/ikomik.v5i1.11862

Abstract

Indonesia faces general elections in 2024. At this time, the media has an important role in publishing news to the public, including in creating issues for the public. This research uses a case study method on Kompas.com with a qualitative approach. This research uses the Agenda Setting theory developed by Maxwell McCombs and Donald Shaw, to find out how the media creates the issues that are reported. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews and document study. The results of research deepened through an inductive perspective show that Kompas.com shows independent reporting. This attitude is built from the editors' frame of mind from within the editorial room. There is freedom offered by the editorial team to journalists in covering political issues. Regarding the selection of political news issues, the editorial team also takes a balanced attitude in presenting the news. The editors also appear to be careful in selecting sources, because they can determine the direction of news that tends to be political. The use of data in the journalistic process helps Kompas.com to present higher quality news.
Framing Pemberitaan Calon Presiden pada Media Online CNNIndonesia.com dan Kompas.com Wardani, Ayu; Suprayitno, Dede; Nadya Wahyuningratna, Ratu
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 6 No. 1 (2023): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/pikma.v6i1.1181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menampilkan dimensi-dimensi perbedaan dalam pemberitaan Anies Baswedan selaku calon presiden pada dua media online yang ada di Indonesia, yakni CNNIndonesia.com dan Kompas.com dalam rentang periode 30 April-6 Mei 2023. Dengan menggunakan analisis framing Robert N. Entman, maka hasil penelitian menunjukkan bahwa CNNIndonesia.com membingkai pemberitaan Anies Baswedan sebagai calon presiden yang tidak diinginkan berdasarkan survei-survei politik yang dilakukan di Indonesia. Sebaliknya, CNNIndonesia.com cenderung membingkai aspek-aspek positif terkait lawan politik Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dalam pemberitaan mengenai Anies Baswedan. Sementara itu Kompas.com membingkai Anies Baswedan sebagai calon presiden yang diinginkan masyarakat, terutama komunitas buruh. Sementara itu dalam Kompas.com, Ganjar Pranowo kurang mendapat dukungan dari komunitas buruh. CNNIndonesia.com juga membingkai berita proses seleksi calon wakil presiden Anies Baswedan dengan berhati-hati, tanpa secara eksplisit menyebutkan nama-nama calon wakil presiden, tidak seperti Kompas.com yang secara eksplisit menyebutkan nama-nama calon wakil presiden Anies Baswedan.
Gen Z dan Empat Pilar Literasi Digital Wardani, Ayu; Hayati, Kumala; Suprayitno, Dede; Hartanto, Hartanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media digital hadir berdasarkan perkembangan teknologi digital. Gen Z merupakan generasi yang berusia 11-26 tahun. Gen Z adalah generasi yang masih rentan dalam penggunaan media digital. Beragam resiko dapat diterima, jika Gen Z tidak bijaksana dalam menggunakan teknologi digital, seperti cyberbullying, penyebaran berita hoax, doxing, trolling, serta penyebaran hatespeech di media digital. Beberapa resiko tersebut dapat terjadi jika Gen Z tidak mampu memahami literasi digital dengan baik. Literasi digital merupakan kemampuan menggunakan peralatan digital secara bijak. Adanya konsep 4 pilar literasi digital, yakni digital skills, digital culture, digital ethics, serta digital safety yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) di Indonesia tentunya sangat membantu dalam pelaksanaan sosialisasi mengenai konsep literasi digital. Pemilihan lokasi pengabdian masyarakat di SMAN 34 Jakarta Selatan dikarenakan pengguna media digital terbesar di Pulau Jawa diduduki oleh DKI Jakarta setelah Banten. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yakni agar tercapaianya kesejahteraan digital (digital wellbeing) bagi Gen Z dan agar Gen Z terhindar dari resiko-resiko yang dapat hadir atas penggunaan media digital. Kata Kunci: Gen Z 4 Pilar Literasi Digital Teknologi Digital Media Digital Kesejahteraan Digital
Kebijakan Keamanan Siber dan Kedaulatan Data: Suatu Kunci Dalam Mewujudkan Digitalisasi Pemilu di Indonesia Suprayitno, Dede; Indrawan, Jerry; Hartanto, Hartanto; Yuliandri, Putrawan
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v10i1.11782

Abstract

Technological advances require Indonesia to transform. In elections, technological advances seem to demand promising changes. Indonesia has also implemented digitalization of elections in stages, starting with the Voter Data Information System (SIDALIH) and the Vote Counting System (SITUNG). This study is peeled through a qualitative approach with a descriptive method. This technique is used to parse research topics and create descriptions in a systematic, factual and accurate manner based on literary sources. The results of the study state that Indonesia has started digitizing elections and has made developments from time to time. The digitization of elections is also an urgent need to improve the quality of democracy in the country and economic efficiency. To support this, it is necessary to strengthen the digitization of elections. Among them are strong cyber security policy regulations to support data sovereignty, strengthening information technology infrastructure that is evenly distributed and the readiness of human resources which is realized by increasing digital literacy.
Framing News of Hamas Attacks: Automated Journalism Practices at NewsGPT.ai Suprayitno, Dede; Wardani, Ayu; Yuliandri, Putrawan
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 8, No 1 (2024): KAJIAN JURNALISME
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v8i1.53879

Abstract

The Hamas militant group's attack on the population of Israel was recorded in the Model Automated Journalism platform, NewsGPT.ai. The platform, led by CEO Alan Levy, claims to be the world's first AI-generated news. This research aimed to reveal the news framework presented by the NewsGPT.ai platform regarding the Hamas attack on Israel on October 7, 2023. Specifically, it investigated the way NewsGPT.ai positions Palestine and Israel in the news coverage. It used a qualitative approach with Robert N. Entman's framing theory. Entman's main concepts include defining problems, diagnosing causes, making moral judgments, and treatment recommendations. Within 10 selected news, an information bias regarding the Hamas attack on Israel on October 7, 2023, was found. The news produced by NewsGPT.ai is subjective, in terms of the theme, reporting angle, and diction for the news object. Hamas tends to be associated with terrorists. The word terrorist is dominant in the text, referring to the actions of Hamas. Some terms that typically appear are acts of terrorism, terrorist attacks, fighting terrorism, and terrorist organizations. NewsGPT.ai presents information bias regarding this issue with a dominant emphasis on strengthening support for Israel. The use of AI in journalism, especially NewsGPT.ai, still shows bias towards certain groups.
EDUKASI TENTANG PEMBENTUKAN PERSONAL BRANDING MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL BAGI GEN Z Hayati, Kumala; Wardani, Ayu; Suprayitno, Dede; Hartanto, Hartanto
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2426-2434

Abstract

Perkembangan internet dan media sosial telah membawa generasi Z atau biasa disebut gen Z ke babak baru dalam berkomunikasi. Kedekatan gen Z dengan media sosial mempermudah mereka berkomunikasi dengan sesamanya karena mereka memang tumbuh di era teknologi. Kondisi tersebut disayangkan karena media sosial dapat memberikan manfaat lebih besar seperti membentuk personal branding.Membentuk personal branding sendiri berguna bagi siswa/i untuk mengembangkan diri sesuai bidang yang ingin digeluti terutama ketika sudah lulus. Lebih jauh, hal tersebut dapat menjadi portofolio yang membantu mereka dalam bidangnya. Sehingga, edukasi ini diperlukan siswa/i agar meningkatkan pengetahuan tentang personal branding. Lokasi pelakasanaan kegiatan berada di SMAN 34 Jakarta. Metode penyelenggaraan kegiatan adalah ceramah yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil dan pembahasan adalah terjadinya komunikasi digital sebagai bentuk baru dalam berkomunikasi pada Gen Z. Hal ini turut memberi corak dalam membentuk personal branding melalui pemanfaatan media sosial. Terdapat tiga poin yang dapat diterapkan ketika membentuk personal branding: (1) menentukan niche; (2) sikap konsisten; (3) optimalisasi fitur yang ada di media sosial seperti feeds dan hashtag. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah adanya keberlanjutan dari pengetahuan yang sudah disampaikan dengan melakukan praktik membentuk personal branding dalam media sosial.