Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Pemikiran pendidikan kontemporer: Ismail Raji al-Faruqi Heldi Firma; Khairunnas Rajab
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6474

Abstract

Penelitian ini membahas pemikiran pendidikan kontemporer Ismail Raji Al-Faruqi yang berfokus pada konsep Islamisasi ilmu pengetahuan sebagai respons atas krisis intelektual dan dualisme pendidikan dalam dunia Islam. Fenomena pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum dinilai telah melahirkan berbagai problem epistemologis, sosial, dan moral dalam kehidupan umat Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang bersumber dari buku-buku dan artikel ilmiah relevan terkait pemikiran Al-Faruqi. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep Islamisasi ilmu pengetahuan yang digagas Al-Faruqi berlandaskan pada prinsip tauhid sebagai fondasi epistemologis, yang bertujuan menyatukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman secara integral. Melalui tahapan sistematis Islamisasi ilmu, Al-Faruqi berupaya mengembalikan orientasi keilmuan agar selaras dengan tujuan penciptaan manusia serta mampu menjawab tantangan modernitas. Dengan demikian, pemikiran Al-Faruqi memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Isu Integrasi Keilmuan: Islamic Science dan Modern Science Dalam Pendidikan Jenny Ambiani; Khairunnas Rajab
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6567

Abstract

Isu integrasi keilmuan antara Islamic science dan modern science dalam pendidikan merupakan permasalahan fundamental yang memerlukan pendekatan epistemologis dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif akar permasalahan, tantangan implementasi, dan strategi integrasi keilmuan dalam sistem pendidikan Islam. Melalui studi literatur sistematis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, penelitian ini mengungkap bahwa dikotomi keilmuan telah menyebabkan krisis identitas dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi keilmuan memerlukan pendekatan holistik yang meliputi rekonstruksi kurikulum, pengembangan metodologi pembelajaran, dan peningkatan kapasitas pendidik. Studi ini merekomendasikan model integrasi yang kontekstual dengan kebutuhan pendidikan abad 21 tanpa mengabaikan khazanah keilmuan Islam klasik.
Pemikiran pendidikan kontemporer: Ismail Raji al-Faruqi Heldi Firma; Khairunnas Rajab
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6573

Abstract

Penelitian ini membahas pemikiran pendidikan kontemporer Ismail Raji Al-Faruqi yang berfokus pada konsep Islamisasi ilmu pengetahuan sebagai respons atas krisis intelektual dan dualisme pendidikan dalam dunia Islam. Fenomena pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum dinilai telah melahirkan berbagai problem epistemologis, sosial, dan moral dalam kehidupan umat Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, yang bersumber dari buku-buku dan artikel ilmiah relevan terkait pemikiran Al-Faruqi. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep Islamisasi ilmu pengetahuan yang digagas Al-Faruqi berlandaskan pada prinsip tauhid sebagai fondasi epistemologis, yang bertujuan menyatukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman secara integral. Melalui tahapan sistematis Islamisasi ilmu, Al-Faruqi berupaya mengembalikan orientasi keilmuan agar selaras dengan tujuan penciptaan manusia serta mampu menjawab tantangan modernitas. Dengan demikian, pemikiran Al-Faruqi memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan Islam yang holistik, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan umat
Isu Integrasi Keilmuan: Islamic Science dan Modern Science Dalam Pendidikan Jenny Ambiani; Khairunnas Rajab
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6574

Abstract

Isu integrasi keilmuan antara Islamic science dan modern science dalam pendidikan merupakan permasalahan fundamental yang memerlukan pendekatan epistemologis dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif akar permasalahan, tantangan implementasi, dan strategi integrasi keilmuan dalam sistem pendidikan Islam. Melalui studi literatur sistematis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, penelitian ini mengungkap bahwa dikotomi keilmuan telah menyebabkan krisis identitas dalam pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi keilmuan memerlukan pendekatan holistik yang meliputi rekonstruksi kurikulum, pengembangan metodologi pembelajaran, dan peningkatan kapasitas pendidik. Studi ini merekomendasikan model integrasi yang kontekstual dengan kebutuhan pendidikan abad 21 tanpa mengabaikan khazanah keilmuan Islam klasik.