Claim Missing Document
Check
Articles

KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA BIDAN DAN PASIEN PADA PRAKTEK BIDAN MANDIRI Priyantoko, Bagas; Kartinawati, Erwin; ., Musta’an
JURNAL KOMUNITAS Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Komunitas
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The family planning program in the Klumpit village, Gebog, Kudus already going well. But people still have a low level of awareness of the decision making use contraceptives to be chosen because of several limitations. For the achievement of understanding the use of birth control in patients, then the communication is necessary for a midwife. Effectiveness of a communicator can be evaluated in terms of the extent to which these goals are achieved, one of them with therapeutic communication.This research is a qualitative description, which is used in data collection techniques nonparticipant observation, in-depth interviews, and literature review. Informants were selected based on purposive sampling. Data analysis techniques used in this study is an interactive model as proposed by Miles and Huberman. The results showed that applied therapeutic communication BPM Hj.Darini, S.SiT consists of four phases / stages, namely the pre interactions, the action phase, the phase of evaluation, and documentation phases. In doing therapeutic communication with patients, midwives use these techniques and certain attitudes. The association between the midwife with patients in BPM Hj.Darini, S.SiT are important in therapeutic communication. Through building relationships and patient midwife who built up well, midwife and patient work together to achieve goals. The purpose of therapeutic communication include: assisting patients in clarifying and reducing the burden of feelings and thoughts, and can take effective action for the patient.
ANALISIS FRAMING BERITA KUNJUNGAN KENEGARAAN RAJA ARAB SAUDI KE INDONESIA DI SITUS BERITA KOMPAS.COM DAN REPUBLIKAONLINE PERIODE FEBRUARI-MARET 2017 AMBARWATI, RETNO; KARTINAWATI, ERWIN
JURNAL KOMUNITAS Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Komunitas
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa dalam kehidupan manusia menjadi salah satu unsur penting yang tidak bisa terpisahkan. Kehadirannya guna memenuhi kebutuhan akan informasi, seolah menegaskan bahwa media massa menjadi bagian dari kebutuhan primer. Seiring perkembangan jaman dan kecanggihan teknologi, ragam media massa bukan hanya terpaku pada media elektronik (TV, radio) dan juga media cetak. Namun, perkembangannya telah merambah ke media baru (new media) atau yang disebut juga media internet. Peneliti melakukan penelitian dengan manganalisis berita kunjungan kenegaraan raja Arab Saudi, dalam hal ini khususnya adalah yang berkaitan dengan agama, yang juga merupakan berita dengan tingkat share tertinggi. Peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimana framing berita Kompas.com dan Republika Online dalam memberitakan agenda bidang keagamaan Raja Arab Saudi selama kunjungannya di Indonesia pada akhir Februari hingga Maret 2017. Dalam penelitian ini, struktur berita yang dikemukakan oleh Shoemaker, terutama pada level individu terkait pemilik media, masih berlaku. Hal ini dapat dilihat dari sudut pandang berita yang ditonjolkan oleh kedua media online ini. Meski demikian, antara Kompas.com dan Republika Online tidak menunjukkan adanya perbedaan yang mencolok. Hal ini mengingat bahwasanya kunjungan raja Arab Saudi memiliki kepentingan bagi negara Indonesia, diantaranya adalah dari segi perekonomian melalui kerja sama yang dijalin. Selain itu, dalam pertemuan ini juga memiliki pesan yang sama dengan apa yang pemerintah Indonesia tekankan, yakni perihal perdamaian, baik antar umat beragama maupun perdamaian dunia.
ANALISIS WACANA BERITA KEKERASAN SEKSUAL DENGAN KORBAN PEREMPUAN PADA HARIAN UMUM SOLOPOS NOVITASARI, EKA; KARTINAWATI, ERWIN
JURNAL KOMUNITAS Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Komunitas Maret 2019
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan tentang kekerasan sering muncul di media massa, termasuk kekerasaan terhadap perempuan. Media massa dapat digunakan sebagai salah satu alat yang efektif untuk membentuk opini dan mengubah perilaku masyarakat. Melalui pemberitaan tentang kekerasan terhadap perempuan, diharapkan dapat menekan kasus yang terjadi di masyarakat. Wacana apa yang dikembangkan Harian Umum Solopos melalui pemberitaan kekerasaan terhadap perempuan adalah inti dari kajian ini. Penelitian dilakukan melalui studi dokumen yang dianalisis dengan model Teun A. Van Djik. Analisis menyimpulkan jika Solopos mengembangkan wacana bahwa kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan suatu tindak kejahatan. Kasus kekerasan terjadi karena ada ketimpangan relasi kuasa antara pelaku dan korban. Ketimpangan kekuasaan ini disebabkan kesenjangan kekuasaan antara laki- laki dan perempuan yang menjadi pemicu utama dibalik diskriminasi. Hal tersebut didukung oleh budaya yang patriarki. Berkenaan dengan peran media, pemberitaan tentang kekerasan seksual yang dikembangkan Solopos adalah untuk membantu masyarakat memahami bagaimana sebuah peristiwa terjadi dan apa yang sebetulnya terjadi. Selain itu, wacana yang dikembangkan Solopos juga bersifat advokasi untuk mendapatkan hak-hak sebagai korban seperti keadilan hukum, dan mendapat terapi atas trauma fisik dan psikis atas kejadian tersebut. Pemberitaan kekerasan seksual secara kontinyu juga untuk mendesak pemerintah dan kepolisian agar lebih serius menangani kasus-kasus kekerasan seksual dan memperhatikan nasib yang menjadi korban kekerasan seksual.
PERBEDAAN KONSTRUKSI PEMBERITAAN TIMNAS INDONESIA TENTANG PIALA AFF U22 PADA CHANNEL YOUTUBE METRO TV DAN TV ONE JELANG PILPRES 2019 Rahmawan, Khairul; Kartinawati, Erwin; Wiryawan, Hari
JURNAL KOMUNITAS Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komunitas, Vol 8, No 1, Edisi Maret-Agustus 2022
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Differences in framing news for the Indonesia National Team Winning the AFF U-22 Cup on Youtube Channel Metro TV and TV One before the 2019 Presidentian Election. This study aims to describe how the differences in franing news carried out by the two media are related to issues of appreciation and meetings President Jokowi with the U-22 National Team. The research method is descriptive qualitative with the Pan and Kosicki framing analysis. These results of this study indicate that the news presented by Metro TV on the youtube channel wants to povide a positive image of the government, especially Jokowi’s figure as a president who cares about Indonesia football by looking at the syntacsis and rhetorical structure of Metro TV news. Meanwhile, TV One on its YouTube channel emphasizes the U-22 national team’s struggle to win the AFF championship and focuses on facing the next tournaments.
TRATEGI RRI PRO 2 SURAKARTA DALAM MENARIK MINAT PENDENGAR MUDA Arifatama, Wardhana; Kartinawati, Erwin; Wiryawan, Hari
JURNAL KOMUNITAS Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Komunitas, Vol 8, No 1, Edisi Maret-Agustus 2022
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe how the strategy used by RRI Pro 2 Surakarta in attracting listeners, especially young listeners. The method in this research is descriptive, using a qualitative approach. Based on the results of the study and discussion, it can conclude that RRI Pro 2 Surakarta broadcasts on 105.5 FM have the power to develop strategies to attract listeners, namely, by 1) utilizing a wide broadcast range, 2) from the aspect of broadcast programs, RRI Pro 2 Surakarta using a clock format system that distinguishes morning, afternoon, evening, and night activities whose composition adjusts to the listener's lifestyle at certain hours, 3) from the contents of the RRI Pro 2 Surakarta program, some agendas are packaged by involving listeners, 4) in an approach through On social media, RRI Pro 2 Surakarta utilizes the WhatsApp Blast system, a system where RRI Pro 2 Surakarta sends the theme of the event to be discussed to listeners whose contacts are on Pro 2 FM, 5) holds on-air and off-air activities involving listeners. Apart from these five aspects, another strategy for RRI Pro 2 Surakarta to attract young listeners is to take advantage of existing opportunities to create exciting and valuable broadcast programs. That is part of the strategy in developing its broadcast targets.
NETRALITAS MEDIA MASSA ERA KINI Kartinawati, Erwin
JURNAL KOMUNITAS Vol. 2 No. 1 (2013): Jurnal Komunitas
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper is to highlight the reformation of press freedom in terms of the principle of media neutrality. Neutral, impartial or affiliated with stakeholders, and political power is one thing that is a principle in the mass media because the media must maintain its neutrality as a function of social control and educator. If the period before the reform, freedom of the press overshadowed by “bredel” or censorship, freedom apparently it is still not fully considered in the present era. Freedom of the press is now just snatched away by its own internal media. If the first media workers have to struggle to escape from the political repression of the ruler, now media workers should strive to avoid repression owners of capital with all the interest surrounding it, in order to realize the press that truly fair and responsible. Understanding and awareness of the owners of capital or management, at least for one word and one bow to actually enforce the primary purpose of journalism, not only for profit but noble responsibility to the community that is a dream to realize a good Indonesian press.
DEMAM KOREA DAN IMPERIALISME BUDAYA: Kajian booming tayangan Korea terhadap perubahan perilaku di masyarakat Kartinawati, Erwin
JURNAL KOMUNITAS Vol. 3 No. 1 (2014): Jurnal Komunitas
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korean wave hits many parts in the world. This country is no exception. Not need long time, Indonesian media content also raises many imitation products are said to be mashed with a term inspired show of Korea. Popping electronic sinema with theme, storyline, to property are similar to Korean production. The entertainment industry is also talkative homeland to bring similar icons such as the formation of a boy band or girl band. Korean dramas are able to be one booster television ratings. Loading event with consideration of market appetite has become one of the important things for the continuation of the mass media industry. But the boom shows other domestic product can influence and change behavior of society as well as a shift in values and norms. Incessant media show make people become more permissive to a previously taboo thing. Some of people don’t realize that it can be as a new imperialism, especially in culture.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA BIDAN DAN PASIEN PADA PRAKTEK BIDAN MANDIRI Priyantoko, Bagas; Kartinawati, Erwin; ., Musta’an
JURNAL KOMUNITAS Vol. 4 No. 2 (2016): Jurnal Komunitas
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The family planning program in the Klumpit village, Gebog, Kudus already going well. But people still have a low level of awareness of the decision making use contraceptives to be chosen because of several limitations. For the achievement of understanding the use of birth control in patients, then the communication is necessary for a midwife. Effectiveness of a communicator can be evaluated in terms of the extent to which these goals are achieved, one of them with therapeutic communication.This research is a qualitative description, which is used in data collection techniques nonparticipant observation, in-depth interviews, and literature review. Informants were selected based on purposive sampling. Data analysis techniques used in this study is an interactive model as proposed by Miles and Huberman. The results showed that applied therapeutic communication BPM Hj.Darini, S.SiT consists of four phases / stages, namely the pre interactions, the action phase, the phase of evaluation, and documentation phases. In doing therapeutic communication with patients, midwives use these techniques and certain attitudes. The association between the midwife with patients in BPM Hj.Darini, S.SiT are important in therapeutic communication. Through building relationships and patient midwife who built up well, midwife and patient work together to achieve goals. The purpose of therapeutic communication include: assisting patients in clarifying and reducing the burden of feelings and thoughts, and can take effective action for the patient.
ANALISIS FRAMING BERITA KUNJUNGAN KENEGARAAN RAJA ARAB SAUDI KE INDONESIA DI SITUS BERITA KOMPAS.COM DAN REPUBLIKAONLINE PERIODE FEBRUARI-MARET 2017 AMBARWATI, RETNO; KARTINAWATI, ERWIN
JURNAL KOMUNITAS Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Komunitas
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa dalam kehidupan manusia menjadi salah satu unsur penting yang tidak bisa terpisahkan. Kehadirannya guna memenuhi kebutuhan akan informasi, seolah menegaskan bahwa media massa menjadi bagian dari kebutuhan primer. Seiring perkembangan jaman dan kecanggihan teknologi, ragam media massa bukan hanya terpaku pada media elektronik (TV, radio) dan juga media cetak. Namun, perkembangannya telah merambah ke media baru (new media) atau yang disebut juga media internet. Peneliti melakukan penelitian dengan manganalisis berita kunjungan kenegaraan raja Arab Saudi, dalam hal ini khususnya adalah yang berkaitan dengan agama, yang juga merupakan berita dengan tingkat share tertinggi. Peneliti merumuskan masalah dalam penelitian ini, yaitu bagaimana framing berita Kompas.com dan Republika Online dalam memberitakan agenda bidang keagamaan Raja Arab Saudi selama kunjungannya di Indonesia pada akhir Februari hingga Maret 2017. Dalam penelitian ini, struktur berita yang dikemukakan oleh Shoemaker, terutama pada level individu terkait pemilik media, masih berlaku. Hal ini dapat dilihat dari sudut pandang berita yang ditonjolkan oleh kedua media online ini. Meski demikian, antara Kompas.com dan Republika Online tidak menunjukkan adanya perbedaan yang mencolok. Hal ini mengingat bahwasanya kunjungan raja Arab Saudi memiliki kepentingan bagi negara Indonesia, diantaranya adalah dari segi perekonomian melalui kerja sama yang dijalin. Selain itu, dalam pertemuan ini juga memiliki pesan yang sama dengan apa yang pemerintah Indonesia tekankan, yakni perihal perdamaian, baik antar umat beragama maupun perdamaian dunia.
ANALISIS WACANA BERITA KEKERASAN SEKSUAL DENGAN KORBAN PEREMPUAN PADA HARIAN UMUM SOLOPOS NOVITASARI, EKA; KARTINAWATI, ERWIN
JURNAL KOMUNITAS Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Komunitas Maret 2019
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan tentang kekerasan sering muncul di media massa, termasuk kekerasaan terhadap perempuan. Media massa dapat digunakan sebagai salah satu alat yang efektif untuk membentuk opini dan mengubah perilaku masyarakat. Melalui pemberitaan tentang kekerasan terhadap perempuan, diharapkan dapat menekan kasus yang terjadi di masyarakat. Wacana apa yang dikembangkan Harian Umum Solopos melalui pemberitaan kekerasaan terhadap perempuan adalah inti dari kajian ini. Penelitian dilakukan melalui studi dokumen yang dianalisis dengan model Teun A. Van Djik. Analisis menyimpulkan jika Solopos mengembangkan wacana bahwa kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan suatu tindak kejahatan. Kasus kekerasan terjadi karena ada ketimpangan relasi kuasa antara pelaku dan korban. Ketimpangan kekuasaan ini disebabkan kesenjangan kekuasaan antara laki- laki dan perempuan yang menjadi pemicu utama dibalik diskriminasi. Hal tersebut didukung oleh budaya yang patriarki. Berkenaan dengan peran media, pemberitaan tentang kekerasan seksual yang dikembangkan Solopos adalah untuk membantu masyarakat memahami bagaimana sebuah peristiwa terjadi dan apa yang sebetulnya terjadi. Selain itu, wacana yang dikembangkan Solopos juga bersifat advokasi untuk mendapatkan hak-hak sebagai korban seperti keadilan hukum, dan mendapat terapi atas trauma fisik dan psikis atas kejadian tersebut. Pemberitaan kekerasan seksual secara kontinyu juga untuk mendesak pemerintah dan kepolisian agar lebih serius menangani kasus-kasus kekerasan seksual dan memperhatikan nasib yang menjadi korban kekerasan seksual.