Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Numeric Literacy Ability Of Elementary School Students Through Class AKM Activities at SDN Petukangan Selatan 05 Widiansyah, Apriyanti; Fitriansyah, Fifit
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 9 No. 2 (2025): JUNI
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v9i2.13433

Abstract

Assessment in learning should be the process of collecting and processing data to determine student learning outcomes. Learning assessment can be carried out using various techniques, such as exams, assignments, observations, and self-assessments. Minimum Competency Assessment is a basic competency assessment used to measure the development of students' self-capacity and positive participation in society. There are two essential competencies measured in the Minimum Competency Assessment, namely literacy and numeracy. However, in fact, after the Covid 19 pandemic, students' ability to understand texts and numbers has decreased, this is due to changes in learning patterns from face-to-face to online. For this reason, the purpose of this study is to see how the numeracy literacy skills of elementary school students are through the Minimum Competency Assessment activities in the class teaching campus program. The method used in this study is descriptive qualitative, namely by answering the actual conditions in the field carried out on grade 5 students of SDN Petukangan Selatan 05. The results of this study are that there are two literacy and numeracy programs, namely Fond of Literacy and Bilingual Class and Numeracy in Life and Numeracy Culture. With this program, it can be seen that students' numeracy literacy skills have increased by 23% literacy and 38% numeracy and this literacy and numeracy program helps students understand text and numbers in a broader and more enjoyable form than just knowing writing and numbers.
Penyuluhan Hukum Bahaya Narkotika serta Bentuk Pencegahan dikalangan Remaja Mustika Karang Satria Kabupaten Bekasi Saputra, Rahmat; Widiansyah, Apriyanti
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 01 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i01.6501

Abstract

Adolescent groups are one of the groups that are vulnerable to drug abuse because, in addition to choosing dynamic, energetic, always curious nature, they are also easily discouraged and easily influenced by drug dealers. The population in Mustika Karang Satria housing complex, Bekasi Regency is quite a lot, consisting of 21 RTs, many teenagers who commit juvenile delinquency, including activities at night until late at night which is worried about the involvement of teenagers in drug abuse, considering that nowadays teenagers' access to drugs is getting younger. either through gadgets or their playmates. To anticipate that teenagers are not involved in drug abuse, parents must participate in paying attention to and supervising their children's interactions, especially in making effective communication within the family so that children can honestly and openly tell all things that they experience to their parents. The problem of lack of understanding is the Narcotics Law, a form of narcotics prevention. The purpose of this activity is to increase the insight and knowledge of youth. The stages of implementing community partnership program activities include preparation, implementation of activities, evaluation, and reporting. Community service activities in the form of socialization and legal counseling received a very positive response from the participants. The emergence of the understanding of RW youth. 014 Mustika Karangsatria Housing, Tambun Utara District, Bekasi Regency, especially for being able to understand the dangers of Narcotics Abuse, Able to Act Number 35 of 2009 concerning Narcotics, Forms of Prevention of the Spread and Abuse of Narcotics.Keywords: Legal Counseling, Dangers of Narcotics, Forms of Prevention Among Adolescents. AbstrakKelompok remaja menjadi salah satu kelompok yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena selain memilih sifat dinamis, energik, selalu ingin tahu, mereka juga mudah putus asa dan mudah dipengaruhi oleh pengedar narkoba. Jumlah penduduk di perumahan mustika karang satria Kabupaten Bekasi cukup banyak terdiri dari 21 RT, banyak anak remaja yang melakukan tindak kenakalan remaja antara lain beraktivitas pada malam hari hingga larut malam yang dikawatirkan keterlibatan remaja dalam penyalahgunaan narkoba, mengingat saat ini semakin mudanya akses remaja terhadap narkoba baik melalui gadget maupun melalui kawan bermain mereka. Untuk mengantisipasi agar remaja tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maka diperlukan peran serta orang tua dalam memperhatikan dan mengawasi pergaulan anak-anaknya, terutama dalam mengefektifkan komunikasi di dalam keluarga agar anak-anak dapat dengan jujur dan terbuka menceritakan semua hal yang dialaminya kepada orang tuannya. Permasalahan kurangnya pemahaman seperti UU Narkotika, bentuk pencegahan narkotika. Tujuan kegiatan ini adalah menambah wawasan dan pengetahuan remaja. Adapun tahapan pelaksanaan kegiatan program kemitraan masyarakat dengan persiapan, pelaksanaan kegiatan, evaluasi dan pelaporan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan hukum mendapat respon yang sangat positif dari para peserta. Munculnya pemahaman remaja RW. 014 Perumahan Mustika Karangsatria Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi khususnya terhadap Mampu Memahami Bahaya Penyalahgunaan Narkotika, Mampu Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Bentuk Pencegahan Penyebaran dan Penyalahgunaan Narkotika.
Peningkatan Pemahaman dan Pendampingan Hukum Masyarakat terhadap dampak Pencemaran Limbah di Desa Satriajaya, Tambun Utara Kabupaten Bekasi Saputra, Rahmat; Widiansyah, Apriyanti; Hafizah, Hafizah; Tumanggor, Imelda Anastasya Carolima; Kirana, Andi Chandra
Empowerment Vol. 6 No. 03 (2023): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v6i03.8765

Abstract

Satriajaya Village, North Tambun District, is a Assisted Village Development Program of Bhayangkara University of Great Jakarta located in Bekasi Regency, Satriajaya Village is a village consisting of 6 villages, namely Poncol Village, Damungan Village, Bojong Village, Gebang Village, Babakan Village and Pisangan Village or Cassava Kebon. Satriajaya Village is currently experiencing development developments such as Ghara Prima housing, Edelwis, GSP, GSM, BSI, and others. The waste problem in Bekasi Regency has never been resolved and it has greatly disturbed the community and the village, especially the village which and adjacent to the river and rivers in the area. Piles of garbage and factory waste in the Kalibusa and kalijambe streams are very troubling for the affected communities. Some of the problems in the Bhayangkara University Assisted Village Development Program in Greater Jakarta after a survey and agreed upon by partners, include: Lack of public understanding that has an impact on the rule of law, law enforcement processes and sanctions, how to overcome Kalibusa and Kalijambe pollution, and solutions to prevent and preserve Kalibusa and Kalijambe for sustainable development programs. To overcome these problems, efforts are needed to increase understanding and legal assistance of the community on the impact of kalibusa waste pollution, kalijambe in Satriajaya Village, North Tambun District, Bekasi Regency so that the community who has the first impact, understands the legal rules of the Job Creation Law and its derivative rules as a result of changes in Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. second, understand the law enforcement process and sanctions given to industry players who dispose of waste to Kalibusa and Kalijambe located in Satriajaya Village, North Tambun District, Bekasi Regency. Third, understand how to overcome Kalibusa and Kalijambe pollution in terms of applicable laws and regulations. Fourth, understand the solution for the prevention and preservation of Kalibusa and kalijambe for sustainable development programs. The implementation method of the Bhayangkara University Assisted Village Development Program in Greater Jakarta is by legal counseling and legal assistance to communities affected by kalibusa waste pollution, kalijambe in Satriajaya Village, North Tambun District, Bekasi Regency.Desa Satriajaya Kecamatan Tambun Utara merupakan Program Pengembangan Desa Binaan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang berada di Kabupaten Bekasi, Desa Satriajaya merupakan desa yang terdiri dari 6 kampung yaitu kampung poncol, kampung bendungan, kampung bojong, kampung gebang, kampung babakan dan kampung pisangan atau kebon singkong. Desa Satriajaya saat ini mengalami perkembangan pembangunan seperti perumahan Ghara Prima, Edelwis, GSP, GSM, BSI dan lain-lain. Permasalahan sampah di Kabupaten Bekasi tak kunjung teratasi dan terselesaikan, bahkan sudah sangat meresahkan masyarakat dan pihak Desa yang terutama Desanya dilalui dan berdekatan dengan kali serta sungai-sungai diwilayah tersebut. Tumpukan sampah dan limbah pabrik di aliran kalibusa dan kalijambe sangat meresahkan masyarakat yang terdampak. Beberapa permasalahan dalam Program Pengembangan Desa Binaan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini setelah dilakukan survey dan disepakati oleh mitra, antara lain: Kurangnya pemahaman masyarakat yang berdampak terhadap aturan hukum, proses penegakan hukum serta sangsi, cara menanggulangi pencemaran kalibusa dan kalijambe serta solusi pencegahan dan pelestarian kalibusa dan kalijambe terhadap program pembangunan berkelanjutan. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut, maka perlu upaya meningkatkan pemahaman dan pendampingan hukum masyarakat terhadap dampak pencemaran limbah kalibusa, kalijambe di Desa Satriajaya Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi sehingga masyarakat yang berdampak pertama, memahami terhadap aturan hukum UU Cipta Kerja serta aturan turunannya akibat dari perubahan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. kedua, memahami terhadap proses penegakan hukum serta sangsi yang diberikan kepada pelaku industri yang membuang limbah ke kalibusa dan kalijambe yang berada di Desa Satriajaya Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Ketiga, memahami terhadap cara menanggulangi pencemaran kalibusa dan kalijambe ditinjau dari peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keempat, memahami terhadap solusi pencegahan dan pelestarian kalibusa dan kalijambe terhadap program pembangunan berkelanjutan. Metode pelaksanaan pada Program Pengembangan Desa Binaan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini yaitu dengan metode penyuluhan hukum dan pendampingan hukum terhadap masyarakat yang terdampak pencemaran limbah kalibusa, kalijambe di Desa Satriajaya Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi.
Environmental Protection and Management of the National Capital Development in the perspective of Sustainable Development Goals SAPUTRA, Rahmat; WIDIANSYAH, Apriyanti
Protection: Journal Of Land And Environmental Law Vol. 1 No. 1 (2022): Protection: Journal Of Land And Environmental Law. (July – October 2022)
Publisher : Indonesia Strategic Sustainability

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.944 KB) | DOI: 10.38142/pjlel.v1i1.331

Abstract

The purpose of this study is to discuss how the form of environmental protection and management by the government is related to the development of the State Capital (IKN) from the perspective of sustainable development goals (SDGs) and how to apply the concept of forest city in the development plan of the State Capital (IKN). Empirical juridical research methods, through search and study of secondary data, in the form of legislation, academic texts, policy recommendations, and scientific works of experts in the field of National Capital Development (IKN). Secondary data was obtained through library research (Library Research) sourced from printed and electronic library materials. Normative research (doctrinal) is needed to understand the current legal norms (Law in the Book), through a statutory approach (Statute Approach) and a conceptual approach (Conceptual Approach). The results of the study that the forms of environmental protection and management including prevention, prevention of damage and pollution as well as restoration of environmental quality have demanded the development of various policies and programs as well as activities that are supported by other environmental management support systems. Sustainable development involving current and future generations require joint efforts to achieve the goals of IKN development, by balancing three important aspects, namely economic, social, and environmental protection. The application of the Forest City Concept in IKN development in the form of stabilizing forest areas and resolving various land conflicts within forest areas that need to be carried out before building IKN.
Implementasi Human Security dalam Tumbuh Kembang Anak Melalui Pengkaderan Kegiatan Posyandu di Bekasi Widiansyah, Apriyanti
Abdi Bhara Vol. 4 No. 1 (2025): Abdi Bhara : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/n3558x36

Abstract

Human Security ataupun keamanan manusia bertujuan untuk menciptakan kondisi di mana setiap individu dapat hidup bermartabat, aman, dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi diri sepenuhnya. Hal demikian menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, dan masyarakat lokal, untuk mencapai tujuan tersebut. Melalui Pengkaderan pada kegiatan Posyandu di Bekasi dirasakan dapat memiliki dampak terhadap implementasi Human Security dalam mengawasi tumbuh kembang anak secara berkelanjutan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah, ukuran atau dimensi tingkat sel organ maupun individu yang bisa diukur dengan berat, ukuran panjang, umur tulang, dan keseimbangan metabolic. Pemantauan pertumbuhan dengan menggunakan berat badan menurut umur dilaksanakan secara rutin di Posyandu setiap bulan. Pengkaderan Posyandu mencakup evaluasi kinerja kader, identifikasi masalah dalam pengkaderan, dan upaya peningkatan kualitas kader. Kinerja kader dipengaruhi oleh pengetahuan, keterampilan, dan motivasi.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS II SDN BEKASI JAYA 01 puspa Ningrum, Handayani puspa Ningrum; Widiansyah, Apriyanti
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 5 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/nvt9dp19

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan yang dialami oleh siswa kelas II di SDN Bekasi Jaya 01. Membaca permulaan merupakan tahapan awal dalam penguasaan literasi, yang sangat penting bagi perkembangan akademik siswa di jenjang selanjutnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian siswa mengalami kesulitan dalam mengenali huruf, menggabungkan suku kata, serta memahami makna kata atau kalimat yang dibaca. Faktor-faktor penyebab kesulitan membaca meliputi kurangnya stimulasi membaca di rumah, metode pembelajaran yang belum bervariasi, serta kurangnya perhatian individual dari guru. Selain itu, aspek psikologis seperti kurang percaya diri dan motivasi belajar yang rendah juga berperan dalam munculnya hambatan membaca. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi guru dan orang tua dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan suportif, guna meningkatkan kemampuan membaca siswa sejak dini.
Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) Eco Print Creation: The Role of Students of Kampus Mengajar Program Batch 6 Widiansyah, Apriyanti; Fitriansyah, Fifit; Gildore, Phyll Jhann E
IJIS Edu : Indonesian Journal of Integrated Science Education Vol 6, No 1 (2024): January 2024
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijisedu.v6i1.2387

Abstract

The Program Kampus Mengajar not only carries out the mission of numeracy literacy, but also contributes to every activity in implementing the independent curriculum, one of which is the the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Through the development of the Pancasila Student Profile which contains the characters and competencies needed to become good world citizens, it needs to be introduced from an early age, at all levels of education. The aim of this research is to see the role of teaching campus students in carrying out P5 activities at SDN Petukangan Selatan 05 in making eco prints using the pounding technique. The research method used is a qualitative approach, namely by describing the conditions of P5 activities descriptively. The results of this research are that P5 activities by making eco prints make students more active, creative and create space for imagination by utilizing the environment around the school. The novelty of this research is that the P5 program is currently happening in the independent curriculum so that the research follows current trends.
Analisis Problematika Membaca Pemahaman Teks Deskripsi Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Septya Murfiana, Anggie; Widiansyah, Apriyanti; Dariyanto
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 2 No. 1 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/ajc9gj53

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh problematika mengenai membaca pemahaman teks deskripsi pada siswa kelas IV Sekolah Dasar yang dapat dilihat dari kurangnya pemahaman siswa mengenai pertanyaan yang mengandung unsur 5W+1H (what, why, who, when, where, dan how). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman siswa dan menganalisis mengenai problematika membaca pemahaman teks deskripsi yang di alami oleh siswa kelas IV Sekolah Dasar. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu guru kelas IVA dan siswa kelas IVA, sebanyak 31 siswa sebagai sampel dalam penelitian ini terdapat 3 guru dan 3 siswa kelas IVA SDN Harapan Baru 1 Bekasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui teknik observasi, wawancara, dan hasil dokumentasi serta teknik analisis data yang digunakan berupa data collection, data reduction, data display, dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IV Sekolah Dasar mengalami problematika mengenai membaca pemahaman teks deskripsi, yaitu kurangnya pemahaman siswa mengenai apa itu 5W+1H, cara menentukan kalimat utama yang tepat, serta membuat sebuah kesimpulan dengan menggunakan bahasa sendiri. Terdapatnya beberapa problematika yang di alami oleh siswa kelas IV Sekolah Dasar tersebut dapat mempengaruhi faktor pemahaman membaca siswa.
Motivasi Dalam Kegiatan Menyimak Dongeng Pada Siswa Sekolah Dasar Athifah, Farhah; Tussoleha Rony, Zahara; Widiansyah, Apriyanti
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 2 No. 1 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/1tqm4649

Abstract

Kegiatan menyimak membutuhkan motivasi terutama pada siswa sekolah dasar. Motivasi pada proses kegiatan menyimak dapat timbul dari berbagai faktor. Motivasi siswa dapat diamati dari proses belajar yang dilakukan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat motivasi siswa kelas 3B Sekolah Dasar Negeri Harapan Baru I dalam proses belajar menyimak dongeng dan mengamati faktor-faktor apa saja yang berpengaruh pada motivasi siswa. Metode penelitian ini menggunakan studi kasus dengan melakukan pengamatan secara mendalam di kelas 3B Sekolah Dasar Negeri Harapan Baru I. Teknik pengumpulan data berupaobservasi, wawancara, dan dokumentasi agar dapat melihat dengan detail motivasi siswa saat proses belajar menyimak dongeng juga faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi tersebut. Insturmen penelitian ini berupa kegiatan observasi, pedoman wawancara, dan pengumpulan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian adalah siswa kelas 3B memiliki motivasi yang cukup baik pada pembelajaran menyimak dongeng. Dan faktor yang mempengaruhi motivasi siswa kelas 3B saat pembelajaran menyimak yaitu faktor fisik, faktor pengalaman, dan faktor lingkungan. Secara keseluruhan motivasi siswa kelas 3B dalam pembelajaran menyimak dongeng dinyatakan baik.
Kemampuan Siswa SD Dalam Menulis Karangan Deskripsi Berbantuan Media Gambar Berseri Berbasis Power Point Resundane Caesar Salamah, Syaffa; Widiansyah, Apriyanti; Markum
Educational Journal of Bhayangkara Vol. 2 No. 1 (2022): Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/5gzq5w37

Abstract

Rendahnya minat menulis pada siswa kelas IV SDN Sukamaju 03 dalam menulis karangan deskripsi salah satunya di akibatkan kurangnya konsentrasi anak, tidak tertariknya siswa terhadap pembelajaran, dan minimnya penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi menggunakan media gambar berseri berbasis (Power Point). Metode pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di kemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart penelitian ini dilakukan sebanyak dua Siklus. Tiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Hasil penelitian ini merupakan hasil dari beberapa tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan tindakan, Observasi dan Refleksi. Tahap perkembangan siswa dapat di lihat, dan diukur mulai dari tahap prasiklus, jumlah siswa yang tuntas 7 orang dengan nilai presentase 24%, terdapat kenaikan nilai pada Siklus I berjumlah 12 siswa tuntas dengan peresentase 41 % dan pada Siklus II berjumlah 24 siswa dengan nilai presentase 83 % yang di harapkan benar – benar menerapkan media pembelajaran gambar berseri berbasis Power Point di sekolah dasar.