Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LINGKUNGAN BELAJAR TERHADAP LITERASI MEMBACA PESERTA DIDIK DI SDK NGORANALE Maria Gaudensia Nai; Helena Milo; Maria Ermelinda Kila; Elisabet Paba; Maria Patrisia Wau
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan belajar terhadap literasi membaca peserta didik di SDK Ngoranale. Lingkungan belajar yang kondusif memiliki peran penting dalam menumbuhkan literasi membaca, yang menjadi salah satu fondasi utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik, guru, serta kepala sekolah di SDK Ngoranale. Teknik analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang mendukung seperti ketersediaan buku bacaan, ruang baca yang nyaman, serta keterlibatan guru dan orang tua berkontribusi positif terhadap meningkatkan literasi membaca peserta didik. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya dukungan dari orang tua dan kurangnya variasi bahan bacaan yang memengaruhi literasi membaca secara keseluruhan. Dengan demikian, diperlukan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih optimal demi meningkatkan literasi membaca peserta didik.
PERAN KULTUR SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SISWA SDK KISANATA Damasus Albertus Nay; Ferdinandus Raga; Theresia Margareta Wonga; Valentinus Wolfhardus Florus Ngabi; Maria Patrisia Wau
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana pembentukan karakter disiplin siswa dilakukan melalui berbagai unsur kultur sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Seluruh warga sekolah terlibat sebagai subjek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan partisipatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman disiplin dilakukan melalui kebiasaan-kebiasaan yang terintegrasi dalam kultur sekolah, antara lain penerapan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), pengondisian sebelum kegiatan belajar, pelaksanaan upacara bendera, pembiasaan berbaris sebelum masuk kelas, pemakaian seragam sesuai ketentuan, imbauan menjaga kebersihan dan ketenangan, pengelolaan waktu yang efektif, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Keseluruhan praktik tersebut mencerminkan bahwa kultur sekolah memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter disiplin peserta didik melalui kebiasaan positif yang dibudayakan secara terus-menerus dalam kehidupan sekolah.
Dampak Pelaksanaan Bimbingan Belajar Terhadap Literasi Membaca Siswa di SDK Kisanata Maria Anjelina Kedhi; Maria Florentiana Nio Soa; Antony Bernad Santo Lapu; Maria Patrisia Wau
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.110

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pelaksanaan bimbingan belajar terhadap literasi membaca siswa di SDK Kisanata. Penelitian ini berangkat dari adanya sejumlah siswa yang masih mengalami kesulitan membaca pada tingkat dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan bimbingan dilaksanakan secara rutin setiap Kamis dan Jumat sore dengan pembagian kelompok sesuai tingkat kemampuan membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya perkembangan signifikan dalam keterampilan membaca siswa melalui latihan melafalkan huruf, membaca teks sederhana berulang, serta penggunaan buku bergambar. Evaluasi dilakukan melalui tes lisan dan tertulis memperkuat temuan bahwa bimbingan belajar terstruktur mampu meningkatkan kemampuan membaca secara bertahap. Dengan demikian bimbingan belajar berbasis kebutuhan individual merupakan intervensi efektif dalam mendukung pencapaian tujuan pendidikan dasar di sekolah.
Program Bimbingan Belajar Untuk Mengatasi Kesulitan Membaca dan Menulis Siswa Kelas 2 di SDI Loboleke Dionisia Wea; Kristina Arlinda Wiki; Maria Patrisia Wau
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program bimbingan belajar serta dampaknya dalam mengatasi kesulitan membaca dan menulis siswa kelas II di SDI Loboleke. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian meliputi seluruh siswa kelas II yang berjumlah 26 orang, dengan fokus utama pada siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, serta guru kelas II sebagai informan pendukung. Objek penelitian adalah program bimbingan belajar dan kemampuan literasi siswa yang mencakup aspek kelancaran membaca, pemahaman bacaan, serta kemampuan menulis kata dan kalimat sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung selama proses pembelajaran dan pelaksanaan bimbingan belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama pelaksanaan program bimbingan belajar, ditemukan adanya perubahan yang signifikan pada kemampuan literasi siswa, baik pada aspek membaca dan menulis. Dari total 26 siswa, sebanyak 18 siswa telah mampu mencapai literasi dasar, sedangkan 8 siswa masih belum sepenuhnya mampu mencapai literasi dasar dan memerlukan pendampingan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Pojok Baca Untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas VI SDK Tanalodu Maria Yanuaria Roman; Wilhelmina Resi Resi; Maria Patrisia Wau
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pemanfaatan pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa kelas VI SDK Tanalodu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berfokus pada proses, pengalaman, serta perubahan perilaku membaca siswa dalam lingkungan pembelajaran kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI dan guru kelas, sedangkan objek penelitian adalah pemanfaatan pojok baca sebagai sarana literasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca yang dikelola secara konsisten dan didukung oleh ketersediaan bahan bacaan yang beragam serta peran aktif guru mampu meningkatkan minat baca siswa. Peningkatan tersebut terlihat dari perubahan sikap siswa terhadap membaca, meningkatnya ketertarikan terhadap buku, serta terbentuknya kebiasaan membaca dalam kegiatan belajar sehari-hari. Oleh karena itu, pojok baca dapat dijadikan sebagai strategi literasi yang efektif dalam mendukung pembelajaran di sekolah dasar.
Co-Authors Agustina Mogi Alwisia Meo Ana Fortunata Longa Anastasia Dhone Andi Nafsia Antony Bernad Santo Lapu Aprilia Ayuni Nuwa Awe, Ermelinda Yosefa Bernadetha Soubyrous Yadha Christina Ngadha Damasus Albertus Nay Daniela Densi Dhiku Dionisia Alfiana Jojon Dionisia Wea Dionisius Tebu Efrida Ita Elisabet Paba Elisabeth Paba Elisabeth Tantiana Ngura ElisantiNia Endu Emilia Sariman Wendo Ermelinda Mbagha Fachry Abda El Rahman Falentina Kedhi Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus Raga Genoveva Dhey Helena Milo Klara Pare Krista Muku Kristina Arlinda Wiki Kua, Maria Yuliana Laksana, Dek Ngurah Laba Maria Alfonsa Kero Maria Anjelina Kedhi Maria Aquinda Moi Maria Dela Yona Maria Desi Daria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Kila Maria Florentiana Nio Soa Maria Gaudensia Nai Maria Ines Teresa Pare Maria Lidwina Teku To Maria Melania oktaviana Bhena Maria Nio Jodho Maria Oktavia Wawo Maria Yanuaria Roman Mario Antonius Basan Marselina Dua Marsianus Aristo Tangi Martina Simplisia Baghe Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Nasarius Sensius Bate Natalia Rosalina Rawa Nurwijayanti Paula Maria Bhoko Pelipus Wungo Kaka Renata Rita Rosana Lado Rene Gampil Mau Rolince Menge Rufina Menge Theresia Margareta Wonga Theresia Yasintha Mau Valentinus Wolfhardus Florus Ngabi Veronika Remba Vinsensia Theresia Hoo Vinsensius Meo Azi Viviana Meo Longa Wilhelmina Dede Wilhelmina Resi Resi Wilibaldus Bhoke Yasinta Maria Fono Yohana Aurelia Nay Yohanes Vianey Sayangan Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yosefania Una YOSEFINA UGE LAWE . Yuliana Soli