Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PEMANFAATAN BUAH PAPAYA CALIFORNIA MATANG TERHADAP KONSTIPASI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DIPUSKESMAS TANJUNG HARAPAN Chaici, Chaici; Ariestantia, Dwi Riyan; Mayangsari, Rr. Nindya; Noorbaya , Siti
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil dengan konstipasi berisiko lebih tinggi mengalami persalinan secara seksio sesarea, defekasi pertama setelah melahirkan yang lebih lambat. Penatalaksaan konstipasi dapat dilakukan dengan menerapkan asuhan kebidanan dengan cara farmakologi dan non farmakologi. Tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mengkonsumsi makanan tinggi serat salah satunya pepaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pemanfaatan buah pepaya California matang terhadap konstipasi pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanjung Harapan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan metode eksperimen semu (quasy-experiment). Desain penelitian ini menerapkan rancangan One Group Pretest-Post Test Design. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Tanjung Harapan berjumlah 27 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Tingkat konstipasi diukur dengan kuesioner Constipation Scoring System. Analisis data menerapkan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) karakteristik ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanjung Harapan mayoritas responden berusia 20 – 35 tahun (81,5%), berpendidikan SMP (59,3%), ibu rumah tangga (44,4%), dan ibu multipara (66,7%). 2) Tingkat konstipasi ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanjung Harapan sebelum diberikan pepaya california matang seluruhnya (100%) mengalami konstipasi. 3) Tingkat konstipasi ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanjung Harapan sebelum diberikan pepaya california matang mayoritas ibu hamil tidak mengalami konstipasi (88,9%). 4) Terdapat pengaruh pemberian pepaya California matang terhadap konstipasi pada ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanjung Harapan (p value 0,000 < 0,05).
EFEKTIFITAS AROMATERAPI DAN KOMPRES HANGAT BAWANG MERAH TERHADAP NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Mayangsari, Rr. Nindya
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di salah satu Klinik Ramlah Parjib pada bulan Januari 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian quasi eksperimen dengan kelompok kontrol non-ekuivalen, secara khusus dimungkinkan dalam desain penelitian tidak melakukan pengacakan untuk subgrup antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Alat pengumpul data  nyeri menggunakan lembar observasi yang berisi data responden dan skala intensitas nyeri numerik 0 sampai 10.  Bahan yang digunakan adalah bawang merah parut, kassa, dan panci kukus. Analisis univariat  penelitian ini meliputi umur, suku, tingkat pendidikan, status pekerjaan, status kehamilan, usia kehamilan dan diperoleh gambaran  rata-rata intensitas nyeri punggung pada wanita hamil trimester III sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis dua variabel yang digunakan adalah uji-t dependen dan uji-t independen. Tingkat signifikansi (α) yang digunakan pada penelitian  ini adalah 0,05.
Pengaruh Terapi Komplementer Inhaler Aromaterapi Lemon Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Ritan Baru Malini, Citra Dewi; Mayangsari, Rr. Nindya; Anggraini, Ryzky Diah
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi komplementer inhaler aromaterapi lemon terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Ritan Baru. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan melibatkan 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan pemberian inhaler aromaterapi lemon. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan intensitas mual muntah pada responden sebelum dan sesudah pemberian inhaler aromaterapi lemon, dengan nilai p value 0,000 < 0,05. Rata-rata intensitas mual muntah sebelum pemberian terapi adalah 2,6471, dan setelah terapi menurun menjadi 1,2941, dengan perbedaan rata-rata sebesar 1,353. Uji Paired T Test menunjukkan p value=0,000 < α = 0,05. Kesimpulannya, pemberian inhaler aromaterapi lemon efektif dalam mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Ritan Baru. Diharapkan penggunaan inhaler aromaterapi lemon sebagai penanganan nonfarmakologi bagi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah dapat dipertimbangkan.
Penggunaan Pengobatan Komplementer dan Alternatif Oleh Ibu Hamil : Tinjauan Literatur Yasmin, Riska; Handayani, Puji; Mayangsari, Rr. Nindya
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Media Informatika
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan pengobatan komplementer dan alternatif (CAM) semakin umum di negara-negara maju, dengan wanita menjadi penggunanya yang paling banyak. Beberapa wanita tetap menggunakan terapi ini saat hamil. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi seberapa umum dan alasan-alasan penggunaan CAM oleh wanita hamil. Metode: Pencarian literatur relevan yang diterbitkan sejak tahun 2001 dilakukan menggunakan berbagai basis data dan memeriksa bibliografi yang sesuai. Hasil: Meskipun perkiraan prevalensi bervariasi luas antara 1% hingga 87%, tren umum menunjukkan bahwa banyak wanita hamil menggunakan CAM. Modalitas umum yang digunakan meliputi pijat, suplemen vitamin dan mineral, obat herbal, terapi relaksasi, dan aromaterapi. Alasan penggunaan beragam, termasuk keyakinan bahwa terapi ini lebih aman daripada obat-obatan konvensional, memberikan lebih banyak pilihan dan kontrol atas pengalaman kehamilan, serta sesuai dengan keyakinan holistik kesehatan mereka. Pengaruh praktik budaya tradisional terhadap penggunaan CAM selama kehamilan masih belum jelas. Sebagian besar wanita hamil mendapatkan informasi dari keluarga dan teman, seringkali tidak mengungkapkan penggunaannya kepada penyedia perawatan kehamilan. Kesimpulan: Banyak wanita memilih menggunakan CAM saat hamil. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami prevalensi sebenarnya dan motivasi di balik penggunaan terapi ini. Para profesional kesehatan disarankan untuk aktif bertanya kepada pasien tentang penggunaan terapi ini dan mencari informasi yang relevan.
PENGARUH BULI-BULI HANGAT PADA REMAJA PUTRI TERHADAP MENURUNKAN NYERI DISMINOREA DI DESA MUARA RITAN KECAMATAN TABANG Anyeq, Septi; Ariestantia, Dwi Riyan; Mayangsari, Rr. Nindya
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menstruasi merupakan saat yang paling berat karena berbagai kesulitan timbul bersamaan,selain nyeri,sakit perut bagian bawah, sakit kepala, nyeri punggung dan bagian kewanitaan. Bila nyeri berlangsung lebih dari 2 hari pertama tidak hilang dengan obat anti nyeri atau mengunakan kompres buli-buli hangat. Tujuan Mengetahui Pengaruh Buli-Buli Hangat pada remaja putri terhadap menurunkan nyeri disminorea di Desa Muara Ritan Kecamatan Tabang Tahun 2024. Metode Penelitian mengunakan quasi eksperimen sebanyak 40 responden. Populasi penelitian adalah sebanyak 40 responden di Desa Muara Ritan Kecamatan Tabang. Teknik pengumpulan sampel menggunakan lembaran kuesioner. Hasil rata - rata rasa nyeri sebelum diberi kompres buli-buli hangat pada remaja putri di desa Muara Ritan Kecamatan Tabang. rata-rata nyeri sesudah diberikan kompres buli-buli hangat pada remaja putri di Desa Muara Ritan Kecamatan Tabang 50%. Hasil Uji Wilcoxon Signed Test menggunakan program SPSS didapatkan hasil p value=0,000 < α = 0,05. Kesimpulan ada pengaruh pemberian kompres buli-buli hangat pada remaja putri sebelum dan sesudah dilakukan kompres buli-buli hangat di Desa Muara Ritan Kecamatan Tabang Tahun 2024. Diharapkan kepada remaja putri untuk dapat melakukan kompres buli-buli hangat dengan mengunakan buli-buli bahan karet, bagi remaja yang mengalami disminorea  sehingga bisa mengurangi nyeri saat menstruasi
Pengaruh Pemberian Terapi Akupresur dan Infused Water Lemon Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester 1 di Klinik Wicaksana Laghawa Sangatta Utara Ratih Anita; Rr. Nindya Mayangsari; Siti Noorbaya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.335

Abstract

Introduction: Excessive nausea and vomiting (emesis gravidarum) remain a significant issue during pregnancy, affecting approximately 0.3-3% of pregnant women. Acupressure therapy at the Pericardium 6 point and lemon-infused water have been proven effective in reducing nausea and vomiting in first-trimester pregnant women, with no side effects as they do not involve the use of chemicals. Objective: This study aims to analyze the effect of acupressure therapy and lemon-infused water on reducing nausea and vomiting in pregnant women at Wicaksana Laghawa Clinic, North Sangatta. Methods: This experimental study utilized a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 24 pregnant women selected using purposive sampling. Data were collected using the PUQE-24 questionnaire and analyzed with a paired samples test. Results: Before therapy, the average nausea and vomiting score in the acupressure group was 11.57, which decreased to 3.79 after therapy. In the lemon-infused water group, the initial average score of 9.86 decreased to 3.64. The analysis showed that both therapies were significantly effective (p-value = 0.000; p < 0.05) in reducing nausea and vomiting in pregnant women. Conclusion: Both acupressure and lemon-infused water therapies are effective in reducing the severity of nausea and vomiting. Further research is recommended to explore the interaction between the two therapies and consider environmental and psychosocial factors influencing the outcomes.
Pengaruh Kombinasi Thermascent-Belt Dan E-Nyeribumil Pada Ibu Hamil Dengan Nyeri Punggung Sulistiani; Diana Mufidati; Rr. Nindya Mayangsari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.179

Abstract

Nyeri punggung merupakan salah satu keluhan tersering yang dialami ibu hamil trimester II dan III akibat perubahan biomekanik, hormonal, dan peningkatan beban tubuh. Pengelolaan nyeri secara non farmakologis seperti kompres hangat, aromaterapi, serta edukasi digital menjadi pilihan aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi Thermascent-Belt dan Aplikasi e-Nyeribumil terhadap pennurunan nyeri punggung pada ibu hamil. Desain penelitian menggunakan quasi experimental pretest-postetst with control group. Subjek adalah ibu hamil trimester II-III yang menagalami nyeri punggung, dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan yeng menggunakan Thermascent-belt selama 30 menit per hari dan mengakses aplikasi e-nyeribumil selama 7 hari, serta kelompok kontrol yang mendapat edukasi standar. Data intensitas nyeri dikumpulkan menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan dianalisis menggunakan paired t-test dan independent t-test. Hasil menunjukkan adanya penurunan nyeri yang signifikan pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Keterbatasan penelitian ini adalah waktu intervensi yang singat dan ukuran sampel yang terbatas. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah penggunaan aplikasi dan intervensi jangka panjang serta uji efektif pada pupolasi yang lebih luas. Simpulan, kombinasi Thermascent-Belt dan aplikasi e-Nyeribumil efektif dalam menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester II dan III.
Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Ginger Lem Jelly sebagai Alternatif Herbal dalam Mengurangi Mual Muntah pada Ibu Hamil Mayangsari, Rr. Nindya; Ardi, Djurriy Yeta; Julianti, Gita; Febi, Rikana; Halbia, Halbia; Ramadhani, Nisa; Sartika, Sartika; Safitri, Suci Aulia; Afriani, Nur; Salasiah, Nur; Wenggo, Angela Marici
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 4, No 3 (2025): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.4.3.148-157

Abstract

Masalah mual dan muntah pada ibu hamil, terutama pada trimester pertama, merupakan keluhan yang sangat umum dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup serta kesehatan ibu dan janin. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi, malnutrisi dan stress psikologis yang berpotensi mengganggu perkembangan janin dan kesehatan ibu secara keseluruhan. Penggunaan terapi non farmakologis, khususnya berbasis herbal, menjadi alternative yang semakin diminati karena dianggap lebih aman dan ramah lingkungan. Ginger Lem Jelly dipilih sebagai solusi herbal inovatif karena mengandung jahe (Zingiber Officinale) dan jeruk lemon yang memiliki sifat antiemetic dan antiinflamasi yang telah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan Ginger Lem Jelly sebagai alternative herbal yang efektif dan udah diakses untuk mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dan pelatihan langsung dengan pendekatan partisipatif, yang memungkinkan ibu hamil memahami manfaat bahan herbal dan praktik pembuatan produk secara mandiri. Peserta berjumlah 30 ibu hamil yang mengikuti kegiatan ini secara aktif dan antusias di PMB Juweni. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Rerata skor pengetahuan sebelum kegiatan adalah 47,85 dan meningkat signifikan menjadi 93,75 setelah kegiatan, dengan nilai p=0,015 berdasarkan uji t-paired, yang menunjukkan efektifitas intervensi secara statistic. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam membuat dan menggunakan Ginger Lem Jelly sebagai terapi non farmakologis mandiri. Implikasi dari kegiatan ini adalah peningkatan kemandirian ibu hamil dalam mengelola keluhan mual dan muntah secara alami, yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan ibu dan janin secara berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan produk herbal lokal yang dapat diadopsi secara luas sebagai solusi kesehatan alternative di komunitas lain, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri dan berkelanjutan.Nausea and vomiting problems in pregnant women, especially in the first trimester, are very common complaints and have a significant impact on the quality of life and health of the mother and fetus. This condition can cause dehydration, malnutrition and psychological stress that has the potential to interfere with fetal development and the mother's overall health. The use of non-pharmacological therapies, especially herbal ones, is becoming an increasingly popular alternative because it is considered safer and more environmentally friendly. Ginger Glue Jelly was chosen as an innovative herbal solution because it contains ginger (Zingiber Officinale) and lemon which have antiemetic and anti-inflammatory properties that have been scientifically proven to reduce nausea and vomiting in pregnant women. This community service aims to provide education and training on making Ginger Glu Jelly as an effective and accessible herbal alternative to reduce nausea and vomiting in pregnant women. The methods used include interactive counseling and hands-on training with a participatory approach, which allows pregnant women to understand the benefits of herbal ingredients and the practice of making products independently. Participants totaled 30 pregnant women who actively and enthusiastically participated in this activity at PMB Juweni. Evaluation is carried out by providing a pretest and posttest to measure the improvement of participants' knowledge and skills. The average knowledge score before the activity was 47.85 and increased significantly to 93.75 after the activity, with a p=0.015 value based on the t-paired test, which showed the effectiveness of the intervention statistically. The results of the activity showed a significant increase in the knowledge and skills of pregnant women in making and using Ginger Glu Jelly as an independent non-pharmacological therapy. The implication of this activity is to increase the independence of pregnant women in managing nausea and vomiting complaints naturally, which contributes to the continuous improvement of maternal and fetal health as well as community empowerment in maintaining reproductive health. This activity also opens up opportunities for the development of local herbal products that can be widely adopted as alternative health solutions in other communities, while strengthening the community's capacity to maintain health independently and sustainably.
LOCAL HERBAL INTERACTIVE MEDIA AS A BEHAVIORAL INTERVENTION FOR ANEMIA PREVENTION IN PREGNANCY Mayangsari, Rr. Nindya; Tiyas, Ajeng Hayuning; Astuti, Etni Dwi; Pratiwi, Erinda Nur; Noviani, Aris
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 35 No. 2 (2025): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v35i2.3150

Abstract

Anemia pada wanita hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan dapat memengaruhi hasil kehamilan ibu dan janin. Salah satu pendekatan efektif untuk mencegah anemia adalah melalui intervensi edukasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media interaktif berbasis herbal lokal terhadap perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil. Desain penelitian kuasi-eksperimental dengan pendekatan kelompok kontrol pretest-posttest dilakukan di Puskesmas Sempaja pada 1 Januari hingga 30 Maret 2025. Sebanyak 60 ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi menerima edukasi menggunakan media interaktif tentang herbal lokal, termasuk modul digital, infografis, dan video edukasi mengenai daun kelor, bayam, dan kereklama. Pendidikan menggunakan media interaktif berbasis herbal lokal selama tiga sesi dalam satu minggu, dengan durasi 30-45 menit per sesi  yang disampaikan secara tatap muka oleh peneliti. Kelompok kontrol menerima konseling tentang anemia pada ibu hamil sesuai dengan standar pelayanan dari puskesmas sejumlah satu sesi dengan durasi 30 menit secara tatap muka tanpa media interaktif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang divalidasi untuk mengukur perilaku pencegahan anemia, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan praktik. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan dan uji-t independen (p < 0,05). Hasil menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan perilaku pencegahan anemia yang signifikan (p = 0,000), sedangkan kelompok kontrol tidak mengalami perubahan yang signifikan (p = 0,083). Kesimpulannya, media interaktif berbasis herbal lokal efektif dalam meningkatkan perilaku pencegahan anemia pada ibu hamil dan dapat menjadi alternatif pendidikan kesehatan yang inovatif serta relevan secara budaya.