Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Al-MUNZIR

RELIGIUSITAS ISLAM DAN KEBAHAGIAAN (Sebuah Telaah dengan Perspektif Psikologi) Ros Mayasari
Al-MUNZIR No 2 (2014): Vol. 7 No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.93 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i2.281

Abstract

Abstrak: Psikologi menjelaskan kebahagiaan dengan duapendekatan yang berbeda yaitu tercapainya kepuasaanhidup secara subyektif dan tercapainya kualitas hidupyang bermakna. Di sisi lain Islam sebagai sebuah agamamenjadi kerangka kerja untuk pencarian tujuan danmakna hidup. Religiusitas sebagai pengikatan diriseseorang terhadap Sang Khalik beserta ajaran-Nyamembawa manusia kepada kebahagiaan.Artikel ini bertujuan untuk mengeskplorasi hubungankonsep kebahagiaan/kesejahteraan dalam psikologidengan religiusitas Islam. Religiusitas Islam bisa sajaberkontribusi secara langsung terhadap kebahagiaanseseorang atau secara tidak langsung melalui pemberianmakna dan tujuan hidup manusia. Religiusitas Islamtampak lebih dekat dengan konsep kesejahteraanpsikologis yang menekankan kebahagiaan terhadapadanya hidup yang bermakna (meaning life).Kata Kunci: kebahagiaan, religiusitas, kesejahteraanpsikologis
PENGARUH KETERAMPILAN SOSIAL DAN EFIKASI DIRI SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS Ros Mayasari
Al-MUNZIR No 1 (2014): Vol. 7 No. 1 Mei 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.609 KB) | DOI: 10.31332/am.v7i1.272

Abstract

Abstrak: Kebahagiaan adalah sesuatu yang didambakansetiap individu. Banyak cabang ilmu yang mempelajarikebahagiaan, salah satunya adalah psikologi. Para ahlipsikologi lalu menggunakan konstruk well being ataukesejahteraan. Hubungan social yang baik menjadi salahsatu unsure penting dalam pembentukan kesejahteraanpsikologis. Seseorang baru dapat membangun hubungansocial yang positif memerlukan kemampuan atauketerampilan sosial. Keterampilan sosial ini berhubungantentang kemampuan mengawali dan mempertahankanhubungan dengan cara yang efektif. Kedua adalah efikasidiri sosial yaitu keyakinan bahwa seseorang mampumemanfaatkan keterampilan sosialnya dalam berintraksisocial. Individu tidak cukup hanya memiliki keterampilansocial tetapi juga harus yakin dapat memanfaatkannyadalm situasi sosial. Kedua hal ini diperoleh dari hasilbelajar seseorang dengan lingkungannya.Kata Kunci : kesejahteraan psikologis, keterampilansocial, social self efficacy
HUBUNGAN PEMAKNAAN TERHADAP PERISTIWA KONFLIK ANTAR AGAMA DENGAN TOLERANSI BERAGAMA ROS MAYASARI
Al-MUNZIR No 2 (2016): VOL.9. NO. 2 NOVEMBER 2016
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.78 KB) | DOI: 10.31332/am.v9i2.790

Abstract

Mengalami konflik agama mempengaruhi sikap seseorang terhadap toleransi antar agama. Artikel ini menjelaskan bahwa pengalaman individu yang menyaksikan konflik agama di usia dini, berdampak terhadap perkembangan individu dan sikapnya terhadap toleransi dan perdamaian. Peneitian ini adalah penelitian kualitatif dengan studi kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa subyek penelitian tidak dapat melupakan kejadian saat konflik dan mengalami perasaaan trauma, tetapi subyek memiliki sikap positif terhadap toleransi antar umat beragama. Bahkan, sikap toleransi yang dimilikinya terkategori sebagai toleransi yang aktif. Peristiwa konflik antar umat beragama yang dialami oleh anak usia dini, dapat berkembang menjadi sikap positif terhadap agama lain disebabkan pemaknaan peristiwa konflik yang diberikan oleh orang tua, menjauhkan mereka dari lokasi konflik dan penanaman nilai-nilai toleransi dengan landasan agama. Implikasi untuk pendidikan perdamaian bagi mereka yang menyaksikan konflik dimulai dari merekonstruksikan makna konflik dan menguatkan keyakinan tentang nilai-nilai perdamaian dan toleransi beragama. Kata Kunci: Peristiwa, Konflik, Toleransi Beragama, Perdamaian
ISLAM DAN PSIKOTERAPI Ros Mayasari
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.178 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i2.260

Abstract

Abstrak: Islam menyumbangkan aspek spiritual dalampsikoterapi yaitu sebuah psikoterapi yang memodifikasiperilaku manusia berdasarkan hubungan manusia denganAllah SWT. Manusia merupakan totalitas jasmanaiah,nafsani dan rohani. Sementara itu keyakinan dankeimanan manusia dalam psikologi berada pada dimensiafektif, kognitif dan motorik, sehingga pendekatanterhadap mereka yang mengalami masalah psikologistentunya harus memahami manusia sebagai totalitas.Keunikan psikoterapi Islam adalah keberadaannya sangatsubyektif dan teosentris. Dalam melakukan terapi,masing-masing individu memiliki tingkat kualitas yangberbeda seiring pengetahuan, pengalaman, danpengamalan yang dimiliki.Kata Kunci: Psikoterapi, Islam dan psikologi.