Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Pompa Regeneratif Tunggal dan Paralel Ndoen, Aldian; Dwinanto, Matheus M.; Limbong, Ishak s
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 11 No 02 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljtmu.v11i02.20349

Abstract

Salah satu aspek penting dari rekayasa mesin fluida yang berkaitan dengan penggunaan energi listrik untuk mencapai fungsi yang bermanfaat dan telah banyak digunakan di bidang industri dan rumah tangga adalah pompa regeneratif. Pompa ini dapat menghasilkan head yang tinggi dengan debit yang relatif kecil. Studi eksperimen ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi debit terhadap kinerja pompa regeneratif tunggal dan yang dihubungkan paralel. Pengujian dilakukan terhadap dua pompa regeneratif dengan spesifikasi yang sama pada debit yang bervariasi, mulai dari aliran minimum hingga maksimum yang dapat dicapai oleh pompa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konstruksi sistem perpipaan sangat mempengaruhi kinerja pompa regeneratif yang dioperasikan sebagai pompa tunggal di mana dengan meningkatnya debit aliran maka total head, daya hidrolis, dan efisiensi pompa akan cenderung menurun, dan begitupun sebaliknya. Daya daya poros pompa cenderung konstan walaupun debit aliran meningkat. Pada pengoperasian paralel, peningkatan debit aliran akan mengakibatkan penurunan total head, daya hidrolis, daya poros, dan efisiensi pompa, begitupun sebaliknya. Peningkatan debit menjadi dua kali lipat akan menghasilkan total head, daya hidrolis, daya poros, dan efisiensi pompa yang berbeda dari masing-masing pompa
PENERAPAN SISTEM HIBRID SOLAR PV-DIESEL SEBAGAI LANGKAH AWAL UNTUK MENINGKATKAN RASIO ELEKTRIFIKASI PEDESAAN Dwinanto, Matheus M.; Koehuan, Verdy A.; Goetha, Selfiana; Sundari, Woro
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2045

Abstract

Niskolen Hamlet, Tuapanaf Village is one of the hamlets in Takari District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province that does not yet have access to electricity from the PLN network. Its residents work as farmers and ranchers but have not been able to meet their electricity needs independently. This activity is an initial step to reveal the benefits of installing a hybrid power plant (solar PV - Diesel generator) on the rural electrification ratio. The method used in this activity is the application of a hybrid power plant (solar PV - Diesel generator) in several homes of residents categorized as underprivileged families. The results obtained from this community service activity are that the existence of a hybrid power plant has helped underprivileged families to obtain electricity so that it is hoped that it can encourage development and economic growth which can ultimately improve the welfare of residents. In addition, with the availability of electricity, it will increase opportunities for reading and learning, improve health, and have a good influence on family planning (because at night it can be filled with social activities, and make it easier and faster for residents to obtain information from electronic media) and can increase the confidence of residents so that it can open the way for the development of various innovations and village entrepreneurship.
PERANCANGAN ALAT UJI FENOMENA ALIRAN PIPA SKALA LABORATORIUM BURENI, MELKY ETYANUS MARKUS; Limbong, Ishak S.; Dwinanto, Matheus M.
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 12 No 01 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljtmu.v12i01.15779

Abstract

ABSTRAK Praktikum merupakan bagian penting dari proses pembelajaran pendidikan tinggi bidang teknik (engineering). Praktikum bertujuan mengasah keterampilan dan memuaskan rasa ingin tahu mahasiswa, serta tempat untuk membuktikan kebenaran teori yang telah diterima mahasiswa. Jika tersedia, maka harganya relatif mahal, sehingga diperlukan upaya untuk merancang alat praktikum pengujian kerugian tekanan aliran udara dalam pipa dengan harga terjangkau dan memenuhi persyaratan. Karena ketersediaan alat yang belum ada dijurusan teknik mesin menjadi alasan utama penulis untuk melakukan penelitian ini agar kedepannya alat ini dapat digunakan sebagai media praktikum bagi mahasiswa yang membutuhkannya. Berdasarkan hasil pengujian nilai kecepatan aliran pada Pompa paralel dengan variasi bukaan katub yang dilakukan antara lain 30°, 60°, 90° didapatkan hasil dari setiap bukaan katub untuk head 30° = 47.4 m/s , 60° = 54.8 m/s, 90° =55.4 m/s. sedangkan untuk Pompa seri dengan variasi bukaan katub yang dilakukan antara lain 30°, 60°, 90° didapatkan hasil dari setiap bukaan katub untuk head 30° = 32.2 m/s, 60° = 34.8 m/s, 90° =55.4 m/s dan untuk Pompa tunggal dengan variasi bukaan katub yang dilakukan antara lain 30°, 60°, 90° didapatkan hasil dari setiap bukaan katub untuk head 30° = 31.0 m/s, 60° = 31.6 m/s, 90° = 32.2 m/s.
Penerapan Teknologi Irigasi Tetes pada Kebun Green House untuk Tanaman Hortikultura di Desa Bea Kakor, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai Koehuan, Verdy A.; Dwinanto, Matheus M.; Adoe, Dominggus. G.H.; Adar, Damianus; Selan, Rima N.
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.413

Abstract

Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dalam rangka mendorong peningkatan usaha budidaya produksi tanaman hortikultura di desa Bea Kakor, kecamatan Ruteng, kabupaten Manggarai, di propinsi Nusa Tenggara Timur, dilakukan dengan teknologi Sistem Irigasi Tetes (SIT) dalam kebun green house melalui pelaksanaan PKM Undana yang dilaksanakan pada bulan Mei–Juli tahun 2023. Kegiatan ini juga melibatkan Mahasiswa (6 orang dari prodi Teknik Mesin dan 1 orang dari prodi Agrobisnis) dalam kegiatan magang terintegrasi dan program KKN tematik Undana periode semester Genap tahun 2022/2023. Sistem irigasi tetes yang diaplikasikan menggunakan sistem gravitasi dimana air dari sumber dipompa ke tower penampung (1100 liter) kemudian dialirkan secara gravitasi ke setiap lajur tanaman, terdapat 6 lajur dengan panjang per lajur 5 m dengan jarak tanaman 0,3 m, sehingga terdapat 96 pohon tanaman yang ada dalam green house. Namun sebelumnya dialirkan melalui filter air irigasi tipe Y disk, venturi injector pupuk, pipa utama (PVC 1 inch), pipa pembagi (PVC 0,75 inch) dan selang drip (0,75 inch) serta selang piping (17 mm) ke setiap pohon (tanaman).
Pengaruh Penambahan Phasa Change Material (PCM) Terhadap Sistem Penyimpanan Energi Termal Baterai Pasir AOETPAH, YARDESH; Dwinanto, Matheus M.; Koehuan, Verdy A.; Selan, Rima N.
LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana (LJTMU ) Vol 12 No 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/ljtmu.v12i02.20103

Abstract

The thermal energy storage system through sand media is one of the energy storage solutions that has great potential to be developed to meet energy needs. PCM is a type of latent heat storage that has been developed as a good thermal energy storage material. The purpose of this study was to analyze the efficiency of thermal energy storage in sand media equipped with phase change material (PCM) stored in a drum container as a sand battery. The results of this study indicate that the use of sand batteries without PCM tends to be low at the beginning of the heating time by the heater element and increases at the end of the heating time. The use of PCM where the PCM changes phase from solid to liquid tends to absorb higher heat than media without PCM so that efficiency increases and tends to be stable until the heat release process is also longer than media without PCM. While in media without PCM, there tends to be a slower increase in thermal efficiency and a shorter time for the heat release process than media with
DISEMINASI DAN ALIH TEKNOLOGI KOMPOR SEKAM PADI SISTEM KONTINYU BAGI KELUARGA PRASEJAHTERA Dwinanto, Matheus M.; Koehuan, Verdy A.; Goetha, Selfiana; Sundari, Woro
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.2981

Abstract

Rice husks are an agricultural waste product with significant potential as an environmentally friendly alternative energy source through their use as fuel for rice husk stoves. This community service activity aims to be the first step toward achieving energy independence for cooking in Niskolen Hamlet, Tuapanaf Village. The implementation method involves disseminating and transferring rice husk stove technology to pre-prosperous families, ensuring that this appropriate technology will be increasingly sought after and utilized by residents in every hamlet within Tuapanaf Village. The outcome of this community service activity is that the implementation of rice husk stoves will provide economic and social benefits. Rice husks are a cheap and environmentally friendly alternative energy source, utilizing abundant agricultural waste and reducing dependence on kerosene, the availability of which fluctuates. The use of rice husks not only reduces smoke but also shortens cooking time compared to firewood. The time saved from gathering firewood can be used by women for other productive activities or for personal development.
Pemanfaatan kotoran ternak menjadi biogas sebagai sumber energi alternatif Ben V. Tarigan; Rima Nindia Selan; Matheus M. Dwinanto; Yeremias M. Pell; Napsiyana Asti Weo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26745

Abstract

Abstrak Pemeliharaan ternak babi oleh sebagian masyarakat Kota Kupang adalah kegiatan usaha petemakan yang merupakan bentuk kegiatan komplementer dalam rumah tangga. Banyak warga yang memilih memelihara ternak, khususnya ternak babi ditengah pemukiman masyarakat, yang membuat warga sekitar mengeluh soal bau kotoran ternak. Kotoran ternak babi yang tidak ditangani merupakan masalah yang mengganggu  masyarakat karena pencemaran lingkungan yang ditimbulkannya. Untuk mengatasi masalah tersebut, kotoran ternak babi yang ada bisa diolah dalam sebuah unit digester untuk menghasilkan biogas. Selain itu, kotoran ternak babi yang telah diolah tidak akan menimbulkan bau yang mengganggu, dan menjadi pupuk dengan kualitas tinggi. Program pengabdian kali ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi mitra yaitu penanganan kotoran ternak babi. Disisi lain dengan membuat biogas dari kotoran ternak, juga dapat membantu perekonomian masyarakat. Gas yang dihasilkan dapat dijadikan bahan bakar pengganti minyak tanah maupun gas elpiji yang semakin langka dan mahal di pasaran, sehingga masyarakat akan lebih berhemat. Kata kunci: kotoran ternak; biogas; energialternatif. Abstract The rearing of pigs by some residents of Kupang City is a livestock business activity which is a form of complementary activity in the household. Many residents choose to keep livestock, especially pigs in the middle of residential areas, which causes local residents to complain about the smell of livestock manure. Untreated pig waste is a problem that disrupts people's lives because of the environmental pollution. The solution of this problem, existing pig manure can be processed in a digester unit to produce biogas. Apart from that, processed pig manure will not cause odorspolution and becomes high quality fertilizer. This service program is expected to be able to solve the problems faced by partners, namely handling pig manure. On the other hand, making biogas from livestock manure can also help the community's economy. The gas produced can be used as fuel to replace kerosene or LPG gas which are increasingly rare and expensive on the market, so that people will save more. Keywords: animal manure; biogas; alternative energy.