Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sistem Kontrol Akses Ruang Kelas Pintar Terintegrasi: Menjembatani Penjadwalan Akademik dengan Keamanan Fisik Berbasis IoT Febyan Dimas Pramanta; Nana Sutarna; Murie Dwiyaniti
Electrices Vol 8 No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v8i1.8158

Abstract

Penelitian ini mengusulkan suatu model kontrol akses ruang kelas pintar berbasis cyber-physical system (CPS) yang mengintegrasikan sistem penjadwalan akademik sebagai dasar otorisasi akses kontekstual. Permasalahan yang diangkat adalah belum terintegrasinya sistem penjadwalan akademik dengan kontrol akses fisik ruang kelas, yang mengakibatkan inefisiensi operasional, rendahnya akuntabilitas penggunaan ruang, serta potensi pemborosan energi. Metode penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan perancangan arsitektur tiga lapis (perception, network, dan application) serta implementasi prototipe berbasis Internet of Things menggunakan NodeMCU ESP8266 dan autentikasi RFID. Model sistem mengadopsi mekanisme context-aware authorization yang memvalidasi akses berdasarkan identitas pengguna dan kesesuaian dengan jadwal akademik secara real-time, serta dilengkapi arsitektur dual-mode (online/offline) untuk meningkatkan ketersediaan sistem. Hasil pengujian sebanyak 200 percobaan menunjukkan akurasi autentikasi sebesar 97%, tingkat keberhasilan otorisasi kontekstual sebesar 95,5%, serta waktu respons rata-rata sebesar 820 ms pada mode online dan 560 ms pada mode offline. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan model integrasi CPS pada lingkungan pendidikan melalui pendekatan otorisasi berbasis konteks jadwal, serta menawarkan arsitektur sistem yang adaptif dan andal untuk implementasi smart classroom berbasis IoT.
SISTEM MONITORING SUHU DAN KELEMBABAN MESIN INKUBATOR TELUR BERBASIS HMI DAN IOT mahmudin mahmudin; Murie Dwiyaniti; Isdawimah Isdawimah
Electrices Vol 8 No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/ees.v8i1.8608

Abstract

Pemantauan manual dapat memperlambat deteksi penyimpangan suhu dan kelembapan pada inkubator industri berkapasitas 25.000 telur Specific Pathogen Free (SPF). Penelitian ini mengevaluasi dampak monitoring PLC–HMI–IoT terhadap efektivitas pemantauan dan indikator keandalan operasional. Sistem mengintegrasikan sensor RS485, PLC, HMI, Haiwell Cloud, serta alarm aplikasi dan email. Evaluasi mencakup perbandingan dengan instrumen referensi selama 12 jam (49 pengamatan), sepuluh uji notifikasi, monitoring 24 jam, dan perbandingan indikator pemeliharaan selama tiga bulan sebelum dan sesudah implementasi. Deviasi maksimum adalah ±0,1 °C dan ±0,1 %RH. Seluruh notifikasi diterima dengan waktu respons rata-rata 19,5 detik melalui aplikasi dan 23,8 detik melalui email. Rata-rata downtime menurun dari 355,0 menjadi 145,3 menit (59,06%), MTTR gabungan dari 118,3 menjadi 87,2 menit/kejadian, availability rata-rata meningkat dari 99,18% menjadi 99,66%, dan rata-rata failure rate menurun dari 0,0000694 menjadi 0,0000386 kegagalan/menit. Kontribusi penelitian adalah evaluasi terukur integrasi PLC–HMI–IoT tanpa mengubah sistem kendali eksisting. Perubahan indikator menunjukkan keterkaitan dengan deteksi gangguan yang lebih cepat, tetapi belum membuktikan kausalitas tunggal karena penelitian hanya mencakup satu inkubator.