Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS E-KOMIK H-CLASS UNTUK SISWA KELAS X SMA DI JAWA TIMUR Vinda Regita Cahyani; Moch Nurfahrul Lukmanul Khakim; Afiani Arofatul Zidah; Akbar Maulana Malik Ibrahim; Yohanes Purwanto
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 8, No 1 (2023): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v8i1.40039

Abstract

The rapid development of technology affects all fields, including the field of education. Technological developments in the world of education are usually in the form of learning media that are used to support learning processes and objectives. Based on research data on learning history in several high schools in East Java, learning history is often considered boring, so innovations are needed that can attract students' interest in learning and are in accordance with existing technological developments, one of which is comic-based E-media learning. By using the "H-Class" E-comic as a medium for learning history, it is hoped that students will become interested in learning history, because comics do not only contain explanatory material like in books, but also contain pictures, characters, dialogues, storylines, and quizzes that make students interested in learning history using digital comic media. The process of making E-comic learning media uses the Ibis Paint X application and uploads it to the Webtoon application. The method used is the product development method. Based on the implementation results, the e-comic learning media that has been created provides convenience and attracts students' interest in learning history.
Efektivitas Pembelajaran Sejarah Berbasis Outdoor Study pada Situs Candi Singosari untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Masa Hindu-Budha Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Singosari Muhammad Shidqi Hakim; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim
Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i5.702

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas dari diterapkannya outdoor study ke candi singosari sebagai peningkatan pemahaman sejarah masa Hindu-Budha pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Singosari. SMK Negeri 1 Singosasi merupakan sekolah berbasis kejuruan yang berorientasi langsung dengan IPTEK dan dunia kerja. Banyaknya siswa yang menyukai gaya pembelajaran praktik dibandingkan dengan pemahaman teori memunculkan solusi untuk mendatangi objek langsung melalui outdoor study guna meningkatkan minat belajar sejarah masa Hindu-Budha yang dinilai masih minim dan sering di abaikan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan model pretest postest control group design Instrumen data kuantitatif berupa angket pilihan ganda pretest-postest. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan siswa dengan mengikuti kegiatan outdoor study ke candi Singosari memiliki tingkat pemahaman sebesar 50% untuk kelas kontrol dan 75% untuk kelas eksperimen. Adapun dampak dari diterapkannya outdoor study pada situs candi singosari Berdasarkan analisis pasca kegiatan outdoor study, minat belajar siswa meningkat karena adanya pengalaman baru siswa dalam belajar mereka selain itu siswa mejadi lebih mudah untuk memahami materi yang diajarkan oleh guru karena siswa merasa antusias untuk mengikuti pembelajaran.
MENDAYAGUNAKAN PENINGGALAN SEJARAH, MEWARISKAN HARMONI: KONTRUKSI MODEL HARMONI SOSIAL KEHIDUPAN MULTIETNIS MENGGUNAKAN TEKS ISTANA DALAM LOKA Ismain, Kasimanuddin; Khakim, Moch. Nurfahrul Lukmanul
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 15, No 2 (2021): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v15i22021p377-390

Abstract

The meaning of social harmony in the Dalam Loka Palace is reflected in the layout and architecture of  multi-ethnic city. The learning model research methods include problem analysis, formulating a draft model, expert validation, model revision stage 1, limited trial of the initial model, model revision stage 2, extensive trial, final revision, and model preparation. Through validation and testing, a suitable model has been produced to foster the harmony of multiethnic life. The uniqueness of the model is the partnership of the regent as regional leader and the sultan as the holder of the Samawa tradition and culture according to the regional motto of Sabalong Samalewa. With the uniqueness of the model, it is hoped that it can eliminate the potential for conflict through the implementation of policies on internal and external factors of the model in development in the area concerned, which touches various aspects of multi-ethnic life. Makna kerukunan sosial di Keraton Dalam Loka tercermin dalam tata ruang dan arsitektur kota multietnis. Metode penelitian model pembelajaran meliputi analisis masalah, merumuskan rancangan model, validasi ahli, revisi model tahap 1, uji coba terbatas model awal, revisi model tahap 2, uji coba ekstensif, revisi akhir, dan penyusunan model. Melalui validasi dan pengujian, dihasilkan model yang cocok untuk membina kerukunan hidup multietnis. Keunikan model tersebut adalah kemitraan bupati sebagai pemimpin daerah dan sultan sebagai pemegang tradisi dan budaya Samawa sesuai semboyan daerah Sabalong Samalewa. Dengan keunikan model tersebut, diharapkan dapat menghilangkan potensi konflik, melalui penerapan kebijakan faktor internal dan eksternal model dalam pembangunan di daerah yang menyentuh berbagai aspek kehidupan multi etnis
PENGEMBANGAN MEDIA PETA TEMATIK DENGAN MATERI SEJARAH LOKAL ALUN-ALUN KOTA DI SMAN 1 TUBAN Khakim, Mochammad Nurfahrul Lukmanul; Primanggalang, Kautsar Ranggi; Yuliati, Yuliati; Surya, Riza Afita
Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2022): Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um020v16i12022p93-108

Abstract

This research begins by looking at the learning problems that occur in class XI IPS 1 at SMAN Tuban, namely the lack of motivation and student learning outcomes, then conducting a needs analysis and selecting media development according to the problems that occur. The thematic map media development that utilizes the Google Maps application uses a development model from Lee & Owen. The results of the validation show: 1) Material validator with a percentage of 85.41 percent with "valid" criteria, 2) Media validator with a percentage of 86.86 percent with "valid" criteria, 3) Increasing learning motivation, after comparing before and after applying thematic maps show a difference of 24 percent, with the criteria "motivated", 4) Improve student learning outcomes, the comparison between pretest and post-test shows a difference of 21 percent, with the criteria "satisfactory". Based on the research results, it can be concluded that thematic map media using the Google Maps application can increase student motivation and learning outcomes.
Analisis Potensi Puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” Karya Muhammad Yamin (1928) Sebagai Sumber Belajar Penguatan Profil Pelajar Pancasila Khakim, Moch Nurfahrul Lukmanul; Julian, Royyan; Listyaputri, Dinar Rizky; Yuliati, Yuliati; Trisnadi, Anif E.
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 9, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um019v9i2p112-121

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi dan potensi puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” sebagai sumber belajar penguatan profil pelajar Pancasila. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data primer dalam kajian ini yaitu puisi karya Muhammad Yamin berjudul “Indonesia, Tumpah Darahku”, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Teknik analisis data yang digunakan dalam kajian ini yaitu hermeneutik dengan membaca, menelaah, dan menafsirkan isi puisi secara langsung. Hasil kajian menunjukkan bahwa puisi berjudul “Indonesia, Tumpah Darahku” karya Muhammad Yamin Tahun 1928 memiliki pesan nasionalisme sehingga layak digunakan sebagai sumber belajar alternatif dalam penguatan profil pelajar Pancasila. Pemanfaatan puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” dalam pembelajaran telah memenuhi dimensi profil pelajar Pancasila sebagai penerapan Kurikulum Merdeka. Guru dan peserta didik dapat menginternalisasikan enam dimensi profil pelajar Pancasila meliputi bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, serta kreatif melalui puisi “Indonesia, Tumpah Darahku” dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA PEMBELAJARAN LMS BERBASIS ARTICULATE STORYLINE PADA PPG PRAJAB Yudi Pratama; Bayu Kurniawan; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim; Listyo Yudha Irawan
Raudhah - Proud To Be Professional مجلد 9 عدد 2 (2024): Raudhah Proud To Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah- Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Raudhatul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48094/raudhah.v9i2.722

Abstract

This research is aimed at analyzing how the learning media needs of PPG Students of IPS State University of Malang are to the content of LMS based on articulate storyline. The research method uses quantitative descriptives using the angket that has been filled by the graduates of the PPG University of Malaang State University IPS prajab wave II of 2024 of 30 students, the results of the Angket are then analyzed and described in order to obtain desired data about media needs learning media. The result of this survey is that the results of this research show that the students of PPG prajab IPS State University Malang have a significant need for interactive, dynamic, and easily accessible learning media in the teaching learning process. Articulate Storyline-based LMS content was rated highly effective in meeting this need, with a majority of respondents stating that the media facilitates deeper material understanding, increases learning motivation, and allows for more flexible learning. The findings underline the importance of further development and integration of Articulate Storyline into LMS as a means of supporting the success of teacher education by providing a more engaging and adaptive learning experience to student needs. The recommendations of this research encourage the use of innovative technology in learning media design to create a more effective learning environment and support the achievement of student competence
Pembuatan Sarana Penunjuk Arah dan Papan Informasi Digital Berbasis Web pada Situs Sejarah Sumber Jeding Desa Junrejo-Kota Batu Yuliati Yuliati; Moch. Nurfahrul Lukmanul Khakim; Adzam Rizqi Ramadhanii; Iqbal Maulana Razaq
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i1.1782

Abstract

Situs Jeding merupakan salah satu situs sejarah yang berupa petirtaan. Situs ini terdapat di Kota Batu  Jawa Timur. Kondisinya tidak ideal, dimana tidak ada sama sekali papan penunjuk arah maupun papan informasi. Hal ini mengakibatkan penduduk sekitar abai dan tidak mengenal konteks kesejarahan di Situs Jeding serta kurang membuat wisatawan tertarik untuk berkunjung. Mitra yang terlibat dalam pengabdian ini adalah Pemerintah Desa Junrejo sebagai stakeholder yang memiliki wewenang atas Sumber Jeding. Jumlah mitra yang terlibat terdapat lebih kurang 10 orang yang kesemuanya adalah perangkat Desa Junrejo. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan potensi pariwisata kesejarahan Situs Jeding dengan cara membuat papan penunjuk arah dan papan informasi situs. Terdapat dua metode yang digunakan dalam pengabdian ini, yakni metode partisipasi aktif dan metode sejarah. Hasil dari pengabdian ini adalah terdapatnya papan penunjuk arah di beberapa titik strategis dan adanya papan informasi sebagai wahana edukasi bagi masyarakat dan pengunjung situs. Creation of Direction Signs and Information Boards Web-Based Digital at the Sumber Jeding Historical Site, Junrejo Village, Batu City Situs Jeding is one of the historical sites in the form of a bathing site. This site is located in Batu City - East Java. The condition is not ideal, as there are no direction signs or information boards at all. This has resulted in the local residents being negligent and unfamiliar with the historical context of the Jeding site, and it has also failed to attract tourists to visit. The partners involved in this service are the Junrejo Village Government as stakeholders who have authority over the Jeding Source. The number of partners involved is approximately 10 persons, all of whom are officials of Junrejo Village.The purpose of this dedication is to develop the potential of historical tourism at the Jeding site by creating direction signs and information boards for the site. There are two methods used in this dedication, namely the active participation method and the historical method. The result of this dedication is the presence of direction signs at several strategic points and the existence of information boards as educational facilities for the community and visitors.
Pengembangan Batik Cap Khas Tuban dengan Motif Relief Situs Makam Sunan Bonang Khakim, Moch. Nurfahrul Lukmanul; Nafi'ah, Ulfatun; Sulistyo, Wahyu Djoko; Sidyawati, Lisa; Pratama, Refaldi Andika
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i1.2971

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat adalah upaya mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memperdayakan masyarakat. Tuban memiliki kompleks Makam Sunan Bonang sebagai situs sejarah Islam yang layak untuk dijadikan ide pemberdayaan masyarakat sekitar. Sunan Bonang adalah anggota Wali Songo yang menyembarkan agama Islam di Jawa dan Madura sejak abad ke-16. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Campurejo melalui pengembangan motif batik relief sulur bunga dari hiasan keramik kuno di kompleks Makam Sunan Bonang. Metode yang digunakan adalah observasi, eksplorasi ide, perancangan, serta perwujudan karya. Kegiatan ini melibatkan kelompok mitra: Pemerintah Desa Campurejo dan PKBM Mandiri Desa Campurejo. Hasil kegiatan adalah dua motif batik khas desa yang diaplikasikan pada desain motif batik tulis kain. kelebihan utama batik cap yaitu mudah dipelajari dan digunakan oleh para pembatik pemula. Pengabdian pelatihan motif batik cap khas Tuban ini membekali kemampuan membatik bagi sejumlah 35 warga Desa Campurejo sehingga mereka diharapkan mampu mengembangkan produksi batik cap khas Tuban yang bernilai ekonomis.
Visimuka: Video Tour Situs Muara Kaman based on Instagram for Class X Students of SMA Negeri 1 Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara Regency Rani, Rani Tri Wahyuni; Khakim, Moch. Nurfahrul Lukmanul
Yupa: Historical Studies Journal Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yupa.v8i4.3228

Abstract

This development research was carried out based on observations of problems and potentials that exist in SMA Negeri 1 Tenggarong Seberang. The problem found is the lack of innovation in history learning media and the low knowledge of students about the Muara Kaman Site cultural heritage of the Kutai Kingdom, for this reason, learning media innovations are needed that can overcome these problems. Several potential schools can support the development of digital learning media, such as the Video Tour Situs Muara Kaman (Visimuka). Visimuka is a learning media in the form of short videos taken directly at the Muara Kaman Site, then edited using the InShot application, and uploaded on Instagram social media. The research uses the ADDIE model which has five steps, namely Analyze (analyze), Design (design), Development (develop), Implement (implement), and Evaluate (evaluate). Visimuka learning media is a digital media that has gone through a validation test with very valid media results and a product feasibility test with the results of the media very feasible to use for history learning.
Egaliter Masa Majapahit: Studi Kasus Penguasa Perempuan Majapahit Tribhuwanottuṅgadewī Jayawiṣṇuwarddhanī, 1329-1350 Mu'aafi, Gilang Harits; Yuliati, Yuliati; Khakim, Moch. Nurfahrul Lukmanul
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v6i2.6593

Abstract

In ancient Java, women and men had an equal position in politics. This equality can be seen from the mention of men and women who have positions in high positions in royal politics. These positions include crown son/princess, regional ruler to the supreme ruler as the king/empress of the kingdom. This research uses historiographic methods that go through five stages, including topic selection, heuristics, source verification, source interpretation and historiography. This research found that during the Majapahit period, in addition to women having an equal position, women during the Majapahit era had also received legal protection as stated in Kutaramanawa. In addition to obtaining legal protection, women during the Majapahit period also had the same opportunity to obtain education or political training. Tribhuwanottuṅgadewī and Rājadewī had been given the opportunity to occupy the territories of vassal kingdoms as regional rulers in Kahuripan and Daha. After Tribhuwanottuṅgadewī ascended the throne to become empress in 1329, Gayatrī guided and played a behind the scenes role in the reign of Tribhuwanottuṅgadewī. During the Majapahit era, women had an important position in royal politics, ranging from rulers (central and regional) to playing a role behind the scenes of government.Pada masa Jawa Kuno perempuan dan laki-laki mempunyai kedudukan yang setara dalam bidang politik. Kesetaraan tersebut terlihat dari disebutkannya laki-laki dan perempuan yang mempunyai kedudukan dalam jabatan tinggi politik kerajaan. Jabatan tersebut antara lain putra/putri mahkota, penguasa daerah hingga penguasa tertinggi kerajaan. Penelitian ini menggunakan metode historiografi yang melalui lima tahapan, diantaranya pemilihan topik, heuristik, verifikasi sumber, interpretasi sumber dan historiography. Penelitian ini menemukan bahwa pada masa Majapahit selain perempuan telah mempunyai kedudukan yang setara, perempuan pada masa Majapahit juga telah memperoleh perlindungan hukum seperti yang telah tertera dalam Kutaramanawa. Selain memperoleh perlindungan hukum, perempuan pada masa Majapahit juga telah mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan ataupun pelatihan politik. Tribhuwanottuṅgadewī dan Rājadewī telah diberikan kesempatan untuk menduduki wilayah kerajaan bawahan sebagai penguasa daerah di Kahuripan dan Daha. Setelah Tribhuwanottuṅgadewī naik tahta menjadi ratu tahun 1329, Gayatrī membimbing serta berperan dari balik layar pemerintahan selama pemerintahan Tribhuwanottuṅgadewī. Pada masa Majapahit perempuan telah mempunyai kedudukan penting dalam politik kerajaan, mulai dari penguasa (pusat dan daerah) hingga berperan dari balik layar pemerintahan.