Articles
TINGKAT BURNOUT AKADEMIK PADA MAHASISWA JURUSAN PSIKOLOGI UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Ramadhan, Muhammad Rayyan;
Rizal, Gumi Langerya;
Fikry, Zulian
ATTA`DIB Vol. 6 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Program Studi PGMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32832/at-tadib.v6i2.19551
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat burnout akademik pada maha-siswa jurusan psikologi di Universitas Negeri Padang. Partisipan pada penelitian ini terdiri dari 83 orang mahasiswa jurusan psikologi Universitas Negeri Padang. Partisipan mengisi kuisioner secara online melalui google form yang dibagikan melalui link pada media sosial seperti whatsapp, facebook, dan discord. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pada keseluruhan partisipan (81.9%) memiliki tingkat burnout akademik pada kategori sedang. Dari keseluruhan partisipan sebanyak 45.8% mengalami kelelahan emosional, 34.9% mengalami depersonalisasi, dan 62.7% mengalami penurunan efikasi pencapaian akade-mik. Hasil ini mengindikasikan bahwa mahasiswa psikologi di Universtas Negeri Padang memiliki tingkat burnout akademik pada kategori sedang. Untuk hasil lebih lengkapnya te-lah didiskusikan pada bagian hasil pembahasan.
Keharmonisan Keluarga sebagai Prediktor Self-esteem Remaja Akhir di Indonesia: Studi Korelasional pada Mahasiswa Peserta Pertukaran Mahasiswa (PMM) Tahun 2024
Fikry, Zulian;
Fajarwati, Adinda;
Putri, Nurul Alya Syah;
Rizal, Gumi Langerya
Jurnal Riset Psikologi Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Riset Psikologi (Terbitan Mei 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jrp.v8i1.17347
Late adolescence, especially for students participating in mobility programs such as the Merdeka Student Exchange (PMM), is a critical phase in the formation of self-identity and self-esteem. Adaptation to new environments, and separation from the main support system-family-are complex psychosocial challenges. An important factor influencing self-esteem is family harmony, which includes emotional support, open communication, and a sense of security in relationships between family members. This study aims to examine the relationship between family harmony and self-esteem in students participating in PMM 2024. A quantitative approach with a correlational design was used in this study. The research subjects consisted of 100 late adolescents aged 18-21 years old who were selected using purposive sampling technique. The instruments used include a family harmony scale based on Hawari's (2006) theory and Rosenberg's (1965) self-esteem scale. Data analysis was conducted using the Spearman correlation test. The results of the analysis showed a significant positive relationship between family harmony and self-esteem (ρ = 0.400; p = 0.000). This finding indicates that the higher the level of harmony in the family, the higher the self-esteem of adolescents. This study underscores the important role of family in shaping the self-esteem of late adolescents, as well as providing practical implications for the development of self-esteem.
Hubungan Burnout Akademik dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Universitas Negeri Padang
Assri Fitrida Putri;
Fikry, Zulian
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20708
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout akademik dengan kualitas tidur pada mahasiswa Universitas Negeri Padang. Pendekatan kuantitatif korelasi digunakan dengan melibatkan 368 siswa aktif sebagai partisipan. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner burnout akademik yang dikembangkan berdasarkan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) yang dikonstruksikan oleh Schaufeli et al. (2002) dan dilakukan pembaruan oleh Schaufeli & Salanova (2007) dan telah diadaptasi oleh Salsabila (2024), serta skala kualitas tidur yang dibuat berdasarkan aspek teori Yi, Shin, dan Shin (2006). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara burnout akademik dan kualitas tidur (r = 0,789, p < 0,05). Aspek inefisiensi menjadi faktor dominan dalam penurunan kualitas tidur. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat burnout akademik, semakin buruk kualitas tidur siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pengelolaan stres akademik dan peningkatan kesejahteraan mahasiswa.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Resiliensi Akademik Pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi di Universitas Negeri Padang
Loriyanti S, Derliana;
Fikry, Zulian
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 5 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54373/imeij.v6i5.3958
Academic resilience is the ability to move forward amid the difficulties and challenges that are occurring, to strive and remain positively uplifted in facing the hardships at hand. One of the factors that can influence academic resilience is social support, which is the assistance received by individuals from those around them that can boost self-confidence and help them face their problems. The aim of this research is to examine the relationship between social support and academic resilience among students who are working on their thesis at Padang State University. This research method uses a quantitative research method with a sample size of 341. The data analysis method employs simple linear regression analysis. The research results indicate that social support contributes 12.6% to the academic resilience of final-year students who are working on their thesis. This finding shows that social support is a strong predictor of academic resilience, where the higher the social support received by students, the higher their level of academic resilien
Kontribusi Job Search Self-Efficacy Terhadap Adaptabilitas Karir Pada Fresh Graduate Yang Sedang Mencari Kerja
Mutiarani, Anniza;
Fikry, Zulian
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 6 No 2 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33627/es.v6i2.1821
Setiap individu harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi dalam dunia kerja, adaptabilitas karir yang tinggi dapat membantu individu menjalankan perubahan secara terus menerus untuk melanjutkan pekerjaan yang dijalaninya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kontribusi job search self-efficacy terhadap adaptabilitas karir pada fresh graduate yang sedang mencari kerja. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Populasi penelitian ada seluruh fresh graduate lulusan pendidikan vokasi yang sedang mencari kerja, dengan jumlah subjek sebanyak 331 orang fresh graduate lulusan pendidikan vokasi yang sedang mencari kerja dari seluruh Indonesia. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur variabel adaptabilitas karir menggunakan skala adaptabilitas karir yang diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia oleh (Hartono dan Gunawan, 2017) dari Gunawan (2013) berdasarkan aspek dari alat ukur Career Adapt-Abilities Scale (CAAS) International Form oleh Savickas dan Porfeli (2012) dengan reliabilitas 0,931dan job search self-efficacy menggunakan Search for Work Self-Efficacy (SWSES) yang diadaptasi oleh Baihaqi, Boyas, dan Aini (2022) dari Pepe et.al., (2010) dengan reliabelitas 0,951. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara job search self-efficacy terhadapad aptabilitas karir dengan nilai r square sebesar 0,911 atau sebesar 91,1% yang berarti job search self-efficacy memiliki pengaruh yang besar terhadap adaptabilitas karir.
Kontribusi Goal Orientation terhadap Self-Regulated Learning pada Siswa SLTA Kabupaten Bungo
Kudadiri, Della Hotna Mulia Nola;
Fikry, Zulian
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54373/imeij.v6i6.4260
The purpose of this study was to identify the contribution of goal orientation to self-regulated learning among high school students in Bungo Regency. This study used quantitative research. The technique used was cluster sampling with a sample of 332 high school students in Bungo Regency. The data collection technique used was a questionnaire, utilizing instruments developed by the researcher based on the dimensions of goal orientation according to Ames (1992) and aspects of self-regulated learning according to Zimmerman (1990). The data analysis technique used was multiple regression analysis, which produced an R2 value of 0.267, showing that goal orientation contributed 26.7% to self-regulated learning among high school students in Bungo Regency. These findings show that goal orientation simultaneously contributes to the self-regulated learning of high school students in Bungo Regency.
Kontribusi Father’s Involvement terhadap Perilaku Adolescent Delinquency pada Siswa SMK di Lubuk Basung
Putri, Elvita;
Fikry, Zulian
YASIN Vol 5 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58578/yasin.v5i5.6722
Adolescent delinquency is a serious issue in the field of education that requires targeted intervention. Multiple factors contribute to this behavior, and the school’s role alone is insufficient to address it effectively. One critical yet often overlooked factor is father’s involvement in parenting. Considering that paternal and maternal parenting styles tend to differ, active paternal involvement becomes a crucial aspect warranting further examination. This study aims to analyze the contribution of father’s involvement, comprising three dimensions: nurturant fathering, reported fathering involvement, and desired fathering involvement, to adolescent delinquency among vocational high school (SMK) students in Lubuk Basung. A quantitative approach was employed, using quota sampling to select 200 students from four SMKs in the region. The instruments included the Nurturant Fathering Scale and the Fathering Involvement Scale to assess paternal involvement, as well as the Adolescent Delinquency Scale to measure levels of delinquent behavior. The results of the analysis indicate that the three dimensions of paternal involvement collectively contribute 28% to adolescent delinquency. These findings underscore the significance of father involvement in parenting as a preventive measure against deviant behavior among adolescents in school settings.
Hubungan antara Homesickness terhadap Penyesuaian Diri pada Santri Tahun Pertama di Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia
Irhamni, Shakira Ghaniya;
Fikry, Zulian
YASIN Vol 5 No 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58578/yasin.v5i5.6969
Pesantren are Islamic educational institutions that play a vital role in shaping the character and Islamic values of students (santri) through a disciplined communal lifestyle. For new santri, adapting to the pesantren environment often presents challenges, particularly due to homesickness arising from separation from family and familiar surroundings. This study aims to examine the relationship between homesickness and the adjustment process of new santri at Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia. A quantitative correlational approach was employed, involving 192 new santri selected using a total sampling technique. The instruments used were the Homesickness Scale by Stroebe et al. (2002) and the Adjustment Scale by Schneiders (1960). Data analysis using Spearman’s correlation produced a rho (ρ) coefficient of 0.484 with a significance level of p = 0.001 (p < 0.05), indicating a significant positive relationship between homesickness and adjustment. This means that the higher the level of homesickness, the greater the challenge in the adjustment process for new santri. These findings contribute to a deeper understanding of the psychological dynamics experienced by new students and serve as a foundation for developing more effective adaptation support programs within the pesantren environment.
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Career Indecision pada Mahasiswa Program Sarjana
Wulandari, Desi;
Fikry, Zulian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.6278
Mahasiswa merupakan peserta didik di perguruan tinggi. Mahasiswa yang secara teori sudah mampu memilih dan menetukan rencana hidup di masa depan, pada kenyataannya masih banyak yang kesulitan dalam menetukan pilihan karier yang ingin dicapai yang disebut sebagai career indecision. Career indecision banyak terjadi pada mahasiswa program sarjana di jurusan yang bersifat non vokasi. Untuk membantu mahasiswa lebih optimis dalam menentukan kariernya diperlukan dukungan sosial yang bersumber dari keluarga. Dukungan sosial keluarga merupakan faktor paling penting yang mempengaruhi career indecision. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan 270 orang mahasiswa program sarjana dari Universitas Negeri Padang, Universitas Brawijaya dan Universitas Tanjungpura yang ditetapkan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian ini ialah terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara kedua variabel penelitian ini dengan r = -0,532 dan taraf signifikansi p = 0.000
Resiliensi Personel BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Sumatera Barat pada Bencana Gempa Padang Tahun 2009
Rahman, Habib Taufiqur;
Fikry, Zulian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13858
Potensi gangguan psikologis seperti kecemasan, stress dan depresi yang dihadapi oleh personel BPBD Sumatera Barat selama melakukan tugas dilapangan mengharuskan personel BPBD memiliki resiliensi. Penelitian ini bertujuan unutk melihat bagaimana gambaran resiliensi personel BPBD Sumatera Barat. Informan utama dalam penelitian ini berjumlah 2 orang yaitu personel BPBD yang terlibat dan bertugas pada bencana Gempa Padang 2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan resiliesi pada personel BPBD Provinsi Sumatera Barat yang bertugas pada gempa Padang Tahun 2009 dilihat dari lima aspek. Resiliensi bada personel Bpbd tersebut dapat dikatakan hampir kedua subjek memiliki kesamaaan. Kecuali pada aspek Penerimaan positif terhadap perubahan dan hubungan yang baik dengan orang lain.