Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Diversifikasi Produk Olahan Rumput Laut serta Kemasannya di Kawasan Dolly dan Jarak Kota Surabaya Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.904 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.12

Abstract

Usaha terus menerus untuk merubah citra kawasan Dolly dan Jarak sebagai ekslokalisasi yang dulunya sangat terkenal dan terbesar se-Asia Tenggara di Kelurahan Putat Jaya,Kecamatan Sawahan,Kota Surabaya, harus benar-benar ditekuni dan ditelateni supaya Sentra UKM serta Pengelolaan Lingkungan dan Kawasan menuju alih citra kawasanWisata Edukasi berbasis industri kreatif; bisa terwujud dengan sempurna dan memuaskan. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk kali ini, pengabdi berupaya untukmelakukan diversifikasi produk olahan rumput laut yang praktis, sehat dan higienis. Pemberdayaan terhadap warga juga terus-menerus dilakukan dengan harapan bisa lebih maju dan tak kembali lagi kepada bisnis haram.
Aneka Olahan Bandeng dan Pemanfaatan Teknologi untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Kelurahan Keputih Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.029 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.39

Abstract

Tambak yang ada di Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Wilayah Surabaya Timur mencapai luas 1,278 ha. Kelurahan Keputih merupakan salah satu tempat dari 7 kelurahan yang masuk dalam kawasan konservasi. Area ini merupakan daerah tambak yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan menjadi kawasan produk bandeng organik. Hasil tambak Kelurahan Keputih tersebut sangat besar manfaatnya bagi masyarakat sekitar sebagai lahan penghasilan dan sekaligus sumber gizi yang sangat baik. Selama ini, sebagian besar petambak langsung menjual hasil tangkapannya ke pasar dan pengepul di sekitarnya. Melalui kegiataan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini, dilakukan upaya peningkatan pendapatan masyarakat melalui diversifikasi produk olahan tambak selain bandeng presto maupun bandeng asap. Teknologi pengolahan yang dimaksud adalah pengolahan bandeng yang ditingkatkan kualitas simpannya serta pengolahannya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini dilakukan pelatihan aneka olahan bandeng, juga ditularkan ilmu tentang manfaat bandeng, kandungan gizi serta cara pengolahan bandeng yang sehat dan higienis. Pengabdi berusaha berkontribusi melalui sektor usaha Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Aneka Olahan Bandeng: Upaya Peningkatan Daya Saing Lokal Melalui Penguatan UMKM Di Kelurahan Keputih.
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI PAKAN IKAN: SOLUSI TEPAT GUNA DI WILAYAH KRIAN SIDOARJO MENUJU WILAYAH CERDAS EKONOMI Afifah Rosyidah; Irmina Kris Murwani Murwani; Ratna Ediati; Kavitaningrum Kavitaningrum; M Khoirul Maza; Sholahus Shomadany
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21740

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak luar biasa pada jumlah pendapatan hampir semua UMKM di nusantara ini. Telah terjadi penurunan pendapatan sebanyak 58,76% UMKM apabila dibandingkan sebelum terjadi pandemi Covid-19. Data Badan Pusat Statistik (BPS), menyatakan bahwa Indonesia telah mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi sebesar -2,07 persen sejak tahun 2020. Tidak terkecuali “UMKM PROTEIN IKAN” yang berada di wilayah Krian Kabupaten Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo memiliki lahan budidaya ikan sangat luas; potensi perikanan darat sebanyak 16.767,95 Ha berupa tambak air payau serta 8.538,96 Ha merupakan air tawar. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan bahwa lahan budidaya ikan yang berada di Sidoarjo diperkirakan mencapai hingga 40 persen dari total seluruh luasan yang berada di Provinsi Jawa Timur. Selain itu Kabupaten Sidoarjo juga mempunyai potensi pengolahan ikan dengan media kolam seluas 20,07 Ha dan juga waduk seluas 235,78 Ha. Untuk membangkitkan bahkan meningkatkan kembali kondisi tersebut, sangat diperlukan solusi berupa tindakan mitigasi dan pemulihan. Langkah mitigasi sebagai upaya prioritas jangka pendek adalah dengan cara menciptakan stimulus secara terus-menerus sisi produksi, terutama sangat terkait erat dengan potensi yang telah dimiliki; yakni membangkitkan dan mengembalikan potensi budidaya ikan sebagai nafas UMKM di wilayah Sidoarjo. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, Pengabdi berusaha hadir melakukan segenap upaya untuk terus menerus memberikan kontribusi memecahkan permasalahan UMKM wilayah Sidoarjo yang terdampak Covid-19. Tiada henti upaya pembinaan serta pendampingan kepada UMKM. Tindakan ini dapat menolong para pelaku UMKM memperoleh motivasi dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi serta mampu bangkit. Pengabdi telah berhasil melakukan pembuatan pakan ikan secara mandiri dengan komposisi Protein 55%, Karbohidrat 22%, Vitamin 3%, Serat 4%, Lemak 13%, Mineral 3%. Bahan-bahan yang digunakan memanfaatkan limbah olahan pertanian seperti bekatul; bungkil kelapa; ampas sisa olahan tahu; jerohan, sisik, tulang ikan serta kepala ikan; daun kangkung, daun lamtoro, daun turi.
PREPARATION, CHARACTERIZATION AND CATALYTIC ACTIVITY OF CuO/TS-1 ON BENZENE HYDROXYLATION REACTION Ediati, Ratna; Fansuri, Hamzah; Prasetyoko, Didik
Makara Journal of Science Vol. 15, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CuO/TS-1 catalysts have been prepared and tested in the benzene hydroxylation. TS-1 was synthesized by hydrothermal method, while CuO/TS-1 was prepared by impregnation method using Cu(NO)2.3H2O as precursor. Catalysts were characterized by using X-ray diffraction (XRD), infrared spectroscopy (IR), and N2 adsorption-desorption techniques. The catalytic activity was tested in the hydroxylation reaction of benzene. The products were analyzed using gas chromatography. Catalyst characterization by XRD and IR techniques have showed that the catalyst structure was a MFI type of zeolite. XRD pattern have showed the orthorombic structure and indicated the presence of CuO aggregation. The results of the pyridine adsorption have found that the acidity of TS-1 and CuO/TS-1 were a Lewis acid and it’s increased with an increasing amount of CuO loading. The results of nitrogen adsorption analysis have showed decreasing of surface areas of catalyst with increasing amount of CuO loading. The optimum conditions of benzene hydroxylation was observed by 1%CuO/TS-1 catalyst at 70 °C, reaction time 2 h and acetic acid as the solvent yielded 27.6% of phenol with phenol selectivity was 75.5%
Pembuatan Pakan Ikan Mandiri di Kalirejo Kabupaten Gresik Jawa Timur Rosyidah, Afifah; Ediati, Ratna; Murwani, Irmina Kris; Shomadany, Sholahus; Humaira, Siti Syahda
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.1012

Abstract

Pada saat dilakukan upaya peningkatan kualitas budidaya ikan, ketersediaan pakan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi. Pakan ikan yang baik dapat mempercepat pertumbuhan sehingga bobot ikan semakin meningkat. Pada kegiatan Pengabdian Masyarakat di daerah Kalirejo Kabupaten Gresik kali ini, pengabdi berusaha membantu pembudidaya ikan untuk membuat pakan ikan secara mandiri dengan memanfaatkan potensi ketersediaan bahan lokal serta hasil samping olahan pertanian seperti dedak bekatul, bungkil kedelai, maggot, azolla dan sisa olahan ikan (kepala, jerohan, sisik dan tulang). Pengabdi telah melakukan pembuatan pakan ikan, hasil pengujian menunjukkan komposisi Protein 56%, Karbohidrat 22%, Vitamin 3%, Lemak 13%, Serat 4%, Mineral 2%. Program pengabdian yang dilakukan telah memberikan solusi pembuatan pakan ikan alami dan Mitra UMKM Ikan Kita dapat memanfaatkan potensi alam serta limbah pertanian, tanpa tergantung pada pakan ikan industri.
PENATAAN PKL BEBAS BORAKS DAN FORMALIN MENUJU PRODUK UNGGULAN SEHAT DAN HIGIENIS Rosyidah, Afifah; Purwanti, Endang; Hartanto, Djoko; Murwani, Irmina Kris; Prasetyoko, Didik; Ediati, Ratna
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.245 KB) | DOI: 10.30997/qh.v3i2.944

Abstract

PKL STEPULATION OF FREE STORE BORAKS AND FORMALIN TOWARDS HEALTHY AND HYGIENIC SUPERIOR PRODUCTS ABSTRACT The Community service is focused on getting healthy and hygienic food around the campus. In the early stages, the identification of food sold in street vendors around the campus, whether it contains borax and or formalin. If the results of identification are still found foods containing borax and or formalin, then counseling and guidance and given about alternative materials borax and or formalin, which is safe for health. 40 food samples were random taken from street vendors around the campus. The content of formalin and borax is analyzed qualitatively and quantitative using test equipment’s. The results showed that there were 3 food samples from street vendors serving meatballs and noodles containing formalin and 5 food samples from street vendors serving food containing borax.Keywords: borax, formalin, qualitative analysis. ABSTRAK Layanan Masyarakat difokuskan untuk mendapatkan makanan sehat dan higienis di sekitar kampus. Pada tahap awal, identifikasi makanan yang dijual oleh PKL di sekitar kampus, apakah mengandung boraks dan atau formalin. Jika hasil identifikasi masih ditemukan makanan yang mengandung boraks dan atau formalin, maka konseling dan bimbingan dan diberikan tentang bahan alternatif boraks dan atau formalin, yang aman untuk kesehatan. Sebanyak 40 sampel makanan diambil secara acak dari pedagang kaki lima di sekitar kampus. Kandungan formalin dan boraks dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan alat uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 3 sampel makanan dari pedagang kaki lima yang menyajikan bakso dan mie yang mengandung formalin dan 5 sampel makanan dari pedagang kaki lima yang menyajikan makanan yang mengandung boraks.
Study of UiO-66 and UiO-66 Modulated with Acetic Acid as the Adsorbent for Eriochrome Black T Dye Pambudi, M. Anugrah Rizky; Prayogo, Nanda; Nadjib, Muhammad; Ediati, Ratna
Indonesian Journal of Chemical Research Vol 8 No 3 (2021): Edition for January 2021
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ijcr.2021.8-riz

Abstract

UiO-66, as one of the metal-organic framework (MOF) compounds, has been used to treat some anionic and cationic dye waste. In order to determine the adsorption selectivity decisively, the synthesis of UiO-66 and UiO-66 modulated with acetic acid had been carried out, along with their adsorption tests for Eriochrome Black T (EBT) dye solution. The synthesis was performed by utilizing a solvothermal method with the reaction mixtures of zirconium (IV) chloride (ZrCl4) and terephthalic acid (H2BDC) as a ligand heated at 120 oC for 24 hours. Both UiO-66 (without acetic acid) and acetic acid modulated UiO-66 were obtained as a white powder. Acetic acid as a modulator was added and being investigated for the adsorption capability compared to the normal UiO-66. This study showed that normal UiO-66 exhibited better adsorption than acetic acid modulated UiO-66 with a mmol ratio of acetic acid:ligand varied from 50:1, 100:1, and 150:1. Acetic acid modulated UiO-66 with a mmol ratio of 50 exhibited the best crystallinity as observed by using x-ray diffraction. It can be concluded that the adsorption of EBT using normal and acetic acid modulated UiO-66 obeyed the pseudo-second-order reaction rate law as well as the Langmuir adsorption isotherm pattern.
Diversifikasi Olahan Bawang: Upaya Peningkatan Manfaat dan Nilai Ekonomi Afifah Rosyidah; Ratna Ediati; Irmina Kris Murwani
Share: Journal of Service Learning Vol. 10 No. 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.10.2.70-78

Abstract

Bawang putih dan bawang merah banyak digunakan sebagai penyedap alami karena mempunyai rasa yang kuat pada bumbu alami berbagai jenis masakan. Menambahkan bawang putih atau bawang merah pada berbagai jenis masakan apapun akan menghasilkan aroma dan rasanya menjadi lebih gurih, nikmat dan lezat, baik pada berbagai menu rebusan maupun tumisan. Kian hari harga bawang terus bergerak meningkat, keadaan ini seringkali terjadi akibat pasokan yang semakin berkurang di pasaran. Curah hujan yang tidak stabil di beberapa wilayah, kenaikan bahan bakar transportasi, serta musim panen yang mulai berakhir di beberapa sentra penghasil bawang merupakan faktor dominan naik turunnya harga bawang putih dan bawang merah ini.  Keadaan ini seringkali membuat kuwatir para pelaku UMKM kuliner, ibu rumah tangga bahkan industri makanan rumahan, termasuk kelompok usaha yang bergerak di sektor makanan, tidak terkecuali UMKM kuliner yang ada di wilayah Keputih Surabaya; mengingat fungsi penting bawang pada bumbu makanan-makanan yang diolah. Keadaan tersebut terkadang menjadi pilihan yang sangat sulit, di satu sisi kalau harga jual dinaikkan konsumen cenderung lari namun apabila tidak dinaikkan harga jualnya maka untuk modal berikutnya UMKM ini akan mengalami kesulitan. Oleh karena itu biasanya diambil jalan tengah, harga tetap namun ukuran penjualan ke konsumen agak dikurangi. Pelaksanaan Kegiataan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis Produk ini didasarkan sebagai fasilitas memberikan solusi permasalahan-permasalahan tersebut, sehingga upaya kelangsungan kegiatan jual beli yang selama ini telah dilakukan tidak terhenti dan upaya untuk terus meningkatkan pendapatan masyarakat dapat terlaksana. Pada kegiaatan ini melibatkan UMKM kuliner, pemasok bawang, ibu-ibu PKK, karang taruna dan remaja di wilayah Keputih Surabaya; yang tertarik untuk mengembangkan modifikasi dan diversifikasi olahan bawang. Teknologi pengelolaan dalam modifikasi dan diversifikasi olahan bawang yang dimaksud adalah transfer ilmu dan metoda serta pendampingan yang terus-menerus dilakukan oleh pengabdi mulai dari awal stok bawang segar diterima, cara penyimpanan, pengelolaan suhu dan kelembaban, proses produksi serta variasi modifikasi produk olahan bawang; tidak hanya bawang goreng namun bisa juga diolah menjadi bawang serbuk, pasta bawang, minyak bawang ataupun bawang aneka rasa. Produk ini juga akan dianalisa komposisi hasil produksi yang didapatkan serta terus menerus dimonitor supaya sesuai dengan SNI sehingga memenuhi kecukupan gizinya.