Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Leksikon Kuliner Khas Melayu Deli di Sumatera Utara : Kajian Ekolinguistik Paino, Novhira Putri; Gafari, M. Oky Fardian; Adisaputera, Abdurahman
Basastra Vol 13, No 1 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v13i1.54435

Abstract

Kuliner tradisional tidak hanya mencerminkan khazanah makanan, bahan-bahan yang digunakan, cara pengolahan dan keunikan cita rasa lokal, namun juga mewakili kesatuan budaya masyarakat tertentu. Leksikon nama kuliner khas Melayu Deli di Sumatera Utara mengandung makna budaya yang penting untuk dianalisis dan diinterpretasi untuk mengungkapkan nilai simbolis dan budaya yang terkandung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penamaan kuliner tradisional masyarakat Melayu Deli yang ada di Sumatera Utara berdasarkan tinjauan bentuk leksikon, pandangan masyarakat, dan bahan dasar kuliner tradisional tersebut. Fenomena kabahasaan dapat muncul berkaitan dengan isu kelestarian lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ekolinguistik menggunakan teori dialektikal yang mencakup tiga dimensi praksis sosial, yaitu dimensi ideoligis, dimensi sosiologis, dan dimensi biologis. Objek yang diteliti merupakan makanan dan minuman yang dapat menunjukkan identitas budaya masyarakat Melayu Deli di Sumatera Utara. Data dalam penelitian ini didapatkan dari observasi dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa leksikon kuliner khas masyarakat Melayu Deli di Sumatera Utara terdapat tiga pengelompokkan jenis kuliner yaitu makanan berat, makanan ringan, dan minuman.
Development of the Pancasila Student Profile Strengthening Project Module (P5) Based on Pakpak Bharat Culture Gafari, M Oky Fardian; Pulungan, Hendra K.; Astuti, Wahyu Wiji; Assalam, Muhammad Hafidz; Surip, Muhammad
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i1.32861

Abstract

Teaching modules are written materials in the form of paper sheets that are bound and covered and present knowledge that is systematically arranged. This research aims to develop valid, effective, and practical teaching modules based on the culture of Pakpak Bharat Sumatra. This study uses a research and development (R&D) model with the ADDIE model with five main stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. This teaching module has been validated by 9 experts, namely material experts, media design experts, and linguists. The study had 2 trials: a small group trial (15 students) and a large group trial (45 students). Based on the combined percentage of validity of teaching modules, according to experts, 82% is categorized as "good/valid." The practicality of the teaching module was measured through the RPP implementation sheet carried out in a small group trial of 81% categorized as good/valid and a large group trial of 88% categorized as "very good/very valid". Based on these results, it can be concluded that the teaching module in class V of SD Sibengkurung North Sumatra is categorized as "suitable for use".
Prinsip-Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Fitur Chat di Aplikasi Ojek Online Syarah Amaliyah Usman; M. Oky Fardian Gafari
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i3.1579

Abstract

The explanation and description of the deviations and the application of the Leech principle of chaos in the Gojek, Grab, and inDriver application char features are the objectives of this study. The theory used in this study using the theory of Leech language chaos principles. This research data is a matching of online scooter drivers and consumers in chat features in online scout apps, through recording, crawling, and observation. The data source obtained is ten data in each online application. (Gojek, Grab, inDriver). The instrumental indicator used consists of the principle of excellence that encompasses the maximum of wisdom, charity, appreciation, humility, agreement, and sympathy. The data collection technique used is observation and recording. Data analysis techniques used are, observing and observing, recording, collecting data, and analyzing data. The results of the research show that the most common form of deviation is the maxima of intelligence in which drivers and customers do not want to reduce the loss to themselves and increase the benefit of others. Meanwhile, the dominant form of application of the principle is the maximum intelligence demonstrated through agreement and sympathy.
Kesantunan atau Tindak Tutur Masyarakat Sosial: Komunitas Kesehatan Fardian Gafari, M. Oky; Agustina Simanjuntak, Kristin; Waty Aulia, Mey; Ayu Anggreni, Triya; Mumtazah Assaidah, Intan
Khidmat Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak tutur dan strategi kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial di komunitas kesehatan, khususnya dalam komunikasi antara tenaga medis, pasien, dan keluarga pasien. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif di beberapa fasilitas layanan kesehatan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada teori tindak tutur Searle serta prinsip kesantunan menurut Leech, dengan fokus pada klasifikasi jenis tindak tutur seperti direktif, deklaratif, ekspresif, dan komisif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan secara dominan menggunakan tindak tutur direktif dan representatif untuk menyampaikan anjuran, larangan, dan penjelasan medis kepada pasien. Strategi kesantunan positif dan negatif juga diterapkan secara konsisten, misalnya melalui penggunaan kata-kata inklusif, kalimat tidak langsung, serta nada komunikasi yang ramah dan tidak menggurui. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi dalam komunitas kesehatan tidak hanya ditentukan oleh isi pesan, tetapi juga oleh cara penyampaian yang santun, empatik, dan sesuai konteks budaya.
FRAMING VALUES: A DISCOURSE STUDY OF PANCASILA INTERNALIZATION IN PROJECT-BASED LEARNING Silalahi, Maysarah; Wuriyani, Elly Prihasti; Gafari, M. Oky Fardian
Journal of Pragmatics and Discourse Research Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jpdr.v5i1.1235

Abstract

This study explores the development and implementation of a project-based assessment module aimed atstrengthening the Pancasila Learner Profile in Junior High School education. Beyond assessing pedagogicaloutcomes, the study integrates a discourse analysis lens to examine how Pancasila values are constructed,communicated, and internalized through classroom interaction and project-based dialogue. Using qualitativemethodsinterviews, observations, and document analysisthe study identifies discursive patterns in teacherguidance, student collaboration, and reflection activities. Findings reveal that project-based learning not onlyenhances critical thinking, collaboration, and value comprehension but also generates meaningful discourse thatreflects national identity and ethical reasoning. Teachers use specific language strategies to frame values such asmutual cooperation (gotong royong), diversity, and independence, often through narrative reflection andevaluative commentary. Meanwhile, student project presentations and written reflections show evidence oflinguistic shifts, metaphor use, and personalized value articulation. The assessment rubrics provided in the modulefurther shape the discourse around civic responsibility and ethical engagement. By foregrounding thecommunicative aspects of learning, this study highlights that value formation is not only behavioral but alsodiscursive. The implications suggest that project-based assessment can serve as both a pedagogical tool and adiscourse environment where students learn to articulate and negotiate values in context. The study recommendsfurther investigation into how educational discourse shapes identity, civic morality, and interculturalunderstanding in diverse Indonesian classrooms.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Ajar Apresiasi Cerita Anak pada Mata Kuliah Pengajaran Sastra Anak Program Studi PBSI Simatupang, Mersi Doknauli; Gafari, M. Oky Fardian; Ansari, Khairil
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.2055

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan memahami teori psikologi sastra Freud, khususnya analisis struktur kepribadian (id, ego, superego). Modul ajar yang tersedia belum memadai dalam memberikan panduan aplikatif maupun contoh studi kasus untuk mendukung apresiasi cerita anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan modul ajar berbasis psikologi sastra pada mata kuliah Pengajaran Sastra Anak di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengadaptasi tahap awal model pengembangan Borg and Gall. Subjek penelitian terdiri atas 38 orang mahasiswa dan 2 orang dosen pengampu mata kuliah pengajaran sastra anak. Data diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, studi literatur, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 97,4% mahasiswa membutuhkan modul ajar untuk memahami apresiasi cerita anak secara lebih sistematis. Sebanyak 71,1% mahasiswa belum memahami penerapan teori Freud dalam analisis cerita anak, dan 65,7% kesulitan menganalisis konflik internal tokoh menggunakan kerangka id, ego, dan superego. Analisis bahan ajar yang tersedia juga menunjukkan bahwa buku utama belum menyediakan panduan praktis maupun contoh studi kasus berbasis teori psikologi sastra. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul ajar yang memuat ringkasan teori Freud dan latihan studi kasus. Modul ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan teori dan praktik serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis dan menyampaikan nilai moral cerita anak.
Analisis Tindak Tutur dan Kesantunan Berbahasa Masyarakat Kelas Sosial Pada Komunitas Kesehatan Sitorus, Artha Uly; Audia, Amanda Rizky; Kholisha, Nasya; Happuch Simangunsong, Trifena Euodia Keren; Gafari, M. Oky Fardian
Khidmat Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk tindak tutur dan kesantunan bahasa dan kesantunan bahasa yang digunakan Masyarakat dari berbagai kelas sosial dalam komunitas kesehatan. Fokus utama dalam penelitian adalah bagaimana perbedaan kelas sosial memengaruhi praktik komunikasi antara tenagaa Kesehatan, pasien, dan pengunjung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan tenaga kesehatan di beberapa rumah sakit, praktik bidan, dan klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur yang muncul meliputi Lokasi, perlokusi, dan ilokusi, dengan penerapan kesantunan yang tinggi untuk menjaga efektivitas komunikasi. Perbedaaan kelas sosial tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kualitas kesantunan berbahasa. Sebaliknya, tenaga kesehatan tetap mempertahankan perilaku sopan, ramah, dan komunikatif dalam berintekraksi dengan pasien. Penelitian ini menegaskan bahwa pentingnya kesantunan berbahasa sebagai strategi komunikasi yang efektif dalam menjaga hubungan interpersonal di komunitas kesehatan.
PEMBERDAYAAN PEMUDA DALAM GERAKAN PEDULI LINGKUNGAN MELALUI LITERASI SASTRA HIJAU (GREEN LITERATURE) DI DUSUN III DESA TANJUNG GUSTA, KECAMATAN SUNGGAL Fardian Gafari, M. Oky; Chairunnisa, Hera; Arianto, Tomi; Fahmy Dalimunthe, Syairal; Kurnia Pulungan, Hendra; Reviani Manullang, Ester; Damanik, Bea Anantha; Septiani Sihaloho, Jelita
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal PUAN Indonesia Vol. 7 No. 1 Juli 2025
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v7i2.462

Abstract

The city of Medan is facing a critical environmental situation due to recurrent flooding that has affected various areas throughout 2024–2025. According to data from the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Medan, there are 25 flood-prone points, with 7,699 houses inundated and 24,874 residents affected. This condition is exacerbated by the low level of public awareness regarding environmental cleanliness and unplanned urban development that neglects ecological balance. In response, a community service team from the Department of Indonesian Literature conducted a program entitled “Environmental Awareness Movement through Green Literature” in Dusun III, Tanjung Gusta Village, Sunggal Subdistrict—one of the flood-prone areas in Medan. The program involved approximately 50 young participants and featured two expert speakers: an ecologist and a literary scholar specializing in environmental studies. Participants showed strong enthusiasm throughout the sessions, which included lectures, group discussions, and interactive question-and-answer activities. The materials covered topics such as ecosystem preservation, the impact of waste on water channels, and the role of literature as an educational and inspirational medium for fostering environmental awareness. As a follow-up, participants and the community service team initiated concrete actions such as tree planting, community clean-up activities, and the creation of eco-literary works, including poetry and short stories with ecological themes. The program not only encouraged behavioral change toward environmental stewardship but also aimed to develop youth as role models for environmentally conscious communities. The program outputs include a submitted national journal article, online news coverage, a training module (in progress for ISBN registration), an intellectual property (HAKI) submission, and a documentary video—serving as tangible contributions to environmental sustainability in Medan.
Leksikon Kuliner Khas Melayu Deli di Sumatera Utara : Kajian Ekolinguistik Paino, Novhira Putri; Gafari, M. Oky Fardian; Adisaputera, Abdurahman
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 13 No. 1 (2024): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bss.v13i1.54435

Abstract

Kuliner tradisional tidak hanya mencerminkan khazanah makanan, bahan-bahan yang digunakan, cara pengolahan dan keunikan cita rasa lokal, namun juga mewakili kesatuan budaya masyarakat tertentu. Leksikon nama kuliner khas Melayu Deli di Sumatera Utara mengandung makna budaya yang penting untuk dianalisis dan diinterpretasi untuk mengungkapkan nilai simbolis dan budaya yang terkandung. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penamaan kuliner tradisional masyarakat Melayu Deli yang ada di Sumatera Utara berdasarkan tinjauan bentuk leksikon, pandangan masyarakat, dan bahan dasar kuliner tradisional tersebut. Fenomena kabahasaan dapat muncul berkaitan dengan isu kelestarian lingkungan sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ekolinguistik menggunakan teori dialektikal yang mencakup tiga dimensi praksis sosial, yaitu dimensi ideoligis, dimensi sosiologis, dan dimensi biologis. Objek yang diteliti merupakan makanan dan minuman yang dapat menunjukkan identitas budaya masyarakat Melayu Deli di Sumatera Utara. Data dalam penelitian ini didapatkan dari observasi dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa leksikon kuliner khas masyarakat Melayu Deli di Sumatera Utara terdapat tiga pengelompokkan jenis kuliner yaitu makanan berat, makanan ringan, dan minuman.
Praktik Kerja Mahasiswa pada Proses Pracetak dan Pascacetak Penerbitan Buku di Obelia Publisher Adella, Syahrina; Anjani, Fiza; Syahputra, Meyla Zinta; Gafari, M Oky Fardian; Siregar, Rafiqah Yusna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3463

Abstract

Magang merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan memahami praktik profesional secara langsung. Artikel ini mendeskripsikan pengalaman mahasiswa magang di Obelia Publisher, penerbit independen di Medan yang fokus pada karya sastra lokal. Metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif dan observasional digunakan untuk menggambarkan keterlibatan mahasiswa dalam seluruh alur penerbitan, mulai dari pracetak (seleksi naskah, penyuntingan, layout, desain sampul) hingga pascacetak (pendataan stok, distribusi, promosi, dan acara literasi). Mahasiswa juga berpartisipasi dalam kegiatan literasi bersama komunitas Ngobrol Buku, seperti Festival Ngobrol Buku, Festival Sastra Akhir Pekan, Pesta Literasi, dan diskusi “Cakap Asik”. Hasil magang menunjukkan mahasiswa memperoleh keterampilan teknis dan soft skill, termasuk ketelitian, kreativitas, kerja sama tim, kemampuan beradaptasi, serta pemahaman tentang manajemen penerbitan independen. Pengalaman ini juga memperluas jaringan profesional mahasiswa dan menumbuhkan minat terhadap literasi dan dunia penerbitan buku. Temuan ini menegaskan pentingnya magang sebagai sarana pembelajaran praktis dan pengembangan kompetensi di bidang penerbitan dan literasi.