Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Branding Rest Area Desa Wonokerso Kecamatan Pakisaji melalui Video Animasi dan Desain Kawasan Berbasis Cultural-Tourism Mohammad Musthofa Al Ansyorie; M. Aris Ichwanto; Eko Suwarno; Jenvia Rista Pratiwi; M. Aryabima Wicaksana
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um066v3i12023p8-13

Abstract

Abstract Wonokerso Village is a rural area that has unique characteristics as an industrial area. This is supported by its strategic location, namely near the main route connecting Malang and Kepanjen, making it easier for investors to visit Wonokerso Village. Based on the survey results, the village needs a rest area master plan and rest area branding so that more people visit this area. Another supporting factor is the location of Wonokerso Village itself, which is a stopover area for people traveling either from the Malang area or outside the Malang area, especially the Blitar, Tulungagung areas, and so on. For this reason, there is a need to design a rest area master plan. The method for implementing this service activity includes several stages, namely (1) the preparation stage, (2) the implementation stage, and (3) the final stage. Several activities are carried out at each stage, following the needs and plans for completing this community service activity. Abstrak Desa Wonokerso adalah sebuah kawasan pedesaan yang memiliki karakteristik khusus untuk menjadi daerah industri. Hal tersebut didukung dengan lokasi yang strategis yaitu berada di dekat jalur utama yang menghubungkan antara Malang dengan Kepanjen, yang akan memudahkan investor untuk mengunjungi Desa Wonokerso. Berdasarkan hasil survey bahwa desa saat ini membutuhkan masterplan rest area berbasis cultural-tourism dan juga branding kawasan rest area agar masyarakat lebih banyak berkunjung ke daerah ini. Faktor pendukung lainnyaa adalah letak Desa Wonokerso sendiri yang menjadi daerah sanggah untuk masyarakat yang bepergian baik dari daerah Malang atau ke luar daerah Malang khususnya wilayah Blitar, Tulungagung, dan lain sebagainya. Untuk itu, perlu adanya desain masterplan rest area. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, dan (3) tahap akhir. Pada masing-masing tahap dilaksanakan beberapa kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan rencana penyelesaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.
Development of Intensive Apprenticeship Models for Accelerating Certification Isnandar, Isnandar; Suwarno, Eko; Ariestadi, Dian; Umniati, B. Sri; Al Ansyorie, Mohammad Musthofa
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal Teknologi, Kejuruan, dan Pengajarannya Vol 44, No 1: Februari 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um031v44i12021p21-27

Abstract

As a consequence of the rapid development of infrastructures, there is a scarcity of availability of skilled labor in construction services, so efforts are needed to accelerate the preparation of experts in the field of construction services. Intensive apprenticeship pattern is a program to accelerate the preparation of construction service workers in increasing the relevance of higher education to the world of work as a purpose in this study. Data analysis used comparative analysis and descriptive statistics. The results of the study show that the existing pattern of internship in the field carried out by the sample universities is that there are two things that have not been widely implemented, namely the provision of insurance and special facilities. While other items related to the implementation of internships have a percentage of more than 50 percent. The apprenticeship patterns that can be implemented include through the process of collaboration, socialization, participant registration, self assessment, matriculation, implementation of internships, appraisal, and granting certificates from the Construction Services Business Entity (CSBE/ BUJK). Whereas Certification is carried out in general through Pre-Internship, Internships, Judicium, Post-Judiciary, Graduation and Certification of Young Experts.
Peningkatan Nilai Ekonomis Sampah Limbah Rumah Tangga dengan Menggunakan Teknologi Mesin Pemilah Sampah Plastik dan Penghancur Sampah Organik Suwarno, Eko; Al Ansyorie, Mohammad Musthofa; Ichwanto, Muhammad Aris; Muhamad Rifai, Ridwan; Bachtiar, Muhammad Affan
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i42023p197-202

Abstract

Sidodadi Village is a village located in Ngantang District, Malang Regency. Sidodadi Village is between 3 towns. Where these 3 villages are still included in the Ngantang District area. Sidodadi Village is divided into 4 hamlets: Simo, Sekar, Salam, and Sidomulyo. Organic waste can be considered environmentally friendly and can even be reprocessed into valuable if appropriately managed. However, if waste is not managed properly, it will cause disease and unpleasant odors because of the rapid decomposition of organic waste. Waste processing using renewable technology is one solution that can be used to process waste properly. The output of this activity is a final report in the form of an Organic Waste Crushing Machine Design, and an ISBN journal regarding the study of increasing the economic value of household waste using organic waste shredding machine technology. This machine can help the village process waste so that waste is not left unattended. Desa Sidodadi merupakan desa yang terletak di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Letak Desa Sidodadi berada diantara 3 Desa, dimana 3 desa tersebut masih termasuk dalam wilayah Kecamatan Ngantang. Desa Sidodadi terbagi menjadi 4 dusun yaitu dusun simo, sekar, salam, dan sidomulyo. Sampah organik bisa dikatakan sebagai sampah ramah lingkungan bahkan sampah bisa diolah kembali menjadi suatu yang bermanfaat bila dikelola dengan tepat. Tetapi sampah bila tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan penyakit dan bau yang kurang sedap hasil dari pembusukan sampah organik yang cepat. Pengolahan sampah menggunakan teknologi terbarukan merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan guna mengolah sampah dengan benar. Luaran dari kegiatan ini adalah laporan akhir yang berupa Desain Mesin Penghancur Sampah Organik, dan jurnal ber-ISBN mengenai kajian peningkatan nilai ekonomis sampah limbah rumah tangga dengan menggunakan teknologi mesin penghancur sampah organik. Maka dengan adanya mesin ini dapat membantu pihak desa dalam segi pengolahan sampah sehingga sampah tidak dibiarkan begitu saja.
Pengembangan Layout 3D Rest Area dan Wisata Alam Desa Pagersari Berbasis Country Care untuk Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan Sugandi, R. Machmud; Al Ansyorie, Mohammad Musthofa; Aris Ichwanto, Muhammad; Suwarno, Eko; Mega Maharani, Nur Ira; Novianti, Novianti
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 3 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v3i62023p252-262

Abstract

The location of Pagersari Village, which is in the highlands, makes it have a lot of potential natural resources that can be developed. This is also supported by the Pagersari Village area, which is mostly forest and very fertile land. Therefore, the development of the potential of Pagersari Village to be used as a rest area and nature tourism requires an exciting concept so that the existing potential can attract tourists. One idea that can be developed is to build a rest area and nature tourism in Pagersari Village using a country care basis. In other words, the development of the existing village potential is carried out by prioritizing the concept of caring for the village environment. In this 3D layout concept, tourist spots that can be developed are tourist spots related to nature or the environment of Pagersari Village itself. The natural tourist spot in question can be developed in the rest area, which will also be realized to increase the attractiveness of visitors, which will certainly be related to the welfare of the surrounding community. Lokasi Desa Pagersari yang terletak di dataran tinggi membuatnya memiliki banyak potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan. Hal ini juga didukung oleh wilayah Desa Pagersari yang sebagian besar berupa hutan dan juga tanah yang sangat subur. Maka dari itu, pengembangan potensi Desa Pagersari untuk dijadikan rest area dan wisata alam memerlukan adanya suatu konsep yang menarik sehingga potensi-potensi yang ada ini dapat menarik minat wisatawan. Salah satu konsep yang dapat dikembangkan adalah membangun rest area dan wisata alam pada Desa Pagersari dengan menggunakan basis country care. Dengan kata lain, pengembangan potensi desa yang sudah ada dilakukan dengan mengedepankan konsep peduli lingkungan desa. Pada konsep layout 3D ini, spot-spot wisata yang dapat dikembangkan adalah spot wisata yang berkaitan dengan alam atau lingkungan Desa Pagersari sendiri. Spot wisata alam yang dimaksud dapat dikembangkan pada rest area yang nantinya juga akan direalisasikan untuk meningkatkan daya tarik pengunjung yang pastinya akan berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat sekitar.
PERUBAHAN POTENSI PENGEMBANGAN DAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG DESA DALISODO, KABUPATEN MALANG SETELAH DISTABILISASI DENGAN ABU SEKAM PADI Hanani, Marizka; Suwarno, Eko; Rahayuningsih, Titi
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v4.i4.2024.4

Abstract

Abstrak : Kurangnya kemampuan tanah dasar dapat menyebabkan kerusakan pada perkerasan jalan, seperti retak, lubang dan jalan bergelombang. Kasus serupa ditemukan di Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil uji pendahuluan, diketahui bahwa tanah di lokasi tersebut merupakan jenis tanah berlempung dengan penilaian buruk sebagai tanah dasar menurut AASHTO. Selain itu, tanah ini termasuk tanah dengan potensi pengembangan yang sangat tinggi dan nilai IP yang tinggi sehingga kuat gesernya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perubahan potensi pengembangan tanah lempung Desa Dalisodo setelah distabilisasi dengan abu sekam padi; (2) Mengetahui perubahan kuat geser tanah tanah lempung Desa Dalisodo setelah distabilisasi abu sekam padi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Mekanika Tanah Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan UM menggunakan metode penelitian eksperimen. Kadar abu sekam padi yang diujikan yaitu 10 percent, 12,5 percent, 15 percent dan 17,5 percent dengan masa pemeraman14 hari. Penelitian ini menggunakan Free Swell Index Test untuk menentukan nilai indeks pengembangan bebas dan Direct Shear Test untuk menentukan nilai kuat geser. Data dikumpulkan melalui observasi secara sistematis, kemudian dianalisis menggunakan persamaan sesuai standar. Hasil penelitian disajikan dalam tabel rekapitulasi dan grafik hubungan untuk mengetahui trend data. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa: (1) Perubahan nilai indeks pengembangan bebas pada tanah yang distabilisasi menghasilkan penurunan tertinggi pada kadar 17,5 percent ASP, yaitu dari 55 percent menjadi 20 percent sehingga potensi pengembangan tanah lempung tergolong rendah; (2) Perubahan kuat geser tanah menghasilkan peningkatan tertinggi pada kadar stabilisasi 12,5 percent ASP, yaitu dari 23,96 kPa menjadi 54,96 kPa sehingga konsistensi tanah tergolong tanah firm/kokoh.
PERUBAHAN INDEKS PLASTISITAS DAN KUAT GESER TANAH LEMPUNG DESA DALISODO KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG SETELAH DISTABILISASI DENGAN KAPUR PADAM Dewi, Kinanti Ratri; Suwarno, Eko; Rahayuningsih, Titi
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v4.i3.2024.1

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh stabilisasi tanah lempung di Desa Dalisodo, Kabupaten Malang, menggunakan kapur padam (Ca(OH)2) terhadap indeks plastisitas dan kuat geser tanah. Uji pendahuluan menunjukkan bahwa 51,02 persen tanah lolos saringan, dan berdasarkan klasifikasi AASHTO, tanah tersebut tergolong A-7-5 (10) dengan indeks plastisitas (PI) sebesar 27,28 persen, yang menunjukkan plastisitas tinggi dan sifat kohesif. Karena tanah ini memiliki kondisi dasar yang kurang baik, diperlukan stabilisasi untuk meningkatkan kualitasnya agar dapat digunakan sebagai material dasar konstruksi. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif eksperimental di Laboratorium Mekanika Tanah Universitas Negeri Malang, dengan subjek tanah yang diambil dari kedalaman 1 meter. Kapur padam digunakan sebagai bahan stabilisasi dengan persentase 0 persen, 7,5 persen, 10 persen, 12,5 persen, dan 15 persen dari berat tanah kering, dengan waktu pemeraman selama 7 hari. Pengujian meliputi uji batas konsistensi (Atterberg) untuk menentukan indeks plastisitas dan uji geser langsung untuk mengukur kuat geser tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kapur padam sebesar 7,5 persen mengurangi indeks plastisitas dari 27,28 persen menjadi 10,99 persen, dan meningkatkan kuat geser tanah dari 0,23 kg/cm² menjadi 0,36 kg/cm². Kesimpulannya, penambahan kapur padam secara signifikan memperbaiki indeks plastisitas dan kuat geser tanah lempung di Desa Dalisodo, menjadikannya lebih layak sebagai dasar konstruksi.
PERUBAHAN NILAI INDEKS PLASTISITAS DAN KUAT GESER TANAH AKIBAT PENAMBAHAN CALCIUM CARBIDE RESIDUE (CCR) PADA TANAH DESA SONGGOKERTO Pawestri, Yuniar Eka; Suwarno, Eko
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v4.i7.2024.1

Abstract

Abstrak: Pada pekerjaan konstruksi, tanah memiliki fungsi penting sebagai penopang konstruksi yang berdiri diatasnya. Berdasarkan hasil uji pendahuluan tanah asli Desa Songgokerto Kota Batu didapati nilai tanah lolos saringan no.200 sebesar 38 persen dan nilai IP sebesar 35,78 persen. Menurut klasifikasi AASHTO tanah Desa Songgokerto masuk kedalam kategori A-7-6 (7), sehingga tanah tersebut masuk kedalam jenis tanah lempung buruk sebagai tanah dasar. Untuk memperbaiki kondisi tanah tersebut, diperlukan adanya upaya stabilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait perubahan nilai Indeks Plastisitas dan Kuat Geser Tanah akibat penambahan Calcium Carbide Residue (CCR). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksperimental. Penelitian yang dilakukan menggunakan CCR dengan persentase 0 persen, 10 persen, 12,5 persen, dan 15 persen dari berat tanah dan dilakukan pemeraman selama 14 hari. Pengujian yang dilakukan meliputi Uji Batas Cair, Uji Batas Plastis, dan Uji Direct Shear Test. Hasil dari pengujian ini didapati penurunan nilai Indeks Plastisitas pada tanah asli sebesar 35,78 persen menjadi setelah penambahan CCR 15 persen. Sedangkan untuk nilai Kuat Geser Tanah, didapati nilai terbaik pada penambahan CCR 12,5 persen, dimana nilai kuat geser tanah asli sebesar kg/cm2 dapat naik menjadi kg/cm2.Hasil penelitian ini membuktikan bahwa CCR dapat memperbaiki nilai Indeks Plastisitas dan Kuat geser Tanah pada tanah Desa Songgokerto Kota Batu.
ANALISIS EVALUASI MANAJEMEN WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE CPM, PERT, DAN TCTO PADA PELAKSANAAN LAPIS PONDASI ATAS (LPA) PROYEK JLS LOT 6 TULUNGAGUNG—TRENGGALEK Ali Putri, Dwi Eggyna; Bambang Revantoro, N; Suwarno, Eko
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068.v4.i8.2024.4

Abstract

Abstrak : Permasalahan keterlambatan proyek terjadi pada pekerjaan Lapis Pondasi Atas (LPA) di Proyek JLS Lot 6 Tulungagung—Trenggalek, yang disebabkan oleh cuaca hujan, ketidaksesuaian tanah dasar, serta keterbatasan alat berat. Keterlambatan ini mencapai -6,361 persen atau sekitar Rp. 739.625.414,496 dengan 30 hari keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perhitungan waktu dan biaya pekerjaan LPA menggunakan metode CPM, PERT, dan TCTO serta menilai efisiensi penerapannya di lapangan untuk meminimalkan keterlambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CPM memprediksi waktu penyelesaian 112 hari, sedangkan metode PERT mempersingkatnya menjadi 109 hari dengan efisiensi waktu 2,67 persen. Total biaya proyek mencapai Rp. 3,482,951,413,50 dengan penyelesaian proyek sebesar 50,80 persen. Metode TCTO pada CPM dengan alternatif penambahan jam lembur dan alat berat menghasilkan deviasi 12 hari dan efisiensi waktu 10,7 persen, namun biaya meningkat sebesar Rp. 218,643,840,00 (kenaikan 6,27 persen). Pada metode PERT, TCTO mempercepat penyelesaian 13 hari dengan efisiensi 11,60 persen dan kenaikan biaya Rp. 119,217,586 (5,78 persen). Faktor utama keterlambatan mencakup cuaca, kondisi lapangan, kapasitas alat, kesiapan, kualitas, dan spesifikasi material. Metode PERT cocok diterapkan di lapangan karena menggunakan tiga estimasi waktu, sementara metode TCTO tepat untuk mempercepat pekerjaan yang tertunda dengan solusi alternatif.
RETRACTED: PERBANDINGAN MODEL UNSTEADY DAN STEADY FLOW ALIRAN BANJIR SUNGAI WAY LAALA SEBAGAI DASAR SOLUSI PENANGANAN PASCA BENCANA Idfi, Gilang; Setyawan, Eko; Suwarno, Eko; Al Ansyorie, M. Musthofa
BANGUNAN Vol 28, No 1 (2023): BANGUNAN EDISI MARET
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v28i12023p%p

Abstract

Kami, tim editorial Jurnal Bangunan, mengumumkan penarikan artikel berjudul "PERBANDINGAN MODEL UNSTEADY DAN STEADY FLOW ALIRAN BANJIR SUNGAI WAY LAALA SEBAGAI DASAR SOLUSI PENANGANAN PASCA BENCANA" yang diterbitkan pada Vol. 28, No. 1, 2023, berdasarkan permintaan penulis, Gilang Idfi. Penarikan ini dilakukan karena penulis menemukan kesalahan signifikan dalam pengumpulan data yang mempengaruhi keakuratan hasil penelitian. Demi menjaga integritas akademik dan kualitas penelitian, penulis memutuskan untuk menarik artikel ini, melakukan revisi yang diperlukan, dan mengajukan kembali artikel yang sudah diperbaiki. Kami mendukung keputusan ini dan berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengajukan kembali artikel mereka setelah perbaikan dilakukan.Dokumen dan isinya di hapus dari Jurnal Bangunan dan menghapus semua referensi yang terkait dengan artikel ini.
Peningkatan Nilai Ekonomis Sampah Limbah Rumah Tangga Dengan Menggunakan Teknologi Mesin Pemilah Sampah Plastik Dan Penghancur Sampah Organik Suwarno, Eko; Al Ansyorie, Mohammad Musthofa; Ichwanto, Muhammad Aris
Jurnal Graha Pengabdian Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um078v5i42023p%p

Abstract

Desa Sidodadi merupakan desa yang terletak di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Letak Desa Sidodadi berada diantara 3 Desa, dimana 3 desa tersebut masih termasuk dalam wilayah Kecamatan Ngantang. Desa Sidodadi terbagi menjadi 4 dusun yaitu dusun simo, sekar, salam, dan sidomulyo. Sampah organik bisa dikatakan sebagai sampah ramah lingkungan bahkan sampah bisa diolah kembali menjadi suatu yang bermanfaat bila dikelola dengan tepat. Tetapi sampah bila tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan penyakit dan bau yang kurang sedap hasil dari pembusukan sampah organik yang cepat. Pengolahan sampah menggunakan teknologi terbarukan merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan guna mengolah sampah dengan benar. Luaran dari kegiatan ini adalah laporan akhir yang berupa Desain Mesin Penghancur Sampah Organik, dan jurnal ber-ISBN mengenai kajian peningkatan nilai ekonomis sampah limbah rumah tangga dengan menggunakan teknologi mesin penghancur sampah organik. Maka dengan adanya mesin ini dapat membantu pihak desa dalam segi pengolahan sampah sehingga sampah tidak dibiarkan begitu saja