Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

“TUBIFEX INSTAN (FEXTAN)”: PAKAN ALTERNATIF BAGI UNIT PERBENIHAN IKAN LELE DI WILAYAH KABUPATEN NAGAN RAYA PROPINSI ACEH Afrizal Hendri; Sufal Diansyah; Aris Yusdi; Sri Wahyuni; Mahyedin Salim; Burhanis Burhanis
Marine Kreatif Vol 6, No 2 (2022): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmk.v6i2.6551

Abstract

One of the critical phases in the production of lele sangkuriang (catfish) seeds is the rearing of larvae - post larvae - seed. During this phase, its growth is strongly influenced by feed, in particular natural feed and or feed that suits the needs of the fish. Tubifex sp type natural feed is one type of feed that is generally used by Balai Benih Ikan,BBI, fish state hatchery) during the rearing period of lele sangkuriang seed. The results of discussions and sharing with technicians and employees of BBI Parom Nagan Raya and surrounding fish farmers, information was obtained that so far they have been very dependent on live tubifex type natural feed ordered from North Sumatera Province for lele sangkuriang rearing (for fourteen days of rearing). The need for live tubifex for one cycle of activity is 5 kg-10 kg, at a price of Rp.100.000/kg (IDR), excluding the cost of box packing + shipping costs to Nagan Raya. Departing from the problem of these partners (BBI), the implementation team of the Pengabdian Berbasis Riset (PBR) of Universitas Teuku Umar (UTU), has agreed to introduce science and technology in the form of introduction of instant tubifex/fexTan artificial feed. "Instant tubifex" is a type of artificial feed that is designed to resemble/ mimic which physically (color, shape) is like the original tubifex. It's just that this fexTan feed is easy to produce, raw materials in Aceh are very available, and the price per kg is still affordable/economically calculated and uses simple equipment. This PBR activity is carried out through two methods, namely lectures and discussions and demonstrations at partner locations. For information that this fexTan is produced from the main raw material for baby tuna (Thunnus sp) or known as sisik fish (local name), priced at Rp.50.000/kg and crude protein ±30%. Baby tuna fish that has undergone certain stages/processes, which are then molded based on the desired meshsize and put in plastic cups as packing containers and for subsequent use can be stored in the freezer. The results of PBR's activities for two days show that: i) there has been an increase in partner knowledge and competence about fexTan, ii) the availability of fexTan production facilities, iii) partner productivity has increased, iv) increased partner profits.
SURVIVAL INDUK BETINA IKAN LELE LOKAL ACEH YANG DIPELIHARA PADA SUBSTRAT YANG BERBEDA Agusriati Muliyana; Afrizal Hendri; Radhi Fadhillah
Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia VOL 11, NO 1 (2023): JURNAL AKUAKULTUR RAWA INDONESIA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jari.v11i1.20496

Abstract

Aceh local catfish (variant limbek) is one of the high-potential freshwater fish. It tastes better than sangkuriang catfish so the demand product is higher than supply. Economically, this fish is very potential if developed in aquaculture system, and domesticated. This study aimed to describe the initial stages of domestication of wild fish species through several methods such as (i) broodstocks collection; (ii) broodstocks selection; and (iii) experiment. It was an experimental-single-factor research with three treatments namely; A: no substrate pond; B: soil substrate pond; and C: soil substrate pond with pipe (shelter). The results of the analysis showed that the highest survival rate is in treatment C (a soil substrate pond with pipe) with the first and second sampling percentage of 88% and 68% respectively. The percentage of local catfish that reached the reproductive phase did not differ between the treatment (P>0.05) so the sheltered pond did not affect the reproductive of local catfish, and it was influenced by the quality and quantity of feed.Key words : Aquaculture, Substrate, Domestication 
Pengenalan Trash Fish sebagai Pakan Potensial Kepada Pembudidaya Ikan Lele Sangkuriang di Gampong Ujong Drien Kabupaten Aceh Barat Zuriat Zuriat; Eri Safutra; Afrizal Hendri; Mohamad Gazali; Khairul Samuki
Marine Kreatif Vol 7, No 1 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i1.7953

Abstract

Pakan dalam bisnis ikan lele sangkuriang size konsumsi menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh para pembudidaya ikan lele di desa (gampong) Ujong Drien Kabupaten Aceh Barat. Hasil diskusi dengan pembudidaya setempat, didapatkan informasi bahwa dari awal tebar hingga panen (tiga bulan) semua pembudidaya menggunakan pakan (pelet) komersil dan setelah dianalisis didapatkan data bahwa jika dibandingkan harga jual ikan lele konsumsi ditingkat pembudidaya (Rp.23.000/kg) dengan total pakan yang dihabiskan (FCR: 2, harga pakan Rp.10.000/kg), pembudidaya hanya mendapatkan profit Rp.3.000/kg. Dengan demikian dapat diartikan para pembudidaya belum mendapatkan profitabilitas yang optimal dari bisnis ini. Keuntungan pembudidaya yang relatif kecil diduga karena mahalnya harga pakan komersil saat ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan profitabilitas mitra dalam bisnis ikan lele dengan memanfaatkan potensi sumberdaya lokal yaitu memanfaatkan ikan rucah (trash fish) dalam pembesaran ikan lele untuk jangka panjang. Hal ini karena kondisi geografis gampong yang merupakan wilayah pesisir sehingga ketersediaan bahan baku lebih terjamin disamping harga yang terjangkau/kg. Adapaun metode pelaksanaan kegiatan adalah edukasi, demostrasi dan diskusi terbuka antara pengusul dan peserta 12 orang. Kegiatan pengabdian ini telah memberikan manfaat kepada mitra seperti pengetahuan baru, meningkatkan keterampilan dan mendapatkan penghasilan lebih dalam bisnis ikan lele. Manfaat ekonomi yang dirasakan setelah kegiatan yaitu didapatkan nilai FCR selama pembesaran adalah 4, harga ikan rucah Rp.4.000/kg dan pembudidaya mendapatkan profit Rp.7.000/kg. Dengan demikian trash fish dapat dijadikan solusi dalam menekan cost pakan selama pembesaran ikan lele di wilayah pesisir.
Perempuan, Akuakultur dan Ketahanan Pangan Keluarga: Praktik Baik di Gampong Ladang Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat Hendri, Afrizal; Samuki, Khairul; Hasibuan, M Barru Airil Fizra
Marine Kreatif Vol 8, No 1 (2024): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v8i1.10117

Abstract

Krisis pangan menjadi salah satu tantangan serius di wilayah pedesaan, termasuk di Gampong Ladang, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Program pengabdian melalui ketahanan pangan keluarga berupa praktik akuakultur diinisiasi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan melibatkan para ibu rumah tangga atau "perempuan" sebagai agen perubahan dalam mencapai ketahanan pangan. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran perempuan di Gampong Ladang tentang akuakultur sebagai solusi potensial untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Program dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan, termasuk pelatihan dan edukasi tentang teknik akuakultur, pendampingan dan praktik lapangan, serta pengembangan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam praktik akuakultur. Terjadi peningkatan signifikan dalam setiap indikator penilaian, mencapai angka dari sebelumnya yang rendah menjadi angka yang jauh lebih tinggi setelah pelaksanaan program. Para perempuan kini lebih mampu memilih benih ikan yang baik, mengatur lingkungan akuakultur secara optimal, memahami teknik pemeliharaan, mengelola kualitas air dengan lebih efisien, dan meningkatkan kemampuan dalam memasarkan hasil panen. Keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan keluarga, tetapi juga mendorong potensi pengembangan usaha akuakultur secara lebih luas di Gampong Ladang.
Bimbingan Teknis Kultur dan Treatment Bahan Baku Lokal untuk Meningkatkan Kualitas Pakan Ikan pada Kelompok Rumah Produksi Pakan di Kabupaten Aceh Singkil Saputra, Fazril; Hendri, Afrizal; Diansyah, Sufal; Samuki, Khairul; Syahril, Alfis
Marine Kreatif Vol 7, No 2 (2023): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v7i2.8899

Abstract

Kabupaten Aceh Singkil merupakan salah satu provinsi di Provinsi Aceh dengan luas daerah 1.857,88 Km2. Kabupaten Aceh singkil terbagi dalam 11 Kecamatan yang terdiri dari dua wilayah yakni daratan dan kepulauan. Letak geografis Kabupaten Aceh Singkil berada pada posisi 2002’-2027’30” Lintang Utara dan 97004’-97045’00” Bujur Timur. Topografi Kabupaten Aceh Singkil mendukung untuk melakukan budidaya perikanan air tawar dan air laut. Selama ini untuk memenuhi kebutuhan pakan ikan masyarakat kabupaten Aceh Singkil membeli pakan komersial dari wilayah Sumatera Utara, namun biaya yang ditawarkan sangat mahal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah membimbing teknis kultur dan treatment bahan baku lokal untuk meningkatkan kualitas pakan ikan pada kelompok rumah produksi pakan di Kabupaten Aceh Singkil. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah bimbingan teknis bahan baku lokal bagi kelompok rumah produksi pakan di Kabupaten Aceh Singkil. Program diawali dengan melakukan edukasi tentang konsep pemilihan bahan baku lokal pada pakan ikan, cara penggunaan bahan baku lokal pada pakan ikan, metode pemberian bahan baku lokal dan diakhiri dengan pelatihan cara budidaya ikan yang baik. Monitoring dan evaluasi juga akan dilakukan untuk melihat tingkat kemandirian pembudidaya ikan dalam mengaplikasikan ilmu dan teknologi yang telah diajarkan dan keberlanjutan program serta kendala-kendala selama program ini berlangsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bimbingan teknis kultur dan treatment bahan baku lokal mampu meningkatkan pemahaman kelompok rumah produksi tentang kualitas pakan ikan.
Pelatihan Pembuatan Pakan Berbasis Bahan Baku Lokal pada Kelompok Budidaya Ikan di Kabupaten Aceh Singkil Samuki, Khairul; Hendri, Afrizal; Saputra, Fazril; Diansyah, Sufal; Syahril, Alfis
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 6, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v6i1.8871

Abstract

Pelatihan pembuatan pakan ikan berbasis bahan baku lokal di Kabupaten Aceh Singkil dipilih karena pentingnya mengatasi masalah ketersediaan dan harga pakan ikan komersial yang tinggi, yang menghambat budidaya ikan dan berdampak negatif pada lingkungan. Dengan memanfaatkan bahan baku lokal, seperti tanaman dan limbah pertanian, pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pembudidaya ikan, membantu mereka memproduksi pakan ikan mandiri yang berkualitas. Ini diharapkan akan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya ikan, serta mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, yang pada akhirnya memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi 3 tahapan diantaranya: Survey Lokasi Kegiatan, Pelatihan Pembuatan Pakan dan Evaluasi Kegiatan berupa ujian  (pre-test) dan (post-test) sebagai indikator keberhasilan program. Hasil kegiatan mencerminkan pencapaian yang signifikan terhadap pengetahuan dan praktik pembuatan pakan. Peserta pelatihan berkomitmen untuk memanfaatkan bahan baku lokal untuk pembuatan pakan yang berkelanjutan.
EFEKTIFITAS PENAMBAHAN PROBIOTIK L.casei x S. cerevisiae (EM4) PADA MEDIA PEMELIHARAAN TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN BENIH IKAN SEURUKAN (Osteochilus jeruk) Hasibuan, M Barru Airil Fizra; Samuki, Khairul; Hendri, Afrizal; Saputra, Fazril; Syahril, Alfis; S, Irhami
JURNAL AKUAKULTURA Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v7i2.8360

Abstract

Ikan seurukan (Osteochilus jeruk) adalah ikan endemik di perairan Aceh yang memiliki potensi untuk dikembangkan dalam budidaya perikanan. Namun, kendala yang dihadapi adalah pertumbuhan yang lambat dan tingginya mortalitas. Probiotik EM4 merupakan kombinasi bakteri L. casei dan khamir S. cerevisiae, telah digunakan dalam akuakultur untuk meningkatkan kinerja pertumbuhan dan memperbaiki kualitas lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik EM4 dalam media pemeliharaan terhadap pertumbuhan benih ikan seurukan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan penambahan probiotik EM4 ke dalam media pemeliharaan. Uji coba dalam penelitian menggunakan dua perlakuan dan enam ulangan yaitu P0: kontrol (Tanpa probiotik) dan P1: Penambahan probiotik dengan dosis 1,5 ml/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan probiotik EM4 memberikan pengaruh positif terhadap parameter pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan harian dan efisiensi pemberian pakan.Kata kunci: Seurukan, Osteochilus jeruk, Probiotik EM4
EFEKTIVITAS PRODUKSI BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) PADA KOLAM BUNDAR DAN PETAK DI CV. MARKISA FARM ACEH BARAT DAYA Fatimah, Fatimah; Hendri, Afrizal; Ibrahim, Yusran; Diansyah, Sufal; Islama, Dini
JURNAL AKUAKULTURA Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v6i2.7897

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas produksi budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) pada kolam bundar dan petak di CV. Markisa farm Aceh Barat Daya. Metode yang dilakukan secara deskriptif dan perhitungan statistik hasil budidaya kolam bundar dan kolam petak. Serta partisipasi langsung dalam kegiatan budidaya udang vanamei dengan teori literatur atau pedoman yang digunakan. Penelitian menggunakan 2 kolam yang berbeda yaitu kolam bundar berukuran 706 m2 (diameter 30 m) padat tebar 170 ekor/m2 dan kolam petak berukuran 800 m2 padat tebar 206 ekor/m2. Parameter uji utama terdiri dari laju pertumbuhan, kelangsungan hidup dan efisiensi pakan, sedangkan parameter uji penunjang yaitu pH, suhu, salinitas dan oksigen terlarut dan performa udang vanamei meliputi Mean Body Weight (MBW), biomassa, survival rate (SR) dan Food Convertion Ratio (FCR). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisa secara deskriptif. Panen total pada DOC 110 di kolam bundar MBW 30,30 gr, kolam petak 27,02 gr, SR kolam bundar 92,60%, kolam petak 86,65%, dan FCR kolam bundar yaitu 0,82, kolam petak 1,47. Analisis Usaha pada kolam bundar biaya investasi Rp.47.098.000, kolam petak Rp.64.015.000, biaya operasional kolam bundar 45.835.500, kolam petak Rp.77.335.500, penerimaan kolam bundar Rp.181.035.100, kolam petak Rp.170.799.600, total biaya kolam bundar Rp.88.163.764, kolam petak Rp.128.510.924. Dalam penelitian di CV. Markisa Farm Aceh Barat Daya efektivitas budidaya udang vanamei di kolam bundar dengan hasil yang baik.
PERFORMA PERTUMBUHAN ROTIFERA (Brachionus rotundiformis) MELALUI PEMBERIAN FERMENTASI IKAN TONGKOL DAN RAGI ROTI Anima, Ridayus; Hendri, Afrizal; Saputra, Fazril; Diansyah, Sufal; Fadhillah, Radhi
JURNAL AKUAKULTURA Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v6i1.6196

Abstract

Natural feed is one of the inputs that is needed during the rearing phase of fish larvae, especially when the york content has been completely absorbed by the fish's body. There are many types of natural food commonly used by marine fish hatcheries, both phytoplankton and zooplankton. Rotifera (Brachionus rotundiformis) is one of the zooplankton that can be used as natural food for fish larvae. This study aims to determine the effect of fermented tuna and rag roti on the growth performance of rotifers. This research was conducted in November - December 2021 at the Fish Seed Center (BBIP) Busung Indah, Simeulue Regency. The study was conducted experimentally using a completely randomized design (RAL) with four treatment levels and three repetitions. The results showed that different fermented tuna and baker's yeast on culture media had a significant effect on population density and growth rate of Rotifera significantly (P<0.05). Treatment (P4) 8 g of fermented fish added yeast 0.60 g was significantly different from the control treatment (P0), treatment (P1), treatment (P2), but not significantly different from the treatment (P3) tuna 8 g added bread yeast 0.45 g. The results of this study showed that the administration of fermented tuna and baker's yeast at a dose of 8 g and baker's yeast 0.60 g had a positive impact on the growth performance of rotifers, with an average of 196 ind/mL/day.
PENGARUH SUPLEMENTASI ASAM Α-LIPOAT DALAM PAKAN TERHADAP PROFIL BIOKIMIA DARAH BENIH IKAN GURAMI (Osphronemus gouramy) Samuki, Khairul; Hendri, Afrizal; Saputra, Fazril; Syahril, Alfis
JURNAL AKUAKULTURA Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/ja.v7i2.8385

Abstract

Asam α-lipoat adalah antioksidan yang dapat mengurangi stres oksidatif pada ikan. Asam α-lipoat dapat memberikan manfaat pada beberapa spesies ikan dan udang. Namun, penelitian mengenai biokimia darah benih ikan gurami masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asam α-lipoat terhadap profil biokimia darah benih ikan gurami. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Suplementasi asam α-lipoat dalam formulasi pakan yaitu 0.0, 0.3, 0.6, dan 0.9 g kg-1. Ikan sampel yang digunakan dengan berat awal yaitu 7,05 ± 0,33 g dan panjang awal 5,36 ± 0,07 cm. Analisis data menggunakan analisis varians (ANOVA) dengan selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi Asam α-Lipoat dalam pakan mempunyai nilai perbedaan nyata terhadap profil biokimia darah ikan. Suplementasi asam α-lipoat dalam pakan memberikan pengaruh positif terhadap profil biokimia darah benih ikan benih ikan gurami (Osphronemus gouramy).