Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

kreatif, Open Ended ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP MUHAMMADIYAH 3 SURABAYA DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED: KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED rochmatun_ nadia; Ruspeni Daesusi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.20289

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the creative thinking skills of SMP Muhammadiyah 3 Surabaya students in learning mathematics using an open-ended approach. This research is a qualitative descriptive study with research subjects of class VII students at SMP Muhammadiyah 3 Surabaya. The instrument used in this study was a description of questions consisting of 4 questions. The research results obtained from the students' answers in solving the questions showed that as many as 20 out of 30 students had quite high creative thinking skills. The percentage of creative thinking skills is 67%.Keyword: Mathematics Learning, Creative Thinking Ability, Open-Ended Approach
Perbandingan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Examples Non Examples dan Tipe Think Pair Share Intan Fitriyanti; Yuni Gayatri; Ruspeni Daesusi; asy'ari asy'ari
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 1 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa antara model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non Examples dan tipe Think Pair Share, serta mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non Examples dan tipe Think Pair Share pada materi perubahan lingkungan dan daur ulang limbah terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa kelas X MA Ma’arif 7 Banjarwati Lamongan. Jenis penelitian ini adalah True Eksperimen dengan rancangan penelitian menggunakan modifikasi dari Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas X IPA MA Ma’arif 7 Banjarwati Lamongan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tulis. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan statistik Uji-T. Hasil analisis data kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai sig sebesar 0,04 (ƿ<α) dan hasil belajar kognitif diperoleh nilai sig sebesar 0,04 (ƿ<α) maka Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan kemampuan berpikir antara model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non Examples dan tipe Think Pair Share (2) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar kognitif siswa antara model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non Examples dan tipe Think Pair Share (3) keterlaksanaan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Examples Non Examples maupun tipe Think Pair Share dalam kategori sangat baik. Katakunci: :  Model kooperatif tipe Examples Non Examples, Kooperatif tipe Think Pair Share, Kemampuan berpikir kritis, Hasil belajar kognitif.   Abstract:  This research aims to determine the differences in critical thinking skills and cognitive learning outcomes of students between cooperative learning models on Examples Non Examples types and Think Pair Share types, and to determine the implementation of cooperative learning models on Examples Non Examples and Think Pair Share types in environmental change and recycling material waste on critical thinking skills and cognitive learning outcomes of class X MA Ma'arif 7 Banjarwati Lamongan. This type of research is True Experimental with research designs using a modification of the Post-test Only Control Group Design. The research sample was a class X students of  MA Ma'arif 7 Banjarwati Lamongan. Data collection techniques used observation and written tests. Data were analyzed qualitativelydescriptive and T-Test statistics. The results of the data analysis of critical thinking skills obtained sig value of 0.04 (ƿ <α) and cognitive learning results obtained sig value of 0.04 (ƿ <α) then Ha is accepted. It can be concluded that (1) there is a significant difference in thinking ability between cooperative learning models Examples Non Examples and Think Pair Share types (2) there are significant differences in student cognitive learning outcomes between cooperative learning models Examples Non Examples and Think Pair Share types (3) the implementation of the cooperative learning model Examples Non Examples and the Think Pair Share types in the category is very good. Keyword:  Cooperative model Examples Non Examples type, Cooperative of  Think Pair Share type, Critical thinking ability, Cognitive learning outcomes.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Surabaya Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Liony Fraganzha; Ruspeni Daesusi; Sandha Soemantri; Ali Makhsun
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jses.v2i3.20562

Abstract

ujuan dari penelitian ini yaitu, mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tulisan peserta didik berdasarkan hasil ulangan harian pada materi bangun ruang sisi datar serta mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis lisan peserta didik berdasarkan hasil ulangan harian pada materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII B SMP Muhammadiyah 3 Surabaya Tahun Pelajaran 2022/2023. Pengambilan subjek menggunakan purposive sampling dari nilai tes kemampuan komunikasi matematis. Enam subjek terpilih dengan ketentuan dua subjek dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi, dua subjek dengan kemampuan komunikasi matematis sedang, dan dua subjek dengan kemampuan komunikasi matematis rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) Kemampuan komunikasi matematis tulis untuk subjek dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi memenuhi lima indikator kemampuan komunikasi matematis tulis, subjek dengan kemampuan komunikasi matematis sedang memenuhi tiga indikator kemampuan komunikasi matematis tulis dan subjek dengan kemampuan komunikasi matematis rendah memenuhi dua indikator kemampuan komunikasi matematis tulis. (2) Kemampuan komunikasi matematis lisan untuk subjek dengan kemampuan komunikasi tinggi mampu memenuhi lima indikator kemampuan komunikasi matematis lisan, subjek dengan kemampuan komunikasi sedang mampu memenuhi empat indikator kemampuan komunikasi matematis lisan, dan subjek dengan kemampuan komunikasi matematis rendah hanya mampu memenuhi tiga indikator kemampuan komunikasi matematis lisan.
Aktivitas Lalat Rumah (Musca domestica) pada Pemberian Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) daesusi, ruspeni; Anindita Riesti Retno Arimurti; Dita Artanti; Fitrotin Azizah; Novaulia Kinasih; Sispita Sari , yeti Eka
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i1.22677

Abstract

ABSTRACT House flies (Musca domestica) are vectors or mechanical transmitters of various infectious diseases through their body parts. The use of chemical insecticides to control houseflies has harmful effects on non-target insects, as well as exposure to humans and the environment. The use of insecticides made from natural ingredients is a solution to overcome the use of synthetic chemical insecticides. Papaya (Carica papaya) is a plant that is easy to grow and contains flavonoids, tannins, alkaloids, saponins, papain, calpain, and a number of other secondary metabolic compounds that are anti-mycoorganisms and parasites. This type of experimental research with a post test only group design aims to test the effect of papaya leaf extract on house fly activity. There are 3 treatments, namely P1 (papaya leaf extract), P2 (aquades) and P3 (branded liquid mosquito repellent). Each treatment was repeated 6 times. The research sample was 104 house flies. The results of the Mann Whitney test showed that there was a very significant difference (p<0.01) in the number (presentation) of houseflies that experienced changes in normal activity to abnormal ones between the administration of papaya leaf extract (72%) and the negative control using distilled water (0%). Meanwhile, administering branded liquid mosquito repellent provides 100% of the effect of flies experiencing abnormal activity. Thus, papaya leaf extract has been proven to have potential as a house fly repellent, although the effect is not as great as branded liquid mosquito repellent (p<0.05). Key words: Carica papaya, leaf extract, Musca domestica
Advancing Collaborative Competence: Instrumentation Development and Integration Strategies for Effective Learning Peni Suharti; Lina Listiana; Ruspeni Daesusi; Sri Sutarni; Rita Rahmaniati; Yusuf Zakaria; Emese Kovácsné Nagy
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 6, No. 1, January 2024
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v6i1.23214

Abstract

Collaboration skills are one of the 21st-century skills that are important to develop for stu-dents because they are life tools needed when continuing their studies in school, engaging in society, and in the world of work. As a result, teachers must facilitate students' collaboration skills and measure them. Valid, reliable, and effective instruments are needed to measure students' collaboration skills. This study aims to develop an instrument to measure students' collaboration skills. This research uses a 4-D development model of defining, designing, developing, and Disseminating. At the define stage, it was found that many teachers still needed instruments to measure collaboration skills and determine indicators of collaboration skills. The design results obtained are collaboration instruments in learning. These consist of 9 indicators: contribution, time management, problem-solving, working with others, investi-gative techniques, quality of work, focus on tasks, readiness, and monitoring group effecti-veness. Next, scoring is determined. The instrument was validated by experts and tested in 2 trials. The first trial was conducted at SMAM 7 and SMAM 3 Surabaya in class XI. Vali-dity results stated that the instrument was very valid. The results of trials using the IBSC learning model show that the instrument is reliable and considerably effective in measuring collaboration skills. The novelty of this study resulted in a collaborative instrument worthy of use both theoretically and empirically.
BUDAYA SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN: UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER LITERASI LINGKUNGAN SD SEKOLAH ADIWIYATA Asy'ari, Asy'ari; Daesusi, Ruspeni; Suharti, Peni
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.13019

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui dan memahami sekolah berwawasan lingkungan sebagai upaya pembentukan karakter lingkungan siswa sekolah adiwiyata SD Kota Surabaya, yang di laksanakan pada 3 sekolah yaitu SAIMS, SD M 9 Bahari Surabaya dan SD M 18 Surabaya dengan status kelas mulai kelas 4-6. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini secara kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dengan tujuan untuk menemukan adanya tidaknya hubungan atau pengaruh antar variable. Hasil analisis korelasi diperoleh angka koefisien korelasi R dengan table model Summary, R2 = sebesar 0.121 dari output tersebut diperoleh koefisien diterminasi 0,016 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variable bebas terhadap variable terikat sebesar 0,16 %. Uji anova dalam outputnya diketahui bahwa nilai F hitung = 4.112 dengan tingkat signifikansi 0,04 < 0,05. Mak uji regresi dapat diapakai untuk memprediksi varibel sekolah berwawasan lingkungan (X) terhadap variable terikat (Y). Dari table ANOVA, nilai F sebesar 14.391 dengan uji signifikan 0,000. Dari Uji t dapat dilihat nilai signifikansi sebesar 0,04 lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima berarti ada pengaruh signifikan antara sekolah berwawasan lingkungan terhadap karakter lingkungan siswa.
PKM Rumah Baca Kreatif Berbasis E-Learning Upaya Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Binaan SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya Peni Suharti; Ruspeni Daesusi; Retno Abidin; A. Asy’ari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 2 No. 2: June 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v2i2.187

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk menumbuhkan budaya literasi anak binaan SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya melalui rumah baca kreatif berbasis e-learning. Kegiatan ini melibatkan semua guru yang ada di SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya.  Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi guru mitra yaitu melalui serangkaian kegiatan IST (in service training), OST (on service training) dan implementasi. Hasil kegiatan ini antara lain 1) terlaksananya PkM sesuai dengan rencana, 2) terbentuknya pengetahuan dan pemahaman guru tentang pembelajaran e-learning, 3) terbentuknya keterampilan guru dalam menggunakan media e-learning dalam pemblajaran. Kegiatan pendampingan masih perlu dilakukan secara kontinu agar guru benar-benar dapat membuat dan mengaplikaskannya dalam pembelajaran, selian itu perlu ada inovasi pembelajaran e learning untuk di terapkan pada kelas 1,2 dan 3 SD. Khususnya di SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya.PKM Creative Reading House Based on E-Learning Efforts to Grow Literacy Culture of Fostered Children of SD Muhammadiyah 09 Bahari SurabayaAbstractThe purpose of this PKM activity is to foster a literacy culture of fostered children at SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya through e-learning-based creative reading houses. This activity involved all the teachers at SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya. The method used to solve problems provided by partner teachers through training in IST activities (service training), OST (service training) and implementation. 1) the implementation of PkM in accordance with the plan, 2) formed teacher knowledge and understanding of e-learning learning, 3) the formation of teacher skills in using e-learning media in learning. Mentoring activities still need to be done so that the teacher can really make and apply it in learning, and in addition there needs to be learning to be applied in grades 1,2 and 3 elementary schools. Especially at SD Muhammadiyah 09 Bahari Surabaya.
STUDI ETNOBOTANI TANAMAN OBAT DI DESA BUMIAYU KABUPATEN BOJONEGORO DAN PEMANFAATANNYA DALAM BENTUK HERBARIUM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI Hasanah, Imro'atun; Daesusi, Ruspeni
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9306

Abstract

Satu di antara masyarakat yang masih menjunjung tinggi kearifan lokal dalam hal pemanfaatan tanaman sebagai bahan dasar obat tradisional, adalah masyarakat Desa BumiayuKabupaten Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai macam tanaman obat, serta mendokumentasikan budaya masyarakat dalam memanfaatkan tanaman. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Desember 2018 - Juni 2019 yang bertempat di tiga dusun di Desa Bumiayu, yaitu dusun Panasan, Tambak rame, dan Sendang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara semi struktural. Sampling terdiri dari tokoh masyarakat desa Bumiayu dan masyarakat umum, jumlah keseluruhan 35 responden. Berdasarkan hasil penelitian telah ditemukan 61 spesies dari 28 famili, tanaman yang paling banyak digunakan adalah dari famili Euphorbiaceae, sedangkan tanaman yang paling sering digunakan adalah kunyit dari famili Zingiberaceae. Organ yang paling banyak digunakan adalah daun, sedangkan cara meramu tanaman yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah dengan direbus. Sumber informasi masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman sebagai obat berasal dari orang tua terdahulu. Studi etnobotani diimplementasikan dalam bentuk herbarium daun sebagai media pembelajaran biologi.
Pemberdayaan Komunitas Gay dan Waria Melalui Health Promotion Model dan Budidaya Tanaman Hidroponik: Empowering Gay and Transgender Communities Through Health Promotion Models and Hydroponic Plant Cultivation Wulandari, Yuanita; Sa'diyah, Halimatus; Firman, Firman; Daesusi, Ruspeni
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 7 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i7.8706

Abstract

Currently, the number of global HIV cases has reached 37.7 million people, and around 680,000 to 1 million people die every year due to HIV/AIDS. Meanwhile, in Indonesia, currently, HIV cases continue to increase from year to year; new findings are estimated to reach 7,650 people, compared to 7,036 people in the previous year. The high number of HIV cases in Indonesia is caused by several methods of massive transmission that are less controlled, including through heterosexuals (51.5%). This study aims to empower gay and Transgender Communities Through Health Promotion Models and Hydroponic Plant Cultivation—methods for implementing activities, in the form of lectures, discussions, and practice. The training, which was held for 2 days, effectively increased participants' knowledge and changed attitudes. Evidenced by significant changes in knowledge levels, the results of the pretest knowledge were high at 26.5%, then after the post-test, knowledge increased to 91.2%. Meanwhile, the pretest results for respondents' good attitude were 15%, and after the post-test, good attitude increased significantly to 100%. Thus, it is hoped that with the knowledge and changes in attitudes of the participants, it can prevent and reduce the number of HIV cases in the gay and transgender community in the Pacar Kembang sub-district, Surabaya.
Identifikasi Jamur Penyebab Infeksi Kulit Pada Sela Jari Kaki Pekerja Migran Indonesia (PMII) di Malaysia Azizah, Fitrotin; Artanti, Dita; Arimurti, Anindita Riesti Retno; Sari, Yety Eka Sispita; Ali, Nur Azeera Mohd; Juniawan, Mulya Fitrah; Daesusi, Ruspeni
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i2.146

Abstract

Pekerja Migran Indonesia yang bekerja pada sektor kontruksi, perkebunan dan perindustrian merupakan kelompok rentan terhadap infeksi jamur kulit. Kondisi kaki yang lembap, kebersihan diri yang kurang optimal serta penggunaan alas kaki yang tidak memadai menjadi faktor utama terhadap munculnya infeksi jamur pada sela jari kaki. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu mengetahui jenis jamur penyebab infeksi kulit di sela jari kaki, memberikan edukasi tentang kebersihan kulit dan pencegahan terhadap infeksi jamur, serta rekomendasi penanganan awal untuk mengurangi angka kejadian infeksi jamur. Pengabdian ini dilakukan dari bulan Agustus sampai dengan September 2024. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini yaitu metode koordinasi dengan penanggung jawab setempat, penyampaian rencana kegiatan secara langsung kepada peserta, serta pelaksaan pemeriksaan swab sela jari kaki. Hasil yang diperoleh yaitu dari 26 swab sela jari kaki PMI, yang terinfeksi yeast sebanyak 16 orang (61.5%), Aspergillus niger 7 orang (27%), Aspergillus fumigatus 2 orang (7.7%), Mallasezia furfur 1 orang (3.8%). Kesimpulan dari hasil kegiatan pengabdian ini yaitu kondisi lingkungan yang lembap dan hangat, serta didukung dari jenis pekerjaan dari para PMI yang bervariasi mengharuskan untuk selalu menggunakan penutup kaki, menjadikan tingkat infeksi jamur kulit tinggi. Langkah pencegahan yang efektif terhadap infeksi jamur kulit kaki dengan edukasi mengenai kebersihan kaki dan kontrol lingkungan