Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Journal of The Civil Engineering Student

Kapasitas Batang Tekan Baja Profil Siku ∟40×40×3,5 Dengan Variasi Panjang Menggunakan Sambungan Baut Luthfi Zulnas; Purwandy Hasibuan; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batang tekan yang diberikan beban aksial akan menimbulkan tekuk (buckling). Besarnya nilai tekan aksial pada suatu batang tekan dipengaruhi oleh panjang batang dan jenis tumpuan. Maka dari itu perlu dilakukan suatu penelitian mengenai baja profil  siku  yang  bertujuan  untuk  mengetahui kapasitas batang hingga terjadinya tekuk dan mengetahui besar dan arah deformasi yang terjadi. Baja yang digunakan yaitu, profil siku 40×40×3,5 dengan kekakuan tumpuan menggunakan sambungan baut beridameter (Ø) 8 mm. Benda uji ini dibuat dengan variasi panjang (L) 80 cm, 90 cm, 100 cm, dan 110 cm. Hasil pengujian diperoleh  rasio  masing-masing  kuat tekan eksperimen rata-rata terhadap analisa SNI 1729-2015 yaitu panjang 110 cm sebesar 0,762, panjang 100 cm sebesar 0,804, panjang 90 cm sebesar 0,867, Panjang 80 cm sebessar 0,991. Prediksi  nilai  faktor tekuk (K) berdasarkan analisa SNI 1729-2015 yaitu pada panjang 110 cm nilai K sebesar 0,873, panjang 100 cm nilai K sebesar 0,897, panjang 90 cm nilai K sebesar 0,939, panjang 80 cm nilai K sebesar  1,037. Berdasarkan hasil dari  rasio kuat tekan dan nilai faktor tekuk (K) menunjukkan bahwa kondisi tumpuan benda uji menunjukan pendekatan terhadap kondisi aksial sendi-sendi.
Pengaruh Faktor Air Semen Terhadap Perilaku Portal Bidang Baja Hollow yang Diisi Mortar Syahrul Alamsyah; Huzaim Huzaim; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur kini mengalami kemajuan sangat pesat. Material yang mulai banyak digunakan adalah baja hollow. Tetapi kelemahan dari struktur profil baja hollow yaitu mudah mengalami tekuk. Karena itu digunakan mortar untuk mengisi kekurangannya. Dimana mortar sangat baik pada kuat tekannya dan baja sangat baik pada kuat tariknya. Tujuan dari penelitian ini didapat struktur portal bidang yang diisi mortar dengan variasi FAS yang dapat bekerja lebih optimal untuk menahan beban yang diberikan. Variasi FAS pada baja hollow yang digunakan yaitu 0,3 ; 0,4 ; 0,5 dengan ukuran profil baja hollow 40/80 mm, ketebalannya  1,3 mm dan ketinggian rangka 50 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variasi FAS terhadap portal bidang tidak terlalu signifikan karena hasil yang didapat untuk benda uji PBVF 0.3 beban dan lendutan maksimumnnya sebesar 11,380 ton dan 27,840 mm, untuk PBVF 0.4 sebesar 13,240 ton dan 25,640 mm dan untuk PBVF 0.5 sebesar 11,550 ton dan 35,450 mm.
Kuat Tarik Belah dan Kuat Tarik Lentur Beton Mutu Ultra Tinggi Menggunakan Fly Ash Batu Bara sebagai Aditif dan Bijih Besi sebagai Filler (Studi Komparasi Agregat Maksimum Berukuran 5 mm dan 10 mm) Titihayati Fusya; Rudiansyah Putra; Teuku Budi Aulia
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 3 (2020): Volume 2, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan agregat kasar dengan ukuran butiran yang lebih kecil dan ukuran yang bervariasi dapat menyebabkan volume pori beton menjadi kecil serta diperolehnya beton yang lebih padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran butiran agregat kasar dan variasi umur beton terhadap kuat tarik belah dan kuat tarik lentur beton mutu ultra tinggi. Dalam penelitian ini, digunakan variasi diameter agregat maksimum berukuran 5 mm dan 10 mm, substitusi 15% fly ash batu bara, penambahan 6% filler bijih besi, dan 1,5% superplasticizer dari berat semen dengan FAS sebesar 0,2. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa mutu pelaksanaan penelitian berada pada klasifikasi sangat baik sampai sedang dan penggunaan variasi diameter agregat maksimum serta variasi umur beton memberikan pengaruh terhadap kuat tarik beton. Didapat bahwa diameter agregat berukuran 5 mm menghasilkan kuat tarik yang lebih besar dibandingkan dengan diameter agregat berukuran 10 mm.
Analisis Kekakuan dan Perilaku Portal Bidang Baja Hollow yang Diisi Mortar FAS 0,4 Dengan Variasi Ukuran Profil Muhammad Rifqi; Huzaim Huzaim; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 1 (2021): Volume 3, Nomor 1, April 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i1.14067

Abstract

Baja hollow adalah salah satu material baja yang memiliki rongga ditengahnya, sehingga tidak kuat menahan beban yang berat. Penambahan mortar FAS 0,4 pada rongga baja hollow bertujuan menutupi rongga tersebut. Pada elemen baja, nilai kekakuan dapat ditentukan berdasarkan dimensi dan modulus elastisitas. Untuk elemen komposit nilai kekakuannya belum dapat ditentukan secara pasti. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan nilai kekakuan pada elemen komposit. Pada penelitian ini digunakan material baja hollow dengan variasi ukuran 30/60 mm, 40/80 mm dan 50/100 mm dengan ketebalan 1 mm mutu BJ 37 yang dirangkai menjadi portal bidang, dengan tinggi dan lebar 800 mm dari ujung ke ujung. Material penyusun mortar adalah semen Portland tipe I, agregat halus, air, dan bahan tambah viscocrete-10. Setelah penelitian dilaksanakan, diperoleh nilai kapasitas portal bidang pengujian profil 30/60 sebesar 0,71 ton dengan perpindahan 23,45 mm, profil 40/80 sebesar 1,28 ton dengan perpindahan 40,41 mm dan profil 50/100 sebesar 2,01 ton dengan perpindahan 37,64 mm. Nilai kekakuan portal bidang pada batas elasis profil 30/60 sebesar 77,778 kg/mm, profil 40/80 sebesar 216,216 kg/mm dan profil 50/100 sebesar 448,529 kg/mm.
Analisis Perilaku Geser Balok Beton Bertulang dengan Metode Elemen Hingga Non-Linear Alfisyahrin Alfisyahrin; Mochammad Afifuddin; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis geser suatu elemen struktural perlu mendapat perhatian khusus dikarenakan keruntuhan akibat geser terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan terlebih dahulu berbeda halnya dengan keruntuhan akibat lentur yang ditandai terlebih dahulu oleh lelehnya tulangan tarik (kondisi under reinforced). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku geser balok beton bertulang dengan menggunakan software ATENA V5 yang berbasis elemen hingga dan hasilnya dibandingkan dengan penelitian eksperimental. Hasil analisis numerik ATENA V5 menunjukkan nilai yang mendekati dengan hasil eksperimental. Beban ultimit pada balok BMT Normal HSC menunjukkan perbedaan sebesar 3,16% dan lendutan ultimit sebesar 11,34% sedangkan pada balok BK-25, beban ultimit menunjukkan perbedaan sebesar 15,88% dan lendutan ultimit sebesar 19,87%. Untuk balok BN diperoleh kapasitas geser sebesar 226 kN dengan lendutan sebesar 7,281 mm. Adapun pola kehancuran balok pada model numerik menyerupai pola kehancuran model eksperimental. Hasil analisis numerik ATENA V5 menunjukkan bahwa semua balok yang dimodelkan gagal terhadap geser sesuai dengan yang direncanakan.
Tinjauan Kekuatan Geser Balok Beton Bertulang Mutu Ultra Tinggi Menggunakan Fly Ash Sebagai Substitusi Semen dan Bijih Besi Sebagai Filler Akmal Abd Razak; Rudiansyah Putra; Teuku Budi Aulia
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 3 (2020): Volume 2, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak                Balok beton merupakan bagian dari struktur bangunan yang berfungsi untuk menopang lantai diatasnya, balok juga berfungsi sebagai penyalur momen menuju kolom–kolom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas geser balok, pola retak, lendutan dan daktilitas yang terjadi pada balok Beton Mutu Ultra Tinggi Substitusi (BMUTS) menggunakan fly ash sebagai pengganti semen dan bijih besi sebagai filler yang dan dilakukan perbandingan dengan balok Beton Mutu Ultra Tinggi Normal (BMUTN). Benda uji yang digunakan sebanyak 2 benda uji balok yaitu 1 balok BMUTS dan 1 balok BMUTN. Ukuran balok benda uji 150 300 2200 mm. Hasil penelitian didapatkan kapasitas geser balok BMUTS sebesar 15,380 ton dengan defleksi 8,304 mm dan daktilitas 1,061, sedangkan kapasitas geser balok BMUTN sebesar 15,310 ton dengan defleksi 8,181 mm dan daktilitas 1,059. Dari penelitian ini, diperoleh bahwa penggunaan bahan aditif mengalami peningkatan nilai defleksi dan daktilitas pada balok BMUTS. 
Evaluasi Batang Tekan Profil Siku Pada Struktur Rangka Batang dengan Variasi Siku Tunggal dan Siku Ganda Bustanul Arifin; Purwandy Hasibuan; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas batang tekan dengan variasi penampang siku tunggal dan siku ganda; Mengukur perpindahan yang terjadi pada tengah bentang batang tekan; Mengetahui faktor panjang tekuk batang tekan dan membandingkan beban tekan maksimum hasil pengujian laboratorium dengan SNI 1729-2015. Penelitian ini menggunakan profil siku tunggal L30.30.3 dan profil siku ganda 2L30.30.3. Alat sambung yang digunakan adalah sambungan baut. Struktur terdiri dari 2 elemen, yaitu elemen horizontal  dan elemen diagonal yang dirangkai membentuk struktur rangka batang. Pembebanan diberikan pada pertemuan batang horizontal dan diagonal dengan arah pembebanan searah gravitasi. Penambahan beban diberikan secara bertahap sampai benda uji mengalami kegagalan. Hasil penelitian  diperoleh nilai kapasitas batang tekan (horizontal) siku tunggal dan ganda berturut-turut sebesar 22,452 KN dan 48,849 KN.  Perpindahan terbesar terjadi pada bagian leg yang tersambung langsung pada pelat buhul adalah siku tunggal yaitu sebesar 43,880 mm. Nilai faktor panjang tekuk (K) pada benda uji siku tunggal diperoleh sebesar 0,8303 dan pada benda uji siku ganda diperoleh sebesar 0,7243.
Kapasitas Lentur Beton Bertulang Mutu Ultra Tinggi Menggunakan Fly Ash Batu Bara sebagai Aditif dan Bijih Besi sebagai Filler Prisca Himra Pratama; Rudiansyah Putra; Teuku Budi Aulia
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 3 (2020): Volume 2, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton bertulang adalah material yang banyak digunakan dalam pembangunan di bidang struktur. Untuk meningkatkan kualitas mutu beton, berbagai penelitian dilakukan sehingga tercapainya nilai kuat tekan yang lebih tinggi dari beton mutu normal. Salah satu inovasi yang dilakukan yaitu dengan menambahkan bahan-bahan limbah yang ada di lingkungan seperti fly ash batu bara sebagai substitusi semen dan juga bijih besi ‘sebagai filler. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan bahan-bahan tersebut dalam pembuatan balok beton bertulang untuk menganalisis nilai kapasitas lentur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan benda uji berupa balok berdimensi 150 x 300 x 2200 mm, mutu baja tulangan tarik 4D 16 dengan fy 449,6 MPa, mutu baja tulangan tekan 2D 12 dan baja tulangan geser yang digunakan berdiameter 12 mm dengan fy 399,70 MPa. Kapasitas lentur maksimum BMUT-Normal adalah 23,930 ton dengan lendutan 43,956 mm dan nilai daktilitas sebesar 2,827, sedangkan BMUT-Substitusi adalah 23,830 ton memiliki lendutan 40,832 mm dengan daktilitas 2,499.
Evaluasi Kinerja Struktur Beton Bertulang dengan Pushover Analysis Berdasarkan ASCE 41-17 (Studi kasus : Gedung Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala) Abduh Shoofii Parinduri; Mochammad Afifuddin; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 September 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i2.17878

Abstract

Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi yang sering mengalami gempa. Salah satu penyebabnya ialah karena Provinsi Aceh berada pada Sesar Besar Sumatera (Great Sumatra Fault). Dimana pembebanan gempa dapat di modelkan dengan analisis nonlinear pushover. Analisis tersebut menggunakan program Structural Earthquake Response Analysis (STERA) 3D v.10.3 dengan memberikan salah satu beban statik yaitu beban segitiga. Dan tujuan penelitan ini ialah untuk melihat perilaku Gedung Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala, dengan melihat kesesuaian nilai story drift dan base shear berdasarkan SNI 1726-2019 dan mengamati performance level/acceptance criteria berdasarkan ASCE 17. Hasil pada penelitian ini menunjukkan story drift pada gedung masih dalam kategori memenuhi syarat dengan nilai 0,025 tinggi lantai tinjauan berdasarkan SNI-1726-2019 kecuali elevasi +15.60 (lantai 6 pada pemodelan). Kemudian hasil evaluasi base shear pada gedung dalam kategori memenuhi syarat yaiutu 812,53 kN berdasarkan SNI-1726-2019. Dan evaluasi tingkat kinerja struktur yang didapatkan berdasarkan performance level/acceptance criteria sesuai ASCE 17 didapati kategori Collapse Prevention.
Evaluasi Kinerja Gedung 20 Lantai dengan Variasi Dinding Geser Berdasarkan Analisis Time History Gempa Irlangga Nedial Handoyo; Mochammad Afifuddin; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yang sering mengalami gempa bumi. Pasca terjadinya gempa tanggal 26 Desember 2004 pembangunan kontruksi di Aceh mengalami peningkatan. Maka dari itu perlu adanya penelitian untuk meninjau aturan gempa yang terbaru. Dalam beberapa perencanaan bangunan terhadap beban gempa sendiri dapat didesain dinding geser untuk memberikan kekakuan dan kekuatan lateral. Analisis ini  bertujuan untuk melihat perilaku struktur dalam merespon beban dinamis yang terjadi akibat gempa bumi dengan menggunakan metode Time History Analysis dengan variasi penempatan dinding geser. Objek penelitian ini merupakan gedung fiktif yang memiliki 20 lantai yang difungsikan sebagai bangunan hotel. Data yang mendukung penelitian ini adalah data dari shop drawing gedung, data percepatan tanah puncak (PGA) serta data rekap riwayat gempa bumi yang pernah terjadi. Data riwayat gempa yang digunakan berupa gempa Kobe, gempa El-Centro dan gempa Irpinia. Data yang telah diperoleh akan diproses menggunakan program STERA 3D versi 9.0. Hasil evaluasi drift menunjukkan bahwa case 1 dan case 3  mengalami drift yang masih dalam kategori aman berdasarkan Anonim [1], sedangkan case 2  mengalami drift yang tidak aman pada lantai 4 – lantai 9. Hasil evaluasi base shear menunjukkan bahwa pada case 1 gedung aman terhadap gempa Irpinia dan Kobe, pada case 2 gedung aman terhadap gempa Irpinia (arah Y) dan Kobe dan pada case 3 gedung hanya aman terhadap gempa Kobe berdasarkan dari nilai yang minimum yang disyaratkan oleh Anonim [1].