Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh sistem informasi kemoterapi (SIKEMO) terhadap pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker ginekologi Lestari, Yayu; Aniarti, Reni Purwo; Aprilina, Happy Dwi; Elsanti, Devita
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2521

Abstract

Background: Gynecological cancer is a major cause of death in women, affecting the reproductive organs. Chemotherapy, a gynecological cancer treatment, can kill cancer cells but can cause physical and psychological side effects. Therefore, increasing knowledge capacity is necessary to encourage patient compliance with chemotherapy. One effort to improve knowledge and compliance with chemotherapy is through a telehealth intervention, the chemotherapy information system. Purpose: To determine the effect of the chemotherapy information system on knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients. Method: This quantitative study used a pre-experimental approach with a one-group pre-post-test. The study was conducted at Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Regional General Hospital in the Wijayakusuma Ward from December 2024 to January 2025. The sample size for this study was 33 gynecological cancer patients, selected using consecutive sampling. The research instruments used included a chemotherapy knowledge questionnaire and a modified MMAS-8 compliance questionnaire. The intervention was conducted for 3 weeks, with patients using the education and schedule reminder features in the chemotherapy information system application. The Wilcoxon signed-rank test was used for analysis. Results: The average knowledge score increased from 62.50 (pre-test) to 81.25 (post-test). The compliance rate also increased from 6.36 (pre-test) to 7.42 (post-test). Statistically, SIKEMO had a significant effect on knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients (p-value = 0.000). Conclusion: The chemotherapy information system intervention significantly increased knowledge and compliance with chemotherapy in gynecological cancer patients (p-value = 0.000). Effective use of the chemotherapy information system application provided patients with the necessary information to improve their understanding and adherence to the chemotherapy schedule. Suggestion: Future research could expand the analysis of chemotherapy information system participant characteristics to understand specific factors contributing to gynecological cancer management. Developing the chemotherapy information system application to be more compatible with various smartphone models and simplifying the download process through the application platform.   Keywords: Adherence; Chemotherapy; Chemotherapy Information System; Gynecological Cancer Patients; Knowledge.   Pendahuluan: Kanker ginekologi merupakan salah satu penyumbang kematian utama pada perempuan yang menyerang organ reproduksi. Kemoterapi sebagai salah satu pengobatan kanker ginekologi yang dapat digunakan membunuh sel kanker, tetapi menyebabkan efek samping secara fisik maupun psikologis. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas pengetahuan untuk mendorong kepatuhan pasien dalam menjalani kemoterapi. Upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi salah satunya dengan intervensi tele-health berupa Sistem Informasi Kemoterapi (SIKEMO). Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh sistem informasi kemoterapi (SIKEMO) terhadap pengetahuan dan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker ginekologi. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan one group pre-post-test. Penelitian dilakukan di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto di ruang Wijayakusuma, pada Desember 2024 - Januari 2025. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 33 pasien kanker ginekologi yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi kuesioner pengetahuan kemoterapi dan kuesioner kepatuhan MMAS-8 yang telah dimodifikasi. Intervensi dilakukan selama 3 minggu, pasien menggunakan fitur edukasi dan pengingat jadwal pada aplikasi SIKEMO. Analisis yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 62.50 (Pre-test) menjadi 81.25 (Post-test). Tingkat kepatuhan juga mengalami peningkatan dari 6.36 (pre-test) menjadi 7.42 (Post-test). Secara statistik, terhadap pengaruh signifikan SIKEMO terhadap pengetahuan dan kepatuhan kemoterapi pasien kanker ginekologi dengan p-value = 0.000 (p<0.05). Simpulan: Intervensi SIKEMO berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan tingkat kepatuhan menjalani kemoterapi pasien kanker ginekologi (p-value= 0.000). Penggunaan aplikasi SIKEMO secara efektif mampu membekali pasien dengan informasi yang diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kedisiplinan dalam mengikutijadwal prosedur kemoterapi. Saran: Penelitian selanjutnya, dapat memperluas analisis data karakteristik partisipan SIKEMO untuk memahami faktor-faktor spesifik yang berkontribusi pada penangan kanker ginekologi. Mengembangkan aplikasi SIKEMO agar lebih kompatibel dengan berbagai jenis smartphone dan mempermudah proses pengunduhan melalui platform aplikasi.   Kata Kunci: Kemoterapi; Kepatuhan; Pasien Kanker Ginekologi; Pengetahuan; Sistem Informasi Kemoterapi (SIKEMO).
Booklet 'Mengenal Pcos' Mempengaruhi Tingkat Pengetahuan dan Motivasi Pemeriksaan Dini Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) pada Wanita Nulipara di Kelurahan Teluk: The Booklet 'Understanding PCOS' Influences The Level of Knowledge and Motivation For Early Screening Of Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) in Nulliparous Women in Teluk' Village Savina, Aliya Putri; Aprilina, Happy Dwi; Elsanti, Devita; Aniarti, Reni Purwo
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 9 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijm.v9i1.4986

Abstract

Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) is one of the disorders of the endocrine system, namely due to high androgen levels and causing infertility. Education is provided to increase knowledge optimally so that it can increase the motivation for early examination as an initial step in prevention. One effort that can be made to increase knowledge and motivation is through health education media, one of which is a booklet. To determine the effect of the booklet ‘Understanding PCOS’ on the level of knowledge and motivation to carry out early detection of PCOS in nulliparous women in Teluk Subdistrict. This study is a quantitative study with a pre-experimental one group pre-test post-test design. This study was conducted in Teluk Village, South Purwokerto District. The sampling technique used was total sampling with 40 nulliparous women as respondents in Teluk Village. The data collection instrument used a valid and reliable PCOS knowledge questionnaire and a PCOS early examination motivation questionnaire. The statistical test used in this study was the Wilcoxon Signed Rank Test. This study was conducted in May-June 2025. The results of this study indicate that the level of knowledge before treatment was in the low category (82.5%) and after treatment increased to good (92.5%). The level of motivation for early PCOS examination before treatment was in the medium category (80%) and after treatment increased to high (95%). The booklet media ‘Understanding PCOS’ has an effect on increasing knowledge and motivation for early PCOS examination in nulliparous women in Teluk Subdistrict.   Abstrak Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) adalah salah satu kelainan pada sistem endrokrin yaitu karena kadar androgen yang tinggi dan menyebabkan infertilitas. Edukasi diberikan untuk meningkatkan pengetahuan secara optimal sehingga dapat meningkatkan motivasi pemeriksaan dini sebagai langkah awal pencegahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi adalah melalui media edukasi kesehatan, salah satunya booklet. Peningkatan pengetahuan dan motivasi dapat dioptimalkan dengan memberikan edukasi dengan media booklet ‘Mengenal PCOS’ Mengetahui pengaruh booklet ‘Mengenal PCOS’ terhadap tingkat pengetahuan dan motivasi melakukan deteksi dini PCOS pada wanita nulipara di Kelurahan Teluk. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatiif dengan desain pre eksperimental one group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan pada bulan Mei-Juni 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah responden 40 wanita nulipara. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner pengetahuan PCOS dan kuesioner motivasi pemeriksaan dini PCOS yang valid dan reliabel. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum perlakuan jumlah kategori kurang (82.5%) setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan menjadi baik (92.5%). Tingkat motivasi pemeriksaan dini PCOS sebelum diberikan perlakuan jumlah kategori sedang (80%) setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan menjadi tinggi (95%). Media booklet ‘Mengenal PCOS’ berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan motivasi pemeriksaan dini PCOS pada wanita nulipara di Kelurahan Teluk.