Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENERAPAN PEWARNA ALAMI BIJI ALPUKAT PADA KAIN KATUN Sumarli Sumarli
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.804 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v7i2.5543

Abstract

ABSTRAKBiji alpukat dapat diekstrak menjadi zat warna alam karena mengandung senyawa tanin yang dapat menimbulkan warna cokelat atau kecokelatan. Kelemahan zat warna alam dalam proses pewarnaan tekstil yakni memiliki ketahanan luntur yang rendah. Oleh karena itu, pada proses pencelupan bahan tekstil dengan zat warna alam dibutuhkan proses fiksasi agar warna memiliki ketahanan luntur yang baik. Pewarna alami dari biji alpukat telah diterapkan pada kain katun. Ketahanan luntur pewarna alami telah diuji dengan memvariasikan massa tawas sebagai bahan fiksasi terhadap nilai perubahan intensitas cahaya pada air residu hasil pencucian kain katun. Perlakuan menggunakan variasi massa tawas 10g hingga 60g dengan waktu pencelupan selama 10 menit. Desain penelitian terdiri dari ekstraksi biji alpukat sebagai sumber zat warna alam, mordanting dan pencelupan kain katun ke dalam larutan zat warna, fiksasi kain katun, dan pengujian ketahanan luntur warna pada kain katun menggunakan luxmeter setelah pencucian menggunakan air biasa dan air deterjen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel yang menggunakan massa tawas 60g menghasilkan tingkat kelunturan warna paling kecil dengan nilai perubahan intensitas cahaya 9,58lux pada hasil pencucian dengan air biasa dan 3,11lux pada hasil pencucian dengan air deterjen. Semakin tinggi massa tawas yang digunakan sebagai bahan fiksasi pada kain katun, maka pewarna alami biji alpukat memiliki ketahanan luntur yang semakin baik. Penggunaan sampel tawas 60g sebagai bahan fiksasi efektif dalam menjaga ketahanan luntur pewarna alami biji alpukat pada kain katun. Kata kunci: Biji Alpukat; Kain Katun; Pewarna Alami; Tawas. ABSTRACTAvocado seeds could be extracted into natural dyes because they contained of tannin. Tannin as a dyes substances would cause brown or brownish color. The weakness of natural dyes in the textile dyeing process that has a low fade resistance. Therefore, the dyeing process of textile materials with natural dyes were needed fixation process in order that color had a well fade resistance. The natural dyes from avocado seeds had been applicated on cotton textile. The fade resistance of natural dyes had been tested by varying the mass of Al2(SO4)3as a fixation to the value of light intensity difference on the residue water of the cotton textile washing. The treatment used the mass variation of 10g to 60g Al2(SO4)3by dyeing for 10 minutes. The study design consisted of avocado seeds extraction as a source of natural dyes, mordanting of cotton textile, dyeing of cotton textile in a dye solution, fixation of cotton textile and test the fade resistance of natural dyes on cotton textile using a luxmeter after washing by water and detergent solution. The results showed that the sample used a mass of 60g Al2(SO4)3produced the smallest color fade degree with the value of light intensity difference on the residue water was 9.58lux of washing by water and 3.11lux of washing by detergent solution. The higher mass of Al2(SO4)3was used as fixation on cotton textile, the natural dyes of avocado seeds had a better fade resistance. The using of 60g Al2(SO4)3sample as a fixation material was effective for kept the fade resistance of natural dyes from avocado seeds on cotton textile. Keywords: Avocado Seeds; Cotton Textile; Natural Dyes.
PENGARUH PENERAPAN METODE TEAM QUIZ TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH KOGNITIF SISWA KELAS IV SD PADA MATERI SUMBER ENERGI Sumarli Sumarli; Rini Setyowati; Putri Anggreni
Journal of Educational Review and Research Vol 4, No 2 (2021): VOLUME 4 NUMBER 2 DECEMBER 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v4i2.2981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode Team Quiz terhadap hasil belajar ranah kognitif siswa kelas IV SD pada materi sumber energi. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Pre-Eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri 1 Singkawang yang berjumlah 50 siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar tes hasil belajar ranah kognitif siswa. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu Uji-t dua sampel berkorelasi dengan analisis data deskriptif kuantitatif dan uji peningkatan menggunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar ranah kognitif siswa antara sebelum dan sesudah diterapkan metode Team Quiz dengan hasil ????ℎ???????????????????? > ???????????????????????? = 3,574 > 2,010 dan adanya peningkatan hasil belajar ranah kognitif siswa setelah diterapkan metode Team Quiz dalam pembelajaran materi sumber energi sebesar 0,36 dengan kriteria sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode Team Quiz terhadap hasil belajar ranah kognitif siswa kelas IV SD pada materi sumber energi.
OPTIMALISASI PEMAHAMAN KONSEP BELAJAR IPA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN METODE GALLERY WALK (Sebuah Studi Literatur) Putri Mayang Sari; Sumarli Sumarli
Journal of Educational Review and Research Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Number 1 July 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v2i1.1859

Abstract

Model pembelajaran inkuiri adalah suatu rangkaian kegiatan belajar yang melibatkan seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, logis, analitis sehingga dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan percaya diri. Saat merumuskan penemuannya diperlukan pemahaman konsep belajar yang dapat dimunculkan melalui metode pembelajaran gallery walk. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pemahaman konsep belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa Sekolah Dasar (SD) melalui model pembelajaran inkuiri dengan metode gallery walk. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri dengan metode gallery walk dapat membantu mengoptimalkan pemahaman konsep belajar IPA Siswa SD.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolahan Hasil Pertanian Jagung Sebagai Hasil Olahan Masayarakat Kreatif Di Desa Kumba Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang Sumarli Sumarli; Nurhayati Nurhayati; Emi Sulistri; Lili Yanti; Sri Mulyani; Heru Susanto; Rini Setyowati; Rika Wahyuni; Erdi Guna Utama
International Journal of Public Devotion Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 Number 2 December 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v1i2.1847

Abstract

Pengabdian ini mengkaji tentang kendala yang dihadapi petani dalam upaya pengembangan hasil pertanian jagung yang disebabkan oleh masyarakat yang belum mengenal teknologi pengolahan produk olahan jagung. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengembangkan kreativitas masyarakat dalam mengolah jagung menjadi produk olahan baru yang berdaya jual tinggi dan bernilai ekonomis. Metode yang dilakukan yaitu tahap persiapan dan pembekalan, pelaksanaan, dan rencana keberlanjutkan program. Observasi serta wawancara dilakukan guna pengumpulan informasi yang lebih konkrit. Hasil yang diperoleh yaitu terlaksananya kegiatan pengolahan jagung (Nguping) sehingga menambah pengetahuan warga akan olahan lain dari hasil pertanian jagung di Desa Kumba, Kecamatan Jagoi Babang.
Pelatihan Pembuatan Nugget Ikan Toman Bagi Masyarakat Desa Kumba Daerah Perbatasan Indonesia-Malaysia Sumarli Sumarli; Rosmaiyadi Rosmaiyadi; Susan Neni Triani; Kamaruddin Kamaruddin; Buyung Buyung; Dina Anika Marhayani; Fitri Fitri
International Journal of Public Devotion Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 Number 2 December 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v4i2.2825

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat dalam pembuatan nugget ikan Toman yang memungkinkan untuk diproduksi massal sebagai sarana wirausaha. Masyarakat dilatih dalam pembuatan nugget berbahan dasar ikan Toman sebagai upaya pemanfaatan hasil sumber daya alam masyarakat daerah perbatasan di desa Kumba Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung berupa praktik pembuatan nugget ikan Toman sekaligus diberi motivasi agar memiliki jiwa entrepreneurship. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah masyarakat mendapatkan pengetahuan baru dalam memanfaatkan ikan Toman untuk diolah menjadi nugget, terlibat langsung dan terampil dalam pembuatan nugget, serta termotivasi untuk mengembangkannya menjadi sebuah wirausaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat membuat masyarakat semakin peka terhadap potensi alam yang ada di lingkungan sekitarnya dan dapat mengoptimalkan pengolahannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Implementation of Tutoring Program in Discussion of USBN Problem for Class VI Students at SDN 05 Saparan Rini Setyowati; Rika Wahyuni; Erdi Guna Utama; Sumarli Sumarli; Lili Yanti; Sri Mulyani; Nurhayati Nurhayati; Heru Susanto; Emi Sulistri
International Journal of Public Devotion Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 Number 2 December 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v2i2.1592

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu implementasi dari penerapan KKN- PPM  yang bertujuan untuk dapat memotivasi kemauan belajar siswa, melatih keterampilan siswa dalam pengerjaan soal ujian nasional berbasis nasional(USBN), menambah wawasan serta pengalaman baru, melatih kemandirian dan keaktifan siswa dengan adanya bimbingan belajar. Pembahasan soal ujian nasional berbasis nasional (USBN) difokuskan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika. Kegiatan KKN- PPM adalah memberikan Program Bimbingan Belajar dalam Pembahasan Soal USBN yaitu siswa kelas VI SDN 05 Saparan, Desa Kumba, Kecamatan Jagoi Babang, Kelurahan Bengkayang yang berjumlah 13 orang dengan 6 laki-laki dan 7 orang perempuan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan KKN-PPM ini menunjukkan bahwa BIMBEL yang  peneliti lakukan dapat dikatakan sudah berhasil dengan metode dan strategi yang santai dan menyenangkan sehingga didapatkan respon positif dari siswa yang terkait di dalam pembelajaran bimbingan belajar ini.
Community Empowerment through Freshwater Fish Processing (Toman) as a Result of Processed Creative Communities in Kumba Village, Jagoi Babang District, Bengkayang Regency Emi Sulistri; Lili Yanti; Sri Mulyani; Nurhayati Nurhayati; Sumarli Sumarli; Heru Susanto; Rini Setyowati; Rika Wahyuni; Erdi Guna Utama
International Journal of Public Devotion Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 Number 1 July 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v2i1.1467

Abstract

Training and mentoring are conducted for Kumba hamlet residents, especially among housewives in Jagoi Babang District. This mentoring program involves the lecturers and students of KKN STKIP Singkawang. A method that is used is the identification of the programs is socialization, training, and mentoring directly resulted in the form of the manufacturing practice of toman fish Abon. Toman fish processing into Abon is one way to utilize the potential of toman fish as a skills program to maximize innovative, creative and economic empowered business opportunities. The results of this socialization activity are students can play an active role in the activities and participants involved in Kumba Village can be understood the material presented. Overall, community empowerment partners can understand and practice material related to how they are created, the benefits, and marketing management. However, more intensive assistance is needed for business management related to business planning and financial management.
Pelatihan Pembuatan Filtrasi Air Sederhana Bagi Masyarakat Daerah Perbatasan Indonesia (Kalbar) Malaysia Rosmaiyadi Rosmaiyadi; Fitri Fitri; Sumarli Sumarli; Susan Neni Triani
International Journal of Public Devotion Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 Number 2 December 2020
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v3i2.2140

Abstract

Pelatihan pembuatan Filtrasi air sederhana ini dimulai dengan mengkaji tentang kendala yang dihadapi masyarakat tentang kebersihan air yang digunakan yang disebabkan oleh masyarakat sebagian besar mengandalkan air sungai untuk kebutuhan sehari-harinya. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memperkenalkan dan melatih masyarakat di daerah perbatasan cara mendapatkan air bersih dengan cara membuat penyaringan sederhana yang bahan-bahannya mudah didapat. Metode yang digunakan yaitu dengan melaksanakan penyuluhan, sosialisasi, praktik pembuatan filtrasai air sederhana serta evaluasinya. Hasil yang diperoleh yaitu terlaksananya kegiatan pelatihan pembuatan filtrasi air sederhana sehingga menambah wawasan masyarakat Desa Kumba bahwa air sungai dapat disaring dengan cara sederhana menjadi air bersih.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berbasis Kemampuan Pemecahan Masalah Buyung Buyung; Sumarli Sumarli
Variabel Vol 4, No 2 (2021): OCTOBER 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v4i2.2722

Abstract

Banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita, terutama soal cerita dengan kemampuan pemecahan masalah yang meliputi tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali hasil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berbasis kemampuan pemecahan masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Subjek yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Santo Yosef Singkawang sebanyak 15 siswa. Instrumen yang digunakan berupa soal tes sebanyak 2 butir soal dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita berbasis kemampuan pemecahan masalah yang meliputi: (1) pada tahap memahami masalah, siswa kesulitan dalam memahami maksud dari soal serta tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan pada soal, (2) pada tahap merencanakan penyelesaian, siswa kesulitan dalam menyusun rencana penyelesaian karena belum terbiasa mengerjakan soal cerita sehingga kesulitan dalam hal mengaplikasikan konsep, (3) pada tahap menyelesaikan perencanaan, siswa mengalami kesulitan karena salah dalam menuliskan rumus pada tahap perencanaan strategi penyelesaian, sehingga hasil dari perhitungan penyelesaian juga salah, (4) pada tahap memeriksa kembali, siswa mengalami kesulitan dalam memeriksa kembali hasil pekerjaan karena tidak memberikan kesimpulan terhadap hasil pekerjaannya, tidak menyelesaikan soal dengan baik dan salah dalam hasil perhitungannya.
Pengaruh Model Generative Learning (GL) terhadap Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Kinematika Sumarli Sumarli; Intan Kusumawati; Tedi Yanto
Variabel Vol 4, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v4i1.1253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model Generative Learning (GL) terhadap pemahaman konsep siswa pada materi kinematika dan respon siswa terhadap Model GL yang diterapkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode pre-experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre-test – post-test design yang diterapkan pada satu kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri Singkawang. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII A yang berjumlah 32 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep yang telah diuji validitasnya. Teknik analisis data untuk pengaruh Model GL terhadap pemahaman konsep siswa menggunakan MC Nemar dan angket respon siswa menggunakan persentase. Sebelum dilaksanakan penelitian, telah dilakukan uji coba. Berdasarkan hasil uji coba ditemukan bahwa rata-rata tingkat kesukaran sebesar 0,52 (sedang), daya pembeda sebesar 0,30 (cukup baik), validitas rhitung (0,44) > rtabel (0,39) dengan kategori valid dan reabilitasnya sebesar 0,737 dengan kategori tinggi. Hasil analisis data dengan uji MC Nemar test dengan taraf signifikasi sebesar 5% diperoleh χ2hitung  >  χ2tabel yaitu sebesar 4,764 > 3,841, sehingga disimpulkan Ha diterima dan H0 ditolak yaitu terdapat pengaruh Model GL terhadap pemahaman konsep siswa pada materi kinematika gerak lurus. Analisis respon siswa yang diukur menggunakan lembar respon diperoleh tanggapan sebesar 86% terhadap penerapan model pembelajaran Generative Learning (GL) dengan katagori baik sekali.