Claim Missing Document
Check
Articles

Geologi dan Studi Provenance Batupasir Formasi Bentang di Daerah Luyubakti dan Sekitarnya, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat Rizqi, Al Hussein Flowers; Ramadhan, Dimas; Pambudi, Setyo
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research area is administratively located in the Luyubakti area, Puspahiang District, Tasikmalaya Regency, West Java Province. Geographically located at the coordinates of 7°29'47.85” N - 7°24'56.43” LS and 108°4'33.32“ BT - 108°7'50.75” BT. The purpose of this research is to determine the geological conditions and composition of sandstones of the Bentang Formation in relation with the determination of provenance. The method used is mapping with the concept of lithostratigraphy and petrographic analysis in calculating the sedimentary mineral composition. The results of provenance analysis show that the sandstones of the Bentang Formation in the study area have three main sources of sediment supply in the Bentang Formation, namely Continental Block, Magmatic Arc, and Recycle Orogen.
Vulkanostratigrafi dan Implikasi Terhadap Tanah Longsor Daerah Serang dan Sekitarnya, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat Rizqi, Al Hussein Flowers; Aprilia, Adinda; Tedja Trisnaning, Paramitha
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research area is administratively located in the Serang area and its surroundings, Salawu District, Tasikmalaya Regency, West Java Province. Geographically, the research area is at coordinates 7°20'24" - 7°24'53" South Latitude and 108°1'19" - 108°4'37" East Longitude. Physiographically, it is included in the Bandung Zone. This research aims to provide an overview of geological conditions such as geomorphological aspects, lithological distribution, stratigraphy, geological structure, geological history and environmental geology in the research area. The research method used is literature study and surface geological mapping using the concept of volcanostratigraphy to obtain primary data using a landsat image analysis and petrographic analysis approach. Based on this research, it is known that the geomorphological units that make up the research area include the Cikuray structural denudational unit (D1), the Cikuray lava flow ridge geomorphological unit, the Karacak lava flow ridge geomorphological unit and the Galunggung lava flow unit. Stratigraphically, the research area is composed of six rock units from old to young, namely the Karcak lava breccia unit, the Karacak tuff unit, the Cikuray pyroclastic breccia unit, the Cikuray tuff unit, the Galunggung lava breccia unit and the Cikuray lava deposit unit. Natural disasters in the research area are landslides of the surge type in Sukarasa Village and rotational landslides in Serang Village.
Analisis Umur dan Lingkungan Pengendapan Batugamping Formasi Oyo-Wonosari Berdasarkan Data Mikropaleontologi di Bawah Jembatan Nglipar-Wonosari, Desa Kedung Keris, Kec. Nglipar, Kab. Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Tiurma Dewi, Alexandra Sekar; Abdillah Ahmad, Ghani; Rizqi, Al Hussein Flowers
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah penelitian ini merupakan salah satu yang memiliki tatanan geologi sangat kompleks, sehingga sangat menarik untuk dikaji. Berdasarkan fisiografi dan stratigrafi regional, termasuk ke dalam fisiografi Zona Pegunungan Selatan yang disusun oleh litologi berupa batugamping berlapis Formasi Oyo dan batugamping masif Formasi wonosari. Metode penelitian berupa pengambilan data lapangan dan pengamatan mikropaleontologi melalui preparasi mikro fosil. Umur relatif dari Formasi Oyo dan Formasi Wonosari pada daerah penelitian yaitu N19 - N22 (Pliosen - Plistosen), dan juga ditemukannya fosil Pullenitiatina Obliquiloculata berumur Miosen awal - Pliosen yang menandakan bahwa fosil ini terbawa dari Formasi yang lebih tua yaitu Formasi Wonosari. Sedangkan lingkungan pengendapan dari Formasi Oyo-Wonosari pada daerah penelitian yaitu Neritik tengah-Neritik luar.
Rekonstruksi Tiga Sesar Utama pada Daerah Sambirejo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Ahmad, Ghani Abdillah; Erlandi, Muhammad; Rizqi, Al Hussein Flowers
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research area is one that has a very complex geological structure, so it is very interesting to study. Based on regional physiography and stratigraphy, it is included in the physiography of the Southern Mountains Zone which is composed of the Semilir Formation and Oyo Formation tuff lithology. The research method in the form of taking geological structures is carried out by observing data such as measuring fracture data, faults and other geological structure characteristic data in the Sambirejo Area, Gunung Kidul. Studio analysis in the form of processing fracture and fault data using stereonet and dips software. Based on the results of field observations, the geological structure in the research area is controlled by the presence of fractures and faults. The fractures found in the field are: shear fractures, and gash fractures. The faults found in the Sambirejo Area are minor faults. Determination of the type and kinematics of the main fault is carried out based on the appearance of minor faults in the field. The results of the fault kinematic reconstruction obtained the presence of main fault control in the form of Right Slip Fault or horizontal fault movement to the right with a relative west-east direction, Left Slip Fault or horizontal fault movement to the left with a relative northwest-southeast direction, Reverse Left Slip Fault or horizontal fault movement to the left rising with a relative northeast-southwest direction.
APLIKASI MARCOV CHAIN DALAM PENENTUAN PERULANGAN LITOLOGI PADA KALI WIDORO KECAMATAN PATUK DAN SEKITARNYA, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA rizqi, al hussein flowers; Elkawi Hawinu, Nodyka
Retii 2024: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-19 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geostatistics is a branch of statistics that focuses on the analysis and interpretation of spatial data in earth science. Marcov chain is one of the most frequently used methods of geostatistics where this method can analyze and predict secular processes in space and time. In geology, the marcov chain method is widely used to model vertical and lateral variations in stratigraphic sequences. The research area is located in Patuk District, Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta or at coordinates S -878815 and E 110.548088. The research location is included in the Sambipitu formation, according to previous research the Sambipitu formation consists of sandstone alternating with tuffan sandstone which contains many trace fossils. The results of the marcov chain analysis showed that the highest value was found in the lithological loops of sandstones which showed that it was likely that the lithological loops would be formed in the form of sandstones and the results of the chi-squared analysis showed that the lithology in the research area was not patterned and the H1 hypothesis was rejected and H0 was accepted
PENENTUAN FASIES DAN ARUS PURBA BERDASARKAN KETERDAPATAN STRUKTUR SEDIMEN DAN LITOLOGI PADA KECAMATAN NGLIPAR, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA rizqi, al hussein flowers; Thabita Monica Tupang, Kannaya; Qoyyibi, Dava Saliham; Gil Lodar, Jaden
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mengenai arah arus purba pada Formasi Oyo cukup terbatas, struktur sedimen dalam penentuan arah arus purba dapat ditemukan pada daerah Kali Oyo, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi daerah penelitian. Pada daerah pengkajian ini dijumpai singkapan batuan dengan total ketebalan hasil stratigrafi terukur sebesar 10,7 meter, yang dinilai cukup representatif untuk dilakukan analisis terhadap arah arus purba. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah menyusun hasil kajian dengan mendapatkan data struktur sedimen serta variasi litologi pada jalur pengukuran stratigrafi terukur. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan didapati litologi penyusun berupa batugamping kalsilutit, batugamping kalkarenit, serta batugamping kalsirudit sedangkan untuk struktur sedimen penentu arah arus purba yang ditemukan pada daerah ini berupa slump dan cross-bedding. Berdasarkan data yang diperoleh, dilakukan analisis fasies dan arah arus purba, daerah ini diinterpretasikan masuk pada fasies foreslope serta winnowed edge sand dan didapati pola arah arus purba yaitu bipolar dan polymodal. Kata kunci: Formasi Oyo, Arus Purba, Fasies, Gunung Kidul
Pengaruh Variasi Litologi Terhadap Kualitas Air Tanah di Daerah Semin dan Sekitarnya, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Timotius Tuska, Robert; Desie Kurnia Gae; Rean Devindra; Iqbal Hidayat; Gracia Apriyani Naibobe; Reditya Galang Pamungkas; Febri Anggara; Erlandi, Muhammad; rizqi, al hussein flowers
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah penelitian terletak pada fisiografi zona pegunungan selatan tepatnya di daerah Semin, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang disusun oleh dua formasi yaitu formasi Oyo dan Formasi Semilir yang tersusun oleh satuan - satuan batuan yang berbeda dan memiliki komposisi batuan yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pengukuran TDS (Total Dissolve Solid), DHL (Daya Hantar Listrik), pH, dan MAT (Muka air tanah). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui pengaruh litologi terhadap kualitas airtanah dan untuk mengetahui air tanah yang layak dikonsumsi bagi masyarakat. Pola aliran air tanah ke elevasi MAT yang lebih ke arah barat. Nilai TDS menunjukkan airtanah pada lokasi penelitian tergolong dalam air tawar dan sudah lolos uji mutu airtanah. Nilai EC berkisar 209 – 1104 µs/cm. pengujian pH airtanah berkisar antara 6,9 – 7,5. pada daerah penelitian terdapat jenis batuan sedimen karbonat yang mendominasi, yaitu kalkarenit 82,6% dan sedimen klastik yaitu breksi 4,3%, serta batuan piroklastik yaitu tuff 13,1%. kualitas airtanah pada ketiga jenis litologi yang ditemukan layak untuk dikonsumsi karena belum melewati ambang batas mutu air. Namun ada satu sumur pada litologi yang memiliki warna sedikit keruh, berbau, dan berasa, air sumur ini diduga terkena pencemaran. Kata kunci : Mata Air, Hidrogeologi, Semin
Evaluasi Batuan Induk Minyak Bumi Berdasarkan Total Organic Carbon dan Rock Eval Pyrolysis Pada Daerah Nampu, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah rizqi, al hussein flowers; Timotius Tuska, Robert; Erlandi, Muhammad
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelitan berada di Desa Nampu, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah yang berada di Zona Kendang dan masuk pada Formasi Pelang. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah dengan analisis TOC untuk mengetahui persentase material organik dan REP untuk menentukan jenis bahan organik yang ada dan untuk mengevaluasi potensi batuan shale daerah penelitian sebagai batuan induk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik batuan induk shale pada daerah penelitian dan hubunganya dengan rembesan migas yang ditemukan pada lokasi penelitian. Litologi yang dijumpai pada lokasi penelitian berupa perselingan napal/mudstone dan kalkarenit/grainstone pada bagian bawah dan satuan napal/mudstone dengan struktur masif pada bagian atas. Berdasarkan analisis fosil foraminifera planktonik, umur batuan lokasi penelitian adalah N5-N7 pada lapisan bawah, N6 pada lapisan Tengah dan N4-N6 pada lapisan atas. Setelah di tarik umur batuan pada lokasi penelitian memiliki umur Miosen Awal. Fasies lingkungan pengendapan lokasi penelitian berada pada Upper Interval of Parallel Lamination dan Pellitic Interval yang dicirikan oleh perselingan batuan kalkarenit/grainstone dan napal/mudstone pada bagian bawah dan satuan batuan napal/mudstone pada bagian atas dengan struktur massif. lokasi penelitian memiliki kandungan TOC sebesar 0,89% sehingga dikategorikan memiliki kekayaan bahan organik sedang (fair). Hasil analisis rock eval terhadap sampel permukaan memiliki kategori sedang (fair) sebagai batuan sumber penghasil hidrokarbon, berdasarkan perbandingan diagram TOC dan S2, Tmax vs HI dan HI vs OI sampel memiliki indikasi Kerogen type III yang cenderung menghasilkan gas. Kematangan sampel batuan induk berdasarkan nilai Tmax memiliki tingkat kematangan yang belum matang (immature). Kata kunci : Batuan Induk, Geokimia, Rembesan Migas
Penentuan Fasies dan Arah Arus Purba Berdasarkan Karakteristik Batuan Dan Struktur Sedimen Slump di Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah rizqi, al hussein flowers; Timotius Tuska, Robert; Fajar, Ari; Rusmania Ramadhani, Saviola
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lokasi penelititan berada di daerah Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Lokasi penelitian berada di Zona Kendeng dan masuk pada Formasi Kerek. penelitian ini menggunakan metode Measuring Section atau profil batuan dengan menggunakan meteran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fasies dan arah arus purba berdasarkan karakteristik batuan dan strukur sedimen slump yang ditemukan pada lokasi penelititan. Dari data lapangan yang telah diamati terdapat 5 jenis batuan penyusun yang ditemukan pada lokasi penelitian yaitu, batugamping, batugamping pasiran, napal, napal pasiran, dan batupasir karbonat. Dari pengukuran Measuring Section atau profil batuan ditemukan perselingan napal dan batugamping klastik ukuran medium sand di bagian bawah, dilanjutkan dengan batugamping masif, dan batupasir karbonat pada bagian atas dengan struktur sedimen slump. Dari hasil pengukuran Measuring Section atau profil batuan didapatkan 3 fasies pengendapan yang dimulai dari fasies Classical Turbidite (CT) di bagian bawah, fasies Massive Sandstone (MS) di bagian tengah, dan Fasies Slump (SL) di bagian atas. Berdasarkan hasil diagram rosset didapatkan pola arus purba pada lokasi penelitian memiliki pola Bipolar. Struktur sedimen slump yang ditemukan di lokasi penelitian memiliki arah N 182° E, dari data struktur sedimen slump dapat di interpretasikan arah arus purba lokasi penelitian adalah utara-selatan, dan sumber material sedimen yang kemudian membentuk batuan pada lokasi penelitian adalah mempunyai sumber dari utara. Kata kunci : fasies, arus purba, struktur slump
Aquifer Investigation in Cibodas Bogor, West Java, Indonesia, using a geoelectrical method and 2D subsurface modeling rizqi, al hussein flowers; Erlandi, Muhammad; Arifai, Muhammad; Ibnu Hibban, Muhammad
Retii 2025: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-20 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted at the location of a cattle pen (Kafeel Farm) in Bogor City, more precisely in the Cibodas village. The purpose of this study is to use subsurface cross-sectional correlations to get a general picture of the lithology, geological structure, and subsurface aquifers. In addition to improving knowledge of the depth and distribution of aquifers in the study area, the contribution of this research will influence residents' groundwater searches. The geoelectrical method with Schlumberger configuration is the methodology employed in this study. In the research area, there were three points of observation in the geolectrical acquisition data. From oldest to youngest, the study area's lithology consists of sandstone with mudstone intercalations (Serpong Formation) and limestone lithology (Bojongmanik Formation). The weathering of limestone and sediments from the Cisadane River is used to interpret the surface soil. At a depth of 8 to 35 meters and a thickness ranging from 10 to 18 meters, the study area's aquifer contains shallow groundwater. Drilling is advised at observation point 2, at a depth of approximately 8 to 18 meters Keyword : Aquifer, Serpong Formation, Bogor, Geoelectrical; Schlumberger
Co-Authors Abdillah Ahmad, Ghani Afri Tri Kristanto Ahmad, Ghani Abdillah Alansyah, Apriko Yudhan Aprilia, Adinda Arimurti, Dyah Arum Audrey, Vivi Fistina Awaluddin, muhamad Hasyim Bernadeta Subandini Astuti Delvina Syaifira Norma Hani Desie Kurnia Gae Diyoko, Diyoko Elkawi Hawinu, Nodyka Erlandi, Muhammad Fajar, Ari FATIMAH FATIMAH Fatimah Fatimah Febri Anggara Fistina Audrey, Vivi Garnis Wanengcio Uligawati Gil Lodar, Jaden Gracia Apriyani Naibobe Hafidz Sedek Haliza, Audia Shafa Hendri Tri Purnomo Herning Dyah Kusuma Wijayanti Hill Gendoet Hartono Hill Geondoet Hartono Hita Pandita Hita Pandita Ibnu Hibban, Muhammad Iqbal Hidayat Lindung Zalbuin Mase Maming, Haryadi Maurittius Antonius Talla Lamak Mayang Pitaloka Muh Gifaricandrabayu Muhammad Abdul Basith Muhammad Arifai Muhammad Dandy Fachrindra Muhammad Isna Almuzakki Nadhip, Muhammad Nadip, Muhammad Noviardi Noviardi Oky Sugarbo Praba Padma Arsyada Qodri, Muhammad Fatih Qoyyibi, Dava Saliham Radhitya, Berwyn Dzaky Rajawali Yudha Pratama Ramadhan, Dimas Rean Devindra Reditya Galang Pamungkas Reynaldo Adhiechandra S reza_krisnandi reza krisnandi Rizqi Prastowo Rusmania Ramadhani, Saviola SANDI KURNIAWAN Setyo Pambudi Sukartono Syamsul Arifin Tedja Trisnaning, Paramitha Tengku Riza Zarzani N Thabita Monica Tupang, Kannaya Timotius Tuska, Robert Tiurma Dewi, Alexandra Sekar Vico Luthfi Ipmawan Vilman Sidik Waskita Bambang Murti Yudhana Waskita Murti Bambang Yudhana Waskita Murti Bambang Yudhana Waskita Wibisono, Dharmawan Catur Wijaya, Naufal Arya Winarti Winarti Winarti Yudhana, Waskita Murti Bambang