Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Volatilitas dan Forecasting Inflasi di Indonesia Salimah, Nur Syawaliyah; Satrianto, Alpon
Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan (Maret 2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkep.v7i1.17250

Abstract

This study aims to analyze the volatility of inflation based on expenditure groups and forecasting the inflation rate using ARIMA and ARCH/GARCH methods. The data used is monthly inflation data from January 2006 to November 2024 obtained from the Central Statistics Agency (BPS). The analysis shows that inflation volatility varies across expenditure groups, with major factors such as changes in energy and food prices. The ARIMA model good results in forecasting inflation, while the ARCH/GARCH model is used to identify and analyze significant inflation volatility. This research contributes to economic policy making, especially in maintaining price stability and formulating effective policies to reduce the negative impact of inflation on society. The findings are expected to serve as a basis for future monetary and fiscal policy planning.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LUAS LAHAN PERTANIAN DAERAH PERKOTAAN DI INDONESIA Rusli Ahmad Dani; Alpon Satrianto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 7 No. 6 (2024): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i6.13875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh jumlah penduduk, rasio aksesibilitas wilayah dan PDRB non pertanian terhadap luas panen lahan sawah daerah perkotaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Indonesia dengan variabel penelitian yang dikelompokan menjadi dua bagian yaitu variabel terikat yang pada penelitian ini ditetapkan sebagai luas panen lahan sawah dan variabel bebas yang terdiri dari jumlah penduduk, rasio aksesibilitas wilayah, dan PDRB non pertanian. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan metode Fixed Effect Model (FEM) dengan cross section 34 ibukota provinsi di Indonesia dan Time Sheries 2018-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap luas panen lahan sawah. Rasio aksesibilitas wilayah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap luas panen lahan sawah. PDRB non pertanian berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap luas panen lahan sawah.
ANALISIS PERBANDINGAN SEKTOR UNGGULAN TIGA KABUPATEN TERMUDA DI PROVINSI SUMATERA BARAT Putri Cicilia Agus Seppina; Alpon Satrianto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 2 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i2.14601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan sektor unggulan di tiga kabupaten termuda di Provinsi Sumatera Barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari tahun 2016-2020 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah metode Location Quentient dan metode Shift Share Analysis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa berdasarkan metode Location Quentient terdapat 4 sektor unggul dan berdasarkan metode ShiftShare Analysis terdapat 12 sektor unggul di Kabupaten Solok Selatan. Berdasarkan metode Location Quentient terdapat 7 sektor unggul dan berdasarkan metode ShiftShare Analysis terdapat 8 sektor unggul di Kabupaten Dharmasraya. Berdasarkan metode Location Quentient terdapat 2 sektor unggul dan berdasarkan metode ShiftShare Analysis terdapat 11 sektor unggul di Kabupaten Pasaman Barat. Selanjutnya Kabupaten Dharmasraya memiliki sektor unggulan paling banyak berdasarkan metode Location Quentient dan Kabupaten Solok Selatan memiliki sektor unggulan paling banyak berdasarkan metode ShiftShare Analysis.
PENGARUH MODAL MANUSIA TERHADAP KESEJATERAAN MASYARAKAT PROVINSI SUMATERA BARAT Leoni Amanda Istiazah; Alpon Satrianto
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i3.15249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal manusia terhadap kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan pendekatan regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data panel tahunan kabupaten/kota di Sumatera Barat selama periode 2017–2023 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan (DJPK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa investasi dalam pembangunan modal manusia merupakan strategi efektif untuk mendorong pertumbuhan sosial-ekonomi di tingkat regional. Oleh karena itu, kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan perlu menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah.
PELATIHAN DIGITALISASI LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA BUMDESMA SABANA KAMEK LKD Halkadri, Halkadri; Mesta, Hendri Andi; Satrianto, Alpon
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2025
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v5i2.1596

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengelola keuangan Bumdesma Sabana Kamek LKD Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat tentang penyusunan laporan keuangan BUMDesma yang dilakukan secara terkomputerisasi otomatisasi. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab dan pendampingan. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 10 orang terdiri atas direktur, sekretaris, bendahara, pengawas serta staf keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengelola keuangan Bumdesma dapat memahami dan menyusun laporan keuangan dengan baik secara komputerisasi otomatisasi dengan baik sehingga menunjang untuk digitalisasi laporan keuangan. Dengan memiliki pemahaman tentang siklus akuntansi dan penyusunan laporan keuangan secara komputerisasi otomatisasi maka pengurus Bumdesma membuat keputusan jangka pendek dan jangka panjang yang lebih tepat sehingga berdampak pada kinerja Bumdesma yang semakin baik.
Analisis Efisiensi Bank Umum Konvensional di Indonesia Yewisa, Tania Dara; Satrianto, Alpon
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 2 (June 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i2.1130

Abstract

This study aims to analyze the efficiency level of conventional commercial banks in Indonesia based on asset classification during the 2019–2023 period. The method used is Data Envelopment Analysis (DEA) with a Constant Returns to Scale (CRS) approach. The sample consists of 29 banks, divided into two groups: 20 large-asset banks and 9 medium-asset banks. The input variables include fixed assets, equity, and operating expenses, while the output is net profit. The results show that large banks had a higher average efficiency than medium-sized banks. In 2023, the average efficiency score for large banks reached 0.7012, while medium-sized banks scored only 0.2917. The minimum efficiency scores for large and medium banks were 0.0475 and 0.0352, respectively. The percentage of large banks achieving optimal efficiency (DEA=1) ranged from 5% to 35%, while for medium banks it ranged from 5% to 22.2%. BCA and OCBC NISP consistently achieved efficiency and served as benchmarks for other banks. Differences in efficiency are influenced by business scale, technology adoption, and cost management. These findings provide a vital foundation for improving operational strategies and bank efficiency in Indonesia.
Aslisis Pengaruh Kualitas Aset dan Nilai Tukar terhadap Likuiditas Perbankan Syariah di Indonesia; Pendekatan Autoregressive Distributed Ratu Sri Wahyuni; Alpon Satrianto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 02 (2025): JIEI : Vol. 11, No. 02, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko internal (Kualitas Aset dengan NPF sebagai indikator penelitian) dan risiko eksternal (Nilai Tukar) terhadap likuiditas dengan FDR sebagai indikator penelitian pada Bank Umum Syariah di Indonesia untuk periode Triwulan I 2010 – Triwulan II 2022. Teknik analisis yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Berdasarkan hasil uji ARDL, terbukti bahwa NPF memiliki hubungan negatif dan signifikan terhadap FDR dalam jangka panjang. Nilai Tukar memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap FDR dalam jangka panjang. Namun, dalam jangka pendek, NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDR, sedangkan Nilai Tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap FDR. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi bank syariah dalam mengelola dana secara optimal dan menerapkan prinsip kehati-hatian, khususnya dalam penyaluran pembiayaan kepada nasabah agar dapat mencegah timbulnya risiko serta mengatasi masalah likuiditas. Berdasarkan temuan penelitian dari pengujian menggunakan model ARDL dengan variabel FDR, NPF, dan Nilai Tukar, dapat disimpulkan bahwa variabel NPF berpengaruh positif dalam jangka pendek terhadap FDR dan berpengaruh negatif dalam jangka panjang. Variabel Nilai Tukar berpengaruh negatif dalam jangka pendek terhadap FDR dan berpengaruh positif dalam jangka panjang. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan mengenai kemungkinan terjadinya kredit macet pada pembiayaan serta pentingnya memperhatikan kualitas pembiayaan yang disalurkan untuk menghindari pembiayaan bermasalah sehingga dapat meningkatkan keuntungan dari pembiayaan yang disalurkan oleh bank.
Analisis Efisiensi Bank Umum Konvensional di Indonesia Yewisa, Tania Dara; Satrianto, Alpon
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 7, No. 2 (June 2025)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/infeb.v7i2.1130

Abstract

This study aims to analyze the efficiency level of conventional commercial banks in Indonesia based on asset classification during the 2019–2023 period. The method used is Data Envelopment Analysis (DEA) with a Constant Returns to Scale (CRS) approach. The sample consists of 29 banks, divided into two groups: 20 large-asset banks and 9 medium-asset banks. The input variables include fixed assets, equity, and operating expenses, while the output is net profit. The results show that large banks had a higher average efficiency than medium-sized banks. In 2023, the average efficiency score for large banks reached 0.7012, while medium-sized banks scored only 0.2917. The minimum efficiency scores for large and medium banks were 0.0475 and 0.0352, respectively. The percentage of large banks achieving optimal efficiency (DEA=1) ranged from 5% to 35%, while for medium banks it ranged from 5% to 22.2%. BCA and OCBC NISP consistently achieved efficiency and served as benchmarks for other banks. Differences in efficiency are influenced by business scale, technology adoption, and cost management. These findings provide a vital foundation for improving operational strategies and bank efficiency in Indonesia.
Analisis Determinan Ekspor Komoditas Utama Sumatera Barat ke Negara Mitra Dagang Novi, Olivia Putri; Satrianto, Alpon
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 2 No. 2 (2025): MedREP: Volume 2, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of Gross Domestic Product (GDP), Distance, Inflation, Exchange Rate, and Export Prices on the export value of animal/vegetable fats and oils from West Sumatra. The method used in this research is panel data analysis covering seven partner countries over the period 2016–2022, using a Fixed Effect Model (FEM) approach. The dependent variable in this study is the export value of animal/vegetable fats and oils, while the independent variables consist of the partner countries. GDP, distance, inflation, exchange rate, and export prices. The results of the study indicate that the GDP of partner countries and export prices have a significant positive effect on the export value of animal/vegetable fats and oils from West Sumatra. In contrast, distance, inflation, and exchange rate have a significant negative effect on the export value of these commodities.
Analisis Efisiensi Belanja Sektor Publik Di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat Mailina, Septia; Satrianto, Alpon
Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) Vol. 2 No. 2 (2025): MedREP: Volume 2, No. 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to measure the level of efficiency of public sector spending in the education, health and economic sectors. The data used is panel data, namely data from 19 districts / cities in West Sumatra Province in 2018-2022. The data used is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics and the Directorate General of Fiscal Balance. This research uses the Data Envelopment Analysis method. Efficiency measurement in this study uses the assumption of Variable Return to Scale with output-oriented. The results showed (1) there was 1 city that had achieved perfect efficiency, 11 regencies/cities achieved high efficiency and 7 districts/cities achieved medium efficiency in the education sector, (2) there were 2 cities that had achieved perfect efficiency, and 17 regencies /cities achieved high efficiency in the health sector and (3) there were no districts/cities that had achieved perfect efficiency, 12 regencies /cities achieved high efficiency and 7 regencies /cities achieved medium efficiency in the economic sector.