Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Madaniya

Budidaya Empon-Empon dan Praktik Pembuatan Jamu pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Indah Sulistiyawati; Wahyu Maulana Endris; Chamid Sutikno
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.295

Abstract

Kegiatan budidaya empon-empon di Kabupaten Banyumas sudah menjadi tradisi budaya dalam bentuk kearifan lokal, yang didefinisikan sebagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas hidup. Seiring perkembangan jaman tradisi budidya empon-empon dan pembuatan jamu tradisional mulai tidak dikenali generasi muda, olehkarenya diperlukan upaya pelestarian. Tujuan program ini mengenalkan dan melatih ketrampilan hardskill siswa SMP Maarif NU 1 Purwokerto dalam budidaya empon-empon dan membuat jamu tradisional. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi; koordinasi program, sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan serta evaluasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini telah diikuti sejumlah 32 siswa kelas IX SMP Maarif NU 1 Purwokerto, yang diawali dengan kegiatan pre test untuk mengukur pemahaman materi dan dilanjutkan penyuluhan dan praktik budidaya dan membuat jamu tradisional, serta diakhiri dengan post test. Peningkatan hasil pre test dan post test menjadi tolok ukur kelancaran dan keberhasilan program dengan peningkatan 25%. Selama kegiatan berlangsung mitra sangat antusias mengikuti dan telah memiliki perubahan dengan kemampuan mempraktekkan ketrampilan buddidaya empon-empon dan membuat jamu tardisional sebagai bentuk pelestarian lingkungan.
Menumbuhkembangkan Jiwa Berwirausaha dengan Pelatihan Pembuatan Makanan dan Minuman Sehat pada Siswa SD Indah Sulistiyawati; Nuraini Muhasanah; Asfi Aniuranti; Diah Arimbi; Denny Indra Yudhistira
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.444

Abstract

Makanan dan minuman sehat sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak usia 6-11 tahun. Kebiasaan jajan di pada usia anak sekolah sangat dipengaruhi oleh jenis makanan, karakteristik individu dan lingkungan. Permasalahan yang saat ini dihadapi adalah pola makanan sehat yang tidak dikenali siswa. pengetahuan anak yang dimiliki pada umumnya masih rendah, sehingga menyebabkan anak mengkonsumsi makanan dalam bentuk jajanan sembarangan. Jajanan yang dikonsumsi pada anak, seringkali tidak diperhatikan kandungan gizi dan kebersihannya. Tujuan pengabdian ini menumbuhkembangkan jiwa berwirausaha dengan pelatihan pembuatan makanan dan minuman sehat pada siswa SD. Sasaran kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah siswa Kelas IV Sekolah Dasar di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi; koordinasi program, sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan serta evaluasi dan monitoring pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini telah diikuti sejumlah 30 siswa yang diawali dengan kegiatan pre test untuk mengukur pemahaman materi dan dilanjutkan penyuluhan dan praktik pembuatan makanan dan minuman sehat serta diakhiri dengan post test. Peningkatan hasil pre test dan post test menjadi tolok ukur kelancaran dan keberhasilan program dengan peningkatan 51%. Selama kegiatan berlangsung mitra sangat antusias mengikuti dan telah memiliki perubahan dengan kemampuan mempraktekkan ketrampilan membuat makanan dan minuman sehat.
Menilai Kesehatan Metabolik: Evaluasi Tingkat Gula Darah dan Asam Urat sebagai Alat Diagnostik Wahyu Maulana Endris; Indah Sulistiyawati; Maditaningtyas Hawwa Zuwanda; Oksa Hugi Lestiani
Madaniya Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.509

Abstract

Kesehatan metabolik adalah faktor kunci yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, penilaian kesehatan metabolik yang efektif menjadi hal yang penting dalam upaya pencegahan, pengelolaan, dan pengobatan. Salah satu indikator penting dalam penilaian kesehatan metabolik adalah tes gula darah dan asam urat. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023, bertempat di Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam program ini, meliputi koordinasi, sosialisasi kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Berdasarkan hasil penilaian pre tes dan pos tes tentang pengetahuan tingkat gula darah dan asam urat, ditemukan variasi dalam tingkat pengetahuan mereka. Pada pre tes, sebagian peserta menunjukkan pengetahuan yang terbatas dengan sekitar 70% peserta memperoleh jawaban benar. Namun, setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat dan pos tes, terlihat peningkatan pengetahuan peserta dengan sekitar 80% peserta memperoleh jawaban benar. Hasil ini mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk menilai kesehatan metabolik melalui evaluasi tingkat gula darah dan asam urat sebagai alat diagnostik telah berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan.
Membangun Desa Sehat Mandiri dengan Pengembangan Produk Olahan Tanaman Biofarmaka menjadi Obat Herbal di Desa Sirkandi Banjarnegara Indah Sulistiyawati; Gita Anggraeni; Tien Setyaningtyas
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.558

Abstract

Desa Sirkandi Kecamatan Purwareja Klampok Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah dengan topografi perbukitan dengan kontur tanah lereng curam dan berlempung sehingga masuk dalam zonasi rawan longsor dengan luasan lahan 478,45 Ha. Berdasarkan analisis situasi permasalahan penduduk desa saat ini belum sepenuhnya memahami manfaat dan fungsi kesehatan (nilai gizi) dari tanaman biofarmaka sehingga rendahnya kesadaran akan pentingnya membudidayakan tanaman biofarmaka dan memanfaatkan untuk pencegahan (preventif) penyakit. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman warga desa tentang pentingnya manfaat dan fungsi kesehatan dari tanaman biofarmaka; meningkatkan kemampuan budidaya penanganan pra dan pasca panen; meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill warga desa dalam melakukan pengembangan diversifikasi produk pengolahan tanaman biofarmaka menjadi obat herbal dengan teknologi modern menjadi produk unggulan Desa. Metode pengabdian dengan kegiatan yang dilakukan meliputi (1) koordinasi, (2) sosialisasi program, (3) penyuluhan, (4) pelatihan/workshop, (5) lokakarya, (6) percontohan, dan (7) monitoring evaluasi, dengan implementasi penggunaan teknologi modern berbasis IPTEKS dengan sasaran Kelompok Tani. Kegiatan pelatihan pengelolaan tanaman biofarmaka menjadi minyak atsiri menggunakan teknologi tepat guna, mesin penyulingan/destilasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menghasilkan luaran non fisik dan fisik. Hasil non fisik yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan skill ketrampilan kelompok tani sebesar 38% dalam mengolah tanaman biofarmaka menjadi minyak atsiri atau bahan baku obat herbal. Adapun hasil fisik yaitu adanya percontohan praktek langsung penggunaan mesin destilasi untuk memproduksi minyak atsiri dari tanaman biofarmaka kayu putih dan nilam, oleh kelompok tani.
Pelatihan Penulisan Abstrak bagi Mahasiswa Semester Akhir sebagai Upaya Persiapan Penulisan Abstrak dalam Skripsi Asfi Aniuranti; Nuraini Muhasanah; Indah Sulistiyawati; Diah Arimbi
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.620

Abstract

Abstrak merupakan bagian penting dalam setiap tulisan ilmiah dan acapkali menjadi bagian pertama yang dilihat oleh para pembaca. Meskipun tergolong singkat, seringkali mahasiswa kesulitan dalam menyusun abstrak dan melewatkan bagian-bagian penting yang harusnya ada dalam sebuah abstrak. Oleh karena itu, pelatihan penyusunan abstrak dinilai penting terutama bagi mahasiswa semester akhir di Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto yang sedang menyusun skripsi. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis abstrak, menggali persepsi mahasiswa mengenai pelatihan yang diadakan serta memberikan pengalaman menyusun abstrak. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama dua hari secara daring melalui Google Meet. Terdapat beberapa tahapan dalam pelatihan, yaitu pemaparan materi, diskusi, latihan terbimbing, latihan mandiri, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 13 mahasiswa dari 13 Prodi di Fakultas Sains dan Teknologi serta Fakultas Sosial, Ekonomi dan Humaniora. Sebelum kegiatan pelatihan, belum ada mahasiswa (0%) yang memiliki pengalaman menulis abstrak, dan di akhir kegiatan, tercatat ada 8 mahasiswa (61,53%) yang berhasil menyusun abstrak dengan topik yang telah disediakan. Jika dievaluasi dari kelengkapan komponen abstrak dan penggunaan bahasa, nilai rerata abstrak mahasiswa mencapai 75,62. Hasil angket juga menunjukkan respon postif mahasiswa peserta pelatihan. Mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap seluruh tahapan pelatihan dan terhadap abstrak itu sendiri. Kesimpulannya, pelatihan telah berhasil memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan bagi mahasiswa dalam menulis abstrak dan kegiatan pelatihan mendapat respon yang positif dari para peserta.