Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Aksioma

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 6 TOJO PADA MATERI OPERASI BILANGAN BULAT Fitriani Samsudin; Ibnu Hadjar; Muh Hasbi
Aksioma Vol. 4 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v4i1.55

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tojo pada materi operasi bilangan bulat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan desain penelitian yang mengacu pada Kemmis dan Mc. Taggart. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tojo. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, tes, observasi dan catatan lapangan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukan peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II pada materi operasi bilangan bulat dengan menerapkan fase-fase sebagai berikut: (1) menyampaian tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) menyajikan materi, (3) mengorganisasikan siswa kedalam kelompok-kelompok belajar, (4) membimbing kelompok bekerja dan belajar, (5) evaluasi, (6) memberikan penghargaan. Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe STAD, hasil belajar, operasi bilangan bulat
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 PALU Henidarwati; Muh. Hasbi; M. Tawil Madeali
Aksioma Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i2.132

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 10 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas empat komponen, yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 10 Palu yang berjumlah 23 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan fase-fase yaitu: 1) penyampaian tujuan dan pemberian motivasi, 2) penyajian informasi, 3) penomoran, 4) pengajuan pertanyaan, 5) berpikir bersama, 6) pemberian jawaban atau evaluasi dan 7) pemberian penghargaan pada materi aritmatika sosial dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 10 Palu. Kata kunci: numbered heads together, hasil belajar, aritmatika sosial. Abstract: The objectives of this research is to obtain the description about application of cooperative learning of Numbered Heads Together (NHT) of arithmetic social in grade VII of SMP Negeri 10 Palu. This research is a classroom action research (CAR). The design of this research refered to the Kemmis and Mc.Taggart’s research design, that consist of 4 components, those are 1) planning, 2) acting, 3) observating and 4) reflecting. The subject were students of Grade VII of SMP Negeri 10 Palu totaling 23 student. This research consist of two cycles. The results of the research showed that the application of cooperative learning type NHT with the phases, those are: 1) conveying the learning objective and motivating, 2) presenting information, 3) numbering, 4) questioning, 5) heads together, 6) answering or evaluating and 7) giving appreciation of social arithmetic can improve student’s learning outcomes in grade VII of SMP Negeri 10 Palu. Keywords: numbered heads together, learning outcomes, arithmetic social.
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI HUBUNGAN GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII SMP NEGERI 13 PALU Lili Cendana; Muh. Hasbi; M. Tawil Madeali
Aksioma Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i1.142

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hubungan garis dan sudut di kelas VII SMP Negeri 13 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi dan 4) refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 13 Palu yang berjumlah 25 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hubungan garis dan sudut di kelas VII SMP Negeri 13 Palu melalui langkah-langkah sebagai berikut: 1) perumusan masalah, 2) pemrosesan data dan penyusunan konjektur, 3) pemeriksaan dan verbalisasi konjektur dan 4) umpan balik. Kata kunci: metode penemuan terbimbing; hasil belajar; hubungan garis dan sudut. Abstract: The purpose of the research is to describe the application of guided discovery method in order to improve student learning outcomes in the relationship the line and angle of material in class VII SMP Negeri 13 Palu. Kind of this research is classroom action research. The design of this research refers to research design Kemmis and Mc. Taggart 1) planning, 2) implementation of the acting, 3) observating and 4) reflecting. The subject were students of class VII SMP Negeri 13 Palu totaling twenty five students. This research was conducted in two cycles. Data of this research was collected through observation sheet, interview, note fields and test. The results showed that the application of the guided discovery method can upgrade student learning outcomes in the relationship the line and angle of material in class VII of SMPN 13 Palu through the following steps: 1) formulation of the problem, 2) processing of the data and preparation of conjecture, 3) examination and verbalization of conjecture and 4) feedback. Keywords: guided discovery method; learning outcomes; relationship the line and angle.
PENGARUH KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS TADULAKO ANGKATAN 2016 Muh. Hasbi; Nurul Inayah
Aksioma Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i2.147

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah penelitian expost facto yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan penalaran matematis terhadap kemampuan koneksi Matematis Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Tadulako Angkatan 2016. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika FKIP Untad angkatan 2016. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Cluster Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika kelas C dan D angkatan 2016. Banyaknya sampel adalah 78 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis, dan tes kemampuan koneksi matematis. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistika deskriptif dan analisis statistika inferensial dengan menggunakan analisis Non-Parametrik Kendall Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis berpengaruh positif terhadap kemampuan koneksi matematis. Kata Kunci : Penalaran Matematis, Koneksi Matematis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN KUADRAT DI KELAS X MIPA 2 SMA NEGERI 5 PALU Samsiah Muhamad; Muh. Hasbi; Marinus B. Tandiayuk
Aksioma Vol. 6 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v6i2.150

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadrat di kelas X MIPA 2 SMAN 5 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada rancangan penelitian oleh Kemmis dan Mc. Teggart yang terdiri atas: 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan tindakan, dan 4) refleksi tindakan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 2 sebanyak 32 orang, dan dipilih 3 orang siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan kuadtrat di kelas X MIPA 2 SMA Negeri 5 Palu, dengan mengikuti tahap-tahap sebagai berikut: 1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, 2) menyajikan informasi , 3) mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok dan kreatifitas siswa (student creative), 4) belajar kelompok (team study) dan membimbing kelompok belajar 5) evaluasi dan Test fakta (fact test), dan 6) memberikan Penghargaan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI, Hasil Belajar, Persamaan Kuadrat. Abstract:The main purpose of this research is to describe the application model of cooperative learning type TAI in order to increase the result of students learning on system material of quadratic equations at the tenth grade MIPA 2 SMAN 5 Palu. This research was Classroom Action Research (CAR) that referred to Kemmis dan Mc. Teggart research design, that was 1) planning, 2) acting, 3) observing, and 4) reflecting. The research subject of this research was the students in tenth grade MIPA 2 a total 32 people, and choose 3 students as the informant. The research refer that The application of TAI Model can improve the students’ achievement of quadratic equations on grade MIPA 2 SMA Negeri 5 Palu, It follow the phases: (1) express purpose of learning and motivate students (2) presenting information (3) organize students into groups and student creativity (4) study groups and lead study groups 5) test evaluation and facts, dan 6) presented the Award. Key Word: The Model Cooperative Learning Type TAI, Learning Result, Quadratic Equations.
EFEKTIVITAS PENERAPAN PEMBELAJARAN VAN HIELE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 16 PALU Desti Pujiarsih; Rita Lefrida; Muh. Hasbi
Aksioma Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i1.178

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYELESAIKAN PERTIDAKSAMAAN KUADRAT DI KELAS XB SMA GKST IMANUEL PALU Selmi; Muh. Hasbi; Rita Lefrida
Aksioma Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v7i2.196

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah memperoleh deskripsi mengenai penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan pertidaksamaan kuadrat di kelas XB SMA GKST Imanuel Palu. Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Tagart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Keberhasilan tindakan dapat diketahui dari aktivitas peneliti dalam megelola pembelajaran di kelas dan aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran dengan menerapkan medel NHT untuk setiap aspek yang dinilai menggunakan lembar observasi berada dalam kategori baik dan siswa dapat menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan pertidaksamaan kuadrat dengan benar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koperatif tipe NHT dapat meningkatkan hasil belajar yang tahapannya yaitu : 1) menyampaikan tujuan dan motivasi siswa, 2) menyajikan informasi, 3) penomoran (numbering), 4) pengajuan pertanyaan (questioning), 5) berpikir bersama (heads together), 6) pemberian jawaban (answering), 7) pemberian penghargaan. Kata Kunci : pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT), hasil belajar, pertidaksamaaan kuadrat. Abstrac : The purpose of this research was to obtain a description of the application of cooperative learning model Numbered Heads Together (NHT) to improve student learning outcomes in completing quadratic in grade XB SMA GKST Imanuel Palu. The study design refers to the design of Kemmis and Mc.Tagart research. This study carried out in two cycles. The success of the action can be determined from the researcher's activity in managing the learning in the classroom and the student's activity in following the lesson by applying the NHT medel to every aspect assessed using the observation sheet is in good category and the student can solve problems related to the quadratic inequalities correctly. The results of this study indicate that the application of cooperative learning model type NHT can improve learning outcomes stages are: 1) convey the purpose and motivation of students, 2) present information, 3) numbering, 4) questioning, 5) thinking Together (heads together), 6) answering, 7) awarding Keywords : The Application of Numbered Heads Together (NHT) Cooperative Learning, learning outcomes, quadratic inequality.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN VAN HIELE PADA MATERI HUBUNGAN GARIS DAN SUDUT DI KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 1 PALU Fitriani Fitriani; Muh. Hasbi; Bakri Bakri
Aksioma Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v9i2.518

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the application of the Van Hiele learning model that can improve student learning outcomes in the material relationship lines and angles in class VII Muhammadiyah Middle School 1 Palu. This type of research is classroom action research (CAR). The design of the study was based on the research design of Kemmis and Mc. Taggart consists of four components, namely (1) planning, (2) action, (3) observation, and (4) reflection. This research was conducted in two cycles. The research subjects were seventh grade students of Muhammadiyah Middle School 1 Palu in the 2017/2018 school year, totaling 25 students. Data collection techniques in this study were observation, tests, interviews, and field notes. The results showed that the application of the Van Hiele learning model could improve student learning outcomes by following the phases of Van Hiele's learning model, namely: (1) inquiry, (2) directed orientation, (3) description, (4) free orientation, and ( 5) integration. In the first cycle the percentage of classical learning completeness was 47.83% and in the second cycle the percentage of classical learning completeness increased to 86.96%. In addition, the results of observations of teacher activities in managing learning in the first cycle and second cycle are in the very good category. The results of observations of student activities in following the learning process in the first cycle are in the good category and the second cycle is in a very good category.
ADVERSITY QUOTIENT DAN INDEKS PRESTASI KUMULATIF MAHASISWA PENDIDIKAN MIPA FKIP UNIVERSITAS TADULAKO TAHUN AKADEMIK 2015/2016 Bakri M; Sudarman Bennu; Muh. Hasbi
Aksioma Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v5i3.763

Abstract

Ada dua faktor yang mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar diri mahasiswa. Satu diantara faktor yang berasal dari dalam diri mahasiswa adalah adversity quotient yang disingkat AQ. Adversity quotient merupakan bentuk kecerdasan yang membuat seseorang dapat mengubah hambatan atau kesulitan menjadi sebuah peluang. Peneliti ingin mengetahui tingkat Adversity Quotient dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako tahun akademik 2015/2016. Penelitian menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako yang terdaftar pada tahun akademik 2015/2016 yang sudah memiliki IPK. Sampel pada penelitian sebanyak 478 orang menggunakan teknik pengambilan sampel purposive random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa angket yang disebut ARP dan Angket Indeks Prestasi Mahasiswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistika inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Prestasi Kumulatif mahasiswa berada pada rentang nilai 1,71 – 3,96 skala 0 - 4. IPK tertinggi dicapai oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Fisika, dan IPK terendah dicapai oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Matematika. IPK rata-rata mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako adalah 3,11. Adversity Quotient (AQ) mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako berada pada rentang skor 88 – 176. AQ tertinggi dicapai oleh mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Biologi, dan AQ terendah dicapai oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Tetapi secara umum rata-rata AQ mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako adalah 124,37. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara indeks prestasi mahasiswa dengan Adversity Quotient mahasiswa Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS TEORI VAN HIELE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Sukayasa Sukayasa; I Nyoman Murdiana; Muh. Hasbi; Maxinus Jaeng
Aksioma Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/aksioma.v11i1.1904

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa level berpikir siswa SMP dalam memahami konsep geometri sebagian besar berada pada level 0 dan level 1. Padahal secara teoritis menurut teori perkembangan intelektual Piaget, seharusnya level berpikir siswa SMP mencapai level 2. Ini Hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian pengembangan dengan tujuan memperoleh perangkat pembelajaran geometri berbasis teori Van Hiele untuk meningkatkan berpikir ktitis siswa SMP. Peneliti menggunakan metode pengembangan Four D-Model yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (1) tahap definisi, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan; dan (4) tahap diseminasi. Pada tahap definisi, beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain mengkaji karakteristik siswa, mengkaji isi kurikulum, menganalisis tugas dan tujuan pembelajaran. Draf awal (Draft I) perangkat pembelajaran dibuat pada tahap desain berdasarkan hasil tahap definisi. Draf I ini terdiri dari RPP, Buku Siswa, LKS dan Soal Latihan. Kemudian pada tahap pengembangan, kegiatan yang dilakukan adalah validasi Draf I dan uji keterbacaan Draf I (uji coba I). Hasil ini digunakan untuk merevisi Draf I dan menghasilkan Draf II. Pada tahap pengembangan ini juga dilakukan uji coba II terhadap Draf II. Uji coba II digunakan untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Hasil pengembangan perangkat pembelajaran ini adalah seperangkat perangkat pembelajaran geometri SMP berdasarkan teori Van Hiele yaitu Buku Siswa, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, LKS dan Soal Latihan yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
Co-Authors Abd. Hamid Abdul Hamid Abdul Hamid Akina Akina Alfini Alfini Ali, M. Tawil Made Alyu Pratika Ana Puji Lestari Ana Puji Lestari Andi Rini Oktaviani Anggraini Anggraini Anggraini Anita Anita Anita Aniza Aniza Aniza, Aniza Asyita Asyita Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Baharuddin Paloloang Baharuddin Paloloang Bakri Bakri Bakri Bakri Bakri M Bakri Mallo Darmiati Darmiati Dasa Ismaimuza Debi Susilawati Desi Mayanti Desti Pujiarsih Dewi Safitri Dini Supriati Dyah Permata Fadillah Fadillah Farah Rahmayanti Fevi Andrayana Fitri, Rinil Fitriani Fitriani Fitriani Samsudin Gandung Sugita Henidarwati I Made Ariana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana I Nyoman Murdiana Ibni Hadjar Ibnu Hadjar Imam Hanafi Indah Suarni Indriyani Indriyani Intan Rukmana Jaeng, Maxinus Kambe. Sanawati Karniman, Tegoeh S Karniman, Tegoeh S Karniman, Tegoeh S. Lasari, Rahmawati B. Lili Cendana Lilis Lilis Lumentut, Cempaka Prawitasari M. Tawil Madeali Marinus B. Tandiayuk Mariyaningsih Maxinus Jaeng Miftahul Jannah Nurmalb Moh. Rian Firdaus Muh. Rizal Muh. Rizal Murdiana, I. N. MUSTAMIN IDRIS Nuraisyah, Patta Rani Nurhayadi Nurlela Sari Nurmal, Miftahul Jannah Nurseha NURSEHA NURSEHA Nurul Fitriyah Nurul Fitriyah Nurul Inayah Nurvita Nurvita Nurvita Oktaviani, Andi Rini Pratika, Alyu Pribadi, Rahmat Ifal Rahma Nasir Rahmat Ifal Pribadi Rahmawati Ratni, Try Rita Lefrida Rochmat Wijaya Rukmana, Intan Sahib, Sri Ratnasari Samsiah Muhamad Samsudin, Fitriani Selmi Siti Maryam SITI MARYAM Sri Ratnasari Sahib Suarni, Indah Sudarman Bennu Sukayasa Suprianto Suprianto Susilawati, Debi Sutji Rochaminah Tamauni, Syahrial Syahrir Tegoeh S. Karniman Ummi Kalsum Vassita Ratani Atthacariya Widyawaty, Diah Wijaya, Rochmat Winanto, Ari Yunita