Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Desain dan Implementasi Sistem Pelatihan Pengambilan dan Penempatan Berbasis PLC untuk Pembelajaran Otomasi Industri Fahmi, Rijalul; Zulwisli, Zulwisli
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/eyrbm049

Abstract

Trainer pick and place banyak digunakan dalam pembelajaran otomasi industri, tetapi sebagian media pembelajaran masih memiliki arsitektur tertutup, verifikasi berbasis sensor yang terbatas, dan keterhubungan yang kurang jelas antara ladder logic dan respons aktuator fisik. Penelitian ini mengembangkan trainer pick and place elektro-pneumatik berbasis programmable logic controller (PLC) yang modular dengan interlocking berbasis sensor sebagai platform praktik untuk mempelajari kontrol sekuensial, pemetaan input-output, commissioning, dan troubleshooting dasar. Penelitian menggunakan model rekayasa terapan yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, konstruksi perangkat keras, pengembangan perangkat lunak, pengujian integrasi, validasi fungsional, dan revisi. Trainer mengintegrasikan PLC, perangkat input digital, sensor posisi, katup solenoid, silinder pneumatik, gripper, emergency stop, serta mode manual dan otomatis. Protokol validasi dirancang untuk mengukur respons input-output, operasi aktuator individual, kinerja siklus otomatis, perilaku interlocking, respons emergency stop, dan konsistensi return-to-home dalam pengujian berulang. Pengujian kuantitatif lanjutan perlu melaporkan jumlah siklus, tingkat keberhasilan, rata-rata waktu siklus, waktu respons aktuator, waktu respons emergency stop, dan error rate. Berdasarkan validasi fungsional awal, sistem dapat menjalankan urutan pick-transfer-place-return sesuai status sensor dan mencegah transisi tidak aman berdasarkan kondisi interlocking yang ditetapkan. Trainer ini berkontribusi sebagai platform pembelajaran PLC elektro-pneumatik yang replikatif serta menjadi dasar pengembangan modul human-machine interface, data logging, dan industrial Internet of Things. Pick and place trainers are widely used in industrial automation learning, yet many learning systems remain limited by closed architectures, insufficient sensor-based verification, and weak correspondence between ladder logic and physical actuator responses. This study developed a modular programmable logic controller (PLC)-based electro-pneumatic pick and place trainer with sensor-based interlocking as a hands-on platform for learning sequential control, input-output mapping, commissioning, and basic troubleshooting. The study followed an applied engineering development model comprising need analysis, system design, hardware construction, software development, integration testing, functional validation, and revision. The trainer integrates a PLC, digital input devices, position sensors, solenoid valves, pneumatic cylinders, a gripper, an emergency stop, and manual/automatic operating modes. The validation protocol was designed to measure input-output response, individual actuator operation, complete automatic-cycle performance, interlocking behavior, emergency-stop response, and return-to-home consistency over repeated trials. Quantitative retesting should report at least the number of cycles, success rate, average cycle time, actuator response time, emergency-stop response time, and error rate. Based on the initial functional validation, the system can execute the pick-transfer-place-return sequence according to sensor-confirmed states and can prevent unsafe transition under predefined interlocking conditions. The trainer contributes a replicable learning platform for PLC-based electro-pneumatic automation and provides a foundation for future learning modules involving human-machine interface, data logging, and industrial Internet of Things integration.    
Sistem Pendukung Keputusan Berbasis Simple Additive Weighting untuk Pemilihan Mahasiswa Terbaik: Rancang Bangun, Validasi Manual, dan Implementasi Web Muwaffaq, M. Taqy; Zulwisli, Zulwisli; Delianti, Vera Irma; Marta, Rizkayeni
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/detd7h51

Abstract

Pemilihan mahasiswa terbaik membutuhkan mekanisme penilaian yang objektif, transparan, dan efisien karena keputusan tidak hanya ditentukan oleh Indeks Prestasi Kumulatif, tetapi juga prestasi akademik dan non-akademik, absensi, sikap, serta peran penilai yang berbeda. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web untuk pemilihan mahasiswa terbaik menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian menggunakan pendekatan rancang bangun dengan model prototyping yang mencakup analisis kebutuhan pengguna, perancangan mock-up, implementasi sistem, pengujian, dan revisi. Sistem melibatkan empat aktor, yaitu mahasiswa, dosen penilai, ketua program studi, dan admin jurusan. Data utama yang diolah meliputi data mahasiswa, kriteria, bobot, nilai per kriteria, hasil normalisasi, nilai preferensi, dan laporan ranking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengelola data mahasiswa dan kriteria, memproses penilaian, menampilkan tahapan perhitungan SAW, serta menghasilkan ranking otomatis. Validasi manual menunjukkan kesesuaian ranking antara perhitungan sistem dan perhitungan SAW manual, dengan alternatif A3 memperoleh nilai tertinggi, diikuti A1 dan A2. Pengujian black box pada modul login, mahasiswa, penilaian, perhitungan SAW, dan ranking menunjukkan seluruh skenario berjalan berhasil. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi alur seleksi multi-aktor, konfigurasi kriteria berbobot, transparansi tahapan perhitungan, dan validasi komputasi manual dalam satu prototipe web yang dapat digunakan oleh program studi. Selecting the best student requires an objective, transparent, and efficient assessment mechanism because the decision is not only determined by grade point average but also by academic and non-academic achievements, attendance, attitude, and the involvement of different assessors. This study aims to design and develop a web-based Decision Support System (DSS) for selecting the best student using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The study employed a design-and-development approach with a prototyping model consisting of user requirement analysis, mock-up design, system implementation, testing, and revision. The system involves four actors: students, assessors, the head of the study program, and the department administrator. The main data processed include student data, criteria, weights, scores for each criterion, normalization results, preference values, and ranking reports. The results show that the system can manage student and criteria data, process assessments, display SAW calculation stages, and generate automatic rankings. Manual validation confirmed the consistency between system-generated rankings and manual SAW computation, where alternative A3 achieved the highest score, followed by A1 and A2. Black-box testing on the login, student data, assessment, SAW calculation, and ranking modules showed that all scenarios were successful. The novelty of this study lies in integrating a multi-actor selection workflow, configurable weighted criteria, transparent calculation stages, and manual computational validation into a single web prototype that can be used by a study program.
Perancangan dan Implementasi Prototipe Sistem Kontrol Posisi Motor DC Berbasis Mikrokontroler Menggunakan Metode Fuzzy Logic Firmansyah, Muhammad Qodri; Fikri, Ryan; Diputra, Yudhi; Zulwisli
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6088

Abstract

Ketepatan kendali kecepatan pada motor DC menjadi faktor krusial dalam berbagai aplikasi otomasi industri seperti sistem konveyor, lengan robot, dan permesinan CNC, namun karakteristik motor DC yang nonlinier dan sensitif terhadap perubahan beban menyulitkan penerapan metode kendali konvensional seperti PID yang memerlukan pemodelan matematis presisi, sementara logika fuzzy menawarkan pendekatan alternatif yang mampu menangani ketidakpastian dan nonlinieritas tanpa model matematis eksplisit, namun implementasinya pada platform mikrokontroler murah seperti Arduino Uno masih terbatas dan belum terdokumentasi secara lengkap. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan prototipe kendali kecepatan motor DC berbasis Arduino Uno dengan logika fuzzy Mamdani serta menguji kinerjanya pada dua kondisi setpoint berbeda. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan perancangan konsep sistem kendali loop tertutup, pemilihan dan integrasi komponen (motor DC encoder 120 PPR, Arduino Uno, driver L298N, LCD I2C), perancangan fuzzy logic controller dengan 2 input (error dan delta error) dan 1 output (PWM) menggunakan 5 himpunan fuzzy pada setiap variabel dan 25 aturan inferensi Mamdani dengan defuzzifikasi centroid, pengembangan perangkat lunak pada Arduino IDE dengan interrupt encoder untuk pembacaan kecepatan real-time, serta pengujian pada dua setpoint (150 dan 200 RPM) dengan 14 kali pengulangan masing-masing, dimana parameter yang diukur meliputi error, delta error, PWM, dan settling time yang kemudian dianalisis secara statistik (mean dan standar deviasi). Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mencapai error rata-rata 0,01 ± 0,51 RPM pada setpoint 150 dengan settling time 1,69 ± 0,22 detik, dan error 0 RPM pada setpoint 200 dengan settling time 2,14 ± 0,65 detik, dimana sistem berhasil mengoreksi error secara bertahap melalui mekanisme 25 aturan fuzzy dengan pola konvergensi eksponensial menuju setpoint pada kedua kondisi uji, sehingga membuktikan kelayakan logika fuzzy pada Arduino Uno untuk kendali kecepatan motor DC skala prototipe dengan akurasi tinggi (error ≤ 0,5 RPM). Kontribusi utama penelitian ini adalah dokumentasi lengkap implementasi FLC pada mikrokontroler murah yang dapat direplikasi untuk berbagai aplikasi otomasi skala pendidikan dan industri ringan, dengan keterbatasan penelitian meliputi pengujian tanpa variasi beban eksternal dan cakupan setpoint yang terbatas (hanya 150 dan 200 RPM), sehingga penelitian lanjutan disarankan untuk menguji sistem dengan variasi beban terstruktur dan rentang setpoint yang lebih luas (50-300 RPM) serta membandingkan kinerjanya dengan kontroler PID yang di-tune secara optimal.
Evaluasi Eksperimental Respons Sistem Kendali Level Air Satu Tangki Menggunakan Fuzzy Sugeno Orde-0 Berbasis Arduino Surya, Agung Okta; Agustiarmi, Winda; Zulwisli, Zulwisli; Diputra, Yudhi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6146

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi secara kritis respons prototipe kendali level air satu tangki berbasis Arduino Uno dan Fuzzy Sugeno Orde-0. Sistem menggunakan sensor ultrasonik HC-SR04, driver L298N, pompa DC 12 V, dua masukan berupa error dan perubahan error, serta keluaran PWM 0-255. Data yang dapat diaudit terdiri atas lima ulangan awal pada setpoint 10 cm dan 17 cm serta satu rekaman eksploratif setelah penyetelan manual pada masing-masing setpoint. Untuk menghindari bias interpretasi, kesalahan kendali berbasis sensor dibedakan dari kesalahan terhadap pengukuran manual dan selisih sensor-manual. Pada setpoint 10 cm, rerata pembacaan sensor adalah 9,24 ± 0,33 cm dengan mean absolute error (MAE) 0,76 cm atau 7,60%, sedangkan pengukuran manual adalah 10,80 ± 0,84 cm dengan MAE 0,80 cm atau 8,00%. Selisih absolut sensor-manual mencapai rata-rata 1,56 cm. Pada setpoint 17 cm, rerata pembacaan sensor adalah 16,68 ± 0,43 cm dengan MAE 0,36 cm atau 2,12%, sedangkan pengukuran manual adalah 16,50 ± 0,87 cm dengan MAE 0,50 cm atau 2,94%; selisih absolut sensor-manual rata-rata 0,30 cm. Pada rekaman eksploratif setelah penyetelan, level 10 cm berakhir pada 9,6 cm pada detik ke-85,2 tanpa overshoot yang teramati, sedangkan pengujian 17 cm berakhir pada 11,8 cm pada detik ke-126,6 sehingga belum mencapai kondisi tunak. Hasil ini menunjukkan fungsi dasar kontroler dalam memodulasi PWM, tetapi belum membuktikan perbaikan performa yang konsisten. Validasi lebih lanjut memerlukan kalibrasi sensor, dokumentasi lengkap fungsi keanggotaan dan rule base, data deret waktu mentah, serta pengujian berulang dengan kondisi dan durasi yang setara. This study critically evaluates the response of an Arduino Uno-based single-tank water-level control prototype using a zero-order Sugeno fuzzy controller. The system comprises an HC-SR04 ultrasonic sensor, an L298N driver, a 12 V DC pump, error and change-in-error inputs, and a 0-255 PWM output. Auditable data include five initial trials at the 10 cm and 17 cm setpoints and one exploratory post-tuning record for each setpoint. To prevent misleading interpretation, sensor-based control error was separated from manual-reference error and sensor-manual discrepancy. At 10 cm, the mean sensor reading was 9.24 ± 0.33 cm, with a mean absolute error (MAE) of 0.76 cm (7.60%); the manual reading was 10.80 ± 0.84 cm, with an MAE of 0.80 cm (8.00%). The mean absolute sensor-manual discrepancy was 1.56 cm. At 17 cm, the mean sensor reading was 16.68 ± 0.43 cm, with an MAE of 0.36 cm (2.12%); the manual reading was 16.50 ± 0.87 cm, with an MAE of 0.50 cm (2.94%), and the mean absolute sensor-manual discrepancy was 0.30 cm. In the exploratory tuned records, the 10 cm test ended at 9.6 cm at 85.2 s without an observed overshoot, whereas the 17 cm test ended at 11.8 cm at 126.6 s and therefore had not reached steady state. The results confirm basic PWM modulation functionality but do not establish consistent performance improvement. Further validation requires sensor calibration, complete membership-function and rule-base documentation, raw time-series data, and repeated matched-condition testing.
Perancangan Sistem Kontrol Suhu Ruangan Menggunakan Metode Fuzzy Logic Berbasis Arduino Uno Gustian, Elvi; Agustiarmi, Winda; Fikri, Ryan; Zulwisli
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6385

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan pendekatan Prototyping yang bertujuan menguji efektivitas penerapan algoritma Fuzzy Logic pada sistem kendali suhu ruangan otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno untuk menjaga kestabilan temperatur lingkungan. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan pengujian utama, yaitu pengujian validitas, pengujian reliabilitas, dan pengujian responsivitas pada skenario suhu dingin serta suhu panas menuju rentang target normal dengan menggunakan prototipe miniatur ruangan sebagai objek dan sampel uji. Pengujian validitas dilakukan dengan membandingkan pembacaan sensor DHT11 terhadap termometer panel digital sebagai benchmark yang menghasilkan rata-rata offset sebesar 0,38°C. Pengujian reliabilitas dan responsivitas mengamati performa waktu respon sistem, transient error, tingkat presisi melalui analisis Standar Deviasi (SD) dan Koefisien Variasi (CV), serta dinamika perubahan sinyal Pulse Width Modulation (PWM) pada driver MOSFET IRF520 untuk mengendalikan aktuator lampu pemanas dan kipas pendingin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor utama memiliki tingkat akurasi yang tinggi dengan rata-rata offset sebesar 0,38°C, serta mampu bekerja secara stabil. Sistem kendali juga terbukti responsif dalam merespon perubahan suhu ekstrem tanpa mengalami transient error maupun overshoot, serta mampu mempertahankan kondisi steady-state dengan fluktuasi riak yang sangat rendah (±0,03 hingga ±0,20°C). Hasil ini menegaskan bahwa algoritma Fuzzy Logic sangat efektif dan andal dalam penerapan kontrol suhu ruangan secara real-time, serta menunjukkan pentingnya penyesuaian daya aktuator secara otomatis untuk menciptakan sistem pengondisian lingkungan yang presisi.