Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Juri Aerobic Gymnastic Siklus 2025-2028 Pengprov Persani Jawa Tengah Fahmi, Donny Anhar; Wibisana, Muh Isna Nurdin; Herlambang, Tubagus; Zhannisa, Utvi Hinda; Aziz, Zainul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25473

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme juri senam aerobik melalui penataran dan pelatihan berbasis Code of Points Fédération Internationale de Gymnastique (FIG) 2025–2028. Program dilaksanakan oleh tim Universitas PGRI Semarang bekerja sama dengan PENGPROV PERSANI Jawa Tengah, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Metode pelaksanaan mencakup pemberian materi teori, studi kasus video, simulasi pertandingan (mock competition), serta evaluasi pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta dari 67,3 pada pretest menjadi 88,5 pada posttest (kenaikan 31,5%). Peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam aspek Difficulty, Execution, Artistry, serta penerapan kode etik juri. Kegiatan ini berhasil mencetak juri Aerobic Gymnastics yang profesional, berintegritas, dan siap bertugas pada event resmi tingkat daerah dan nasional.
Memperkuat keterampilan motorik anak usia dini melalui pengalaman eksplorasi aktivitas di luar ruangan Hilmy Aliriad; Adi S; Deny Pradana Saputro; Donny Anhar Fahmi; Sigap Yogo Waskito
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v3i2.363

Abstract

Aktivitas di luar ruangan memberikan berbagai rangsangan sensorik dan melibatkan gerakan tubuh yang lebih aktif dibandingkan dengan aktivitas di dalam ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki efektivitas program bermain aktivitas di luar ruangan dalam meningkatkan keterampilan motorik pada anak kecil. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one grup post pre-test. Populasi terdiri dari 25 siswa RA ICP Nurul Ulum Bojonegoro. Sampel diambil secara random sampling sebanyak 10 Siswa. Data akan dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrument Test of Gross Motor Development Edisi Kedua (TGMD-2) oleh Dale A. Ulrich, PhD. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS Versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tersebut berhasil memperkuat keterampilan motorik anak pada usia dini dan kemajuan dalam program kegiatan di luar ruangan. Hasil pretest dan posttest menunjukkan bahwa intervensi atau pelatihan berdampak signifikan terhadap keterampilan gerakan dasar. Simpulan, kegiatan di luar ruangan memperkaya perkembangan anak-anak melalui program permainan sekolah yang berfokus pada keterampilan motorik, sosial, dan kreatif. Saran peneliti selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program aktivitas diluar ruangan dan memperluas metode penelitian yang digunakan.
PENGARUH LATIHAN FREQUENCY, INTENSITY, TIME, AND TYPE TERHADAP MOTORIK SISWA DISABILITAS Pamungkas, Wahyu Bangkit; Wibisana, Muh Isna Nurdin; Fahmi, Donny Anhar
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v8i1.36304

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pentingnya pengembangan keterampilan motorik untuk siswa yang memiliki disabilitas, yang mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak dari program latihan Frequency, Intensity, Time, and Type (FITT) dengan intensitas sedang terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar dan halus pada siswa di SLB C Pelita Ilmu Semarang. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain satu kelompok pretes dan postest. Sampel penelitian ditentukan menggunakan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti. Dari total populasi sebanyak 20 siswa, dipilih 15 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan dengan berbagai jenis disabilitas intelektual. Pemilihan sampel dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian karakteristik subjek dengan tujuan penelitian serta keterjangkauan dalam pelaksanaan program latihan, sehingga sampel yang dipilih diharapkan dapat merepresentasikan populasi yang diteliti secara relevan.Data dikumpulkan melalui tes keterampilan motorik kasar dan halus yang telah dicek oleh para ahli. Untuk menganalisis data digunakan uji paired sample t-test dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan signifikan pada kemampuan motorik kasar (p0,05) setelah mengikuti program latihan. Selain itu, kemampuan motorik halus juga meningkat secara signifikan baik pada tangan kanan (p0,05) maupun tangan kiri (p0,05). Ini menunjukkan bahwa latihan FITT dengan intensitas sedang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan motorik siswa yang memiliki disabilitas. Penelitian ini memberikan manfaat bagi para guru olahraga, pelatih, dan terapis dalam merancang program latihan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa di sekolah luar biasa.
Dampak Peralatan Khusus terhadap Keterampilan Motorik dan Motivasi pada Pesilat Artistik Putra Junior Donny Anhar Fahmi; Tubagus Herlambang; Agus Wiyanto; Danang Aji Setyawan; Fitri Yulianti
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol 6 No 1 (2026): March: Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v6i1.1953

Abstract

Study purpose. Artistic gymnastics requires a high level of motor skills and sustained motivation, particularly among junior male athletes. The development of motor skills is closely linked to athletic performance, whilst motivation determines consistency in training and engagement in competition. This study investigated how an eight-session training programme using specialised artistic gymnastics apparatus (pommel horse, parallel bars, floor exercise, and horizontal bar) influenced the psychomotor development, motor skills, and motivation of junior male gymnasts. Materials and methods. A single-group pretest-posttest experimental design was used with 12 junior male gymnasts aged 15–16 years from Semarang, Central Java. Data were collected via validated motor skills assessments, a motivation questionnaire, and a psychomotor evaluation form. Data were analysed using a paired t-test with SPSS 23 to determine significant changes from the pre-test to the post-test. Results. The results of the study showed a significant increase in motivation scores, rising from a pre-test mean of 35.17 (SD = 5.01) to a post-test mean of 39.92 (SD = 4.94), t(11) = 4.23, p = 0.003. Artistic gymnastics performance improved from a pre-test mean of 36.08 (SD = 4.12) to a post-test mean of 40.67 (SD = 4.05), t(11) = 3.87, p = 0.011. Psychomotor skills also improved from a pre-test mean of 37.25 (SD = 2.70) to a post-test mean of 40.75 (SD = 2.68), t(11) = 4.11, p = 0.007. Conclusions. These findings confirm that structured training using specialised artistic gymnastics equipment effectively improves psychomotor performance and intrinsic motivation in junior male gymnasts. Further studies are recommended to use larger and more diverse samples to strengthen the generalisability of the findings.
Pengaruh Latihan Passing Bawah Dengan Dinding Dan Berpasangan Terhadap Ketepatan Passing Bawah Bola Voli Di Club Bola Voli Putri Rosella Kalirejo Usia 15 Amanda Reza Mahahardika; Donny Anhar Fahmi; Ibnu Fatkhu Royana
Journal of Physical Activity (JPA) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Asosiasi Program Studi Olahraga PGRI Indonesia (APOPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58343/jpa.v5i1.69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memastikan latihan mana yang paling efektif untuk meningkatkan akurasi passing bawah bola voli dan apakah berlatih passing bawah ke dinding dan berpasangan mempunyai pengaruh terhadap akurasi tersebut. bola voli antara latihan Passing Bawah Dengan Dinding dengan Berpasangan dengan teman. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen dengan populasi 23 atlet peserta bola voli putri rosella kalirejo. dan diambil sampel sejumlah 16 atlet menggunakan teknik purposive sampling. Variabel bebas adalah latihan passing bawah dengan dinding, sedangkan variabel terikat adalah Latihan dengan berpasangan dengan teman. Hasil penlitian: 1) kelompok eksperimen 1 nilai thitung = 2.328 > ttabel = 1,8125, latihan servis passing bawah dengan dinding berpengaruh signifikan. 2) kelompok eksperimen 2 nilai thitung= 6.155 > ttabel = 1,8125, latihan dengan berpasangan dengan teman berpengaruh signifikan. Simpulan dari Tujuan dari penelitian ini adalah akurasi passing bola voli., berlatih dengan dinding lebih disukai daripada berlatih berpasangan dengan teman. Penelitian ini diharapkan dapat mengarah pada penerapan Latihan passing bawah pada dinding untuk meningkatkan akurasi passing bola voli.
Enhancing student athlete performance through an innovative aerobic gymnastics choreography model: evidence from Central Java Fahmi, Donny Anhar; Herlambang, Tubagus; Wiyanto, Agus; Purwadi
Journal Sport Area Vol 10 No 2 (2025): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2025.vol10(2).19177

Abstract

Background: The decline in student participation in aerobic gymnastics at the Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) or Regional Student Sports Week in Central Java highlights the need for more flexible and effective training methods. While video-based coaching offers promising flexibility, limited research has examined its impact on the performance of student athletes, particularly in choreographed aerobic routines. This study addresses that gap by testing a video-based choreography model tailored for young athletes. Research Objectives: This study aimed to evaluate the effectiveness of a student-focused aerobic gymnastics choreography model in enhancing performance, particularly in artistic and creative aspects. Methods: This quantitative experimental study involved 13 student athletes (elementary to high school level) who were selected from the POPDA Central Java event. A total sampling technique was applied. The athletes followed the choreographic model intervention, and performance scores—assessed by judges—were compared before and after the intervention using paired sample t-tests analyzed in SPSS 2022. Finding/Results: The results showed a statistically significant improvement in athlete performance following the application of the choreography model (p < 0.05). Improvements were most notable in artistic expression and movement creativity, highlighting the model's efficacy in developing aesthetic and technical skills. Conclusion: The specially designed aerobic gymnastics choreography model significantly enhances the performance of student athletes. The findings support the integration of video-based coaching as a complementary tool to traditional methods, offering flexibility in training and supporting long-term athlete development. This approach may be adopted by coaches and competition organizers to foster a more sustainable and competitive environment for aerobic gymnastics at both regional and national levels.