Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Campuran Aspal Porus dengan Pemanfaatan Gondorukem ke dalam Aspal Penetrasi 60/70 affirnando selian; Sofyan M. Saleh; Ruhdi Faisal
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Genangan air yang sering terjadi terutama setelah hujan bisa menjadi masalah terhadap ketahanan aspal. Salah satu alternatif untuk mencegah permasalahan ini adalah penggunaan aspal porus. Aspal porus mempunyai stabilitas yang rendah tetapi mempunyai permeabilitas yang tinggi. Pada penelitian ini bahan tambah yang digunakan adalah gondorukem, yang merupakan hasil destilasi atau penyulingan getah pohon pinus merkusii. Bahan ini  merupakan  bahan  yang  sangat  cepat  menyerap panas atapun api diharapkan dengan penambahan gondorukem dapat meningkatkan nilai stabilitas  serta menambah daya tahan lapis perkerasan aspal terhadap kerusakan yang disebabkan oleh air dan cuaca. pada campuran aspal porus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan penggunaan gondorukem sebagai bahan substitusi aspal penetrasi 60/70 terhadap campuran aspal porus menggunakan metode Australian Asphalt Pavement Association (AAPA). Diawali dengan mencari kadar aspal optimum (KAO). Setelah KAO didapatkan, dibuat benda uji dengan variasi penggunaan gondorukem pada KAO dan variasi ± 0,5 dari nilai KAO.  Hasil pengujian Marshall diperoleh stabilitas tertinggi sebesar 554,81 kg pada kadar gondorukem 8% dengan KAO terbaik 5,56% dengan nilai CL sebesar 20,66%.
Perencanaan Bundaran (Roundabout) Studi Kasus Simpang Tujuh Ulee Kareng, Banda Aceh Muhammad Irza; Sugiarto Sugiarto; Ruhdi Faisal
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, April 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Tujuh Ulee Kareng merupakan persimpangan dengan jumlah pertemuan ruas jalan yang paling banyak di Kota Banda Aceh tanpa adanya pengaturan lalu lintas, sehingga mengakibatkan terjadi tundaan dan kemacetan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah rekayasa lalu lintas dari simpang tak bersinyal menjadi persimpangan dengan bundaran. Data volume lalu lintas diambil dengan bantuan kamera video dan data kecepatan diambil dengan alat bantu speedgun. Data yang dikumpulkan adalah data geometrik jalan, volume lalu lintas dan kecepatan setempat. Data awal yang digunakan untuk adalah volume jam puncak (VJP) dari volume yang diamati dan kemudian disimulasikan ke software VISSIM 6.00-22 dengan tipe bundaran R10-22. Kapasitas terbear di ruas jalinan DE yaitu 6629 kend/jam. Arus bagian jalinan terbesar di ruas jalinan AB yaitu 3184 kend/jam. Tundaan terbesar di ruas jalinan AB yaitu 2,30 detik/kendaran. Untuk Derajat Kejenuhan (DS) didapat dari perbandingan arus bagian jalinan dengan kapasitas. DS  terbesar di ruas jalinan AB yaitu 0,50 dan Peluang Antrian terbesar dari pembacaan grafik MKJI adalah 6%-13,5% di ruas jalinan AB.
Analisi Perbandingan Kinerja Jalan T. Iskandar, Ulee Kareng, B.Aceh Pada Saat Pademi dan Normal Ruhdi Faisal; Taslimul Haq; Fitrika Mita Suryani; Juliana Fisaini
Journal of The Civil Engineering Student Vol 3, No 3 (2021): Volume 3, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v3i3.19057

Abstract

Jalan Teuku Iskandar merupakan salah satu jalan yang mudah diakses oleh masyarakat yang tinggal di seputaran Aceh Besar yang langsung dengan Kota Banda Aceh. Jalan Teuku Iskandar termasuk kedalam jalan Arteri Primer bertipe 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD) dengan panjang jalan 3.802 kilometer dan lebar badan jalan 8 meter dengan lebar bahu efektif 0,5 meter. Diktum Kesatu Huruf a Instruksi Dalam Negeri Nomor 31 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tingkat 4 untuk Berdasarkan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Pada bulan Agustus 2021, Kota Banda Aceh termasuk dalam zona merah sehingga diberlakukan PPKM level 4.Adapaun tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pergerakan lalu lintas sebelum dan pada saat diperlakukan PPKM level 4 untuk Kota B.Aceh. Metode yang digunakan untuk menganalisis kinerja ruas jalan adalah menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) khususnya untuk jalan perkotaan. Parameter data yang diperlukan untuk kinerja jalan adalah data berupa volume lalu lintas, kapasitas jalan, RVK (rasio volume kapasitas) kecepatan arus bebas dan kecepatan perjalanan. Pengawasan dilakukan selama 3 (tiga) hari dalam satu minggu yakni hari Senin (16 Agustus 2021), Rabu (18 Agustus 2021), dan Minggu (15 Agustus 2021) pada jam puncak pagi dan sore yaitu 07.00-09.00 WIB dan 17.00-19.00 WIB .Setelah dilakukan pengolahan data, Senin (16 Agustus 2021) pukul 17.00-18.00 WIB merupakan volume lalu lintas tertinggi sebesar 1645,7 smp/jam, kapasitas sebesar 2737,37 smp/jam, RVK = 0,60. Sedangkan penelitian Muzwar pada tahun 2017 mendapatkan hasil RVK = 0,60. Ini berarti PPKM level 4 yang diberlakukan di Kota B.Aceh tidak mempengaruhi pergerakan kendaraan. Karena biasanya pergerakan kendaraan di Kota seharusnya setiap tahun ada kenaikan pergerakan arus lalu lintas.
Analisis Kinerja dan Studi Pengembangan Curbside serta Parkir Kendaraan di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Muhammad Haikal; Yusria Darma; Ruhdi Faisal
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sultan Iskandar Muda International Airport currently has an increase in the number of domestic passengers by 8.33% from 2013 - 2017. This passenger growth will have an impact on land-side facilities at airports such as curbside and vehicle parking. This study aims to determine the characteristics of curbside and car parking which are then developed in the existing conditions and future conditions. The method used is using the Federal Aviation Administration AC 150 / 5360-13 (1988), Direktur Jenderal Perhubungan Darat (1996), SNI 03-7046-2004, SKEP // 77 / VI / 2005 and the Forecasting of the ARIMA method. The primary data taken is the curbside facility in the form of data dwell time, vehicle slot distance, and curbside length and width. In the parking lot, the parking duration data is taken at 07.00 - 18.00 WIB. Based on the forecasting of needs in 2027, the number of 2027 passengers is 623 passengers / rush hour, and in 2018, according to SKEP / 77 / VI / 2005 has reached the maximum parking capacity, namely the number of parking lots required by 371 parking lots. So the planning of developing curbside length is 62.72 m, and curbside width 10 m, and building a car park in 2027 with a total parking lot of 586 parking lots at Sultan Iskandar Muda Airport.
PERANCANGAN RUANG PARKIR DI KAWASAN RUMAH SAKIT JALAN SAMUDERA KOTA LHOKSEUMAWE Hafiez, Muhammad; Suryani, Fitrika Mita; Mutiawati, Cut; Faisal, Ruhdi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 September 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i3.23342

Abstract

Kesrem General Hospital and PMI Hospital are public service facilities in Lhokseumawe City. The parking area for the Kesrem General Hospital and PMI cannot accommodate all vehicles so vehicle users must park their vehicles on the road which results in congestion in front of the hospital. Therefore this study aims to design parking space requirements. The method used is the method based on the largest difference between the arrival and departure of vehicles according to the Guidelines for Planning and Operation of Parking Facilities at the Directorate General of Land Transportation 1998. Observations start from 08.00 WIB to 17.00 WIB for 3 days, namely Monday, Tuesday and Thursday, namely the 8th, 9 and 11 August 2022. The results of the analysis show that the parking area for motorbikes can still accommodate parking requests because the available land area is 271.5 m², while the required land area is only 222.63 m². The car parking area is no longer able to accommodate the demand. This can be seen from the calculation results that the required area is 300 m², while the available area is only 212.5 m². The parking pattern for motorcycle parking areas is island parking pattern with an angle of 90°, for car parking areas a one-sided parking pattern and two-sided parking patterns are used with an angle of 90°, and for car parking areas on the road using a one-sided parking pattern with an angle of 60°.
Kajian Penambahan Limbah Low Density Polyethylene (LDPE) Pada Campuran Laston Lapis Pengikat dengan Rendaman Air Laut Al - Muzakkir, Izzi; Isya, M.; Faisal, Ruhdi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 April 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v5i1.19476

Abstract

Beberapa ruas jalan di kawasan pantai di Provinsi Aceh mengalami permasalahan kerusakan jalan yang dapat disebabkan oleh air laut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menanggulangi permasalahan tersebut yaitu dengan meningkatkan mutu campuran aspal dengan melakukan modifikasi menggunakan limbah plastik Low Density Polyethylene (LDPE) yang dijadikan pensubstitusi pada campuran laston lapis pengikat (AC – BC). Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall dan durabilitas pada campuran AC – BC dengan penggunaan limbah LDPE sebanyak 3%, 6%, dan 9%, dengan perendaman menggunakan air biasa dan air laut selama 30 menit, 24 jam, dan 48 jam. Dari hasil penelitian, didapatkan nilai stabilitas menggunakan substitusi limbah LDPE terbaik yaitu pada substitusi 6% dengan perendaman air biasa selama 30 menit, sebesar 1292,88 kg; perendaman 24 jam sebesar 1242,79 kg; dan perendaman 48 jam sebesar 1204,92 kg dengan Index Retained Stability (IRS) 96,13% pada perendaman 24 jam dan 93,20% pada perendaman 48 jam. Pada perendaman air laut dengan substitusi LDPE sebanyak 6%, didapatkan nilai stabilitas dengan perendaman selama 30 menit sebesar 1203,30 kg; perendaman 24 jam sebesar 1157,25 kg; dan perendaman 48 jam sebesar 1141,79 kg dengan nilai IRS 96,17% pada perendaman 24 jam dan 94,89% pada perendaman 48 jam.
Analisis Off Street Parking dan Pengaruhnya Terhadap Kinerja Ruas Jalan T. Panglima Nyak Makam (Studi Kasus Sta 1 + 440 – Sta 1 + 740 Menuju Arah Simpang BPKP) Faisal, Ruhdi; Pratama, Desky Aulia; Lulusi, Lulusi; Saleh, Sofyan M.
Journal of The Civil Engineering Student Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 Desember 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v4i3.22336

Abstract

T. Panglima Nyak Makam Street, which is located in Banda Aceh City, has a six-lane type – two directions and a median (6/2D), but in the field it only has four – effective lanes and a median (4/2D). This road has become an economic area so that the road has been built several Off street parking. During peak hours there are often delays caused by vehicles entering and leaving off street parking. Another problem that occurs is that in the weaving section there is a large enough volume of braid current, causing a decrease in road speed and capacity. This study aims to analyze the need for off-street parking, to determine the effect of roadside activities on road performance. Based on the results of data processing, it was found that the parking index for light vehicles was 0.79 and for motorcycles was 1.15. The degree of saturation of the T. Panglima Nyak Makam Street is 0.41 for the direction to T. Nyak Arief Street and the degree of saturation is 0.36 for the direction to the BPKP Intersection.
Studi Kinerja Jalan Eksisting dan Proyeksi 5 Tahun ke depan pada Jalan Teuku Iskandar Kota Banda Aceh Maulana, Muhammad Ridho; Faisal, Ruhdi; Apriandy, Fadhlullah
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nonor 4 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i4.25783

Abstract

Jalan Teuku Iskandar merupakan salah satu jalan yang mudah diakses oleh masyarakat yang tinggal di seputaran Aceh Besar yang berbatasan langsung dengan Kota Banda Aceh. Jalan Teuku Iskandar bertipe 2 lajur 2 arah tak terbagi (2/2 UD) dengan panjang jalan 3,802 kilometer dan lebar badan jalan 7,8 meter dengan lebar bahu efektif 0,4 meter. Menurut peraturan pemerintah no 34 tahun 2006 Jalan Teuku Iskandar termasuk kedalam Jalan Lokal Primer dikarenakan masuk beberapa persyaratan yaitu kecepatan minimal 30 km/jam dengan lebar jalan 7,5m.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja jalan Teuku Iskandar pada saat ini dan 5 tahun yang akan dating dengan menggunakan metode PKJI 2014.Hasil penelitian Jalan Teuku Iskandar pada tahun 2023 mendapatkan hasil arus lalu lintas sebesar 1978,45 skr/jam dengan kapasitas 2379,90 skr/jam dan mendapatkan hasil DJ 0,83 maka dari itu untuk Q/C masih dapat ditolelir, sedangkan pada Tahun 2028 mendapatkan hasil arus lalu lintas setelah di proyeksikan sebesar 2504,68 skr/jam dengan kapasitas sama seperti pada tahun 2023 sebesar 2379,90 skr/jam dan mendapatkan hasil DJ 1,05 maka dari itu untuk Q diatas kapasitas, dari hasil pada tahun 2028 dapat disimpulkan bahwa Jalan ini sudah melewati batas ketentuan Rasio Volume Kapasitas (RVK) untuk jalan lokal dan lingkungan sebesar 0,9.
Evaluasi Perencanaan Geometrik Jalan Berbasis BIM (Studi Kasus: Jalan Banda Aceh Outer Ring Road) Faisal, Ruhdi; Rifqi, Arif; Salmannur, Alfi
Journal of The Civil Engineering Student Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 September 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/journalces.v6i3.31616

Abstract

An optimal road geometric design considers the efficiency of the time required in the design and construction process. This study aims to determine the difference in the results of road geometric calculations using AutoCAD Civil 3D with manual calculations in the case study of Banda Aceh Outer Ring Road (BORR) STA 0+000 - STA13+364.40. The method used for road geometric calculations refers to the 2011 AASHTO standard. However, in terms of planning criteria, it follows the 2021 Road Geometric Design Guidelines standard. The horizontal alignment design produces 9 bends, namely 2 FC curves and 7 SCS curves. In the vertical alignment planning, there are 4 convex vertical curves and 6 concave vertical curves with slopes between 0.00% and 5.80%, which are below the maximum slope of 6%. The length of Lv in the design of concave and convex vertical arches meets the criteria determined by the value of K. Based on the results obtained, the use of AutoCAD Civil 3D has proven effective in assisting the calculation and design of design drawings simultaneously so that the work process becomes more efficient, concise, and minimizes human error.
Pendampingan Teknis Persiapan Dokumen Usulan Pembangunan Pagar Rumah Sewa di Gampong Meunasah Tutong Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar Faisal, Ruhdi; Suryani, Fitrika Mita; Abdullah, Nora; Mutiawati, Cut; Taufiq, Luthfi Chaliqi
PESARE: Jurnal Pengabdian Sains dan Rekayasa Vol 3, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pesare.v3i1.41416

Abstract

Gampong Meunasah Tutong is one of the villages in Ingin Jaya District, Aceh Besar Regency. Currently, the central government has a village fund program that is prioritized to finance development and community empowerment to improve community welfare. In 2023, Gampong Meunasah Tutong plans to build houses and fences for rental houses on land that is a Gampong asset. The house is expected to become a profitable asset for the Gampong in the future. The scope of activities carried out includes technical work such as preliminary surveys and land area measurements, house and fence designs, calculations of work volumes and calculations of cost requirements. At the end of this activity, it is expected to produce supporting documents for the Budget Estimate Plan (RAB) proposal to be submitted to the relevant agencies as a requirement for disbursement of funds. The process of preparing this RAB also involves the village assistance team as examiners of the conformity of the proposed budget with the required standards.