Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Profil Kromatogram Senyawa Penangkap Radikal DPPH dari Ekstrak Kaempferia rotunda Berdasarkan Perbedaan Metode Ekstraksi Aryantini, Dyah; Lailiyah, Munifatul; Hardini, Pri
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i2.348

Abstract

Tanaman Kaempferia rotunda merupakan tanaman obat yang secara empiris bermanfaat untuk mengobati batuk, diare, menyembuhkan luka, menurunkan demam bahkan untuk mengobati kanker. K. rotunda mengandung senyawa seperti flavonoid, fenol, Crotepoxide, Pinostrobin, saponin, tanin, dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kromatogram dari analisis Kromatografi Lapis Tipis (KLT) senyawa yang terdapat dalam ekstrak K. rotunda menggunakan dua metode ekstraksi yang berbeda yakni maserasi dan reflux terhadap radikal DPPH secara kualitatif. Hasil rendemen ekstrak maserasi dan refluk sebesar 8,58% dan 3,98% b/b, perbedaan ini terjadi karena durasi ekstraksi serta sifat yang terlarut mungkin bersifat termolabil. Hasil skrining menunjukkan adanya senyawa flavonoid, saponin dan alkaloid pada hasil ekstrak maserasi dan refluk. Hasil identifikasi KLT diperoleh hasil positif flavonoid, fenol, saponin, alkaloid serta terdapat aktivitas penangkap radikal DPPH pada hasil ekstrak maserasi dan refluk yang ditunjukkan dengan adanya spot berwarna kuning pada rentang Rf 0,2-0,8 yang menandakan peredaman terhadap radikal DPPH.
Formulasi Dan Uji Aktivitas Anti Bakteri Masker Gel Peel-Off Ekstrak Daun Pacar Air (Impatiens balsamina linn.) Dengan Kombinasi Basis PVA dan HPMC Saputra, Sony Andika; Lailiyah, Munifatul; Erivina, Adella
Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia
Publisher : APDFI (Asosiasi Pendidikan Diploma Farmasi Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33759/jrki.v1i2.20

Abstract

Peel-off gel mask is one of the practical masks, because after dry the mask can be directly removed without rinsing. In this research, a peel-off gel mask formulation from a pacar air leaf extract (Impatiens balsamina Linn.) Has antibacterial activity against Staphylococus Aureus bacteria. The peel-off gel mask is prepared in 3 formulas by varying the PVA and HPMC concentrations of F1 (1: 2,6), F2 (1: 3), F3 (1: 3,5). Evaluation of gel quality used is organoleptic test, viscosity, adhesion, drying time, dispersion, pH. Testing of antibacterial activity was done by using the diffusion method of wells. The positive control used was clindamycin phosphate 1.2%, the negative control used was the base of the peel-off gel mask. Results of physical evaluation and antibacterial activity test were analyzed using SPSS software with trust level of 0.05. Based on the results obtained F3 is the optimum formula, because F3 has a corresponding pH of 5.2 ± 0.10, the corresponding depth of 6.85 ± 0.13, the fastest drying time of 21.68 ± 0.33 and the anti-activity the best bacteria. Based on testing of antibacterial activity of F1, F2 and F3 have antibacterial activity against Staphylococus Aureus bacteria.
FORMULA MASKER GEL PEEL OFF DENGAN EKSTRAK ETANOL UMBI BIT MERAH (Beta vulgaris L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Munifatul Lailiyah; Sony Andika Saputra; Ida Kristianingsih; Asih Imulda Hari Purwani; Erfan Tri Prasongko; Dyah Aryantini; Fatma Khoirunisak

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v10i2.430

Abstract

Umbi Bit merah (Beta vulgaris L.) memiliki pigmen betasianin yang merupakan derivat dari betalain. Betasianin merupakan pigmen yang berwarna merah sampai ungu yang dikenal memiliki sifat antioksidan. Senyawa ini memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk kosmetik, misalnya produk masker gel peel-off. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi potensi ekstrak etanol umbi bit merah dalam diformulasikan menjadi masker gel peel-off dan juga kegiatan antioksidannya. Proses ekstraksi umbi bit merah menggunakan metode maserasi dengan etanol 70%. Masker gel peel-off dibuat dalam tiga konsentrasi ekstrak yang berbeda, yaitu 10% (F1), 15% (F2), dan 20% (F3). Evaluasi mutu fisik yaitu: uji organoleptis, homogenitas, daya sebar, daya lekat, waktu mengering, serta uji iritasi. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan semua formulasi memenuhi mutu fisik, dengan formulasi terbaik adalah F3 yang berwarna merah kecoklatan, berbentuk semisolid, beraroma khas mawar, dan homogen. Nilai pH sebesar 5,13 ± 0,05, daya sebar 5,53 ± 0,05 cm, daya lekat 15,95 ± 0,57 detik, dan waktu mengering 22,33 ± 0,57 menit. Uji iritasi menunjukkan bahwa sediaan tersebut aman dan tidak menimbulkan iritasi. Pengujian aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH dengan nilai IC50 sebesar 15,19 ± 0,01 ppm untuk ekstrak, untuk vitamin C sebagai kontrol memiliki nilai IC50 2,58 ± 0,01 ppm. Hasil penelitian menunjukkan pada ekstrak memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat. Kesimpulannya, ekstrak umbi bit merah (Beta vulgaris L.) dapat dibuat menjadi masker gel peel-off dengan memiliki mutu fisik yang baik dan mempunyai aktivitas antioksidan dengan kategori sangat kuat.