Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Effectiveness of Biochar, Compost, and Natural Phosphate in Improving Soil Quality in Oil Palm Plantations Endriani; Sunarti; Farni, Yulfita; Listyarini , Diah; Fuadi, Najla Anwar
Akta Agrosia Vol 27 No 2 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Fakultas Pertanian, Universitas Bengkkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/aa.27.2.71-80

Abstract

Oil palm cultivation is increasingly carried out on suboptimal land, such as Ultisols. Application of ameliorant such as biochar and compost may be chosen as an alternative to solve the problem occurred on this sub optimal soil. This study aims to determine the optimal dosage of a mixture of oil palm empty fruit bunch (EFB) biochar, poultry manure compost, and Rock Phosphate (RP) to enhance soil quality and support the growth of one-year-old oil palm plants. The study was conducted over six months in a one-year-old oil palm plantation located in Panca Mulya Village. A randomized Complete Block Design (RCBD) was employed with the aplication of biochar, compost, and rock phosphate (RP = Togo Rock Phosphate, 33.5% P₂O₅) in the following treatments: P0 = control (no treatment); P1 = biochar 20 tons.ha-1 + RP 200 kg.ha-1; P2 = biochar 10 tons/ha + compost 10 tons.ha-1 + RP 200 kg.ha-1; P3 = compost 20 tons.ha-1 + RP 200 kg.ha-1; P4 = biochar 20 tons.ha-1 +compost 10 tons.ha-1 + RP 200 kg.ha-1; P5= biochar 10 tons.ha-1 + compost 20 tons.ha-1 + RP 200 kg.ha-1. Results indicated that the application of biochar, compost, and RP, whether individually or in combination, enhanced oil palm growth compared to the control. The application of biochar and compost improved soil physical properties, increased soil organic matter content, total pore space, available water content, reduced bulk density, soil penetration resistance, and promoted oil palm growth. The best treatment was found to be 10 tons.ha-1 biochar + 20 tons.ha-1 compost + 200 kg.ha-1 RP. Keywords: ameliorant, empty fruit bunch, soil quality  
DAMPAK APLIKASI PUPUK KANDANG AYAM DAN ABU BOILER TERHADAP P-TERSEDIA ULTISOL SERTA HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine Max L.) Gusfani, Intan Anggun; Farni, Yulfita; Mahbub, Itang Ahmad
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v8i2.2243

Abstract

Penelitian bertujuan mengevaluasi dampak aplikasi pupuk kandang ayam dan abu boiler terhadap perbaikan pH tanah, ketersediaan fosfor (P-tersedia) serta hasil tanaman kedelai (Glycine max L.) pada Ultisol. Studi ini dilakukan dari Agustus hingga Januari di pekarangan Nusa Grand Abadi, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan berdasarkan arah kemiringan lahan, terdiri dari enam perlakuan: A1 = 5 t/ha pupuk kandang ayam; A2 = 5 t/ha pupuk kandang ayam + 2,5 t/ha abu boiler A3 = 5 t/ha pupuk kandang ayam + 5 t/ha abu boiler; A4 = 10 t/ha pupuk kandang ayam; A5 = 10 t/ha pupuk kandang ayam + 2,5 t/ha abu boiler; dan A6 = 10 t/ha pupuk kandang ayam + 5 t/ha abu boiler. Ada 24 petak percobaan karena setiap perlakuan diulang empat kali. Ditanami 75 tanaman kedelai per petak, dengan 8 tanaman sampel per petak, sehingga total 192 tanaman sampel dihasilkan. pH tanah, kadar P-tersedia, tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, dan hasil biji kedelai per petak adalah semua faktor yang diamati. Untuk setiap variabel yang daiamati, analisis ragam (ANOVA) dan uji lanjut DMRT pada taraf 5% digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam dan abu boiler memiliki efek signifikan. Untuk mencapai hasil terbaik, komibinasi 10 t/ha pupuk kandang ayam dan 5 t/ha abu boiler digunakan. Ini meningkatkan pH tanah, P yang tersedia dan hasil kedelai.
Workshop Penyusunan Daftar Pustaka Otomatis Menggunakan Aplikasi Mendeley: Pengabdian Ramson Rikson Maruwahal Sijabat; Hendra Sudarso; Eko Cahyo Mayndarto; Apriani Riyanti; Mia Aina; Yulfita Farni; Rudy Max Damara Gugat; Agung Zulfikri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5925

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya mahasiswa, dosen, maupun peneliti pemula yang mengalami kesulitan dalam menyusun sitasi dan daftar pustaka secara benar dan sistematis dalam penulisan karya ilmiah. Penyusunan referensi secara manual seringkali menimbulkan berbagai kesalahan, seperti ketidaksesuaian format, ketidakkonsistenan gaya sitasi, serta memerlukan waktu yang relatif lama. Oleh karena itu, pemanfaatan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley menjadi salah satu solusi yang dapat membantu mempermudah proses pengelolaan referensi dan meningkatkan kualitas penulisan ilmiah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun sitasi dan daftar pustaka secara otomatis menggunakan aplikasi Mendeley. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Januari 2026 secara daring melalui aplikasi Zoom dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang yang berasal dari berbagai kalangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi permasalahan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan workshop, pendampingan praktik penggunaan aplikasi Mendeley, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya manajemen referensi dalam penulisan karya ilmiah serta mampu mengoperasikan aplikasi Mendeley untuk mengelola sumber referensi, memasukkan sitasi dalam dokumen, dan menyusun daftar pustaka secara otomatis. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme peserta dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung aktivitas penelitian dan penulisan ilmiah. Dengan demikian, pelaksanaan workshop ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi teknologi akademik serta mendukung peningkatan kualitas penulisan karya ilmiah di kalangan masyarakat akademik.
Analisis Evapotranspirasi dan Neraca Air Tanaman Jagung (Zea mays L.) menggunakan Cropwat 8.0 Yuan Arista, Sillviana; Fortuna, Dewi; Farni, Yulfita
Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Vol 14 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem
Publisher : Fakultas Teknologi Pangan & Agroindustri (Fatepa) Universitas Mataram dan Perhimpunan Teknik Pertanian (PERTETA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jrpb.v14i1.1217

Abstract

Cropwat 8.0 is a software that functions to estimate the needs of plant water and irrigation. This device performs its calculations by analyzing data on soil type, climate conditions, and the characteristics of certain plants. This study was designed to analyze evapotranspiration and water balance in corn plants (Zea mays L.). This analysis is important to analyzing evapotranspiration, water balance, and determining the optimal planting pattern of corn (Zea mays L.) in Rengas village, Bandung Muaro Jambi Regency, using the Cropwat 8.0 application. This research was carried out using quantitative methods with several research stages to be carried out. The research results showed that the highest ETo value was in March at 104,97 mm/month, while the lowest ETo was in June at 85,69 mm/month. The average annual ETo was 1136,08 mm/month. The results of the water balance analysis show a water surplus throughout the year, namely from January to December, where the average monthly rainfall in Rengas Village, Bandung, Muaro Jambi Regency for the period 2013-2022 is between 130,4-305,8 mm, exceeding the evapotranspiration value between 2,99-3,86 mm/day, so the availability of water in corn plants is sufficient. The corn planting pattern carried out in Rengas Village, Bandung, Muaro Jambi Regency, planting in May and harvesting in early September is suitable based on simulations using the Cropwat 8.0 application to analyze evapotranspiration and water balance of corn plants (Zea mays L.).