Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Studi Pendahuluan Pengembangan Media Konten Aplikasi Pocket Book of Physics Sebagai Media Pembelajaran Fisika MAN Kelas X Untuk Platform Android Larasyati, Khikmah Komariyah; Fatmaryanti, Siska Desy; Hakim, Yusro Al
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi penelitian pendahuluan mengenaideskripsi kemampuan awal peserta didik pada mata pelajaran Fisikakelas X MAN Kutowinangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuitingkat kemampuan awal peserta didik pada mata pelajaranfisika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.Penelitian ini dilakukan di MAN Kutowinangun. Subyek penelitianadalah 29 orang peserta didik kelas X MIPA 1. Data diperoleh darihasil tes kemampuan awal peserta didik pada materi hakikat fisika danprosedur ilmiah serta pengukuran. Hasil tes dianalisis nilai secarakuantitatif dan membuat interpretasi hasil deskripsi sesuai denganpermasalahan serta membuat kesimpulan. Hasil dari penelitian iniditemukan bahwa kemampuan awal peserta didik pada indikatorkemampuan awal peserta didik sebanyak 51%, motivasi sebanyak50%, menyusun alternatif pemecahan masalah sebanyak 75%,membuat kesimpulan sebanyak 70%.. Penelitian pendahuluan ini akandilanjutkan ke penelitian selanjutnya untuk mengetahui kelayakanmedia pembelajaran berbasis android dengan mengunakan kontenaplikasi pocket book.
Studi Pendahuluan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Mobile Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Ngurahrai, Aisyiyah Hidayah; Fatmaryanti, Siska Desy; Nurhidayati, N
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi penelitian pendahuluanmengenai deskripsi kemampuan berpikir kritis peserta didik pada matapelajaran Fisika kelas X SMA Negeri 5 Purworejo. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif kuantitiatif. Penelitian ini dilakukandi SMA Negeri 5 Purworejo. Subyek penelitian adalah 32 orang siswakelas X MIPA 3. Data diperoleh dari hasil tes kemampuan berpikirkritis pada materi hakikat fisika dan prosedur ilmiah sertapengukuran. Hasil tes dianalisis nilai secara kuantitatif dan membuatinterpretasi hasil deskripsi sesuai dengan permasalahan danpertanyaan penelitian serta membuat kesimpulan. Hasil dari penelitianini ditemukan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik padaindikator mengidentifikasi masalah sebesar 82%, mengumpulkanberbagai informasi yang relevan sebesar 78%, menyusun sejumlahalternatif pemecahan masalah sebesar 41%, membuat kesimpulansebesar 62%, mengungkapkan pendapat 61%, dan mengevaluasiargumen sebesar 47%. Berdasarkan UU No. 16 tahun 2007 tentangstandar kualifikasi akademik dan kompetensi guru dijelaskan bahwaguru dituntut untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasidalam pembelajaran yang diampu. Dengan ini guru harus mampumelaksanakan pembelajaran dengan mengunakan teknlologi danjugadituntut untuk mengembangkan teknlologi di berbagai mediapendidikan. Salah satu teknologi yang dapat digunakan peserta didikdimanapun, kapanpun, dan didukung fitur-fitur menarik yaituhandphone. Menurut Rahayu (2017:16) istilah mobile learning (mleraning)mengacu kepada pengunaan perangkat teknologi (TI)gengam dan bergerak, seperti PDA, telepon gengam, laptop, dan tabletPC, dalam pengajaran dan pembelajaran. Mobile learning dapatdigunakan peserta didik untuk belajar secara mandiri, dandimungkinkan dapat di akses untuk belajar peserta didik tanpa terikatruang dan waktu. Sehinga media pembelajaran yang memanfaatkanhandphone dapat disebut mobile learning. Penelitian pendahuluan iniakan dilanjutkan ke penelitian selanjutnya untuk mengetahuikelayakan media pembelajaran berbasis mobile learning padaplatfrom android dengan mengunakan App Inventor untukmeningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Studi Pendahuluan Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Booklet Etnosains Fotografi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Hakim, Lukman; Fatmaryanti, Siska Desy
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan studi penelitian pendahuluan mengenaideskripsi kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Fisikakelas X SMA Negeri 4 Purworejo. Kurangnya kemampuan berpikirkritis peserta didik terhadap masalah yang dihadapi karena tampilanbuku pedoman belajar kuran gg menarik dan kurangnya contoh yangsesuai dengan lingkungan sekitar. Dengan menggunakan mediapembelajaran booklet etnosains fotografi, diharapkan peserta didikdapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan diSMA Negeri 4 Purworejo. Subyek penelitian adalah 30 orang siswakelas X-1. Data diperoleh dari hasil tes kemampuan berpikir kritispada materi usaha dan energi. Hasil tes dianalisis nilai secarakuantitatif dan membuat interpretasi hasil deskripsi sesuai denganpermasalahan dan pertanyaan penelitian serta membuat kesimpulan.Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa kemampuan berpikir kritispeserta didik pada indikator mengidentifikasi masalah sebesar 70%,mengumpulkan berbagai informasi yang relevan sebesar 68%,menyusun sejumlah alternatif pemecahan masalah sebesar 40%,membuat kesimpulan sebesar 56%, mengungkapkan pendapat 60%,dan mengevaluasi argumen sebesar 47%. Penelitian pendahuluan iniakan dilanjutkan ke penelitian selanjutnya untuk mengetahuikelayakan media pembelajaran booklet etnosains fotografi untukmeningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Pengembangan Alat Peraga berbasis Ethnophysics untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Falah, Fajrul; Ashari, A; Fatmaryanti, Siska Desy
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pengembangan alat peraga berbasis ethnophysics guna mengetahui: (1) kelayakan alat peraga berbasis ethnophysics pada pembelajaran Fisika SMA, (2) respon peserta didik terhadap alat peraga berbasis ethnophysics, dan (3) peningkatan keterampilan proses sains peserta didik setelah menggunakan alat peraga berbasis ethnophysics yang telah dikembangkan. Jenis penelitian yaitu pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar observasi keterampilan proses sains, lembar angket respon, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan tes/soal keterampilan proses sains. Hasil analisis data yaitu: (1) hasil validasi alat peraga berbasis ethnophysics dari keempat validator diperoleh kelayakan alat peraga sebesar 3,38 dengan kategori baik dan rerata reabilitas semua validator sebesar 91,5% dengan kategori sangat reliabel, sehingga alat peraga berbasis ethnophysics layak digunakan dalam pembelajaran. (2) Respon peserta didik diperoleh persentase rerata 85% dan dapat disimpulkan bahwa respon peserta didik terhadap pembelajaran dengan alat peraga berbasis ethnophysics adalah baik. (3) keterampilan proses sains peserta didik dilihat dari nilai pre-test dan post-test pada tahap penerapan diperoleh N-gain 0,54 dan termasuk dalam kategori peningkatan sedang. Dengan demikian, alat peraga berbasis ethnophysics yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan baik dan layak digunakan dalam pembelajaran serta dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik.