Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Digital Marketing Algorithm Whisperer. Tips Unik Biar Videomu Viral! Fiqie Lavani Melano; Adrio Kusmareza Adim; Aulia Azzahra; Bunga Nur Intan; Allovta Zota Atallah Ridwan
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10356

Abstract

Kemajuan teknologi dan penggunaan media sosial telah membawa perubahan besar pada strategi pemasaran terkini. Oleh sebab itu, diperlukan wawasan tentang strategi dan peluang pasar yang sesuai dengan perubahan dinamika bisnis. Digital marketing muncul sebagai strategi yang efisien untuk mencapai konsumen dengan lebih luas, cepat, dan terukur melalui berbagai media daring. Pelatihan ini ditujukan untuk memberikan peserta didik pengetahuan dasar tentang digital marketing serta keterampilan yang dapat diimplementasikan secara langsung. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kompetensi siswa untuk kebutuhan pribadi, kolektif, maupun dunia kerja.
Video Iklan Sinematik Berbasis Storytelling dan Sensory Marketing Untuk Peningkatan Pemasaran UMKM Bagomin DD Adrio Kusmareza Adim; Nisa Nurmauliddiana Abdullah; Fiqie Lavani Melano
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/6necq725

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengatasi hambatan market entry yang dihadapi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner kreatif Bagomin DD di kawasan Gegerkalong, Bandung. Sebagai usaha rintisan, Bagomin DD menghadapi masalah rendahnya brand awareness dan ketiadaan aset digital representatif untuk memvisualisasikan keunikan produk Mini Bakso Goreng. Masalah ini diselesaikan melalui implementasi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa paket pemasaran digital terintegrasi yaitu produksi video iklan komersial sinematik berbasis storytelling. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research selama enam bulan, melibatkan tahapan pra-produksi, produksi, pasca-produksi, hingga pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Paket teknologi visual yang diterapkan meliputi teknik macro videographyuntuk memperbesar visual detail produk dan sensory marketing (ASMR) menggunakan audio high-fidelity untuk menonjolkan kerenyahan tekstur produk secara nyata. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa video iklan komersial sinematik berdurasi tiga menit berhasil mentransfer pengalaman rasa produk secara audio-visual kepada konsumen digital. Penggabungan teknik sinematografi makro dan storytelling emosional terbukti meningkatkan perceived value produk, memperkuat identitas merek, meningkatkan keterlibatan media sosial, serta meminimalkan bias visual akibat ukuran produk yang kecil. Luaran utama kegiatan ini adalah berkas master video iklan berkualitas 4K yang telah terdaftar hak cipta sinematografi pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, artikel media massa, serta peningkatan literasi digital mitra sasaran.
Pemberdayaan Karang Taruna 06 Gumuruh Melalui Mobile Journalism Sebagai Media Komunikasi Edukatif Nisa Nurmauliddiana Abdullah; Adrio Kusmareza Adim; Fiqie Lavani Melano
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/v7vkpq19

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda dan remaja yang tergabung dalam Karang Taruna 06 Kelurahan Gumuruh, Kota Bandung, dalam menghadapi tantangan disinformasi serta memenuhi kebutuhan diseminasi konten positif di tingkat lokal. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah rendahnya literasi digital tingkat lanjut dan minimnya keterampilan produksi konten informasi yang edukatif, meskipun demografi ini memiliki tingkat akses dan durasi penggunaan perangkat seluler yang sangat tinggi. Solusi strategis yang ditawarkan dan diimplementasikan adalah pelatihan Mobile Journalism yang difokuskan pada optimalisasi platform media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, sebagai medium komunikasi strategis warga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang terstruktur ke dalam tiga fase: pra-pelaksanaan, pelaksanaan, serta pasca-pelaksanaan. Hasil pengabdian menunjukkan transformasi yang sangat signifikan, ditandai dengan pergeseran peran peserta dari konsumen informasi pasif menjadi kreator konten aktif. Evaluasi kuantitatif mencatat peningkatan pemahaman strategi pesan dan etika jurnalistik sebesar 85%, serta lonjakan penguasaan teknis Mobile Journalism hingga 92%. Secara kualitatif, kegiatan ini sukses menumbuhkan nalar kritis, kedisiplinan berinternet, dan kepercayaan diri peserta dalam mengelola media sosial komunitas secara profesional, kredibel, dan berdaya guna bagi masyarakat. Program ini direkomendasikan sebagai model intervensi literasi digital di tingkat akar rumput untuk membangun ketahanan informasi lokal.
Komunikasi Kelompok Berbasis Ideologi Punk Football dalam Komunitas Suporter Birds Death Brigade Muhammad Azka Arya Pratama; Oki Achmad Ismail; Fiqie Lavani Melano
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 8 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/cwn6rv62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi kelompok yang berlangsung dalam komunitas suporter Birds Death Brigade (BDB) yang mengadopsi ideologi punk football. Ideologi ini menolak komersialisasi sepak bola dan menekankan prinsip anti-otoritarianisme, kesetaraan, dan solidaritas akar rumput. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam BDB tidak hanya bersifat fungsional sebagai alat penyampaian pesan, tetapi juga bersifat ideologis yang mereproduksi nilai-nilai perlawanan, inklusivitas, dan identitas kolektif. Pola komunikasi yang berkembang mencerminkan semangat egaliter dan keberpihakan pada komunitas, ditunjukkan melalui penggunaan simbol, chant, visual art, serta forum diskusi horizontal. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi kelompok yang berakar pada ideologi punk football memainkan peran penting dalam membangun kohesi sosial, memperkuat loyalitas anggota, dan memelihara eksistensi komunitas suporter alternatif seperti BDB.
HILIRISASI PENYIARAN DIGITAL MELALUI PEMBUATAN VIDEO PROFIL SEBAGAI MEDIA KONSTRUKSI CITRA PUBLIK KELURAHAN BAROS KOTA CIMAHI Reni Nuraeni; Freddy Yusanto; Fiqie Lavani Melano; Annisa Nursabrina Azzahra; Jalesita Putri Pramitha
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): JP2N: September - Desember 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/2vr1nw16

Abstract

Kelurahan Baros di Kota Cimahi memiliki berbagai potensi demografis dan program pelayanan publik unggulan yang perlu dikomunikasikan secara efektif kepada khalayak luas, namun saat ini belum memiliki media komunikasi publik berbasis multimedia yang representatif dan dikemas secara profesional. Ketidakhadiran konten penyiaran digital yang optimal mengakibatkan penyampaian informasi dari instansi ke publik masih mengandalkan medium konvensional atau teks statis yang kurang menarik minat warga digital. Guna mengatasi permasalahan tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memproduksi dan mengimplementasikan Video Profil Kelurahan Baros sebagai solusi penyiaran digital instansi. Sasaran utama dari pemberdayaan ini adalah aparatur pemerintah Kelurahan Baros beserta elemen masyarakat penggerak setempat seperti Karang Taruna atau Kelompok Informasi Masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan dirancang melalui pendekatan produksi media terstandarisasi yang partisipatif, mencakup tahapan koordinasi awal dan pemetaan pra-produksi, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) untuk perumusan naskah dan pembingkaian pesan menggunakan kajian semiotika, pengambilan gambar audio-visual di lapangan, proses pasca-produksi berupa penyuntingan serta color grading, hingga sesi pratinjau kolaboratif bersama pihak mitra. Hasil dari pengabdian ini diharapkan mampu meningkatkan citra positif instansi, membangun kepercayaan publik, serta menguatkan kemandirian literasi media digital perangkat desa. Program ini ditargetkan menghasilkan luaran wajib berupa video kegiatan, publikasi di media massa, dan publikasi ilmiah, serta luaran tambahan berupa perolehan Hak Cipta atas karya video profil tersebut. 
PELATIHAN PEMANFAATAN GENERATIVE AI SEBAGAI ALAT BANTU PRODUKTIVITAS DAN KREATIVITAS ORGANISASI KEPEMUDAAN KARANG TARUNA Fiqie Lavani Melano; Pradipta Dirgantara; Adrio Kusmareza Adim
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 4 No. 1 (2026): JP2N: September - Desember 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/sztacr93

Abstract

transisi menuju Society 5.0 telah menghadirkan Generative Artificial Intelligence (AI) sebagai instrumen transformatif krusial dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kreativitas. Namun, kesenjangan literasi digital pada dimensi kognitif masih menjadi tantangan nyata, terutama bagi organisasi kepemudaan grassroots seperti Karang Taruna. Berdasarkan analisis situasi pada mitra sasaran, Karang Taruna 06 Gumuruh Kota Bandung, mayoritas anggota belum memanfaatkan potensi AI secara optimal. Kendala utama meliputi minimnya pemahaman teknis prompt engineering, persepsi bahwa AI sulit diakses, serta kekhawatiran mendalam terkait isu etika, plagiarisme, dan keandalan informasi. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diinisiasi dengan tujuan utama memberdayakan pemuda melalui pelatihan intensif Generative AI. Fokus intervensi diarahkan pada peningkatan produktivitas administrasi keorganisasian dan penciptaan konten kreatif, dengan menjunjung tinggi prinsip etika digital. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Participatory Learning and Action  yang terintegrasi sinergis dengan prinsip andragogi, menempatkan peserta sebagai subjek pembelajar aktif. Lokakarya dibagi menjadi empat sesi interaktif: demistifikasi ekosistem AI, teknik prompt engineering dengan kerangka C-R-I, simulasi implementasi praktis administrasi, dan literasi etika digital komprehensif. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan sangat signifikan pada ranah kognitif peserta, di mana pemahaman konseptual serta keterampilan merancang prompt meningkat tajam. Kesimpulannya, intervensi literasi AI partisipatif ini terbukti sangat efektif mentransformasi kemampuan manajerial dan kreativitas pemuda, menjadikan mereka entitas komunitas yang jauh lebih adaptif, inovatif, serta tangguh secara etika.