Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERFORMA KEMASAN DAUN ALAMI DALAM MEMPERTAHANKAN MUTU TAPE SINGKONG SELAMA PENYIMPANAN Irzaq Galuh Pranata; Amelia Dwi Nugrahaini; Waridad Umais Al Ayyubi; Ahmad Haris Hasanuddin Slamet
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 23 No 1 (2026): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v23i1.5165

Abstract

Tape singkong memiliki umur simpan yang relatif pendek dikarenakan proses biokimia dan mikrobiologis yang masih berlanjut. Kondisi ini mempengaruhi stabilitas beberapa atribut mutu sensori. Penggunaan daun sebagai pengemas tradisional diyakini dapat mempertahankan atribut mutu, namun penelitian terkait efektivitas antar daun belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untu menganalisis penggunaan berbagai daun pembungkus yaitu daun pisang, daun sirih, daun salam, dan daun pandan terhadap mutu sensori tape selama penyimpanan. Penilaian sensori dilakukan oleh 28 responden menggunakan empat parameter mutu, yakni aroma, rasa, warna, dan tekstur. Analisis hasil atribut mutu dilakukan menggunakan metode ANOVA. Atribut yang menunjukkan signifikansi selanjutnya diuji dengan metode Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kemasan berpengaruh signifikan terhadap aroma (p = 0,007) dan tekstur (p = 0,029), namun tidak terhadap rasa maupun warna. Uji Duncan menunjukkan bahwa daun salam secara konsisten menghasilkan nilai aroma dan tekstur tertinggi, sementara daun sirih menempati posisi terendah pada kedua atribut tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa daun salam memiliki kemampuan lebih baik dalam mempertahankan stabilitas mutu tape selama penyimpanan. Secara praktis, hasil ini memberikan dasar ilmiah bagi pemilihan kemasan tradisional yang lebih efektif dalam memperpanjang umur simpan serta meningkatkan kualitas produk fermentasi lokal.
PEMETAAN KOMODITAS HORTIKULTURA UNGGULAN DI KABUPATEN SIDOARJO MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB Ahmad Haris Hasanuddin Slamet; Amelia Dwi Nugrahaini; Sholihah Ayu Wulandari; Agustia Dwi Pamujiati
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 8 No. 2 (2026): AGRO TATANEN Edisi Juli 2026 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/3qb3yh80

Abstract

Pengembangan komoditas hortikultura unggulan merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung pembangunan pertanian daerah berbasis potensi wilayah. Kabupaten Sidoarjo memiliki keragaman komoditas hortikultura dengan tingkat produksi yang berbeda antar kecamatan, sehingga diperlukan identifikasi komoditas unggulan yang didukung oleh informasi spasial yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Sidoarjo pada tingkat kecamatan menggunakan metode Location Quotient (LQ) yang diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web. Data yang digunakan berupa data produksi tanaman hortikultura periode 2021–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Sidoarjo. Analisis LQ digunakan untuk menentukan komoditas basis dan non-basis, sedangkan hasil analisis divisualisasikan dalam bentuk peta tematik, tabel, dan grafik interaktif melalui pengembangan WebGIS menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas bawang merah dan melon merupakan komoditas hortikultura unggulan dengan jumlah kecamatan basis terbanyak, sedangkan bayam, sawi, dan kangkung memiliki persebaran produksi yang relatif lebih merata sehingga jumlah daerah basisnya lebih sedikit. Penerapan SIG berbasis web mampu menyajikan informasi spasial secara lebih jelas dan mudah dipahami dibandingkan penyajian data numerik semata. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi media informasi dan pendukung pengambilan keputusan bagi pemerintah daerah, pelaku agribisnis, dan masyarakat dalam perencanaan pengembangan komoditas hortikultura unggulan yang berkelanjutan di Kabupaten Sidoarjo.