Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SD DALAM MEMBUAT PERSAMAAN MATERI PECAHAN Syarifatul Maf’ulah; Dwi Juniati; Tatag Yuli Eko Siswono
Jurnal Numeracy Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.605 KB) | DOI: 10.46244/numeracy.v2i1.156

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan siswa SD dalam membuat persamaan materi pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan subjek penelitian adalah satu siswa SD kelas V. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes, kemudian subjek diwawancara berdasarkan hasil tes. kemudian dianalisis. Subjek diberi tes yang berisi sebuah persamaan. Kemudiaan subjek diminta untuk membuat persamaan lain yang senilai dengan persamaan awal. Hasil tes menunjukkan bahwa subjek dapat membuat sebanyak 11 persamaan dengan persamaan awal. Cara yang digunakan subjek dalam membuat persamaan antara lain; (1) memindahruas elemen pembangun tanpa mengubah nilai dari elemen pembangun yang diketahui, (2) memindahruas elemen pembangun dan mengubah nilai bilangan pembilang dan penyebut dari elemen pembangun yang diketahui tanpa mengubah nilai dari elemen pembangun tersebut, (4) menggunakan manipulasi matematika tetapi tetap mengacu pada persamaan awal. ZSR dapat membuat sebanyak 7 bentuk dengan pola berbeda dengan soal pada tes, antara lain (1) jika maka , (2) jika maka , (3) jika maka (4) jika maka , (5) jika maka , (6) jika maka , (7) jika maka , dengan adalah pecahan dan adalah operan yang diketahui.
The role of scaffolding in students' geometry analogical reasoning from gender Hodiyanto Hodiyanto; Dwi Juniati
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol 11, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v11i1.3883

Abstract

The purpose of this study is to find out: (1) the process of reasoning analogy of students in geometry before being given scaffolding in terms of gender and (2) the process of reasoning analogy of students in geometry after being given scaffolding in terms of gender. The research method used in this research is a case study. This research was conducted on students who have taken basic geometry and analytic geometry courses, 4th semester students of the Mathematic Education Study Program, IKIP PGRI Pontianak. The subjects taken in this study amounted to two people (male and female) and had moderate ability. The data collection tools used were tests and interviews (to determine the analogy reasoning process of students). Before students are given scaffolding, students are first given an analogy reasoning test then followed by interviews and scaffolding. Data analysis techniques used in this research are data reduction, display and conclusion. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that (1) the analogy reasoning of male students before being given scaffolding almost entered the mapping meaning that the mapping stage  of students was still lacking while the analogy reasoning of female students was only at the inferring, (2) after being given scaffolding, both male and female students have gone through four stages of the analogy reasoning process from the encoding,  inferring, mapping stage applying Thus, the existence of scaffolding  has an influence on students' analogical reasoning.
KLASIFIKASI PENYAKIT PARU BERDASAR SUARA PERNAPASAN MENGGUNAKAN DIMENSI FRAKTAL HIGUCHI DAN K-NEAREST NEIGHBOR Devina Venezia Ariani; Dwi Juniati
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1019.797 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v5i1.1608

Abstract

Pernapasan merupakan proses menghirup dan menghembuskan udara dengan melibatkan pertukaran udara pada alveolus paru-paru. Beberapa gangguan atau penyakit yang menyerang organ sistem pernapasan atau paru antara lain Bronkitis, COPD, dan URTI. Menentukan jenis penyakit yang diderita seseorang sangatlah penting untuk dapat menentukan jenis obat yang sesuai. Untuk membedakan jenis penyakit paru ini selain dengan menggunakan MRI atau hasil rontgen juga berdasar suara napas pnederita. Pada penelitian ini deteksi jenis penyakit paru didasarkan pada suara pernapasan dengan menggunakan dimensi fractal Higuchi. Untuk klasifikasi suara penyakit pernapasan pada manusia dapat dilakukan dengan menganalisis ciri khas sinyal suaranya. Dalam penelitian ini, klasifikasi didasarkan untuk membedakan jenis penyakit paru bronkitis, COPD, URTI dari paru yang sehat berdasarkan nilai dimensi Higuchi dengan dekomposisi wavelet 5 level dengan K-Nearest Neighbor (KNN). Data yang digunakan sebanyak 117 data suara pernapasan berupa data wav yang terdiri atas 13 data penderita bronkitis, 64 data penderita COPD, 26 data suara napas orang sehat, dan 14 data penderita URTI. Metode yang digunakan adalah Pre-Prosessing yaitu menghilangkan noise dan menormalisasi data suara, kemudian menggunakan Discrete Wavelet Transform tipe Mother Wavelet Daubechies db4 dengan dekomposisi level 5 sebagai ekstraksi ciri, lalu mencari nilai dimensi fraktal dengan metode Higuchi. Setelah mendapatkan nilai dimensi fractal, data dibagi menjadi dua yaitu data train dan data test menggunakan jarak Euclidean dengan perbandingan data train dan data test yaitu 1:9 hingga 9:1. Kemudian, data diklasifikasi menggunakan metode K-Nearest Neighbor dengan nilai k percobaan yaitu 1, 2, 5, 8, 9, 10, dan 11. Pada penelitian ini, diperoleh nilai akurasi tertinggi sebesar 83% dengan nilai K-max = 60, dengan perbandingan data train dan data test yakni 9:1, dan nilai k = 1 dan 2 pada KNN. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan metode dimensi fraktal Higuchi dan K-Neares Neighbor dari suara pernapasan dapat digunakan untuk mengklasifikasi jenis penyakit paru pada manusia.
KLASIFIKASI PENYAKIT MATA BERDASARKAN CITRA FUNDUS RETINA MENGGUNAKAN DIMENSI FRAKTAL BOX COUNTING DAN FUZZY K-MEANS Dwi Juniati; Ayu Evilia Suwanda
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2022): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.515 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v5i1.1623

Abstract

Mata merupakan salah satu panca indera yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Mata berfungsi sebagai indera penglihatan yang sangat sensitif. Jika mata mengalami gangguan atau penyakit mata, maka akibatnya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk membedakan berbagai macam penyakit mata tersebut dapat dilihat melalui foto fundus retina. Foto fundus retina adalah prosedur pengambilan gambar pada bagian fundus retina. Tindakan foto fundus retina dapat menangkap gambaran pada daerah di belakang mata yang meliputi retina, saraf mata (saraf optikus), macula, dan pembuluh darah retina. Pada penelitian ini dilakukan pengenalan ciri dari masing-masing penyakit mata yaitu katarak, glaucoma dan penyakit retina melalui struktur pembuluh darah retina pada foto fundus retina. Data yang digunakan sebanyak 100 citra fundus retina yang akan diproses menggunakan segmentasi. Hasil dari segmentasi berupa bercak pembuluh darah pada retina. Selanjutnya, digunakan metode box counting untuk menghitung nilai dimensi sehingga dapat dilakukan klasifikasi dengan fuzzy k-means. Hasil akurasi dari penelitian klasifikasi ini sebesar 76% sehingga disimpulkan bahwa dimensi fractal box counting pada foto fundus retina dapat digunakan untuk menentukan jenis penyakit mata
Respon Siswa SD dalam Menyelesaikan Masalah Probabilitas Ditinjau dari Kemampuan Matematika Tinggi Rahmawati Nur Aini; Dwi Juniati; Pradnyo Wijayanti
Jurnal Kependidikan Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.15 KB) | DOI: 10.24090/jk.v8i1.4293

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui respon anak yang memiliki kemampuan Matematika tinggi terhadap masalah probabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes dan wawancara. Teknik pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan cara reduksi data, kategorisasi, penyajian data, sintesasi, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan validitas data menggunakan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan anak yang memiliki kemampuan matermatika tinggi memiliki respon terhadap probabilitas ruang sample non-statistis dan menunjukkan respon yang statistis pada probabilitas suatu kejadian serta pada perbandingan probabilitas, anak memiliki respon yang statis.
MATHEMATICAL LATERAL THINKING OBSTACLES IN SOLVING GEOMETRIC PROBLEMS BASED ON BRAIN DOMINANCE Lukman Jakfar Shodiq; Dwi Juniati; Susanah Susanah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.875 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5671

Abstract

Creative thinking was characterized by the emergence of new ideas which was an important skill for students. Lateral thinking was one way to grow new ideas. Generally, related research was carried out to see the thinking process and its level only with the results of the majority of low levels (especially in geometry problems), so further research was needed to find out what were the obstacles. This study aims to find mathematical lateral thinking barriers  based on brain dominance. This research was a qualitative research with a case study approach. The instruments were a brain dominance test, creativity questions, and geometry questions for lateral thinking. Triangulation of data collection techniques was carried out To ensure data validity. Obtained two main subjects LCS and RCS. Analysis of subjects' answers, interview and observations transcripts were carried out by coding the inhibiting factors then analyzed by Toulmin's arguments analysis. We findings that left-brain dominant student experience ontogenic barriers in finding something new caused bounded by concepts and right-brain dominant student experience epistemological barriers in finding different ways cause bounded by context. Further research was needed with students who have high mathematical abilities and creativity to find out how to overcome lateral thinking obstacles.
LEVEL BERPIKIR GEOMETRIS MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA BERDASARKAN TEORI VAN HIELE Arief Budi Wicaksono; Dwi Juniati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.393 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi level berpikir geometris mahasiswa calon guru matematika berdasarkan teori van Hiele. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2021/2022 di Universitas Tidar. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika sebanyak 112 mahasiswa, yang terdiri dari 39 mahasiswa semester II, 37 mahasiswa semester IV, dan 36 mahasiswa semester VI. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes. Instrumen tes yang digunakan berupa Van Hiele Geometry Test (VHGT) yang dikembangkan oleh Usiskin (1982) pada CDASSG Project yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. VHGT berupa tes pilihan ganda berisi 25 butir soal yang disusun ke dalam 5 subtes. Masing-masing subtes mewakili satu level berpikir geometris van Hiele. Setiap subtes terdiri dari 5 butir soal pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru matematika mencapai semua level van Hiele. Terdapat 6,25% mahasiswa pada level 1 (visualization), 50,00% mahasiswa berada pada level 2 (analysis), 11,61% mahasiswa berada pada level 3 (ordering), 1,79% mahasiswa berada pada level 4 (deduction), dan 0,89% mahasiswa berada pada level 5 (rigor). Selain itu, ditemukan bahwa sebanyak 29,46% mahasiswa pada kategori “no fit”.
KAJIAN ETNOMATEMATIKA KAIN TENUN LOMBOK BERDASARKAN POLA GEOMETRI WALLPAPER DAN POLA GEOMETRI FRIEZE Radiusman Radiusman; Dwi Juniati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1202.983 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5329

Abstract

Pengenalan terhadap konsep geometri merupakan salah satu tujuan dari pembelajaran matematika. Pengenalan konsep geometri tidak hanya dapat dilakukan melalui cara-cara yang konvensional namun dapat dilakukan meggunakan benda-benda yang dekat dengan kehidupan, salah satunya adalah kebudayaan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan kebudayaan daerah yaitu kain tenun Lombok berdasarkan pola simetri geometri. Pola simetri  geometriyang digunakan pada penelitian ini adalah pola wallpaper pada bagian dalam kain tenun dan pola frieze pada bagian tepi kain tenun. Kain tenun yang dikaji pada penelitian ini merupakan tenun yang sering digunakan dalam upacara adat suku Sasak, yaitu kain tenun  dengan motif subhanale, rangrang,  ketupat, serat penginang, keker, lumbung padi dan bulan berkurung. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil kajian diperoleh bahwa motif kain tenun Lombok  secara umum memiliki pola wallpaper tipe pmm yang terdapat pada motif subhanale, rangrang, ketupat dan bulan berkurung, sedangkan untuk pola frieze, secara umum kain tenun Lombok memiliki tipe p1 yang terdapat pada motif serat penginang, keker dan lumbung padi.  Melalui kajian pola geometri ini, diharapkan pendidik mampu menggunakan kain tenun Lombok sebagai alat peraga yang membantu siswa dalam memahami pola wallpaper dan pola frieze serta penerapannya di dalam kehidupan sehari-hari.
Cognitive Style of File-dependent (FD): Quantitative Reasoning in Generalizing Muhammad Muzaini; Dwi Juniati; Tatag Y.E Siswono
Pancaran Pendidikan Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : The Faculty of Teacher Training and Education The University of Jember Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.031 KB) | DOI: 10.25037/pancaran.v7i1.147

Abstract

Quantitative reasoning is essential in learning and is the primary objective of many educators especially for math teachers worldwide with the aim of how to develop the relationship between mind and the problems of students’ real-life so that it can be solved mathematically. The purpose of this study is to describe the students' quantitative reasoning in generalizing math word problems. The type of this research was descriptive research with a qualitative approach. The subjects of this study were male students enrolled as students of Junior High School in Makassar, and the students had Field-dependent cognitive style. The Group Embedded Figure Test test (GEFT) is used to find subjects that have Field-dependent cognitive style. The main data collection of this study was obtained by using interview technique to investigate the aspect of students' quantitative reasoning ingeneralizing process when completing math problem. The results showed that the subject of male Fielddependent: quantitative reasoning of the subject arises two traits: (1) hooking the relationship of ratios and (2)hooking the proportional relationship, furthermore the subject there is a tendency to see only one quantity change and the subject in finding a new quantity is procedural.
PROFIL BERPIKIR ALJABAR SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI KECEMASAN MATEMATIKA Latifatul Fajriah; Dwi Juniati; Rooselyna Ekawati
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 5, No 5 (2022): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v5i5.11140

Abstract

This research is a type of qualitative descriptive research that aims to describe algebra thinking skills of student SMP in solving mathematic problem review from mathematic anxiety. Two subject were selected through of provision of mathematic anxiety questionnaire (AKM)  and mathematical ability test (TKM) in class VII-B of MTs Hidayatun Najah Tuban. The instrument used for problem solving test (TPM), and interview guide. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The result show that low anxiety student do all algebraic thinking activities, meanwhile high anxiety student don’t make algebraic thinking activities.