Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Integrating IndoBERT and balanced iterative reducing and clustering using hierarchies of BERTopic in Indonesian short text Muhajir, Muhammad; Gunardi, Gunardi; Danardono, Danardono; Rosadi, Dedi
IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Vol 14, No 5: October 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijai.v14.i5.pp4192-4201

Abstract

Short text topic modeling remains challenging due to data sparsity, limited word co-occurrences, and unstable clustering results, particularly for Indonesian texts. This study proposes an improved BERTopic framework that integrates IndoBERT embeddings, best match 25 (BM25)-based topic representation, and balanced iterative reducing and clustering using hierarchies (BIRCH) clustering to address these issues. IndoBERT generates contextual embeddings adapted to Indonesian linguistic features, and BM25 weighting improves keyword relevance by considering document length and term saturation. BIRCH clustering minimizes outliers by assigning most documents to valid clusters, which enhances data utilization and topic stability. Experiments on Indonesian datasets from X (formerly Twitter), Google Reviews, and YouTube demonstrate that the proposed approach consistently achieves higher topic coherence. The proposed method yields stable topic diversity values between 0.91 and 0.94, maintains embedding density from 0.60 to 0.66, and achieves intra-topic similarity between 0.39 and 0.41 across increasing dataset sizes. The proposed framework successfully reduces outlier proportions to 1-5%, which significantly outperforms standard BERTopic and K-Means. Furthermore, the model maintains stable topic counts as the data volume grows, confirming robustness and scalability for sparse short text modeling. Overall, integrating IndoBERT, BM25, and BIRCH provides a more coherent, stable, and effective solution for Indonesian short text topic modeling.
AN ADDITIVE SUBDISTRIBUTION HAZARDS MODEL FOR COMPETING RISKS DATA Molydah S, Molydah S; Danardono, Danardono
MEDIA STATISTIKA Vol 16, No 2 (2023): Media Statistika
Publisher : Department of Statistics, Faculty of Science and Mathematics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/medstat.16.2.194-205

Abstract

Competing risk failure time data occur frequently in medical a number of methods have been proposed for the analysis of these data. The classic approach is to model all cause-specific hazards and then estimate the cumulative incidence curve based on these cause-specific hazards. Unfortunately, the cause-specific hazard function does not have a direct interpretation in terms of survival probabilities for the particular failure type.  In this paper, we consider a more flexible model for the subdistribution. It is a combination of the additive model and the Cox model and allows one to perform a more detailed study of covariate effects. One advantage of this approach is that our regression modeling allows for non-proportional hazards. This leads to a new simple goodness-of-fit procedure for the proportional subdistribution hazards assumption that is very easy to use. We applied this method to melanoma data and estimated the cumulative death rate for those who died from melanoma after surgical removal of the tumor. It was found that two covariates had a time-varying effect and two other covariates had a constant effect in predicting the cumulative incidence curve in patients who died of melanoma following tumor removal surgery.
Implementasi Perbandingan Perkara Tindak Pidana Korupsi antara Negara Indonesia dengan Negara China Danardono, Danardono; Novyana, Hilda
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11816

Abstract

Pada dasarnya Negara Indonesia merupakan sebuah negara hukum. Hal ini sesuai dengan Pasal 3 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi yaitu “Negara Indonesia adalah Negara Hukum”. Hukum memiliki fungsi sebagai pelindung kepentingan manusia, agar kepentingan manusia terlindungi, hukum harus dilaksanakan secara profesional, termasuk di dlaamnya adalah penegakan hukum tindak pidana korupsi. Metode Penelitian yang digunakan dalam penulisan ini, adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kepustakaan yang merupakan penelitian hukum yang berpusat pada norma hukum termasuk asas, norma, kaidah, peraturan perundang-undangan, perjanjian, dan doktrin. Hasil dan pembahasan menemukan bahhwa faktor dari terjadinya tindak pidana korupsi salah satunya adalah adanya perintah dari atasan yang mungkin bertentangan dengan hati nurani pegawai bawahan selain dari adanya korupsi yang terjadi karena adanya kesempatan untuk melakukannya. Kemudian negara China memiliki konsep yang lebih komprehensif dan berorientasi penghukuman pada kerugian negara yang diambil, bukan tindakan yang dilakukan oleh terdakwa. Untuk merealisasikannya perlu merubah ketentuan Pasal 2 ayat (2) UU Tipikor agar pemberlakuan hukuman mati tidak didasarkan pada anasir non yuridis, namun berkaitan dengan anasir kerugian negara yang nyata konkrit adanya.
ANALISIS KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN TAHUN 2022 TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN BOYOLALI Saifuddin, Muhammad; Danardono, Danardono
Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtsl.2024.011.1.7

Abstract

Land use is defined as human intervention in natural and human-made resources with the aim of fulfilling spiritual and material needs. Land use is inseparable from the phenomenon of land use change. Boyolali District is certainly not exempt from the phenomenon of land use change. Land use conversion has an impact on the inconsistency between land use and its designated plan. This study aimed to analyze land use changes from 2011 to 2022 and assess the suitability of land use in 2022 with the spatial plan of Boyolali District. This study applied survey and spatial analysis methods. The overlay technique produces maps of land use changes and the suitability of land use in 2022 with the Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW = Regional Spatial Planning) of Boyolali District. The results of the research showed that Kabupaten Boyolali experienced a land use conversion of 210.74 km2. Kecamatan Juwangi had the largest change in land use, covering an area of 30.37 km2, while Kecamatan Banyudono had the smallest change of 1.05 km2. The suitability of land use in 2022 with the Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW = Regional Spatial Planning) of Boyolali District indicates a suitable class covering an area of 797.24 km2, while an unsuitable class covers an area of 297.15 km2.
Pemanfaatan Penginderaan Jauh untuk Monitoring Dinamika Spasiotemporal Kesehatan Ekosistem Mangrove di Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah Danardono Danardono; Nurul Fauzia Mulyani; Afif Ari Wibowo; Basyar Ihsan Arijuddin
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 4 (2025): July 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.4.923-936

Abstract

Mangrove Segara Anakan merupakan salah satu ekosistem mangrove terluas di Pulau Jawa yang memiliki manfaat secara ekologi dan ekonomi. Pemanfaaatan ekosistem mangrove mendorong meningkatnya aktifitas manusia yang menyebabkan terjadinya penurunan luas ekosistem mangrove. Adanya aktivitas manusia dan perubahan lingkungan alami dapat menyebabkan degradasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi kondisi kesehatan ekosistem mangrove. Tujuan dari penelitian ini yakni memetakan perubahan sebaran keberadaan dan kesehatan ekosistem mangrove di Segara Anakan, Kabupaten Cilacap pada tahun 2018 dan 2023. Sebaran ekosistem mangrove dimodelkan dengan metode klasifikasi Support Vector Machine (SVM). Uji akurasi dengan metode confussion matrix dilakukan pada hasil model SVM. Kesehatan ekosistem mangrove didekati dengan metode Mangrove Health Index (MHI) menggunakan empat indeks vegetasi yakni NBR, GCI, SIPI, dan ARVI. Hasil penelitian menunjukkan luasan ekosistem mangrove mengalami penurunan 883,28 Ha pada rentang tahun 2018-2023. Penurunan disebabkan karena adanya sedimentasi sungai dan perubahan lahan mangrove menjadi tambak. Kondisi kesehatan ekosistem mangrove tahun 2018 dan 2023 didominasi oleh kondisi kesehatan hutan mangrove sedang  dengan luas 6.765,52 Ha pada tahun 2018 dan 5.058,36 Ha tahun 2023. Perubahan kesehatan ekosistem mangrove menjadi sangat baik banyak terjadi pada wilayah dekat Kota Cilacap dimana terdapat aktivitas konservasi dan rehabilitasi yang dilakukan oleh komunitas bersinergi dengan perusahaan dan pemerintah setempat.