Claim Missing Document
Check
Articles

UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI PENERAPAN SELF REGULATED LEARNING PADA SISWA SD MUHAMMADIYAH 1 GKB Sabrina Salzabillah, Asma Ayu Radika; Wicaksono, Awang Setiawan
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 9 No. 2 (2024): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v9i2.26505

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV di SD Muhammadiyah 1 GKB, yang menunjukkan motivasi belajar rendah. Pentingnya penelitian ini terletak pada upaya untuk mengatasi masalah rendahnya motivasi belajar, yang dapat memengaruhi prestasi akademik siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan observasi, wawancara, dan pengamatan lapangan sebagai teknik pengumpulan data. Intervensi dilakukan melalui penerapan teknik Self-Regulated Learning yang meliputi penguatan diri, pengamatan model, efikasi diri, dan pembelajaran mandiri. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam motivasi belajar kedua subjek, yang ditandai dengan kemampuan mereka menyelesaikan tugas secara mandiri dan mengontrol proses belajar. Kesimpulannya, teknik Self-Regulated Learning terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil ini menunjukkan pentingnya penerapan metode ini dalam lingkungan pendidikan untuk membantu siswa meningkatkan kemandirian dan motivasi belajar.
Pengaruh Pola Asuh Otoriter terhadap Psychological Well Being pada Usia Remaja Awal di MTs NU Trate Gresik Ananda Fitri; Nadhirotul Laily; Awang Setiawan Wicaksono
Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa Vol. 2 No. 2 (2024): APRIL: JURNAL ILMIAH DAN KARYA MAHASISWA
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jikma.v2i2.1748

Abstract

This research was conducted to test whether there is an influence between authoritarian parenting on psychological well-being in early adolescents. The number of samples in this study was 198 students with an age range of 12 to 15 years. This research uses a quantitative approach with a correlational type of research. Based on the analysis results obtained from the simple linear regression test, a significance value of 0.002 was obtained. This means that the significance value is smaller than 0.05. So it can be concluded that authoritarian parenting has an influence on psychological well-being in early adolescence. From the results of the regression coefficient value of minus, namely -0.019, it can be said that authoritarian parenting has a negative effect on psychological well-being in early adolescence. This means that the higher the authoritarian parenting style, the lower the level of psychological well-being in early adolescence. For future researchers, it is recommended to use other theories that have not been used in this research, for example Riberio's theory. Apart from that, to develop further research, we can also use internal factors that can influence psychological well-being, for example gender factors, evaluation of life experiences and locus of control.
Self-Management: Reducing Social Media Afnur, Amilza; Wicaksono, Awang Setiawan
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 3 (2024): Volume 12, Issue 3, September 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i3.16382

Abstract

The development of technology from time to time will continue to grow rapidly with changes, especially in the field of communication and information. The development of communication and information has caused many communication delivery media to emerge that have been designed to be able to convey information in a very easy way, one of which is social media. Social media provides many conveniences that make its users feel safe in cyberspace for a long time. Most social media users are teenagers, who are easily carried away by global developments, the desire to get information, and have difficulty distinguishing between good and bad to be used as a reference for behavior. This study aims to direct students in reducing the use of social media during classroom learning. The research method used is the one group pretest-posttest experimental approach, pretest and posttest are carried out by racing against indicators of social media addiction behavior. Based on the results, the self-management strategy can reduce the use of social media in class XI students at SMK Nurul Islam Manyar.Perkembangan teknologi dari zaman ke zaman akan terus semakin pesat dengan adanya perubahan terutama pada bidang komunikasi dan informasi. Perkembangan komunikasi dan informasi ini menyebabkan banyak sekali bermunculan media penyampaian komunikasi yang sudah didesain untuk dapat menyampaikan informasi dengan cara yang sangat mudah, yaitu salah satunya media sosial. Media sosial memberikan banyak kemudahan yang membuat penggunanya bisa merasa aman di dunia maya dalam jangka waktu yang lama. Sebagian besar pengguna media sosial  adalah  remaja, yang mudah terhanyut dalam perkembangan global,  keinginan untuk mendapatkan informasi, dan kesulitan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk dijadikan acuan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengarahkan siswa dalam mengurangi penggunaan media sosial saat pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan eksperimen one group pretest-posttest, pretest dan posttest dilakukan dengan berpacu pada indikator perilaku kecanduan media sosial. Berdasarkan hasil yang dilakukan strategi self management dapat mengurangi penggunaan media sosial pada siswa kelas XI di SMK Nurul Islam Manyar.
Positive Story: Building Self-Confidence in Elementary School Children Through Reinforcement Azzarah, Aulia; Wicaksono, Awang Setiawan
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 4 (2024): Volume 12, Issue 4, Desember 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i4.16597

Abstract

Schools ensure that students acquire knowledge and skills through various activities, both academic and non-academic, to help them achieve their full potential. However, in addition to intelligence, learning success also depends on a sense of responsibility and self-confidence, as well as self-confidence. Self-confidence plays an important role in children's daily lives, especially when they are in a new environment or facing a situation they have never experienced before. This study aims to identify changes in students' self-confidence levels, as well as evaluate the effect of positive reinforcement on their ability to tell stories with confidence. Using a Classroom Action Research (CAR) approach, this study observed students and applied a positive reinforcement storytelling method to improve their self-confidence. The results of this study indicate that the positive reinforcement storytelling method significantly improved students' self-confidence, as seen from higher scores and positive behaviors that emerged. This study presents an effective teaching method to improve students' self-confidence, providing important insights for educational practices that support students' social and emotional development in the classroom. The implications of this study are able to help the development of educational psychology by emphasizing the importance of an interactive and holistic approach to improving students' self-confidence, which can ultimately have an impact on academic performance.Sekolah memastikan bahwa siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan melalui berbagai kegiatan, baik akademik maupun non-akademik, untuk membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka. Namun, selain kecerdasan, keberhasilan belajar juga bergantung pada rasa tanggung jawab dan keyakinan terhadap diri sendiri, serta rasa percaya diri. Kepercayaan diri memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari anak, terutama saat mereka berada di lingkungan baru atau menghadapi situasi yang belum pernah dialami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan dalam tingkat kepercayaan diri siswa, serta mengevaluasi pengaruh penguatan positif terhadap kemampuan mereka dalam bercerita dengan percaya diri. Menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian ini mengamati siswa dan menerapkan metode cerita dengan reinforcement positive untuk meningkatkan rasa percaya diri mereka. Hasil dari penlitian ini menunjukkan bahwa metode bercerita dengan reinforcement positive secara signifikan meningkatkan kepercayaan diri siswa, yang dapat dilihat dari skor yang lebih tinggi dan perilaku positif yang muncul. Penelitian ini menyajikan metode pengajaran yang efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa, memberikan wawasan penting bagi praktik pendidikan yang mendukung perkembangan sosial dan emosional siswa di dalam kelas. Implikasi penelitian ini mampu membantu perkembangan psikologi pendidikan dengan menekankan pentingnya pendekatan interaktif dan holistik untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa, yang pada akhirnya dapat berdampak pada kinerja akademik.
Enhancing Student Attendance with Shaping Techniques: A Targeted Case Study Approach Cecilia, Cecilia; Wicaksono, Awang Setiawan
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 12, No 3 (2024): Volume 12, Issue 3, September 2024
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v12i3.16595

Abstract

The presence of students in school learning is part of education and learning about discipline at school. However, many students do not attend school on time so this will become a bad habit for students in the future. The aim of this research is to change the behavior of coming late to school by applying shaping techniques to students at SMK Nurul Islam Gresik. The research method used is experimental. The subjects in this research were 3 students of Nurul Islam Mayar Gresik Vocational School. The data collection method uses the Behavior Contract scale instrument, which consists of 20 statements. The analysis technique used is the independent sample T test. The results of this research show that there was a decrease in tardiness behavior in subjects before and after treatment with shaping techniques. The implication of this research is that it is hoped that it can be adopted more widely as an intervention strategy in other schools to improve student discipline and attendance.Kehadiran mahasiswa dalam pembelajaran sekolah merupakan bagian dari pendidikan dan pembelajaran mengenai Kedisiplinan di sekolah. Namun, banyak mahasiswa yang tidak memenuhi kehadiran tepat waktu di sekolah sehingga akan menjadi pembiasaan yang kurang baik untuk siswa kedepannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengubah perilaku terlambat datang ke sekolah dengan menerapkan teknik shaping pada siswa SMK Nurul Islam Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang siswa SMK Nurul Islam Mayar Gresik. Metode pengumpulan data menggunakan Instrumen skala Behavior Contract yang berjumlah 20 pernyataan Teknik Analisa yang digunakan yaitu Uji independent sample T Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan perilaku keterlambatan pada subjek sebelum dan sesudah dilakukan treatment dengan teknik shaping Implikasi dari penelitian ini yaitu diharapkan dapat diadopsi secara lebih luas sebagai strategi intervensi di sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan kedisiplinan dan kehadiran siswa.
Penerapan Teknik Self Management untuk Mengurangi Penggunaan Media Sosial Pada Siswa Kelas XI SMK Nurul Islam Manyar Amilza Afnur; Awang Setiawan Wicaksono
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 6 No. 8 (2024): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v6i8.3440

Abstract

There is a phenomenon that leads to behavioral symptoms of social media addiction experienced by 3 class XI students at SMK Nurul Islam Gresik. This research aims to direct students to reduce the use of social media during class. The research method used is a one group pretest-posttest experimental approach, pretest and posttest carried out based on behavioral indicators of social media addiction. Based on the results of the self-management strategy, it can reduce the use of social media in class XI students at SMK Nurul Islam Manyar.
The Influence of Self-Control on The Intensity of Tiktok Usage Among Students of Muhammadiyah University Gresik Ningrum, Fitria; Wicaksono, Awang Setiawan
World Psychology Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v4i2.958

Abstract

This study aims to examine the influence of self-control on the intensity of TikTok usage among students at Muhammadiyah University of Gresik. The phenomenon of increasing daily TikTok consumption among students has raised concerns regarding its potential impact on academic performance and social behavior. Using a quantitative approach with a correlational research design, data were collected from a sample of 120 students through validated self-control and TikTok usage intensity scales. The results of the statistical analysis using simple linear regression showed a significant negative correlation between self-control and TikTok usage intensity (p < 0.05), indicating that students with higher levels of self-control tend to spend less time on TikTok. These findings suggest that self-control plays a crucial role in regulating students' digital behavior, especially in managing social media usage. The study recommends that educational institutions implement self-regulation training and digital literacy programs to foster healthier media consumption habits among students.
The Influence of Work Motivation and Performance on the Job Satisfaction of Honorary Teachers at School X Putri, Azzahra Namira; Wicaksono, Awang Setiawan
World Psychology Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v4i1.970

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of work motivation and performance on job satisfaction of honorary teachers at SMK X. The background of this study is the low level of job satisfaction experienced by honorary teachers due to external factors such as salary and facilities, as well as internal factors such as work motivation. This research employs a quantitative approach using survey methods. The research population includes all honorary teachers at SMK X, totaling 34 individuals, who were sampled using total sampling. The data instrument utilizes a Likert scale to measure the variables of motivation, performance, and job satisfaction. Validity is tested with product moment correlation, while reliability is examined through Alpha Cronbach. The data is analyzed using regression tests with the help of SPSS software, including stages of normality, linearity, multicollinearity, and heteroskedasticity testing. The findings of the study show that both work motivation and performance have a significant effect.
Seminar Parenting Skill Pada Remaja Era New Normal di SMA Muhammadiyah di Gresik Amelasasih, Prianggi; Wicaksono, Awang Setiawan
Room of Civil Society Development Vol. 1 No. 4 (2022): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.37

Abstract

Keluarga merupakan tempat dimana individu tumbuh, berkembang dan belajar tentang nilai-nilai yang dapat membentuk kepribadian anak nantinya. Keluarga merupakan unit sosial dasar terkecil dalam masyarakat yang menentukan suatu kelompok masyarakat menjadi kelompok yang kuat, yang juga berdampak pada kuatnya bangsa dan negara. Penyelenggara pendidikan remaja sebaiknya memberikan program berbasis keluarga (parenting) serta studi kasus yang sering terjadi pada remaja. Program tersebut berfungsi untuk menumbuhkan wawasan dan keterampilan orang tua dalam memberikan pengasuhan sesuai tahapan usia anak, sehingga terjadi kesesuaian antara program di sekolah dengan aturan di rumah. Salah satu program berbasis keluarga (parenting) adalah pengelola sekolah mengadakan pelatihan atau workshop dimana orang tua, guru, dan pendidik dapat berdiskusi secara langsung untuk mengkaji perkembangan remaja berdasarkan permasalahan yang dihadapi, serta pemecahan masalah yang efektif. Pengelola sekolah dapat mengadakan seminar yang mendatangkan pakar di bidang psikologi yang dilaksanakan bekerjasama dengan Fakultas Psikologi, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Penerapan Teknik Shaping untuk Meningkatkan Kemandirian Anak SD Muhammadiyah 1 GKB Anasti, Yuniar; Putri, Yuniar Anasti; Wicaksono, Awang Setiawan
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1670

Abstract

Kemandirian anak merupakan aspek penting dalam perkembangan, yang perlu dibentuk sejak dini melalui bimbingan orang tua dan lingkungan. Ketidakmandirian, baik fisik maupun psikologis, dapat menghambat perkembangan kepribadian dan kemampuan sosialisasi anak. Teknik shaping, sebuah pendekatan psikologis yang diperkenalkan oleh B.F. Skinner, digunakan untuk melatih kemandirian anak melalui reinforcement bertahap. Program magang ini bertujuan menerapkan teknik shaping untuk meningkatkan kemandirian siswa kelas 1 SD Muhammadiyah 1 GKB. Shaping membantu anak membangun kemandirian dengan memecah perilaku yang diharapkan menjadi langkah-langkah kecil yang diperkuat secara bertahap. Proses ini melibatkan analisis perilaku dan penentuan reinforcement yang tepat, dengan observasi dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian anak, membangun keterampilan manajemen diri, serta meningkatkan motivasi dan minat belajar.